Senin, 23 Januari 2017

✔ Cara Kerja Karburator, Fungsi, Komponen & Setting


Kali ini saya akan membahas prinsip kerja dari karburator, yang sebagian orang sudah tahu wacana karburator baik yang dipakai pada kendaraan beroda empat atau sepeda motor.

Fungsi utama dari karburator yakni untuk mencampur materi bakar (bensin) dengan udara sebelum gabungan tersebut masuk kedalam ruang bakar di dalam silinder.



Untuk penjelasanya silakan baca selengkapnya wacana prinsip kerja karburator di bawah ini.

I. Uap Campuran


Bensin cair (sukar meledak)       Uap bensin (mudah meledak)

Maka dari itu,..

Bensin harus diubah dari bentuk cair menjadi uap.
 Bgaimana caranya...?


 
    1.   Mengatomisasikan            2. Menguapkan melalui pemanasan
      (memecahkan menjadi
      bagian-bagian yang kecil)

Caranya adalah :                                                         Caranya yakni :
Mengatur datangnya arus udara                                Memanaskan dasar carburator
tegak lurus atas jalan masuk bensin                                 (manifold) 

Apakah Tujuannya

Agar terjadi pembakaran yang tepat (terbakar semua)


1.    Bagaimanakah perbandingan materi bakar dan udara tersebut ?
Perbandingan gabungan udara & bensin yang ideal (stochiometri) untuk pembakaran di dalam mesin pada suhu & tekanan tertentu, andaikan pengisian silinder normal yakni : 
                                           1  Bagian materi bakar dan 15 Bagian udara


2.   Apakah yang dimaksud gabungan homogen ?
 Pembagian yang merata dari bagian-bagian terkecil udara & bagian-bagian terkecil bensin. 

KENAPA ?


Karena gabungan hanya mendapat kesempatan yang singkat sekali untuk terbakar di dalam ruang bakar (lamanya pembakaran kira-kira 0,001 – 0,002 detik)




3.    Perihal campuran.
 


Bagaimana bentuk gabungan putaran idle ?

Pada putaran idle, perbandingan gabungan bensin & udara 1 : 18 yakni terlalu kurus sehingga tidak didapat putaran yang baik dan mungkin mesin sukar untuk hidup, untuk itu pada putaran idle gabungan yang dipakai yakni 1 : 12, hal ini untuk mengatasi ukiran dan momen mesin pada putaran rendah. 

Prinsip Dasar Karburator



1.    Pada ketika kecepatan udara rendah  :
Vakum di dalam pipa materi bakar kecil, sehingga  tidak bisa menghisap materi bakar keluar.
     2.    Pada ketika kecepatan udara tinggi :
Pada kecepatan udara tinggi, maka vakum di dalam pipa materi bakar besar, sehingga materi bakar terhisap keluar.

Bagaimana timbulnya fatwa udara
Gerakan turun naik piston menimbulkan terjadinya fatwa udara di dalam pipa tabung yang menghisap materi bakar ke dalam ruang silinder 


      Karburator Dasar.


Apa fungsi ruang pelampung ?
Menampung sementara bensin sebelum dialirkan ke saluran-saluran karburator.

Apa fungsi Throttle Butterfly ? 
Mengatur besar kecilnya fatwa udara yang masukke ruang silinder, jadi mengatur jumlah gabungan udara & bensin yang masuk  

Perbandingan jumlah materi bakar dan udara pada kerburator dasar.


Apa yang terjadi pada ketika throttle terbuka terhadap ; 
Udara , arus udara akan seirama dengan kecepatan mesin. 
Bensin, untuk mengeluarkan bensin dari jet, dibutuhkan suatu hisapan minimal tertentu

Bensin Udara
Kekurangan pada karburator dasar yakni :
1.  Tidak menjamin gabungan udara dan bensin yang tepat dan tetap.
2. Tidak mempunyai alat-alat penambahan / pengurangan materi bakar, untuk keperluan mesin pada 
berbagai kecepatan.
1.  Tidak ada alat untuk start dalam keadaan dingin.
2.  Tidak ada alat untuk menambah bensin pada waktu dibutuhkan tenaga.

