Tampilkan postingan dengan label Geographic Information System. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Geographic Information System. Tampilkan semua postingan

Minggu, 15 Juli 2018

Definisi Dan Tahapan Geographic Information System

GIS merupakan abreviasi dari Geographic Information System.

Geographic
Istilah ini dipakai sebab GIS dibangun menurut pada geografis atau spacial. Objek ini mengarah pada spesifikasi lokasi dalam suatu ruang. Penampakan tersebut ditampilkan pada suatu peta untuk menunjukkan citra yang representatif secara spacial suatu objek sesuai dengan kenyataannya di Bumi. Karena letaknya menggambarkan keadaan Bumi, ciri khas dari GIS yaitu koordinat. Inilah yang membedakan GIS dengan gambar biasa.

Information
Informasi berasal dari pengolahan sejumlah data. Dalam GIS informasi mempunyai volume terbesar. Setiap objek geografi mempunyai setting data tersendiri sebab tidak sepenuhnya data yang ada sanggup terwakili dalam peta. Ketika data tersebut diasosiasikan dengan permukaan geografis yang representatif, data tersebut bisa menunjukkan informasi dengan hanya melaksanakan click mouse pada objek. Dalam GIS istilah ini populer dengan kata data attribute.

System
Pengertian suatu sistem yaitu kumpulan element yang saling berintegrasi dan berinterdependensi dalam lingkungan yang dinamis untuk mencapai tujuan tertentu.
Kaprikornus definisi GIS yaitu komputer yang berbasis pada sistem informasi yang dipakai untuk menunjukkan bentuk digital dan analisis terhadap permukaan geografi Bumi.
Berikut yaitu dua keistimewaan analisis dengan memakai GIS.

Analisis Proximity
Merupakan suatu geografi yang berbasis antara jarak antar layer. Dalam analisis proximty GIS memakai proses yang disebut sebagai buffering yakni membangun lapisan pendukung sekitar layer dalam jarak tertentu untuk memilih dekatnya korelasi antara sifat pecahan yang ada.

Analisis Overlay
Proses integrasi data dari lapisan-lapisan layer yang berbeda disebut dengan overlay. Secara analisis membutuhkan lebih dari satu layer yang akan ditumpang susun secara fisik biar bisa dilakukan analisis secara visual.

Dengan demikian, GIS dibutuhkan bisa menunjukkan kemudahan-kemudahan yang diinginkan yaitu.
Penanganan data geospasial menjadi lebih baik dalam format baku
Revisi dan pemutakhiran (update) data menjadi lebih muda
Data geospasial dan informasi menjadi lebih gampang dicari, dilakukan analisis, dan direpresentasikan
Menjadi produk yang mempunyai nilai tambah
Kemampuan menukar data geospasial
Penghematan waktu dan biaya
Keputusan yang diambil menjai lebih baik
Tahapan-tahapan dalam menyusun GIS.
  • Digitasi
  • Georeferencing
  • Attribute
  • Geodatabase
  • Map Manipulation
  • Query Data
  • Spatial Analysis
  • Layout
Setidaknya ada dua jenis Geodatabase yakni Personal Geodatabase dan Multiuser.

Bagi yang berminat konsultasi seputar GIS baik kiprah kuliah maupun skripsi atau d0wnl0ad aktivitas sistem informasi geografis untuk perkebunan dan kesehatan berbasis web, sanggup menghubungi contact: 085642304703
Sumber http://lang8088.blogspot.com

