Rabu, 15 Februari 2017

Alam Semesta Mengembang

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

الحمد لله رب العالمين, وصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :

Dalam Al Qur'an, yang diturunkan 14 kala silam di dikala ilmu astronomi masih terbelakang, mengembangnya alam semesta digambarkan sebagaimana berikut ini:
وَالسَّمَاءَ بَنَيْنَاهَا بِأَيْدٍ وَإِنَّا لَمُوسِعُونَ

"Dan langit itu Kami berdiri dengan kekuasaan (Kami) dan bekerjsama Kami benar-benar meluaskannya." (QS Adz-Dzariyat : 47)

Kata "langit", sebagaimana dinyatakan dalam ayat ini, dipakai di banyak daerah dalam Al Qur'an dengan makna luar angkasa dan alam semesta. Di sini sekali lagi, kata tersebut dipakai dengan arti ini. Dengan kata lain, dalam Al Qur'an dikatakan bahwa alam semesta "mengalami ekspansi atau mengembang". Dan inilah yang kesimpulan yang dicapai ilmu pengetahuan masa kini.

Hingga awal kala ke-20, satu-satunya pandangan yang umumnya diyakini di dunia ilmu pengetahuan yaitu bahwa alam semesta bersifat tetap dan telah ada semenjak dahulu kala tanpa permulaan. Namun, penelitian, pengamatan, dan perhitungan yang dilakukan dengan teknologi modern, mengungkapkan bahwa alam semesta bekerjsama mempunyai permulaan, dan beliau terus-menerus "mengembang".
  kala silam di dikala ilmu                    astronomi masih kolot ALAM SEMESTA MENGEMBANG
Pada awal kala ke-20, fisikawan Rusia, Alexander Friedmann, dan andal kosmologi Belgia, George Lemaitre, secara teoritis menghitung dan menemukan bahwa alam semesta senantiasa bergerak dan mengembang.

Fakta ini dibuktikan juga dengan memakai data pengamatan pada tahun 1929. Ketika mengamati langit dengan teleskop, Edwin Hubble, seorang astronom Amerika, menemukan bahwa bintang-bintang dan galaksi terus bergerak saling menjauhi. Sebuah alam semesta, di mana segala sesuatunya terus bergerak menjauhi satu sama lain, berarti bahwa alam semesta tersebut terus-menerus "mengembang". Pengamatan yang dilakukan di tahun-tahun berikutnya memperkokoh fakta bahwa alam semesta terus mengembang. Kenyataan ini diterangkan dalam Al Qur'an pada dikala tak seorang pun mengetahuinya. Ini dikarenakan Al Qur'an yaitu firman Allah, Sang Pencipta, dan Pengatur keseluruhan alam semesta.

Sumber http://fisika-indonesia.blogspot.com


EmoticonEmoticon