Tampilkan postingan dengan label Laravel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Laravel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Maret 2018

Belajar Laravel Untuk Pemula (Part 1) Memasang Laravel Pada Windows


Hallo teman kompi, Saya kini sedang mempelajari Laravel, dan dengan menciptakan artikel ini aku bertujuan sebagai media mengingat sekaligus berbagi. Mudah-mudahan sanggup membantu.
Sebelum memulai tutorial, lebih baik kita ketahui apa itu Laravel. Laravel ialah framework PHP sehingga sanggup membantu kita untuk mengolah code PHP. Jika anda pernah mendengar Bootstrap juga framework, dan anda ingin tau mana yang lebih baik antara keduanya dalam menciptakan website. Maka jawabanya “mereka ialah dua aplikasi dengan fungsi yang berbeda” namun keduanya sama-sama framework. Jika Laravel framework PHP yang bertugas sebagai backend, sedangkan Bootstrap merupakan framework CSS yang bertugas sebagai frontend.

Dikarenakan pemasangan Laravel tidak mengecewakan berbeda dengan pemasangan aplikasi pada umumnya jadi pada pembahasan kali ini akan fokus pada PEMASANGAN LARAVEL saja.
Pada kali ini aku memakai OS Windows 8 dan XAMPP, Siapkan juga koneksi internet ketika pemasangan Laravel. Sebelum itu, untuk memasang Laravel aku memakai commposer, anda sanggup mend0wnl0ad di situs resminya https://getcomposer.org/. Setelah did0wnl0ad, silahkan install commposer menyerupai gambar berikut.
Gambar 1

Arahkan pada PHP.exe menyerupai gambar 1, default nya commposer akan mencari sendiri file PHP.exe nya. Tekan next dan kosongkan saja kolomnya menyerupai gambar 2

Gambar 2


Setelah selesai pemasangan commposer selanjutnya kita perlu menginstall Laravel dengan memakai CMD. Anda sanggup memanggil CMD dengan menekan ΓΏ + R (Run) dan Ketik “CMD”. Arahkan ke lokasi xampp/htdocs (baca : dasar memakai CMD). Lalu ketik “composer create-project laravel/laravel namaprojekmu --prefer-dist”. Pada tutorial ini nama projek aku ialah “bd” jadi menyerupai gambar 3
Gambar 3

Pastikan koneksi internet telah terhubung, sesudah anda menekan Enter maka file laravel akan di unduh secara otomatis.Tunggu hingga selesai, biasanya di selesai terdapat goresan pena “set successfully” menyerupai gambar 4.
Gambar 4

Setelah selesai, pastikan Apache pada Xampp telah aktif. Uji apakah Laravel telah terpasang dengan normal dengan mengetik “localhost/namaprojekmu/public” pada browser. Jika mucul menyerupai gambar 5 berarti Laravel telah sukses dipasang.
Gambar 5

Sebenarnya cukup hingga disini laravel sudah sanggup digunakan, namun aku menerima masukan dari sobat untuk memakai Git untuk menggantikan CMD pada ketika memasukkan command. Anda sanggup mend0wnl0adnya di situs resmi https://git-for-windows.github.io/.

Dan untuk menulis code php atau html nya sanggup dipakai notepad, namu aku sarankan anda memakai Sublime Text dikarenakan mempunyai banyak kelebihan dalam penulisan coding, untuk lebih jelasnya silahkan baca Keunggulan Sublime Text 3.

Demikian tutorial kali ini. Semoga bermanfaat (fa@)

Sumber http://kampuskompi.blogspot.com

Senin, 19 Maret 2018

Cara Mengetahui Versi Laravel


Hallo sahabat kompi, kali ini aku akan menunjukkan pembahasan singkat mengenai cara menggetahui versi laravel yang telah kita install.

Seperti biasa jalankan CMD atau Github di lokasi Laravelmu. Jika masih binggung silahkan baca Belajar laravel untuk pemula (Part 1).

Disini aku memakai Git, tidak problem kalau anda memakai CMD, code nya tetap sama.
Ketik php artisan --version

Gambar 1

Demikian pembahasan singkat mengenai cara mengetahui versi Laravel. Semoga bermanfaat. Terimakasih (fa@)
Sumber http://kampuskompi.blogspot.com

Belajar Laravel Untuk Pemula (Part 2) Mengenal Struktur Folder Laravel (Mvc) Model. View, Controller + Route


Hallo sobat kompi, melanjutkan bahan part 1, kini kita akan mempelajari folder-folder penting pada laravel, mungkin ada yang bertanya dimana letak file Model, View dan Controller, dan apa lagi ada Route.
Perlu diketahui juga Laravel terkadang mengganti komponennya, sehingga sangat mungkin kalau ada perbedaan struktur foldel pada versi Laravel yang berbeda. Pada tutorial kali ini aku memakai Laravel versi 5.4. Jika anda belum mengerti cara mengeceknya silahkan klik disini.
Ini ialah penampakan struktur Laravelnya
Gambar 1

1.       Route
Route ialah daerah mendaftarkan semua halaman yang akan kita akses. Makara pada framework laravel kita harus mendaftarkan halaman yang akan kita tampilkan ke Route. File ini berjulukan web.blade.php lokasinya di folder routes
Contoh :
Route::get('/', function () {
    return view('welcome');
});

Maksudnya :
'/' Alamat halaman kita, kalau didalam folder views halamanmu berada dimasukan ke folder lagi, misal namanya Coba, maka penulisanya menjadi '/coba'

return view('welcome'); aIni merupakan perintah menampilkan halaman welcome.blade.php. welcome disana hanya sebuah nama, tergantung nama halamanmu apa.

2.       View
View ialah halaman yang akan kita tampilkan sesudah didaftarkan ke route. Lokasi view pada laraver di folder resources\views

Gambar 2

3.       Controller
Controller ialah file yang berisi logika dan lainnya. Anggap saja menyerupai mesinya. File controller harus diletakkan di app\Http\Controllers

4.       Model
Model dipakai untuk menyimpan class PHP yang berhubugan dengan model database. Untuk menggatur keperluan itu silahkan buka file .env pada root
Gambar 3 

DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE= ini nama database mu
DB_USERNAME= username (biasanya “root”)
DB_PASSWORD= password (biasanya kosong)

Demikian pembahasan menggenai letak file MVC dan Route pada Laravel. Semoga bermanfaat. Terimakasih (fa@) 

Sumber http://kampuskompi.blogspot.com