Jumat, 03 Februari 2017

Galileo Galilei

بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

الحمد لله رب العالمين, وصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :


Galileo Galilei dilahirkan di Pisa, Toscana pada tanggal 15 Februari 1564 sebagai anak pria pertama dari Vincenzo Galilei seorang metematikawan dan kritikus musisi populer asal Florence dan Giulia Ammannati. Sebagai seorang matematikawan, ayahnya berharap Galileo menjadi seorang dokter honor dokter sangat besar dibandingkan dengan matematikawan. Ia dididik semenjak massa kecil oleh kedua orang tuanya. Dia mendapatkan pendidikan pertamanya di sebuah biara di bersahabat Florence, dan di tahun 1581, beliau masuk University of Pisa untuk berguru kedokteran sesuai dengan impian ayahnya. Saat di University of Pisa, Galileo mengikuti pelajaran geometri dan setelah itu meninggalkan kuliah kedokterannya tetapi alasannya ialah bosan dengan ilmu kedokteran ia mempelajari matematika pada seorang guru di istana Tuscana, yakni Ostillo Ricci. Namun, pada umur 21 tahun beliau tidak sanggup menuntaskan kuliahnya alasannya ialah kekurangan biaya. Dia kembali ke Florence pada tahun 1585 untuk mempelajari karya Euclid dan Archimedes. Tetapi untungnya ketika ia keluar dari perkuliahannya ia ditawari sebagai pengajar di sana dan pada tahun 1589 ia mengajar matematika. Setelah itu pindah ke Universitas Padua untuk mengajar geometri, mekanika, dan astronomi hingga tahun 1610. Pada massa itu ia telah mendalami sains dan menciptakan banyak sekali penemuan.

Pada tahun 1612, Galileo pergi ke Roma dan bergabung dengan Accademia dei Lincei untuk mengamati bintik matahari. Di tahun 1612 juga, muncul penolakan terhadap teori Nicolaus Copernicus oleh para ilmuan tetapi teori ini didukung oleh Galileo. Sekitar tahun 1609 Galileo menyatakan kepercayaannya bahwa Copernicus berada di pihak yang benar, tetapi waktu itu beliau tidak tahu cara membuktikannya. Pada tahun 1614, dari Santa Maria Novella, Tommaso Caccini mengecam pendapat Galileo wacana pergerakan bumi,  anggapan bahwa teori ini sesat dan berbahaya. Galileo pergi ke Roma untuk mempertahankan dirinya. Pada tahun 1616, Kardinal Roberto Bellarmino menyerahkan pemberitahuan yang melarangnya mendukung maupun mengajarkan teori Copernicus. Baru sehabis Paus meninggal tahun 1623, beliau digantikan oleh orang yang mengagumi Galileo. Tahun berikutnya, Paus gres ini –Urban VIII– memberi mengambarkan walau kurang jelas bahwa larangan buat Galileo tidak lagi dipaksakan.
                                          
Galileo menulis Saggiatore di tahun 1622, yang lalu diterbitkan pada tahun 1623. Pada tahun 1624, ia membuatkan salah satu mikrosop awal. Pada tahun 1630, ia kembali ke Roma untuk menciptakan izin mencetak buku Dialogo Sopra i due massimi sistemi del mondo (Dialog wacana Dua Sistem Penting Dunia) buku ini merupakan peragaan jago hal-hal yang menyangkut proteksi terhadap teori Copernicus dan buku ini diterbitkan tahun 1632 di Flourence dengan ijin sensor khusus dari gereja. Meskipun begitu, penguasa-penguasa gereja menanggapi dengan perilaku berang tatkala buku terbit dan Galileo eksklusif diseret ke muka Pengadilan Agama di Roma dengan tuduhan melanggar larangan tahun 1616. Dia dituduh telah melecehkan agama, dan dinyatakan bersalah serta diminta untuk mengakui kesalahannya. Pada masa-masa sulit itu, Galileo diduga menciptakan pernyataannya yang terkenal: "Dan masih terus berputar", yang merujuk pada iman Copernican wacana rotasi bumi pada porosnya.  Akhirnyadia dijatuhkan vonis bahwa Galileo harus ditahan di Sienna.

Galileo, sanggup dianggap orang yang taat beragama. Lepas dari eksekusi yang dijatuhkan terhadap dirinya dan pengakuannya, beliau tidak menolak baik agama maupun gereja. Yang ditolaknya hanyalah percobaan pembesar-pembesar gereja untuk menekan perjuangan penyelidikan ilmu pengetahuannya. Generasi berikutnya amat beralasan mengagumi Galileo sebagai lambang pemberontak terhadap iman dan terhadap kekuasaan adikara yang mencoba membelenggu kemerdekaan berfikir. Arti pentingnya yang lebih menonjol lagi ialah peranan yang dimainkannya dalam hal meletakkan dasar-dasar metode ilmu pengetahuan modern

Banyak pembesar-pembesar gereja tidak bahagia dengan keputusan menghukum seorang sarjana kenamaan. Bahkan dibawah aturan gereja ketika itu, kasus Galileo dipertanyakan dan beliau cuma dijatuhi eksekusi yang lebih ringan. Meskipun eksekusi atas Galileo ialah eksekusi penjara, Paus mengumumkan perintah untuk memperlihatkan Galileo eksekusi penjara rumah di rumahnya di bersahabat Florence. Aturannya beliau tidak boleh mendapatkan tamu, tetapi pada kenyataannya tidak ibarat itu. Meskipun ia dihentikan untuk menerbitkan lagi karya-karyanya, beliau mengabdikan diri pada pergerakan dan lintasan-lintasan parabolic, hingga pada teori-teori yang lalu disempurnakan, dan memperlihatkan suatu efek yang penting dalam penggunaan meriam. Hukuman lain terhadapnya hanyalah suatu permintaarn semoga beliau secara terbuka mencabut kembali pendapatnya bahwa bumi berputar mengelilingi matahari.

Di bulan Desember 1633, ia diperbolehkan pensiun ke Vilanya di Arciteri. Buku terakhirnya, Discorsi e dimostrazino matematiche, intorno a due nuove scienze diterbitkan di Leiden pada tahun 1638. Di ketika itu Galileo hampir buta total. Pada tanggal 8 Januari 1642, Galileo wafat di Arcetri pada usia 78 tahun ketika ditemani oleh Vincenzo Viviani salah seorang muridnya.
 
Setelah meninggal tubuhnya tidak eksklusif dikuburkan, melainkan tetap disimpan hingga tahun 1737, hampir seabad berikutnya. Bahkan, sebelum dikuburkan di Gereja Santa Croce, Florence, Italia, seorang aristokrat memotong tiga jari-jari Galileo sebagai untuk dijadikan "kenang-kenangan". Dua dari jari itu lalu dimiliki oleh seorang dokter Itali, dan jari ketiga - sepotong jari tengah - ketika ini berada di Museum Sejarah Ilmu Pengetahuan di Florence, Italia, dipajang menunjuk ke langit di atas tiang marmer.
 
Setelah Galileo meninggal gres pada tahun 1992 Paus Yohanes Paulus II menyatakan secara resmi bahwa keputusan penghukuman itu salah dan dalam pidato 21 Desember 2008 Paus Benediktus XVI menyatakan bahwa gereja Kristen Roma merehabilitasi namanya dari seorang yang penentang menjadi seorang ilmuwan.

Sumber http://fisika-indonesia.blogspot.com


EmoticonEmoticon