Tampilkan postingan dengan label Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 6 Tema 6. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 6 Tema 6. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 September 2017

Kampung Sehat Melati (Halaman 5)



Siti telah beberapa kali berkunjung ke rumah Tia, sahabatnya yang tinggal di sebuah pemukiman berjulukan Kampung Sehat Melati yang terletak di jalan Melati.

Setiap pekarangan rumah di Kampung Sehat Melati asri ditanami warga dengan aneka pohon dan bunga. Beberapa warga menanam pohon buah menyerupai mangga, rambutan, jambu, dan belimbing. Saat berbuah, mereka mengembangkan dengan tetangga. Ada pula warga yang menanam aneka tumbuhan untuk bumbu dapur dan tumbuhan obat, menyerupai jahe, sereh, kumis kucing, pare, dan banyak sekali tumbuhan lainnya.

Setiap kali menginap di rumah Tia, Siti bahagia mengamati banyak sekali acara warga Kampung Sehat Melati. Sebulan sekali, warga bekerja bakti untuk membersihkan sampah di selokan, balai warga, kolam sampah umum, serta merapikan pepohonan di kawasan umum.

Setiap hari Minggu pagi diadakan senam sehat bersama. Seluruh anggota keluarga mengikuti acara dengan penuh semangat. Beberapa kali diadakan pula senam yang diikuti oleh warga usia lanjut, menyerupai senam jantung sehat.

Warga yang mempunyai bayi dan balita secara rutin tiba ke Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk mendapat penyuluhan mengenai makanan dan minuman sehat serta imunisasi gratis. Warga yang berprofesi sebagai dokter bergiliran menunjukkan pelayanan kesehatan secara sukarela bagi warga di pos ini.

Kesehatan warga tentu tidak terlepas dari kondisi lingkungan yang bersih. Di Kampung Sehat Melati tidak terlihat tumpukan sampah, sehingga tidak tercium anyir tak sedap dan tidak terlihat kerumunan lalat. Warga aktif mengolah sampah dapur dan daun kering menjadi kompos, untuk digunakan memelihara tanaman. Sisa-sisa makanan pun tidak ditumpuk di kawasan sampah, melainkan dimasukkan ke dalam lubang-lubang biopori yang ada di sekitar pemukiman. Selain terhindar dari anyir kedaluwarsa sampah, tanah pun menjadi subur akhir pembusukan alami yang terjadi di lubang biopori.

Siti selalu bahagia berkunjung ke rumah Tia. Kampung Sehat Melati menjadi wangsit bagi Siti untuk mencontoh kepedulian terhadap lingkungan serta hidup higienis dan sehat di pemukimannya sendiri.


Sumber http://damaruta.blogspot.com

Lingkungan Sehat, Masyarakat Sehat (Halaman 4)

Perhatikan beberapa aktivitas masyarakat Kampung Sehat Melati berikut sebagoi bentuk penghargaan mereka terhadap alam.





Sumber http://damaruta.blogspot.com

Sabtu, 09 September 2017

Larutan Untuk Penyakit Diare (Halaman 6)


Amati larutan yang sudah kau buat dan jawab pertanyaan berikut!
Apakah kau masih melihat wujud gula? Apa yang terjadi dengan gula? 
Jelaskan.

 Apakah kau masih melihat wujud garam? Apa yang terjadi dengan garam? Jelaskan.


Apa kesimpulanmu dari dua pertanyaan hasil percobaan tersebut? 


Sumber http://damaruta.blogspot.com

Rabu, 06 September 2017

Grafik Perkembangan Berat Tubuh (Halaman 31)

Posyandu Kampung Sehat Melati selalu melaksanakan pencatatan terhadap perkembangan berat tubuh bayi yang ada di kampung tersebut dan menyajikan dalam bentuk grafik.

Amati grafik perkembangan berat tubuh seorang bayi yang tercatat di Posyandu Kampung Melati berikut ini.
Grafik Perkembangan Berat Badan Seorang Bayi
1.  Apa yang ditunjukkan oleh grafik tersebut?

2.  Bagaimana perbandingan berat tubuh bayi pada usia 3 bulan dan 6 bulan?

3.  Pada usia berapa bayi tersebut memiliki berat tubuh tertinggi?

4.  Apakah ada permasalahan dalam perkembangan berat tubuh bayi tersebut? Jelaskan.

5.  Buat 4 pertanyaan lainnya yang dapat kau jawab dari grafik tersebut.



6.  Tukarkan pertanyaan tersebut dengan sobat di sebelahmu dan minta mereka menjawab.
Ubahlah grafik tersebut menjadi bentuk tabel.

Setelah kau membaca grafik dan tabel, manakah yang lebih memudahkan kau mengetahui informasi? Grafik atau tabel? Jelaskan jawabanmu!

Sumber http://damaruta.blogspot.com