Bagaimana mendapat perbandingan gabungan materi bakar dan udara yang baik dan benar ?


Pemecahan praktis 

1. Penggemukan                                  2. Pengurusan


Mengunakan jet kecil + penggemukan          Mengunakan jet besar + pengurusan

Perbaikan gabungan harus dilakukan secara otomatis. Untuk itu kita akan memakai kemungkinan yang kedua dengan perbaikan secara otomatis.

Cara memperbaiki gabungan materi bakar secara otomatis dengan tabung emulsi dan jet
perbaikan udara (air jet).

Caranya adalah  :
Vakum di kawasan jet harus dikurangi progresip dengan bertambahnya udara yang mengalir di dalam tabung choke.


Beberapa cara memelihara suplay materi bakar melalui jet dengan memperlihatkan udara ke dalam jalan masuk materi bakar.


1.    Vakum bekerja di atas jet, dan besarnya bensin yang keluar dibatasi oleh jet.
2.    Vakum bekerja di atas jalan masuk bensin. Bensin yang keluar lebih banyak.
3.    Vakum bekerja di atas jet, tetapi bensin tidak terhisap keluar sebab udara yang masuk melalui P banyak. 


4.  Vakum bekerja di atas jalan masuk bensin, tetapi bensin tidak terhisap keluar sebab udara yang masuk melalui P banyak.
5.    Vakum bekerja di atas jalan masuk bensin, bensin yang keluar terbatas sebab udara yang masuk melalui J kecil. Udara yang masuk dibatasi oleh jet J.
      
Cara Kerja tabung emulsi pada karburator dasar.

   
 
Cara kerja :
Dengan menurunnya permukaan bensin di dalam tabung E, maka akan terbuka satu jalan masuk dengan
penambahan udara.
Campuran menjadi lebih kurus, sebab ada penambahan udara.Arus bensin pada diffuser akan
menjadi sama menyerupai arus bensin dengan jet yang lebih kecil.   


Pemasangan tabung emulsi pada jalan masuk utama/main Circuit.



Karburator Dasar + Perbaikan Otomatis + Tabung Emulsi = Main Circuit
Sehingga main Circuit menghasilkan  : campuran udara dan bensin yang ekonomis.
                                                               Bensin : udara   =   1  :  18

Bagaimana cara mendapat arus udara yang cukup tinggi sehingga mendapatkan 
kevacuman di dalam jalan masuk materi bakar sehingga sanggup menghisap materi bakar keluar .

Caranya dengan menempatkan venturi



Banyaknya materi bakar yang keluar tergantung dari besarnya jalan masuk materi bakar dalam suatu vacum tertentu 


Bagaimana kita sanggup mengatur/mengendalikan banyaknya materi bakar yang keluar dari salurannya ?

Yakni dengan sebuah jet, untuk mengatur banyaknya materi bakar yang keluar dari salurannya


Untuk arus udara yang sama besarnya maka :  

Jet diameter besar                                        Jet diameter kecil 
Memberi arus bensin besar                           Memberi arus bensin kecil 



Jenis-jenis venture

Venture tetap




Kecepatan udara pada venturi tergantung hisapan piston
Venturi-venturi sekunder sanggup memperbaiki pengatomisasian materi bakar melalui ukiran udara

Venture variable


Urutan pembukaan katup gas



Type Karburator Down Draft


Kelebihannya yakni ?
·         Mudah menghisap materi bakar
·         Vakum bekerja searah dengan gaya berat.
Udara dan materi bakar dipengaruhi oleh gaya berat.

Kekurangannya yakni ?
Kebocoran katup jarum menimbulkan ruang silinder menjadi basah.

