Rabu, 18 Januari 2017

✔ Soal Otomotif Paket E

SOAL OTOMOTIF : PAKET E


1.
 
Gambar diatas ialah gambar hasil pengukuran dengan jangka sorong.Garis yang lurus antara skala utama dan skala nonius ditunjukkan oleh anak panah. Kesimpulan hasil pengukuran diatas adalah
A.
60,50 mm
B.
67,05 mm
C.
67,50 mm
D.
67,07 mm
E.
67,70 mm


2.
Salah satu langkah  yang harus diperhatikan pada dikala menyidik kebocoran sistem pendingin dengan memakai radiator cap tester adalah
A.
Memompa radiator cap tester hingga tekanannya 0,2 Kg/cm2
B.
Memompa radiator cap tester hingga tekanannya 1,2 Kg/cm2
C.
Memompa radiator cap tester hingga tekanannya 12 Kg/cm2
D.
Suhu mesin harus dipanaskan dulu hingga mencapai suhu kerjanya
E.
Suhu mesin dibiarkan dulu hingga mencapai suhu ruang


3.
Nilai komponen tahanan yang akan diperiksa berkisar 0,2 ohm.Alat yang akan dipakai untuk mengukur ialah Multi Tester.Langkah yang paing tepat untuk mengukur nilai tahanan tersebut adalah
A.
Menempatkan  selector multi tester pada kawasan (range) ohm meter dengan Batas ukur x 1 Ω (ohm
B.
Menempatkan  selector multi tester pada kawasan (range) ohm meter dengan Batas ukur x 10 Ω (ohm)
C.
Menempatkan  selector multi tester pada kawasan (range) ohm meter dengan Batas ukur x 100 Ω (ohm)
D.
Menempatkan  selector multi tester pada kawasan (range) ohm meter dengan Batas ukur x 1 K Ω (ohm)
E.
Menempatkan  selector multi tester pada kawasan (range) ohm meter dengan Batas ukur x 1 M Ω (ohm)


4.
Manakah pernyataan berikut ini yang paling tepat pada dikala melaksanakan cara investigasi sistem pendinginan
A.
Katup vakum tutup radiator diperiksa dengan memakai radiator cap tester
B.
Pembukaan katup thermostat diperiksa dengan memakai radiator cap tester
C.
Pembukaan Katup thermostat diperiksa dengan mencelupkian pada air yang suhunya 50o c
D.
Pembukaan Katup thermostat diperiksa dengan mencelupkian pada air yang suhunya 50o F
E.
Pembukaan Katup thermostat diperiksa dengan mencelupkian pada air hingga mencapai suhu kerja mesin (± 900 c)


5.
Langkah pertama untuk menyidik  kebocoran sistem pendingin
A.
Memasang radiator cap tester yang sesuai pada lubang lisan radiator
B.
Mengganti air di dalam radiator dan mantel-air dengan air yang bersih
C.
Memeriksa kualitas air pendingin
D.
Menambah zat pendingin (coolant) ke dalam radiator
E.
Memompa dulu radiator cap terster beberapa kali, kemudian diapasangkan pada lubang lisan radiator


6.
Salah satu langkah pada dikala menyetel tali kipas pendingin adalah
A.
Menggunakan sping scale untuk mengukur berat tali kipas
B.
Menggunakan mistar baja untuk mengukur diameter tali kipas
C.
Mengencangkan kembali baud dudukan alternator bila kelenturan tali kipas sudah sesuai spesifikasi
D.
Mengolesi tali kipas dengan pelumas SAE 10
E.
Mengendorkan baud pengikat puli poros engkol


7.
Cara kerja sistem tenaga (power system ) pada motor bensin yang memakai karburator dua barrel adalah
A.
Bahan bakar ditambah melalui power valve dan keluar melalui primary main nozzle
B.
Bahan bakar ditambah melalui power valve dan keluar melalui secondary main nozzle
C.
Bahan bakar ditambah melalui primary main jet dan keluar melalui primary main nozzle
D.
Bahan bakar ditambah melalui power valve dan keluar melalui slow port
E.
Bahan bakar ditambah melalui power valve dan keluar melalui slow port dan primary main nozzle


