Tampilkan postingan dengan label DVD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DVD. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Januari 2019

Teknik Dasar Mencari Kerusakan Dvd

Prosedur sederhana reparasi(service) DVD

Mati total
solusi:

A. perhatikan tanda-tanda mati total tersebut apakah lantaran disebabkan tegangan dari listrik PLN memang tidak masuk sama sekali?
* biasanya mati total ini ditandai dengan tidak adanya sama sekali indikator yang menyala
kalau anda memiliki multimeter sanggup dengan gampang mengukur tegangan listrik dari kabel power ke rangkaian regulator(power supply)
* kalau memang tegangan power dari PLN masuk ke dalam unit power supply ,bisa di ukur tegangan output dari power supply tersebut :DVD model terbaru hanya memakai 2 buah tegangan yaitu +5V dan +12V ,umumnya model usang agak sedikit rumit Karena memakai +12V,-12V,+5V,+3,3V.
* kalau ternyata tegangan tersebut semua ada bisalah dipastikan Decoder Board nya yang rusak,atau istilah keren dikalangan montir yaitu MPEG ,tetapi jangan anda pribadi mengganti MPEG tersebut lantaran biasanya bukan rusak dari rangkaian "Hardware" ,tetapi ada kemungkinan rusak lantaran "Firmware" corrupt,atau hilang ,jadi jangan terburu buru ganti MPEG ,apalagi DVD model gres yang memakai SPI Flash ,itu lebih sering rusak" firmwarenya"solusinya tinggal isi lagi "firmwarenya" dari PC ke DVD player tersebut .

B.Tidak ada suara

*gejala tidak ada bunyi biasanya di karekan rangkaian Mute bekerja atau sanggup juga lantaran Ic Pre amp (4558) rusak.
kalau rusak lantaran rangkaian mute bekerja ,saya sering mencabut 2 buah transistor pada cuilan Mute tersebut,kerusakan ini sering tsaya dapati pada DVD Vitron.


C.problem no disk pada DVD

*penyebab utama yaitu optik,tetapi perhatikan dulu gejalanya ,karena juga terkadang dari motor spindel(motor daerah piringan DVD muter gitu maksudnya).
*bisa terjadi juga dikarenakan kabel flexsible rusak.

kerusakan optik biasa pada umumnya terjadi lantaran laser dioda sudah tidak menghasilkan output power yang sesuai ,umumnya output laserdiode DVD player yaitu 7mW untuk DVD,untuk VCD danCD berkisar antara 5mW
dan juga kerusakan sanggup terjadi lantaran sudut penembakan laser diode yang tidak presisi ,karena begitu kecil ukurannya bagi mata awam untuk menciptakan ukuran tersebut normal kembali yaitu mikrometer,jadi bekerjsama optik yang rusak sanggup diperbaiki dengan memakai alat yang lengkap ,tetapi lantaran harga alat tersebut amat mahal ,lebih baik beli yang sudah jadi

berdasarkan datasheet optik sf hd 60-62,65 memakai jenis laser dode buatan toshiba yaitu TOLD2000MDA(TOLD 2000FDA) sedangkan KHM 310;313 memakai laser diode SONY

Sumber http://www.arjunservice.net

Jumat, 04 Januari 2019

Service Dvd Firmware

memang terkadang kita mengalami kesulitan ,untuk mendapat Firmware yg cocok untuk sebuah DVD yg mungkin kita belum punya backup nya ,kalau kebetulan sedang mujur pas lagi cari2 eh masuk DVD yg sama yg cuma modal korek kuping saja,tetapi biosnya ok wah lega benar rasanya..................
sebetulnya jikalau kita mengerti bahasa ASSEMBLER ,cukup satu buah firmware kita edit2 ,dan apalagi jikalau punya SOURCE CODE nya untuk tiap chipset ,cuma sayang sekali bahasa mesin ini agak susah dipahami bagi kebanyakan kita yg belum berguru ,dan bisa makan obat pusing 1 dos he...he...he...

saya coba kasih sedikit masukan ,untuk mensiasati firmware yg agak2 langka tapi ada ,terutama untuk DVD yg merknya biar awet
memang terkadang kita mengalami kesulitan  Service DVD Firmwarecoba perhatikan VFD LED yg di atas , semuanya yakni type LED seven segment
dan banyak macamnya ,ini cuma contoh......

