Rabu, 18 Januari 2017

✔ Tips Perawatan Kendaraan Beroda Empat Semoga Lebih Awet

Mobil merupakan salah satu alat transportasi yang dipakai oleh insan untuk memudahkan bepergian kemana saja, bahkan kendaraan beroda empat sanggup dipakai untuk mengangkut barang sehingga meringankan pekerjaan.
Namanya juga barang buatan manusia, kendaraan beroda empat suatu ketika akan mengalami kerusakan, untuk mencegah semoga kendaraan beroda empat tidak cepat rusak, tentunya perlu dirawat dan dijaga kebugaran mesin kendaraan beroda empat tersebut.
Pada dasarnya kerusakan kendaraan beroda empat merupakan tanggapan dari kurangnya perawatan yang dilakukan oleh sipemilik mobil, sehingga sering terjadi kecelakaan yang sering terjadi tanggapan kelalaian insan dalam menjaga dan merawat mobilnya, menyerupai rem blong, kopling cepat aus, suspensi tidak nyaman, ban yang sudah tidak layak (aus/botak), mesin kendaraan beroda empat yang kurang bertenaga dan boros materi bakar, dan lain sebagainya.
Berikut ini saya jelaskan perawatan kendaraan beroda empat (tips merawat mobil) semoga kendaraan beroda empat tetap prima dan komponen kendaraan beroda empat awet/tahan usang :

A. MESIN

1. Ganti oli
Usahakan mengganti oli kendaraan beroda empat anda secara rutin, contohnya setiap 3000-5000 km. Ini mencegah kerusakan pada mesin terutama komponen bab dalam, menyerupai piston dan ringnya, bantalan/metal, poros engkol, prosedur katup, dan lain sebagainya, gar tetap kekal dan yummy ketika digunakan.

2. Air Radiator
Periksa air radiator secara berkala, contohnya seminggu sekali, jikalau memang kurang tambahkan air radiator, akan lebih baik gunakan air radiator coolent yang banyak dijual di took-toko onderdil.

3. Tali kipas (panbelt)
Periksa tali kipas keteganganya, bila perlu distel lakukan penyetelan. Periksa juga tali kipas dari keretakan, jikalau perlu diganti, lakukan penggantian.
Tetapi untuk kendaraan beroda empat yang memakai kipas elektrik tidak perlu melaksanakan hal menyerupai diatas,

4. Baterai
Jika kendaraan beroda empat memakai baterai basah, alangkah baiknya periksa air baterai secara rutin, contohnya dua ahad sekali, jikalau kurang tambahkan air baterai dengan memakai air aksesori yang banyak dijual di toko-toko onderdil yang berkemasan tutup warna biru. Hal ini dilakukan semoga baterai tidak cepat rusak.
Tetapi jikalau kendaraan beroda empat anda memakai baterai kering/MF hal di atas tidak perlu dilakukan.
Jangan lupa periksa terminal baterai dan bersihkan dari kotoran-kotoran, alasannya yaitu kalau sudah banyak kotoran akan menyumbat fatwa arus listrik.

5. Busi
Periksa busi, lepas busi dari mesin kemudian lakukan pemeriksaan, jikalau busi kotor segera bersihkan dan stel jarak kerengganya. Apabila sekiranya harus diganti lakukan penggantian, gunakan busi sesuai yang disarankan. Walaupun busi ini kecil tapi pengaruhnya sangat besar sekali terhadap kerja mesin.

6. Saringan Udara
Bersihkan saringan udara, alangkah baiknya semprot dengan angin bertekanan (kompressor udara). Jika perlu diganti gantilah dengan yang baru.

B. REM

1. Periksa kondisi minyak rem
Jika kurang tambahkan minyak rem sesuai standar. Hati-hati pada ketika menambahkan minyak rem, jangan hingga kena bodi mobil, alasannya yaitu minyak rem sanggup merusak cat.
2. Periksa Tinggi Pedal dan Jarak Bebas Pedal (free play).
Tinggi pedal dari lantai ± 170 mm, dan free paly ± 10 – 30 mm
3. Kanvas Rem
Biasanya kanvas rem sanggup dirasakan apabila waktu dilakukan pengereman terasa kurang pakem, hal ini sanggup terjadi kanvas rem sudah aus.
Untuk melakakan investigasi rem, lepas terlebih dahulu roda/ban, kemudian tromol (untuk rem tromol), lakukan investigasi pada kanvas rem, jikalau memang sudah aus, maka gantilah kanvas remnya.
Untuk rem cakram lepas terlebih dahulu calipenya, kemudian periksa kanvas remnya, jikalau perlu diganti, maka gantilah kanvas remnya.
Setelah terpasang kanvas rem maka pasang kembali tromol/rodanya.

C. BAN

1. Tekanan angin, dilarang kempes atau terlalu keras.
Standar : Ban depan 32 Psi, belakang 36 Psi. Hal ini juga tergantung pada jenis kendaraannya.
2. Periksa kembang ombak (tread) ban, jikalau sekiranya sudah aus parah segera ganti baru.
3. Crossing ban
Lakukan penyilangan ban dalam waktu tertentu, hal ini semoga keausan ban merata, sehingga pemakaian ban lebih awet.

D. LAMPU MOBIL

Perawatan lampu kendaraan beroda empat dengan memastikan lampu depan dan belakang masih bekerja. Karena hal ini perlu diperhatikan demi kenyamanan anda berkendara. Ganti lampu jikalau ada yang rusak.

E. WIFER DAN WASHER

Komponen ini sangat penting juga perlu investigasi dan dijaga semoga beling kendaraan beroda empat tetap higienis dan bening sehingga tidak menghalangi pandangan.
Perawatan kendaraan beroda empat sudah merupakan suatu keharusan mendapat perhatian khusus untuk menjaga umur kendaraan beroda empat semoga tetap kekal dan tahan lama. “Lebih baik mencegah daripada mengganti gres yang jelas-jelas harga dari kendaraan beroda empat lebih mahal tentunya. Dengan perawatan kendaraan beroda empat secara rutin akan menjaga performa kendaraan beroda empat dalam keadaan baik dan menghindarkan serta mengurangi resiko kecelakaan di jalan raya.

Semoga artikel ini sanggup bermanfaat bagi para pembaca khususnya yang mempunyai kendaraan baik kendaraan beroda empat maupun sepeda motor.
Sumber http://viarohidinthea.blogspot.com


EmoticonEmoticon