JUMPER STARTER UNTUK MENGHIDUPKAN MESIN
Jika suatu ketika kendaraan anda susah untuk dihidupkan dikarenakan motor starter (dinamo starter) tidak bisa untuk memutarkan mesin yang disebabkan oleh suplay listrik dari baterai (ACCU) ke motor starter kurang. Kejadian tersebut biasanya menciptakan anda sebagai pemilik kendaraan minta pertolongan kepada orang lain untuk mendorong kendaraan anda sehingga dengan didorong menyerupai ini mesin sanggup hidup. Tetapi ada yang lebih mudah untuk menghidupkan mesin jikalau baterai tidak bisa menggerakkan motor starter, yaitu dengan cara menjumper starter dengan batuan baterai lain yang kondisi energy listriknya lebih baik. Melakukan starter dengan pertolongan sumber energy listrik dari baetrai lain atau dari luar untuk menstarter mesin tanpa melepas baterai.Ada tiga cara menjumper starting, yaitu :
1. Menggunakan baterai dari luar
2. Menggunakan kendaraan lain
3. Menggunakan charging booster.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan pada ketika menjumper starter dengan memakai baterai dari luar, anatara lain :
1.Tegangan baterai yang dipakai pada ketika menjumper starter harus sama dengan tegangan baterai pada kendaraan.
2. Pemasangan secara parallel, yaitu terminal nyata baterai menerima terminal nyata dan terminal negatif menerima terminal negative. Jangan dilkukan secara seri lantaran teganganya akan berambah. Hal ini akan menjadikan rusaknya motor starter dan system lainya.
Prosedur Jumper starting
Langkah-langkah untuk melaksanakan jumper starting ialah sebagai berikut :
1. Buka kap mesin yang akan dilakukan jumper starting
2. Cek terminal baterai dan bersihkan dari karat atau kotoran
3. Hubungkan terminal nyata baterai kendaraan dengan terminal posit baterai pendukung dan terminal negative dengan terminal negative.
4. Pastikan transmisi pada posisi netral dan rem parkir aktif.
5. Lakukan starter mesin.
6. Setelah mesin hidup, lepaskan kabel jumper negatif baterai pada terminal baterai kendaraan yang dihidupkan lalu lepas klem penjepit pada terminal negatif bantuan. Berikutnya lepas kabel jumper untuk terminal positif.
7. Rapikan kabel jumper dan baterai yang digunakan, lalu tutup kap mesin kendaraan anda.
![]() |
Booster Pac dengan Gel Cell Battery |
![]() |
Jumper Baterai dengan Booster |
Pada beberapa model battry charger, dilengkapi dengan posisi charging booster. Posisi ini dipakai untuk melaksanakan pertolongan starter. Pengunaan pertolongan starter dengan alat ini lebih riskan dibandingkan dengan baterai, lantaran tegangan yang dihasilkan biasanya lebih tinggi yaitu 12 – 24 volt. Tegangan sebesar ini sanggup merusak komponen elektronik.
Bantuan Starter dengan kendaraan lain.
![]() |
Jumper starting dengan kendaraan lain |
Cara melakukanya ialah sebagai berikut :
1. Dekatkan kendaraan pertolongan dengan kendaraan yang akan dilakukan jumper starting
2. Buka kedua kap mesin kendaraan yang akan dilakukan jumper starting
3. Hubungkan terminal nyata baterai kendaraan yang akan dihidupkan dengan terminal nyata kendaraan pertolongan dan terminal negative dengan terminal negative
4. Pastikan transmisi pada posisi netral dan rem parkir aktif terpasang.
5. Lakukan starter mesin.
6. Apabila mesin sudah hidup, lepas kabel jumping negative baterai pada terminal baterai kendaraan yang dihidupkan lalu lepas klem pada terminal negative baterai bantuan. Berikutnya lepas kabel jumping untuk terminal positif.
7. Saat melepas lakukan dengan hati-hati, hindari hubungan singkat atau percikan api pada terminal.
8. Rapikan kabel jumper dan baterai yang digunakan, lalu tutup kap mesin.
Bantuan starter dibutuhkan jikalau kendaraan tidak sanggup dihidupkan lantaran motor starter berputar lambat akhir suplay energy listrik pada baterai tidak cukup sehingga tidak bisa untuk menggerakkan motor starter (dinamo starter). Sumber http://viarohidinthea.blogspot.com



EmoticonEmoticon