1 .langkah pertama yakni perhatikan type2 display di atas ,masih banyak type lainnya INGAT YA
2. namailah type2 panel display tersebut sesuai dengan harapan anda sendiri ,saya cuma ambil teladan Led no 1. saya nama beri tanda VFD LED 7 alasannya yakni terdiri dari 7 display Led seven segment dengan mengabaikan tampilan Cakram atau tampilan piringan dan display lainnya (cuma teladan ya),terserah anda mau namai apa yg penting setiap backup firmware ingat type VFD panelnya (bagi yg sudah sanggup firmware koleksi saya ,ada beberapa yg sudah saya tandai ,silahkan di chek dan ricek.....)

3.ingat juga type optik yg dipakai (Dl6 ,sfHD65 atau KHM310,atau yg lainnya)

4. yg niscaya juga type CHIPSET yg dipakai itu yg paling utama(MT1389,sunplus,samsung atau Zoran)NAH CONTOHNYA BEGINI BERI NAMANYA :DVD brand XXXX MT1389DE Lesl LED7 HD65 .BIN


OK ,apa gunanya hal tersebut di atas ,begini maksud saya ,bila anda mendapat DVD player yg susah firmwarenya ,maka hal yg perlu anda perhatikan terutama yakni TYPE chipsetnya ,nah setelah type chipsetnya ,kemudian Type optiknya ,NAH INI SANGAT PENTING ,perhatikan type VFD LEDnya , sipkan ..........
Dari hasil data tadi ,maka firmware yg cocok dengan TYPE DVD tersebut kita masukan ,(jgn hanya coba satu buah firmware ,terkadang KARAKTER VFD walaupun sama akan lain juga ,jadi usahakan coba firmware lain yg sama datanya,ok ngertikan ............................

Setelah VFD led cocok ,dan type optik cocok ,maka tidak akan ada problem dengan DVD tersebut niscaya bisa JOOOOOSSSSS.
HE....he...hee....cuma kok tombolnya ngaco ya????????????????????????????
ya kan namanya mensiasati(tanpa memakai mekanisme EDIT2) jadi niscaya lain lah ,cuma damai saja ,kalau soal tombol ngaco masih bisa kita siasati he...he...he
memang terkadang kita mengalami kesulitan  Service DVD FirmwarePERHATIKAN GAMBAR di atas ,ini yakni Type IC untuk panel depan yg banyak terdapat pada DVD "semoga awet" SM1628 atau 1628 gitulah

Kita akan coba menyesuaikan EDIT Tombol dengan teknik JUMPER (maaf sebetulnya ini yakni cara garang ,tetapi memang berhasil ,bukan maksud saya untuk tidak mengajarkan cara edit dengan cara halus alias kotak katik dengan software ,tetapi ingatlah kepada teman2 yg belum mencapai taraf ini ,karena kemampuan setiap orang terbatas dan punya kelebihan masing2,dan mereka juga perlu makan he...he...he..)
baiklah ,perhatikan pin atau kaki IC no.5 dan 6 , coba di jumper jumper ke kaki 8 dan seterusnya ,ngertikan dan perhatikan apa tampilan yg terjadi di layar TV ,nah itulah maksud saya ,coba dipraktekan ya ,jgn takut koslet ya ........