8.
Bila motor bensin tidak sanggup berputar stasioner, tetapi sanggup berjalan baik pada putaran tinggi, maka belahan yang perlu diperiksa adalah
A.
Idle port
B.
Primary Main jet
C.
Secondary main jet
D.
Primary main nozzle
E.
Secondary main nozzle


9.
Untuk mengurangi kadar CO pada gas buang sanggup dilakukan dengan menyetel karburator. Caranya adalah
A.
Memutar sekrup penyetel gas ke arah dalam (mengencangkan)
B.
Memutar sekrup penyetel gas ke arah luar (mengendorkan
C.
Memutar sekrup adonan idle  ke arah luar (mengendorkan).
D.
Memutar sekrup adonan idle  ke arah dalam (mengencangkan)
E.
Menaikkan tinggi permukaan materi bakar pada ruang pelampung


10.
Bila kendaraan motor bensin dengan karburator terjadi tanda-tanda gangguan, mesin berjalan tesendat-sendat pada putaran tinggi dan bila  gas tidak diturunkan mesin sanggup mati, maka kemungkinan kerusakan yang terjadi pada sistem materi bakarnya adalah
A.
Permukaan bensin di ruang pelampung terlalu tinggi
B.
Sekrup penyetel adonan idle terlalu ke dalam (kencang)
C.
Pompa percepatan tidak berfungsi
D.
Power valve macet
E.
Saringan materi bakar kotor


11.
Katup delivery pada pompa injeksi motor disel dikala bergerak turun kembali menuju dudukannya bekerja ……
A.
melakukan langkah pemfokusan materi bakar ke nozzle
B.
mencegahan tetesan materi bakar pada nozzle
C.
melakukan langkah penghematan materi bakar
D.
meratakan tekanan
E.
mengegah materi bakar kembali ke tangki materi bakar


12.
Salah satu langkah menyidik dikala injeksi materi bakar pada motor disel.tipe inline sanggup dilakukan dengan cara
A.
melepas katup delivery beserta pegasnya, pasang kembali katup delivery holder kemudian memutar poros engkol hingga materi bakar berhenti keluar dari pompa injeksi no. 1
B.
melepas katup delivery beserta pegasnya, pasang kembali katup delivery holder kemudian memutar poros engkol hingga materi bakar keluar dari pompa injeksi no. 1
C.
melepas katup delivery beserta pegasnya, pasang kembali katup delivery holder kemudian memutar poros engkol hingga materi bakar keluar dari pompa injeksi no. 2
D.
melepas katup delivery beserta pegasnya, pasang kembali katup delivery holder kemudian memutar poros engkol hingga materi bakar keluar dari pompa injeksi no.
E.
melepas katup delivery beserta pegasnya, pasang kembali katup delivery holder kemudian memutar poros engkol hingga materi bakar keluar dari pompa injeksi no. 4


13.
Pada motor diesel yang memakai sistem ruang bakar injeksi eksklusif (direct injection) terjadi gangguan motor berjalan pincang sanggup didiagnosa kemungkinan penyebabnya adalah
A.
Di dalam Pompa injeksi terdapat udara
B.
Sedimenter sudah terlalu banyak mengandung air
C.
Salah satu  nozzle tersumbat
D.
Saat injeksi materi bakar tidak tepat
E.
Sudut phasing pompa injeksi tidak tepat


14.
Batere/accu kendaraan beroda empat yang sudah diisi elektrolit sanggup rusak  jika  tidak dipakai dalam waktu yang relatif usang dan tidak diisi (charge). Penyebabnya adalah
A.
Adanya self discharging (pengosongan sendiri)
B.
Bj elektrolit batere naik
C.
Terjadi penguapan asam sulfat
D.
Plat negative batere menjadi rapuh
E.
Plat positif batere gampang mencair


15.
Hasil pengukuran sistem pengapian motor bensin 4 langkah 4 silinder dengan memakai dwell tester menunjukkan 62 0 . Cara perbaikannya adalah
A.
Memutar rumah biro searah putaran rotor
B.
Memutar rumah biro berlawanan arah putaran rotor
C.
Menyetel celah kontak platina lebih lebar
D.
Menyetel celah kontak platina lebih sempit
E.
Mengampelas titik kontak platina hingga rata


