Senin, 09 April 2018

Pengertian Sql (Structured Query Language)

TIDAK ADA KOMENTAR







Dalam Tutorial Belajar MySQL: Pengertian SQL ini, kita akan membahas tentang Structured Query Language (SQL) yang sanggup dikatakan sebagai bahasanya database. Hampir semua aplikasi database relational, seperti MySQLOracle, dan Microsoft SQL Server  menggunakan SQL untuk menangani perintah-perintah dalam oparasional database.

-Pengertian Structured Query Language (SQL)

SQL (Structured Query Language) adalah bahasa pemrograman khusus yang dipakai untuk memanajemen data dalam RDBMS. SQL biasanya berupa perintah sederhana yang berisi instruksi-instruksi untuk manipulasi data. Perintah SQL ini sering juga disingkat dengan sebutan ‘query‘.

-Sejarah SQL

Bersamaan dengan paper Dr. Edgar F. Codd pada tahun 1969 tentang Teori Database Relational, ia pun mengajukan sebuah bahasa yang disebut DSL/Alpha untuk memanajemen data dalam relational database. Berdasarkan wangsit Dr.Codd ini, beberapa ketika sehabis itu IBM mencoba merancang bahasa prototipe sederhana DSL/Alpha yang disebut SQUARE.

Pada tahun 1970, team yang beranggotakan peneliti IBM Donald D. Chamberlin dan Raymond F. Boyce, mengembangkan SQUARE lebih lanjut menjadi SEQUEL (Structured English Query Language). SEQUEL digunakan untuk mengoperasikan prototipe RDBMS pertama IBM, System R. Dikemudian hari, SEQUEL berubah nama menjadi SQL karena permasalahan brand dagang (trademark) dengan sebuah perusahaan pesawat di inggris yang terlebih dahulu telah menggunakan nama SEQUEL.

Pada tamat 1970an, perusahaan Relational Software, Inc. (sekarang Oracle Corporation) melihat potensi bahasa SQL dan membuatkan sendiri versi SQL untuk RDBMS mereka. Oracle V2 (versi 2) yang dirilis Juni 1979 yakni RDBMS komersial pertama yang mengimplementasikan SQL.

Dengan fasilitas yang ditawarkan, SQL mulai diimplementasikan oleh banyak sekali RDBMS dengan versi SQL mereka masing-masing. Namun hal ini  mengakibatkan permasalahan sebab perbedaan penerapan SQL dari satu aplikasi dengan aplikasi database lainnya yang tidak seragam.Sehingga  pada tahun 1986, tubuh standar amerika, ANSI (American National Standards Institute) merancang sebuah standar untuk SQL. Satu tahun setelahnya, ISO (International Organization for Standardization) juga mengeluarkan standar untuk SQL. Versi terakhir standar SQL dirilis pada 2011, yang dinamakan SQL 2011. Dengan standar ini dibutuhkan ada keseragaman SQL antar aplikasi RDBMS.

Akan tetapi walaupun sudah ada standar ihwal SQL, banyak perusahaan RDBMS yang menambahkan ‘fitur’ SQL selain standar yang ada. MySQL juga mempunyai SQL yang tidak standar, yang tidak ada pada Oracle, begitu juga sebaliknya. Namun setidaknya bahasa SQL hampir sama untuk perintah-perintah dasar antar RDBMS. Perintah SQL untuk menciptakan tabel misalnya, sanggup dipakai baik di Oracle maupun MySQL.

-Jenis-jenis perintah SQL

Perintah atau kode SQL sanggup dikelompokkan menurut jenis dan fungsinya. Terdapat 3 jenis perintah dasar SQL : Data Definition Language, Data Manipulation Language dan Data Control Language.

Data Definition Language (DDL) adalah jenis kode SQL yang berkaitan dengan pembuatan struktur tabel maupun database. Termasuk diantaranya : CREATE, DROP, ALTER, dan RENAME.
Data Manipulation Language (DML) adalah jenis kode SQL yang berkaitan dengan data yang ada dalam tabel, ihwal bagaiman menginput, menghapus, memperbaharui serta membaca data yang tersimpan di dalam database. Contoh perintah SQL untuk DML : SELECT, INSERT, DELETE, dan UPDATE.

Data Control Language (DCL) adalah jenis kode SQL yang berkaitan dengan administrasi hak kanal dan pengguna (user) yang sanggup mengakses database maupun tabel. Termasuk diantaranya : GRANT dan REVOKE.

Selain ketiga jenis perintah SQL, terdapat juga 2 jenis SQL komplemen : Transaction Control Language, dan Programmatic SQL.

Transaction Control Language (TCL) adalah perintah SQL untuk proses transaksi. Proses transaksi ini dipakai untuk perintah yang lebih dari 1, namun harus berjalan semua, atau tidak sama sekali. Misalnya untuk aplikasi critical menyerupai transfer uang dalam sistem database perbankan. Setidaknya akan ada 2 perintah, yaitu mengurangi uang nasabah A, dan menambah uang nasabah B. Namun kalau terjadi kesalahan sistem, kedua transaksi ini harus dibatalkan. Tidak sanggup hanya satu perintah saja. Termasuk ke dalam TCL yakni perintah : COMMIT, ROLLCABK, dan SET TRANSACTION.

Programmatic SQL berkaitan dengan sub kegiatan (stored procedure) maupun klarifikasi mengenai struktur database. Contoh perintah menyerupai : DECLARE, EXPLAIN, PREPARE, dan DESCRIBE.

sumber: www.duniailkom.com

Sumber http://beritatecnologi.blogspot.com


EmoticonEmoticon