WADUH SKARANG remotenya ngaco juga lagi ha...ha...ha
jikalau problem remote ,maaf harus punya BACKUP yg banyak untuk tukar barang , tidak akan rugi kok ,NGERTI DONK MAKSUDNYA BARTER he...he...
Sumber http://www.arjunservice.net

Kamis, 03 Januari 2019

Dvd Tidak Ada Gambar Bunyi Ok ...........

Tidak ada gambar merupakan salah satu penyakit DVD yg sering di temui ,suara masih sanggup terdengar dan ok untuk setel MP3 atau musik ,menjurus kerangkaian hardware atau MPEG board ,biasanya chipset seringkali rusak ,tetapi bila chipset ternyata ok ,apanya yg rusak ???????

Coba baca2 dulu ringkasan ini

Progresif atau noninterlaced pemindaian yakni metode untuk menampilkan, menyimpan atau mengirimkan gambar bergerak di mana semua baris setiap frame digambar secara berurutan. Hal ini kontras dengan interlace yang dipakai dalam sistem televisi tradisional di mana hanya garis ganjil, maka baris bahkan setiap frame (setiap gambar yang kini disebut ladang) diambil secara bergantian.

Sistem ini awalnya dikenal sebagai "pemindaian sekuensial" (sebenarnya sebuah deskripsi yang lebih teknis yang tepat) ketika dipakai dalam transmisi 240 garis televisi Baird dari Alexandra Palace, Inggris pada tahun 1936. Ini juga dipakai dalam transmisi eksperimental Baird's memakai 30 baris di tahun 1920-an.

Animasi ini garang dibandingkan dengan interlace scan scan progresif, juga memperlihatkan efek antara baris kericau terkait dengan interlace. Pada cuilan kiri dua gambar progressive scan. Pusat dua gambar interlaced. Tepat dua gambar dengan doublers line. Top yakni resolusi asli, bawah yakni dengan anti-aliasing. Gambar interlaced memakai setengah dari bandwidth yang progresif. Gambar di kolom tengah justru menduplikasi piksel dari yang ke kiri, tapi interlace mengakibatkan rincian untuk berkicau. Real video interlaced mengaburkan rincian menyerupai itu untuk mencegah berkicau, tetapi menyerupai terlihat pada baris bawah, pelunakan tersebut (atau anti-aliasing) tiba pada biaya kejelasan gambar. Sebuah garis Doubler tidak sanggup mengembalikan gambaran sebelumnya interlaced di tengah bawah dengan kualitas penuh gambar progresif di kiri atas.

(Catatan - Karena refresh rate telah melambat dengan faktor tiga, dan resolusi kurang dari setengah dari video interlaced khas, sekilas di cuilan interlaced simulasi dan juga visibilitas dari garis-garis hitam pada gambar ini yakni berlebihan Juga, gambar di atas didasarkan pada apa yang akan terlihat menyerupai di monitor yang tidak mendukung interlaced scan, menyerupai monitor PC, atau televisi LCD atau plasma yang berbasis gambar interlaced ditampilkan. memakai modus yang sama menyerupai progresif gambar.)




Progressive scan (juga dikenal sebagai: P-Scan) dipakai untuk sebagian besar sinar katoda tabung (CRT) monitor komputer, semua LCD monitor komputer, dan HDTV paling sebagai resolusi layar bersifat progresif oleh alam. (Lain-jenis CRT display, menyerupai SDTVs, biasanya hanya menampilkan video interlaced)

Beberapa TV, dan proyektor video paling mempunyai satu atau lebih progressive scan input. Sebelum HDTV menjadi umum, beberapa menampilkan high end didukung 480p (480 garis vertical resolusi dengan progressive scan.) Ini memungkinkan para menampilkan untuk dipakai dengan perangkat yang progressive scan output menyerupai scan progresif player DVD dan game konsol video tertentu. HDTV semakin mendukung resolusi scan dari 480p dan 720p. menampilkan 1080p yang tersedia, tapi biasanya lebih mahal daripada model-model resolusi lebih rendah dibandingkan HDTV. monitor komputer sanggup memakai resolusi layar yang lebih besar.


kelemahan progressive scan

* Resolusi vertikal yang lebih tinggi dari video interlaced dengan frame rate yang sama.