16.
Motor bensin 4 langkah 4 silinder FO 1342 dengan posisi Top 4 ( posisi torak silinder no. 4  berada pada TMA langkah kompresi ), maka katup-katup yang sanggup distel adalah….
A.
Katup isap silinder no. 2
B.
Katup buang silinder no. 2
C.
Katup buang silinder no. 3
D.
Katup isap silinder no. 1
E.
Katup buang silinder no. 1


17.
Salah satu syarat untuk menyidik tekanan kompresi motor bensin 4 langkah 4 silinder adalah……..
A.
Putaran motor minimal 250 rpm
B.
Suhu air pendingin mesin 200 C
C.
Katup gas harus tertutup  penuh
D.
Pastikan saklar AC kendaraan beroda empat off
E.
Pastikan semua saklar lampu off


18.
Berikut ini ialah pernyataan-pernyataan yang berafiliasi dengan cara kerja kopling gesek jenis diafragma. Pilihlah pernyataan yang paling tepat
A.
Pada dikala pedal kopling dilepas penuh maka plat kopling tertekan oleh plat penekan (pressure plate)
B.
Pada dikala pedal kopling ditekan maka jarak antara (gap) plat kopling dan plate penekan (pressure Plate) ± 0,1 mm
C.
Pada dikala pedal kopling ditekan maka garfu pembebas (release fork) eksklusif menekan plate penekan (pressure Plate)
D.
Pada dikala pedal kopling ditekan maka garfu pembebas (release fork) eksklusif membebaskan plat kopling
E.
Pada dikala pedal kopling dilepas maka plat kopling juga terlepas dari plat penekan


19.
Berikut ini ialah pernyataan-pernyataan yang berafiliasi dengan cara investigasi komponen-komponen jenis kopling gesek untuk kendaraan ringan. Pilihlah pernyataan yang paling tepat
A.
Hasil pengkuran kedalaman paku keling plat kopling 1,0 mm, maka plat kopling harus diganti
B.
Hasil pengkuran run out (kerataan permukaan putar) flywheel dengan memakai dial gauge 1.0 mm, maka flywheel harus diganti
C.
Hasil pengkuran run out (kerataan permukaan putar) plat kopling dengan memakai dial gauge 0,2 mm, maka plat kopling harus diganti
D.
Hasil pengkuran lebar (width) keausan pegas penekan diagfragma 3 mm, maka clutch cover assy harus diganti
E.
Hasil pengkuran kedalaman (depth) keausan pegas penekan diagfragma 0,2 mm, maka clutch cover assy harus diganti


20.
Gambar di bawah ini yang menunjukkan cara penyetelan jarak bebas (free play) kopling ialah …
 
A.
Gambar 2 dan gambar 3
B.
Gambar 1
C.
Gambar 2
D.
Gambar 3
E.
Gambar 1 dan gambar 2


21.
Gambar di bawah ini  menunjukkan cara kerja  transmisi manual tipe synchromesh.
Urutan cara kerja yang benar berdasarkan gambar diatas adalah
A.
Dari gambar 1 ke gambar 2 ke gambar 3
B.
Dari gambar 3 ke gambar 1 ke gambar 2
C.
Dari gambar 3 ke gambar 2 ke gambar 1
D.
Dari gambar 2 ke gambar 1 ke gambar 3
E.
Dari gambar 2 ke gambar 3 ke gambar 1


22.
Gambar di bawah ini menunjukkan investigasi komponen transmisi tipe synchromesh. Bagian yang diperiksa adalah
 
A.
Keausan gigi kecepatan
B.
Keusan gigi synchronizer ring
C.
Celah dorong(clearance) synchronizer ring
D.
Ketebalan gigi synchronizer ring
E.
Tinggi gigi synchronizer ring


23.
Gambar di bawah ini menunjukkan investigasi garden (diffrerential.. Bagian yang diperiksa adalah
 
A.
Keausan ring gear
B.
Run out ( kerataan permukaan putar ring gear)
C.
Backlash ring gear
D.
Lebar ring gear
E.
Jarak antar ring gear dengan drive pinion


