Jumat, 31 Maret 2017

✔ Asal Permintaan Dan Sejarah Terbentuknya Emas Di Bumi

Bagaimana? Dan menyerupai apakah Asal Usul berikut Sejarah Terbentuknya Emas Di dalam lapisan Bumi kita ini? Benarkah Emas berasal dari angkasa? atau dari serpihan / pecahan planet-planet yang hancur jutaan tahun yang lalu? Hmmm kayanya om Vj Schndzziz pun masih bertanya-tanya, soalnya kan saya tidak dilahirkan pada zaman itu. he he.. 

Namun jikalau kalian masih ingin tau perihal Asal-Usul Emas di bumi, ada baiknya juga kalian baca-baca arsip sejarah, rajin berdiskusi seputar ESDM atau hobby bergaul sama bapak-bapak tukang emas (loooh !!! bukannya banyak Emas di toko Cihideung - Tasikmalaya?) . Itu sih lain lagi ceritanya, kalau Emas di Cihideung, mungkin itu yaitu Emas yang udah jadi dan siap pakai.

Coba Kalian Lihat pada Gambar Emas batangan Dan Sebuah Batu Yang di sinyalir terdapat kandungan Emas paling bernilai tinggi, yang diambil dari sebuah kawasan di Indonesia.

planet yang hancur jutaan tahun yang kemudian ✔ Asal Usul Dan Sejarah Terbentuknya Emas Di Bumi
Logam Mulia Berbentuk Batangan

planet yang hancur jutaan tahun yang kemudian ✔ Asal Usul Dan Sejarah Terbentuknya Emas Di Bumi
Batuan Yang Diduga Terdapat Kandungan Emas

Bicara perihal Logam Mulia (Emas) atau Au yang satu ini memang ,Sejak zaman tembaga atau era chalc0l1thic sekitar 4.000 tahun sebelum Masehi hingga masa digital ketika ini, seakan emas tak pernah pudar ,bahkan semakin menjadi seni suplemen paling bernilai. Tak hanya penambah kecantikan dan perlambang kekayaan, emas juga menjadi simbol kejayaan dan kedigdayaan.

Menjelang Lebaran, toko emas ramai dikunjungi pembeli. Selain untuk mempercantik penampilan, suplemen emas juga banyak digunakan orang selama silaturahim untuk memperlihatkan kekayaan dan keberhasilan walau ketika Idulfitri usai suplemen itu digadaikan atau dijual kembali.

Membeli emas tak melulu untuk dipakai. Sebagian orang membeli emas untuk investasi, menyerupai yang dilakukan ketika harga emas turun pada selesai April hingga awal Juli lalu. Emas kini juga digunakan untuk keperluan medis, industri, pangan, hingga komponen elektronik.

Dibandingkan logam lain, harga emas jauh lebih mahal. Harga emas batangan PT Aneka Tambang per Selasa (30/7/2013) mencapai Rp 503.000 per gram untuk pecahan 1 gram dan Rp 463.600 per gram untuk pecahan 500 gram. Sementara harga perak pada ketika sama hanya Rp 12.700 per gram untuk ukuran 250 gram dan Rp 11.900 per gram untuk ukuran 500 gram.

”Harga emas mahal sebab jumlahnya sangat sedikit di alam,” kata mahir genesis mineral yang juga Ketua Program Studi Teknik Pertambangan, Institut Teknologi Bandung, Syafrizal, Selasa (30/7/2013).

Data Goldsheet Mining Directory (goldsheetlinks.com) menyebutkan, produksi emas dunia semenjak tahun 1835-2011 hampir mencapai 170.000 metrik ton. Dari jumlah itu, 80 persen ditambang semenjak tahun 1910 hingga sekarang.

Untuk tahun 2009 saja produksi emas dunia mencapai 2.572 metrik ton dan menempatkan Indonesia sebagai produsen emas ketujuh dunia dengan produksi 90 metrik ton.

Selain jumlahnya terbatas, demikian Syafrizal, ongkos penambangan dan pengolahan emas dari bentuk asal menjadi logam emas murni tidak murah. Persepsi insan semenjak dulu yang menganggap emas sebagai logam mulia turut menciptakan mahal harga emas.


Asal-Usul Dan Pembentukan Emas



planet yang hancur jutaan tahun yang kemudian ✔ Asal Usul Dan Sejarah Terbentuknya Emas Di Bumi
Gambar Struktur Lapisan Tanah Indonesia


Emas termasuk unsur berat sebab mempunyai massa atom yang besar. Karena itu, emas di Bumi terletak di bersahabat inti Bumi. Sejumlah proses geologi menciptakan emas yang ada di magma Bumi naik ke kerak hingga permukaan Bumi.

Emas tidak ditemukan sebagai logam tunggal di alam. Ia biasanya berasosiasi dengan logam lain, menyerupai tembaga, seng, timbal, aluminium, atau molibdenum.