Resolusi vertikal dianggap video yang ditampilkan diadaptasi tradisional memakai faktor koefisien Kell. Koefisien ini tidak mempunyai nilai tetap dan tergantung pada perangkat layar. Nilainya untuk video interlaced biasanya lebih rendah daripada untuk video progresif, apabila perangkat layar yang sama digunakan. Ketika video interlaced dibandingkan dengan video progresif dengan jumlah yang sama scan lines, video interlaced dianggap rendah memperlihatkan resolusi vertikal pada frame rate yang lebih rendah.

* Tidak adanya artefak visual yang terkait dengan video interlaced dari tingkat jalur yang sama, menyerupai jitter antara baris.

* Tidak ada kebutuhan di sengaja kabur (kadang-kadang disebut sebagai anti-aliasing) dari video untuk mengurangi ketegangan antara baris jitter dan mata.

Dalam kasus media yang menyerupai film DVD dan permainan video, video kabur selama proses authoring sendiri untuk menutupi artefak berkedip bila dipakai pada display interlace. Akibatnya, pemulihan ketajaman video orisinil mustahil bila video semakin dipandang. Seorang yang sangat baik, tetapi jarang dipakai tindakan untuk ini yakni ketika menampilkan video game hardware dan dilengkapi dengan pilihan untuk mengaburkan video akan, atau menyimpannya pada ketajaman aslinya. Hal ini memungkinkan pengunjung untuk mencapai ketajaman gambar yang dikehendaki dengan baik interlaced dan menampilkan progresif. Sebuah teladan dari permainan video dengan fitur tersebut yakni Super Smash Bros Brawl, dimana "Deflicker" ada pilihan. Idealnya akan dihidupkan dikala diputar pada layar interlaced untuk mengurangi jitter antara baris, dan nonaktif bila dimainkan di layar progresif untuk kejernihan gambar maksimum.

Penawaran * jauh lebih baik hasil untuk skala untuk resolusi lebih tinggi dari video interlaced setara, menyerupai upconverting 480p untuk ditampilkan di HDTV 1080p.

Scaling bekerja dengan baik dengan bingkai penuh, sehingga harus interlaced video deinterlaced sebelum bersisik. Deinterlacing sanggup menjadikan parah "menyisir" artefak.

* Frames tidak mempunyai artefak interlace dan sanggup dipakai sebagai masih foto.
Sumber http://www.arjunservice.net

No Disk ,No Vcd,No Dvd,Region Code

banyak penyakit DVD yang berkelas ini agak menciptakan binggung bagi teknisi yg cuma bisa ganti optik (jgn tersinggung ya.......he..he...he) ,karena banyak juga yg bertanya ,saya sudah ganti optik kok masih tidak mau baca ya?disknya cuma muter muter saja tanpa baca...... ,ganti flexible juga sudah ,ganti motor paling dulu (ya alasannya ialah cuma ngapalin rusaknya sih ,bukan dicari he...he...he)

JADI APANYA yg RUSAK DOOOONK>>>>>>>............

coba simak goresan pena di bawah ini yg aku kutip dari wikipedia

isyarat wilayah DVD teknik DRM dirancang untuk memungkinkan gerakan studio gambar untuk mengontrol aspek merilis, termasuk konten, tanggal rilis, dan harga, berdasarkan wilayah. video DVD disc sanggup dikodekan dengan isyarat wilayah membatasi wilayah dunia di mana mereka sanggup dimainkan.

