
Menulis dengan goresan pena yang baik dan benar belum tentu menarik, sebab goresan pena menarik ialah talenta tersendiri yang tidak dimiliki oleh setiap individu. Artinya hanya beberapa orang saja yang mempunyai talenta tersebut. Namun tidak menutup kemungkinan semua orang bisa mempunyai kemampuan tersebut dengan syarat harus berkeinginan, mencar ilmu dengan keras, dan continue atau terus menerus. Selain itu juga harus banyak membaca, sebab dengan membaca seseorang akan terasah kemampuan memilah-milah goresan pena yang ia baca, Apakah sudah baik atau belum.
Cara menulis biar goresan pena menarik untuk dibaca.
Dalam hal ini prioritasnya ialah menarik. Menarik disini maksudnya ialah member kenyamanan kepada pembaca biar pembaca terpesona dengan goresan pena yang dibuat, bahkan pembaca akan berulang kali dalam membaca goresan pena tersebut. Dalam hal menulis sendiri terdapat aneka macam macam hukum yang harus diterapkan. Tapi aturan-aturan itu tergantung dengan apa yang akan ditulis. Dengan media apa kita menulis, dan untuk siapa kita menulis. Ada hal penting yang bisa mengubah hukum dalam menulis. Tiga hal penting itu ialah objek yang menjadi sasaran kita. Dalam pembuatan goresan pena yang menarik, selain kita memakai peraturan yang ada, kita juga perlu memperhatikan factor dari sasaran kita. Karena sasaran kita ialah pembaca maka kita perlu memahami bagaimana cara memberi kenyamanan kepada pembaca dari goresan pena kita nantinya. Kita harus menyesuaikan situasi dan kondisi yang ada. Zaman dulu dengan zaman kini sudah berbeda. Karakter dari pembaca pun akan berbeda pula. Intinya kita harus cerdas dalam memahami apa yang diinginkan oleh pembaca kita nantinya.
Apa saja yang perlu diperhatikan dalam menulis biar goresan pena kita menarik untuk dibaca.
- Tata bahasa
- Pemilihan kata
- Pemilihan topik
Tata bahasa
Dalam rangka membuat goresan pena yang menarik kita harus memakai bahasa yang sesuai. Artinya, bahasa yang sesuai ialah bahasa yang cocok dipakai untuk penulisan. Dan kecocokan bahasa itu tergantung pada jenis goresan pena yang akan kita buat. Baik itu ilmiah, populer, atau ilmiah populer. Jika goresan pena yang akan kita buat, termasuk ilmiah, maka bahasa yang harus kita gunakan ialah bahasa ilmiah, baku dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Selain memakai bahasa baku kita juga harus mencari referensi-referensi yang relevan dengan goresan pena yang akan kita tulis. Jika goresan pena yang akan kita buat ialah termasuk dalam kategori populer, maka bahasa yang harus dipakai ialah bahasa terkenal (sehari-hari). Dan jikalau yang akan kita buat ialah terkenal ilmiah, maka kita harus menggabungkan keduanya yaitu memakai referensi-referensi dan bahasa yang dipakai ialah bahasa populer.
Pemilihan kata
Pemilihan kata untuk penulisan ialah proses yang harus benar-benar diperhatikan penulis dalam proses menulis. Dalam Pemilihan kata harus memperhatikan faktor eksternal (objek yang kita tuju/pembaca) dan juga faktor internal. Dimana kita harus bisa memahami dan bisa memperkirakan respon dari pembaca saat membaca goresan pena yang kita buat. Apakah akan nyaman dalam membacanya atau justru sebaliknya. Dari hasil evaluasi tersebut kita jadikan.sebagai alat untuk mengukur seberapa menariknya goresan pena yang kita buat.
Dalam pemilihan kata akan lebih gampang jikalau kita melihat objeknya, apakah ia anak-anak, remaja atu dewasa. Karena belum tentu dengan membuat goresan pena sesuai dengan ketentuan-ketentuan akan menghasilkan goresan pena yang menarik. Yang paling penting ialah kenyamanan dari pembaca (objek yang kita tuju). Seperti halnya saat kita menulis untuk orang sampaumur dengan anak-anak. Dimana kita harus memakai kata-kata yang sederhana gampang dicerna dan harus tidak terkesan menggurui untuk orang dewasa. Sedangkan untuk anak-anak, kita harus memakai kata-kata yang paling sederhana, tidak bertele-Tele dan menjauhi kata-kata yang mengandung larangan, sebab akan mengakibatkan gangguan perkembangan otak anak tersebut.
Pemilihan topik
Dalam pemilihan topik kita harus lebih berilmu memperkirakan topik apa yang sedang ngetren (trending topik). Kita bisa mencari topik yang sedang ngetren di sosial media atau forum-forum yqng relevan dengan topik goresan pena yang akan kita buat. Atau dengan cara menganalisis informasi-informasi yang sudah Ada sehingga bisa memperkirakan topik yang nantinya akan booming. Tujuannya ialah untuk jaga-jaga yang jikalau asumsi kita benar-benar terjadi, maka goresan pena kitalah yang akan menjadi sorotan pertama dari calon pembaca nantinya.
Selesai
Kesimpulan
Ada tiga Hal yang perlu diperhatikan dalam menulis biar goresan pena yang kita buat menjadi menarik untuk dibaca. Yang pertama ialah menentukan Tata bahasa yang tepat. Yang kedua ialah menentukan kata yang bersahabat. Dan yang ketiga ialah menentukan topik yang sesuai dan yang diminati banyak orang.
Dari ketiga Hal tersebut jikalau dilakukan dengan baik, maka kita akan memperoleh hasil yang maksimal yaitu membuat goresan pena yang menarik Dan menjadi sorotan banyak orang.
Terima kasih semoga artikel Cara menulis biar goresan pena menarik untuk dibaca ini bermanfaat untuk anda.
EmoticonEmoticon