Beberapa type karburator bila dilihat dari fatwa udaranya 

     1. Side druft             2. Up stream              3. Down drsuft

Arah fatwa udara


Karburator dasar terdiri dari                                   Fungsi
Pelampung                                                                  memelihara permukaan bensin tetap konstan

Throttle Butterfly                                                         mengatur besar kecilnya arus udara

Venturi                                                                         mempercepat kecepatan arus udara

Diffuser                                                                       mempercepat kecepatan arus udara

Jet                                                                               membatasi fatwa materi bakar

Bagaimana pada putaran rendah ?
Jika throttle tertutup maka tidak ada arus udara yang melewati. Dapat mengakibatkan mesin tidak bisa 
idling.

Oleh sebab itu harus dibentuk jalan masuk lain !

 Idle circuit




Sistem dengan throttle pada posisi tertentu :
Throttle Butterfly pada posisi ini akan tertutup dengan sudut tertentu, maka pemasukan udara yakni melalui suatu jalan masuk khusus dengan baut penyetel bagian atas kanan.

Keuntungan sistem ini adalah  :
1.    Arus udara lebih terkontrol oleh baut penyetel.
2.    Homogen gabungan lebih tepat pada ujung jalan masuk idle.
3.    Polusi ketika idle berkurang.

Progresif circuit


Untuk apa diharapkan jalan masuk progresif ?

Untuk memberi peralihan yang rata

Diantara jalan masuk idle Dengan jalan masuk utama.
Saluran progresip ini biasanya terdiri dari lubang-lubang atau celah

Acceleration Circuit /Saluran Akselerasi 


>  Jumlah udara yang masuk banyak.
>  Suplay materi bakar tertunda.

Akibatnya ?

Campuran menjadi kurus bilamana diameter tabung choke diperlebar.
Campuran perlu digemukkan.


Gambar di atas yakni pompa akselerasi dengan membran, ada juga yang memakai pompa akselerasi dengan piston.

 Econostat Circuit

 

Econostat Circuit bekerja pada ketika ?
Kecepatan tinggi untuk mencegah kekurangan materi bakar, dimana materi bakar dialirkan melalui econostat yang bekerja sebab vakum pada ujung saluran.



Power Circuit



Bilakah power Circuit bekerja ?
Pada tanjakan, throttle valve terbuka penuh(pedal gas diinjak penuh). Diperlukan tenaga maksimum, tetapi rpm mesin rendah dan arus udara di dalam karburator juga rendah, bensin yang keluar pada jalan masuk utama kurang. Diperlukan penambahan bensin.



Cara kerja Power Circuit :
Pada ketika idle dan kecepatan mesin rata-rata katup penambahan materi bakar tertutup.
Pada kecepatan rendah dimana throttle terbuka penuh dan rpm mesin rendah, maka vakum juga rendah.
Pegas mendorong katup, jalan masuk suplemen bensin terbuka dan menambah bensin kepada jalan masuk utama di tabung emulsi.

 Perlengkapan menghidupkan mesin pada ketika dingin.

Apa yang terjadi pada ketika mesin dan intake manifold dalam keadaan hambar ?
Bensin berkondensasi (menempel) pada dinding manifold dan silinder.

Untuk itu gabungan perlu diperkaya
 Kira-kira = bensin 1 : udara 8

Tujuannya yakni :

Memperkaya gabungan (mencegah terjadinya gabungan kurus) supaya gampang terbakar.


 Caranya yakni :


Choke

Beberapa istilah dalam penyetelan karburator :

1.    Positive Throttle Opening (PTO) :
Posisi throttle terbuka sedikit pada waktu choke tertutup.
Gunanya untuk mencapai rpm tertentu guna pemanasan mesin di waktu dingin.

2.    Choke Opening After Starting (COAS) :
Posisi katup choke membuka sedikit sesudah mesin hidup.
Gunanya mendapat udara supaya mesin tetap hidup.

3.    Normal Idling Position (NIP)  :
Posisi katup choke terbuka penuh

Gunanya mencegah gabungan yang terlalu gemuk


Mencari penyebab gangguan.


Demikianlah pembahasan wacana prinsip dari karburator yang terdapat pada kendaraan baik kendaraan beroda empat maupun sepeda motor semoga sanggup bermanfaat bagi para pembaca.


Sumber http://viarohidinthea.blogspot.com


EmoticonEmoticon