Sabtu, 14 Juli 2018

Manfaat Geographic Information System Dalam Perencanaan Wilayah Dan Kota

Sistem Informasi Geografi (SIG) atau Geographic Information System (GIS) yaitu suatu sistem informasi yang dirancang untuk bekerja dengan data yang bereferensi spasial atau berkoordinat geografi atau dengan kata lain suatu SIG yaitu suatu sistem basis data dengan kemampuan khusus untuk menangani data yang bereferensi keruangan (spacial) bersamaan dengan seperangkat operasi kerja. Sistem Informasi Geografi yaitu suatu sistem informasi yang sanggup memadukan antara data grafis (spacial) dengan data text (attribute) objek yang dihubungkan secara geogrfis di Bumi, georeference. Disamping itu, SIG juga sanggup menggabungkan data, mengatur data, dan melaksanakan analisis data yang jadinya akan menghasilkan keluaran yang sanggup dijadikan contoh dalam pengambilan keputusan pada problem yang bekerjasama dengan geografi.
Ide penyampaian informasi pada setiap titik koordinat bumi ini, semakin melejit seiring dengan perkembangan teknologi perekaman informasi melalui satelit. Hasil rekaman informasi terkait dengan kondisi fisik suatu wilayah melalui satelit, meskipun tidak sempurna, telah banyak dipakai untuk mensubstitusi rekaman informasi melalui survey lapangan yang butuh waktu lebih usang dan biaya yang relatif juga lebih mahal.
Dalam bidang perencanaan wilayah dan kota, ilmu ini mempunyai peranan yang sangat penting. Menata ruang suatu wilayah membutuhkan pinjaman data dan informasi, baik spasial maupun non spasial, yang akurat dan terkini, terutama data dan informasi tematik yang mengilustrasikan kondisi suatu wilayah. Perubahan kondisi wilayah pada daerah yang akan disusun planning tata ruangnya, perlu dipahami dengan baik oleh para perencana, sebab kualitas planning tata ruang sangat ditentukan oleh pemahaman para perencana terhadap kondisi fisik wilayah perencanaan.
Dengan memakai teknologi informasi yang telah berkembang dengan pesat, sebagian data dan informasi spasial yang diharapkan dalam perencanaan tata ruang sanggup dibangun dalam sebuah sistem informasi yang berbasis pada koordinat geografis yang lebih dikenal dengan sebutan Sistem Informasi Geografis. Seiring dengan perkembangan teknologi pengolahan data geografis, dalam SIG dimungkinkan penggabungan banyak sekali basis data dan informasi yang dikumpulkan melalui peta, gambaran satelit, maupun survey lapangan, yang kemudian dituangkan dalam layer peta. Sistem informasi yang dengan overlay beberapa layer tematik diatas peta dasar sungguh membantu proses analisis wilayah dan pemahaman kondisi wilayah bagi para perencana, serta sanggup menghemat waktu sebab sebagian proses dilakukan oleh piranti lunak, sehingga dengan SIG proses perencanaan tata ruang sanggup lebih efisien dan efektif.
Pembangunan fisik dan sosial di Indonesia terus ditingkatkan sesuai dengan meningkatnya jumlah penduduk dan berkembangnya kehidupan yang semakin rumit. Perkembangan tersebut mendorong perlunya informasi yang rinci wacana data sumber daya alam, yang mungkin sanggup dikembangkan. Adapun manfaat SIG dalam bidang perencanaan wilayah dan kota diantaranya yaitu sebagai berikut
  • Untuk pendataan dan pengembangan jaringan transportasi
  • Untuk pendataan pajak bumi dan bangunan
  • Untuk pendataan dan pengembangan pusat-pusat pertumbuhan dan pembangunan
  • Untuk pendataan dan pengembangan permukiman penduduk, daerah industri, sekolah, rumah sakit, sarana hiburan dan rekreasi serta perkantoran
  • Mengetahui luas dan persebaran lahan pertanian serta kemungkinan pola drainase
  • Mengetahui potensi dan persebaran penduduk
  • Untuk mengetahui persebaran banyak sekali sumber daya alam, contohnya minyak bumi, batubara, emas, besi dan barang tambang lainnya
  • Untuk mengetahui persebaran penggunaan lahan
  • Untuk pengawasan daerah peristiwa alam


Bagi yang berminat konsultasi seputar GIS baik kiprah kuliah maupun skripsi atau d0wnl0ad kegiatan sistem informasi geografis untuk perkebunan dan kesehatan berbasis web, sanggup menghubungi contact: 085642304703
Sumber http://lang8088.blogspot.com