Menurut Syafrizal, emas terbentuk melalui proses mineralisasi atau terbentuknya mineral yang mengandung unsur-unsur logam tertentu. Mineralisasi berasal dari proses lebur kembalinya sebagian kerak Bumi menjadi magma (partial melting) jawaban tumbukan kerak (lempeng) benua dan kerak samudra yang menghasilkan panas tinggi.

Magma yang cair itu akan bergerak ke permukaan Bumi melalui zona-zona lemah. Zona ini salah satunya terbentuk dari pecahnya batuan jawaban tumbukan antarlempeng.

”Mineralisasi juga sanggup terjadi jawaban terbentuknya zona permeabel (dapat dilewati cairan) yang memungkinkan magma menuju permukaan,” katanya.

Sebaliknya, zona permeabel memungkinkan air di permukaan Bumi merembes ke dalam Bumi. Air itu akan bereaksi dengan magma Bumi hingga magma mengalami pendinginan dan membeku membentuk padatan yang mengandung mineral tertentu, termasuk emas.

Emas memang ada di dalam perut Bumi. Namun, dari mana Bumi mendapat emas?

Mantan peneliti di Institut Astronomi Max-Planck (MPIA) Heidelberg, Jerman, Dading Nugroho, mengatakan, beberapa detik hingga tiga menit sehabis Dentuman Besar (Big Bang), alam semesta membentuk hidrogen, helium, dan litium sebagai unsur-unsur ringan.

Hidrogen menjadi materi bakar pembentukan bintang di awal semesta. Selanjutnya, reaksi fusi dalam bintang akan mengubah hidrogen menjadi banyak sekali unsur lain, menyerupai helium, karbon, neon, dan oksigen. Unsur paling berat yang dibuat dalam bintang yaitu besi.

Unsur yang lebih berat dari besi, termasuk emas, sanggup dibuat melalui proses penangkapan neutron. Penangkapan neutron itu menciptakan inti atom suatu unsur menjadi tidak stabil hingga terjadi peluruhan dan menghasilkan unsur yang lebih berat dari besi.

”Peristiwa astronomi yang menyediakan fluks (aliran) neutron antara lain jet astrofisika dari bintang atau obyek masif, ledakan supernova, dan gesekan dua bintang neutron,” katanya.

Selama ini, astronom meyakini supernova yang membentuk emas di semesta. Namun, pengamatan Edo Berger, peneliti dari Pusat Astrofisika (CfA) Harvard-Smithsonian, Cambridge, Amerika Serikat, terhadap semburan sinar gamma GRB 130603B yang berjarak 3,9 miliar tahun cahaya dari Bumi dan diumumkan pada Rabu (17/7/2013) membuktikan, emas juga dibuat dari gesekan dua bintang neutron.

Tabrakan dua bintang neutron itu menghasilkan semburan sinar gamma yang menunjukan obyek penghasilnya mempunyai energi tinggi. Bintang neutron yaitu bintang ultrapadat, sisa dari bintang raksasa yang mengakhiri hidupnya dengan ledakan. Jika satu sendok teh materi dari Bumi bermassa 5 gram, maka satu sendok teh materi bintang neutron mempunyai massa 5 miliar ton.

Materi hasil gesekan bintang neutron maupun supernova kemudian bertebaran di semesta. Jika ada satu pemicu, materi-materi itu sanggup membentuk bintang gres beserta planet-planetnya. Proses ini yang menciptakan emas sanggup hingga di Bumi.

”Dari kandungan emas yang ada di Tata Surya, astronom memperkirakan, Bumi setidaknya tercipta lebih dari satu kali supernova,” kata Dading.

Namun, jikalau hanya mengandalkan emas dari supernova atau gesekan bintang neutron, jumlah emas di kerak Bumi tidak akan sebanyak sekarang. Penelitian batuan dari Greenland berumur 3,8 miliar tahun oleh Matthias Willbold dan Tim Elliott dari Universitas Bristol, Inggris, pada 2011 menyimpulkan, jumlah emas di Bumi diperkaya oleh b0mardir meteor pada lebih dari 200 juta tahun semenjak Bumi terbentuk.

Bombardir meteor itu membawa 20 miliar ton materi asteroid yang kaya aneka logam, termasuk emas . Namun, sebab ketika itu inti Bumi sudah terbentuk, emas tambahan tidak hingga jatuh ke inti Bumi.
”Pembentukan emas di Bumi bukan berasal dari proses tunggal, melainkan proses yang kompleks dan panjang,” 


Naah, bagaimana? apa sudah jelas? mungkin setelahnya kalian baca-baca rujukan dari orang yang mahir dalam bidang nya, niscaya kalian akan menemukan artikel dan bahasan perihal Asal muasal Emas ini, terutama jikalau kalian ada minat dan talenta di bidang pertambangan Emas, maka kalian niscaya mau berguru keras dan yakin akan kesuksesannya masing masing. 

Demikianlah, bahasan dari Om Vj Schndzziz hari ini, yang memperlihatkan citra perihal Sejarah Asal-Usul Emas untuk kalian para pembaca di Nusantara Indonesia Tercinta ini.  Terima Kasih dan Wassallam 


Sumber http://smpn1tasikmalaya.blogspot.com


EmoticonEmoticon