Spesifikasi DVD player komersial mengharuskan pemain yang akan dijual di suatu tempat tertentu tidak bermain disc dikodekan untuk daerah yang berbeda, namun daerah-bebas pemutar DVD juga tersedia secara komersial Ada enam daerah resmi yang berbeda dan dua variasi informal. DVD discs sanggup memakai satu kode, isyarat kombinasi (Multi-Daerah), isyarat yang paling (Daerah 0) atau isyarat setiap /. tidak ada isyarat (Daerah Semua). Selain itu, banyak pemutar DVD sanggup dimodifikasi untuk menjadi daerah-bebas, yang memungkinkan pemutaran semua disc.

Daerah isyarat Area
0 Informal istilah yang berarti "seluruh dunia". Daerah 0 bukan pengaturan resmi; disk yang menanggung wilayah 0 simbol baik tidak mempunyai bendera mengatur atau mempunyai wilayah 1-6 flag set.
1 Kanada, Amerika Serikat, wilayah AS, Bermuda
2 Eropa (kecuali Rusia, Ukraina, dan Belarusia), Timur Tengah, Mesir, Jepang, Afrika Selatan, Swaziland, Lesotho, teritori seberang bahari Perancis, Greenland
3 Asia Tenggara, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, Macau
4 Meksiko, Tengah dan Amerika Selatan, Karibia, Australia, Selandia Baru, Oseania
5 Ukraina, Belarus, Rusia, Afrika (kecuali Mesir, Afrika Selatan, Swaziland, Lesotho, dan teritori seberang bahari Perancis), Tengah dan Asia Selatan, Mongolia, Korea Utara
6 Republik Rakyat Cina, Hong Kong
7 Reserved untuk dipakai di masa depan (yang ditemukan dipakai pada salinan DVD screener dilindungi MPAA terkait dan "media salinan" pra-rilis di Asia)
8 Internasional tempat menyerupai pesawat terbang, kapal pesiar, dll
SEMUA SEMUA Daerah cakram mempunyai semua 8 flag set, memungkinkan disk yang akan dimainkan dalam setiap lokal pada setiap pemain.]

DVD yang dijual di Amerika Baltik memakai kedua wilayah 2 dan 5 kode. DVD yang dijual di Jepang memakai 2 isyarat wilayah, sedangkan Macau dan Taiwan memakai isyarat wilayah 3. Hong Kong secara historis dipakai Daerah 3 dan telah menambahkan wilayah, 6 semenjak reunifikasi, kini memakai kedua.

Daerah 0 (dimainkan di semua daerah kecuali 7 dan 8) secara luas dipakai oleh Cina dan Filipina. DVD di Amerika Latin dengan memakai Spanyol kedua wilayah 1 dan 4 wilayah kode. DVD Paling di India menggabungkan wilayah 2, wilayah 4, dan 5 isyarat wilayah; India Disney cakram hanya berisi isyarat wilayah 3.

daerah Eropa 2 DVD mungkin sub-kode "D1" untuk "D4". "D1" ialah Amerika rilis Raya-saja; "D2" dan "D3" tidak dijual di Inggris dan Irlandia; "D4" didistribusikan di seluruh Eropa.

Setiap kombinasi daerah sanggup diterapkan ke satu disk. Misalnya, DVD ditunjuk Daerah 2 / 4 cocok untuk pemutaran di Barat Eropa, Oceania, dan setiap Daerah lainnya 2 atau Wilayah 4 daerah. Makara yang disebut "Daerah 0" dan "SEMUA" cakram yang dimaksudkan untuk dimainkan di seluruh dunia.

Istilah "Daerah 0" juga menjelaskan DVD player yang dirancang atau dimodifikasi untuk menggabungkan Kawasan 1-6, sehingga mengatakan kompatibilitas dengan disk paling, terlepas dari daerah. Solusi ini terperinci sangat terkenal di hari-hari awal format DVD, tapi studio cepat merespon dengan menyesuaikan cakram untuk menolak untuk bermain di mesin tersebut. Sistem ini dikenal sebagai "Regional Coding Enhancement" Pada gilirannya, Daerah Bebas pemain mempunyai semua 8 flag set, menyerupai dengan DVD SEMUA Daerah.. Banyak juga termasuk istirahat RCE, untuk melewatkan sajian yang berulang atau memotong gambar statis.