24.
Gambar di bawah ini menunjukkan penyetelan garden (diffrerential).


A.
Gambar 1 penyetelan preload drive pinion, gambar 2 penyetelan backlash ring gear
B.
Gambar 1 penyetelan backlash ring gear, gambar 2 penyetelan lanjutan backlash
C.
Gambar 1 penyetelan celah (clearance) ring gear, gambar 2 penyetelan preload drive pinion
D.
Gambar 1 penyetelan backlash ring gear, gambar 2 penyetelan preload drive pinion
E.
Gambar 1 penyetelan celah (clearance) ring gear, gambar 2 penyetelan lanjutan celah (clearance) ring gear


25.
Perhatikan gambar di bawah ini dengan teliti. Kendaraan yang diperiksa ini memakai rem depan model cakram (disc brake), sedangkan rem belakang memakai rem tromol (drum brake)



A.
Gambar 1 menunjukkan investigasi kelonggaran ganjal hub penggagas depan
B.
Gambar 2 menunjukkan investigasi kelonggoran ganjal hub penggagas depan
C.
Gambar 3 menunjukkan investigasi kelonggoran ganjal hub penggagas depan
D.
Gambar 4 menunjukkan investigasi kelonggaran ganjal poros penggagas belakang
E.
Gambar 3 menunjukkan investigasi run out ganjal poros penggagas belakang


26.
Kode spesifikasi ban  tubeless  185 – R  – 14 - 4PR
Kode tersebut berarti :
A.
14 PR berarti ketebalan ban (cm)
B.
R berarti radius ban
C.
185 berarti lebar ban (mm)
D.
4 PR berarti Lebar ban (cm)
E.
185 berarti batas kecepatan( km/jam)


27.
Perhatikan gambar di bawah ini dengan teliti
 
A.
Bila tromol rem berputar sesuai dengan arah panah maka sepatu rem kiri akan memiliki tekanan pengereman yang tinggi (leading) dan sepatu rem kanan memiliki tekanan pengereman yang lemah(trailing)
B.
Bila tromol rem berputar sesuai dengan arah panah maka sepatu rem kiri akan memiliki tekanan pengereman yang tinggi (leading) dan sepatu rem kanan memiliki tekanan pengereman yang tinggi (leading)
C.
Bila tromol rem berputar berlawanan dengan arah panah maka sepatu rem kiri akan memiliki tekanan pengereman yang lemah (trailing) dan sepatu rem kanan memiliki tekanan pengereman yang tinggi (leading)
D.
Bila tromol rem berputar berlawanan dengan arah panah maka sepatu rem kiri akan memiliki tekanan pengereman yang tinggi (leading) dan sepatu rem kanan memiliki tekanan pengereman yang lemah (trailing)
E.
Bila tromol rem berputar sesuai dengan arah panah maka sepatu rem kiri akan memiliki tekanan pengereman yang lemah (trailing) dan sepatu rem kanan memiliki tekanan pengereman yang tinggi


28.
Gambar di bawah menunjukkan cara kerja rem cakram tipe :
A.
Fixed Caliper
B.
Double fixed Caliper
C.
Fixed Floating Caliper
D.
Semi fixed Caliper
E.
Floating Caliper


29.
Gambar di bawah ialah komponen-komponen rem tromol.Komponen yang diperiksa diameternya adalah….
 
A.
Komponen no 1 dan 4

B.
Komponen no 2 dan 5
C.
Komponen no 3 dan 5
D.
Komponen no 4 dan 5
E.
Komponen no 1 dan 2


30.
Gambar di bawah ialah komponen-komponen rem cakram.Komponen yang mutlak memerlukan udara bertekanan (kompresor) untuk menyidik dan membersihkan kotoran yang sanggup menjadikan tersumbatnya terusan adalah….
A.
Komponen no 1
B.
Komponen no 2
C.
Komponen no 3
D.
Komponen no 4
E.
Komponen no 5


31.
Gambar di bawah ialah komponen-komponen rem tromol. Komponen yang dipakai untuk menyetel celah (kerenggangan) sepatu rem otomatis adalah….
 