Biasanya bendera konfigurasi diatur dalam firmware setiap pemain di pabrik. bendera ini mempunyai jumlah daerah yang mesin diperbolehkan untuk bermain. Daerah bebas pemain-pemain yang DVD dikirim tanpa kemampuan untuk menegakkan lockout daerah (biasanya dengan memakai chip yang mengabaikan setiap daerah pengkode), atau tanpa flag ini ditetapkan.

Namun, jikalau pemain tidak daerah-bebas, seringkali sanggup dibuka dengan membuka isyarat masuk melalui remote control. Kode ini hanya memungkinkan pengguna untuk mengubah konfigurasi flag yang diatur pabrik ke daerah lain, atau wilayah khusus "0". Setelah membuka cara ini, DVD player memungkinkan pemilik untuk menonton DVD dari daerah manapun. Banyak situs web ada di Internet yang menunjukkan isyarat ini, sering dikenal informal sebagai h4ck. Banyak situs web mengatakan petunjuk untuk model yang berbeda dari pemutar DVD mandiri, untuk h4ck, dan isyarat pabrik mereka.
Software pemutar DVD

Sebagian besar freeware dan pemain open source DVD, menyerupai VLC, mengabaikan daerah pengkode. Kebanyakan pemain komersial dikunci untuk isyarat wilayah, tapi sanggup dengan gampang diubah dengan software.

Perangkat lunak lain, yang dikenal sebagai pembunuh wilayah DVD, transparan menghapus (atau menyembunyikan) isyarat wilayah pemutar DVD dari perangkat lunak. Beberapa juga sanggup bekerja di sekitar terkunci RPC-2 firmware.

JADI tidak ADA yg rusak ya..........................,cuma masalahnya di region code,dan region code itu bisa di HACK ,tapi aku tidak akan membahas cara HACKnya , buat apa susah2 ,ingat postingan terdahulu wacana FIRMWARE , ya REGION CODE terdapat di FIRMWARE jadi tinggal FLASH ulang saja beres toh......................................................
Sumber http://www.arjunservice.net

Rabu, 02 Januari 2019

Power Supply Dvd

Mari sedikit kotak katik HARDWARE DVD PLAYER, gambar di atas yakni power supply DVD player yang banyak beredar di pasaran, yup amat buanyaak sekali ,kebanyakan memakai IC ,type2 ICnya antara lain DH321,Power22E, POWER22D,VIPER22,TEA1523 dan masih banyak lagi yang lainnya

Kebanyakan dari teknisi malas memperbaiki power supply ,lebih baik ganti satu blok SIIIP...langsung josss he...he...., harganya murah meriah cuma berkisar Rp.15ribu hingga Rp.20ribu.

he...he...he...,rupanya sebuah laba bagi teknisi yang RAJIN ,cuma modal RP.5 ribu perak ,power supply itu sanggup hidup kembali,dan untungnya lebih besar he..he..he

apa pengaruhnya bila power supply diganti dengan yang eksklusif tancap ????
ada yang beropini tidak ada,ada juga yang bilang ada,jadi mana yang benar

Sekedar mengembangkan pengalaman ,saya pernah sanggup DVD player yang sudah diganti power supply lain, ya DVD normal tapi NODISK ,optik di cek cantik , MPEG OK,lho rusaknya dimana ya??

he...he.. ,saya coba ganti power supply dari DVD yang sama ,wussss READING OK!!!!
rupanya masalahnya power supply yang di ganti satu blok itu mempengaruhi kerja REFERENSI untuk optik, alasannya yakni tegangan ILD atau arus laser diode yang berkurang ,maka optik jadi ngaco,dan juga besar lengan berkuasa pada tumpuan Photo diode

cuma sekedar pengalaman ,jadi bila DVD NO DISK ,jgn eksklusif ganti optik ya,atau mungkin
gres ganti optik beberapa hari ko NODISK lagi ,coba cek dulu dengan teliti power supplynya,terutama CHIPSET SUNPLUS amat sensitip dengan tegangan
Sumber http://www.arjunservice.net

Membuat Universal Eeprom Programmer


Parallel EEprom memang agak sulit untuk di READ atau Write ,saya tahu alasannya niscaya banyak juga rekan2 yang kebinggungan ,DVD normal ,RX TX sudah connect kok masih tidak mau buat backup ya?
betul itu memang salah satu duduk perkara nya ,apalagi jika sudah dikemas dalam PLCC atau TSOP,akan sangat sulit lagi bagi kita untuk membackupnya alasannya masing2 Vendor mempunyai jalan masuk yang berbeda untuk"BACA TULIS" sayapun memakai beberapa macam MPEG board untuk "BACA TULIS" EEPROM
walaupun aku sudah mempunyai alat programmer sendiri ,tetapi dikarenakan muncul type2 EEPROM gres ,ya ketinggalan juga donk usang lama
Sebenarnya EEPROM Pogrammer ini banyak dibutuhkan bagi kita para teknisi elektronik,bukan hanya untuk servis DVD ,tetapi juga untuk banyak sekali macam peralatan elektronik kini yang sudah serba DIGITAL ,seperti TV,DVD,Playstation,Handphone,Komputer (BIOS),AC ,Kulkas,Mesin basuh ,ECU,EFI ,robot,dll ,semuanya itu ialah kerjaannya si EEPROM yang menyimpan banyak sekali macam intruksi.
lha jika tidak punya EEprom Programmer bagaimana???????
ya belilah mas he....he ...he...
aku mencoba membantu untuk menulis bagaimana cara menciptakan EEPROM Programmer Universal yang dapat dipakai untuk parallel EEPROM ,Serial EEPROM ,Flash EEPROM,AVR,IIC,Firmware HUB/LPC,dll
Yup ,Programmer ini sangat Universal berkhasiat untuk semua teknisi elektronik
lho kok nyasar dari topik servis DVD ya?????
tidak juga ,karena semua software yang aku sudah berikan ialah untuk mencek dan ricek
dan bila sudah punya EEPROM Pogrammer akan makin Josssss............. kerjanya
tapi sabar ya Broooooooooo.....
..
 Parallel  EEprom memang agak sulit untuk di READ atau Write  Membuat Universal EEPROM programmer Parallel  EEprom memang agak sulit untuk di READ atau Write  Membuat Universal EEPROM programmer Parallel  EEprom memang agak sulit untuk di READ atau Write  Membuat Universal EEPROM programmer
Sumber http://www.arjunservice.net

Selasa, 01 Januari 2019

Programmer

nah ini ialah alat copy IC EEprom TV 24XX ,sudah banyak beredar di Nusantara ini,harganya cuma berkisar Rp.80ribu hingga Rp.90ribu atau mungkin di bawahnya ,oke jelaskan cara gampangnya ,he...he...he....
Maaf rupanya ada yang salah pengertian dengan alat ini , alat diatas ialah untuk copy EEPROM TV 24XXX.... jadi bukan untuk copy SPI flash
Nah bila yang ini gres dapat buat copy SPI flash ,harganya cukup mahal ,tetapi bila bengkel anda banyak masuk pasien DVD ,tidak ada salahnya untuk beli ,ya untuk menghemat waktu gitu loh ..... Maaf rupanya ada yang salah pengertian dengan alat ini  programmerMaaf rupanya ada yang salah pengertian dengan alat ini  programmer

dapat dipakai "stand Alone" alias tanpa perlu colok lagi ke komputer ,langsung dapat mengkopi IC SPI
Sumber http://www.arjunservice.net