A.
Komponen no 1
B.
Komponen no 2
C.
Komponen no 3
D.
Komponen no 4
E.
Komponen no 5


32.
Jika free play (gerak bebas) kemudi berlebihan tetapi kondisi streeing gear box assy baik maka yang perlu diperiksa adalah
A.
Kelurusan Steering columb
B.
Kebengkokan poros kemudi (steering Shaft)
C.
Keovalan Steering wheel
D.
Keausan ball joint tie rod
E.
Keausan ban


33.
Untuk menyetel gerak bebas kemudi komponen yang sanggup distel adalah….
A.
Keausan Ball joint tie rod
B.
Keausan Ball joint tie rod
C.
Kebengkokan poros kemudi (steering Shaft)
D.
Keovalan Steering wheel
E.
Keausan ban


34.
Gambar di bawah ini yang menunjukkan cara kerja shock absorber kerja tunggal pada dikala tertarik keatas ialah ….
 
A.
Gambar 1 saja
B.
Gambar 2 saja
C.
Gambar3 saja
D.
Gambar 4 saja
E.
Gambar 1 dan 2


35.
Gambar di bawah ini ialah alat servis khusus (SST). Tentukan SST yang dipakai untuk mengganti komponen shock absorber suspensi model macperson
 
A.
Gambar 1 saja
B.
Gambar 2 saja
C.
Gambar3 saja
D.
Gambar 4 saja
E.
Gambar 1 dan 2


36.
Sistem lampu kepala sebelah kiri  menyala kurang terang  pada dikala sakelar lampu kepala dihidupkan, sedangkan lampu kepala sebelah kanan menyala jelas sempurna. Gangguan ini sanggup disebabkan oleh
A.
Relay lampu kepala rusak
B.
Saklar lampu kotor
C.
Tegangan pengisian hanya 12 volt
D.
Diameter kabel lampu kepala sebelah kiri terlalu besar
E.
Massa untuk lampu kepala sebelah kiri kurang baik


37.
Pada bola lampu tanda belok tertera 23 watt 12 volt. Lampu tersebut dirangkai untuk system tanda belok . Pada rangkaian tersebut sebaiknya dipasang pengaman (sekering) sebesar
A.
15 A
B.
20 A
C.
10 A
D.
25 A
E.
30 A


38.
Pernyataan-pernyataan berikut ini berafiliasi dengan cara kerja sistem motor starter. Tentukan pernyataan yang paling tepat.
A.
Pada dikala kunci kontak terminal ST (50) on dan terminal B (30) pada solenoid sudah terhubung dengan terminal C/F (Field Coil) maka arus dari terminal 50  mengalir ke Pull in Coil dan ke Hold in Coil
B.
Pada dikala kunci kontak terminal ST (50) on dan terminal B (30) pada solenoid sudah terhubung dengan terminal C/F (Field Coil) maka motor starter mulai berputar lambat
C.
Pada dikala kunci kontak terminal ST (50) dimatikan (off) , terminal B (30) pada solenoid masih terhubung dengan terminal C/F (Field Coil) maka arus sesaat masih mengalir ke Pull in Coil terus ke Hold in Coil dan massa.
D.
Pada dikala kunci kontak terminal ST (50) on dan terminal B (30) pada solenoid belum terhubung dengan terminal C/F (Field Coil) maka arus dari terminal 50 hanya mengalir ke Hold in Coil
E.
Pada dikala kunci kontak terminal ST (50) on dan terminal B (30) pada solenoid belum terhubung dengan terminal C/F (Field Coil) maka motor stater eksklusif berputar cepat


39.
Gambar di bawah berafiliasi dengan cara kerja sistem pengisian dengan memakai alternator dan regulator mekanik 6 terminal

Gambar ini menunjukkan cara kerja saat
A.
Mesin hidup dikala kecepatan stasioner
B.
Kunci Kontak On, mesin masih mati
C.
Mesin hidup dikala kecepatan rendah ke kecepatan sedang
D.
Mesin hidup dikala kecepatan tinggi, beban ringan
E.
Mesin hidup dikala kecepatan tinggi, beban besar


40.
Gambar di bawah berafiliasi dengan investigasi komponen system starter. Sesaat sesudah kabel negative batere dihubungkan ke terminal C kemudian dilepas lagi menyerupai pada gambar. Pemeriksaan ini dilakukan untuk menyidik :
 
A.
Hold in Coil
B.
Pull in Coil
C.
Pull in Coil
D.
Kinerja motor dengan beban ringan
E.
Kinerja motor dengan beban penuh


41.
Gambar di bawah berafiliasi dengan investigasi komponen sistem pengisian. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa
 
A.
Tahanan Rotor Coil
B.
Tahanan Stator Coil
C.
Rectifier Holder (diode) positif
D.
Rectifier Holder (diode) Negatif
E.
Tahanan sikat (brush)


42.
Pernyataan berikut berafiliasi dengan cara mendiagnosa kerusakan pada sistem starter . Tentukan pernyataan yang paling tepat
A.
Panjang sikat (brush) yang sudah kurang dari standar batas limit sanggup menjadikan motor stater cepat panas
B.
Bushing (bos) poros motor yang aus sanggup menjadikan arus yang mengalir ke motor starter menjadi kecil, sehingga motor berputar lambat
C.
Hold in Coil yang rusak sanggup menjadikan motor starter berputar lambat
D.
Pull in Coil yang rusak sanggup menjadikan motor starter berputar lambat
E.
Plat kontak solenoid yang aus sanggup menghambat arus dari terminal B (30) sehingga motor starter berputar lambat


43.
Pernyataan-pernytaan di bawah ini berafiliasi dengan cara kerja AC mobil. Pilihlah pernyataan yang paling tepat
A.
Cairan Refrigran dari Reciever dengan suhu dan tekanan rendah mengalir ke katup ekspansi
B.
Cairan Refrigran dari Reciever mengalir ke katup perluasan sehingga suhu dan tekanannya turun
C.
Cairan Refrigran dari Reciever mengalir ke katup perluasan sehingga suhunya turun dan tekanannya naik
D.
Cairan Refrigran dengan suhu dan tekanan rendah mengalir ke reciever
E.
Gas Refrigran dengan suhu dan tekanan tinggi mengalir ke reciever


44.
Untuk mengisi refrigran (Freon) melalului terusan tekanan tinggi dengan memakai manometer, salah satu langkah yang harus dilakukan adalah
A.
Tabung Freon  dibalik  supaya refrigran  yang  keluar menuju terusan tekanan tinggi (ke kondensor) berwujud cair
B.
Kran tekanan rendah manometer dibuka sedikit supaya refrigran yang mengalir ke kompresor berwujud gas.
C.
Menutup kran tekanan tinggi bila tekanan pada terusan tinggi telah mencapai 25 Kg/cm2  pada putaran 2000 rpm
D.
Menutup kran tekanan rendah bila tekanan pada terusan rendah telah mencapai 15 Kg/cm2  pada putaran 2000 rpm
E.
Menutup kran tekanan rendah bila tekanan pada terusan rendah telah mencapai 12 Kg/cm2  pada putaran 2000 rpm


45.
Pernyataan-pernyataan berikut berafiliasi dengan cara mendiagnosa gangguan pada system AC mobil. Pilihlah pernyataan-pernyatan berikut yang paling tepat
A.
Tekanan pada terusan tekanan tinggi kurang dari 10 kg/cm2 pada putaran 1500 rpm sanggup menunjukkan kompresor rusak
B.
Tekanan pada terusan tekanan rendah lebih besar daripada 3,5 kg/cm2 pada putaran 1500 rpm sanggup menunjukkan jumlah refrigran dalam system kurang
C.
Tekanan pada terusan tekanan tinggi 25 kg/cm2 pada putaran 1500 rpm sanggup menjadikan AC terlalu dingin
D.
Tekanan pada terusan tekanan rendah 1,5 kg/cm2 s/d 2,5 kg/cm2 pada putaran 1500 rpm menunjukkan katup perluasan rusak
E.
Tekanan pada terusan tekanan tinggi 25 kg/cm2 pada putaran 1500 rpm sanggup menunjukkan kompresor rusak





Sumber http://viarohidinthea.blogspot.com


EmoticonEmoticon