Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 November 2018

5 Pengunduh Playlist Youtube Terbaik Untuk Mengambil Video Dalam Jumlah Banyak

Kami tahu apa yang Anda pikirkan: "Mengapa saya ingin mengunduh Playlist  YouTube?" Ini yaitu pertanyaan yang adil bagaimanapun, kita hidup di zaman di mana segala sesuatu dari ponsel Anda sampai kulkas Anda mempunyai koneksi internet. Kami bisa mendapat video apa pun yang kami inginkan dalam hitungan detik.

Itu bermuara pada satu titik menyimpan data. Jika Anda ingin mengunduh seluruh serial TV untuk ditonton ketika Anda bepergian, atau mungkin Playlist video perihal hobi atau bahasa asing, masuk nalar untuk mengunduh file di desktop Anda lalu menyimpannya ke perangkat seluler Anda. Bagaimanapun, YouTube memakai banyak data.

Berikut yaitu beberapa pengunduh Playlist  YouTube terbaik.

4K Video Downloader 
Tersedia Di: Windows, Mac, Linux

Banyak aplikasi pengunduhan video dipenuhi dengan adware, spyware, dan toolbar yang agresif. Pengunduh Video 4K yaitu salah satu dari sedikit pengecualian. Versi gratis dari aplikasi ini didukung iklan, tetapi iklannya sedikit dan jarang dan sama sekali tidak mengganggu. 

Dan itu jauh lebih banyak daripada sekadar mengunduh Playlist. Anda sanggup mengunduh seluruh jalan masuk dengan satu klik, meminta aplikasi untuk secara otomatis mengunduh video gres dari setiap jalan masuk segera sesudah tersedia, dan bahkan mengunduh video 3D dan 360 derajat gres YouTube.

Salah satu fitur yang patut dicatat yaitu kemampuan untuk mengunduh subtitle terkait. Anda sanggup menanamkannya ke dalam file video itu sendiri atau menyimpannya sebagai file SRT yang terpisah. Video itu sendiri sanggup disimpan sebagai MP4, MKV, M4A, MP3, FLV, atau 3G.

Jika Anda memutuskan untuk mengunduh Playlist, aplikasi dengan secara otomatis menghasilkan file Playlist M3U sehingga Anda sanggup dengan gampang memutar konten Anda secara berurutan pada suatu aplikasi. Proses pengunduhan sederhana; cukup tempel tautan YouTube ke jendela utama dan biarkan aplikasi melaksanakan tugasnya.

Aplikasi ini juga mendukung pengunduhan video dari situs terkenal lainnya ibarat Vimeo, Facebook, dan DailyMotion.

Versi premium menghapus iklan, menyediakan langganan saluran, dan unduhan tanpa batas.

Gihosoft TubeGet 
Tersedia Di: Windows, Mac

Seperti Unduhan Video 4K, Gihosoft TubeGet meliputi lebih dari sekadar cara untuk mengunduh Playlist dari YouTube. 

Aplikasi ini mendukung lebih dari 10.000 situs, termasuk Facebook, Dailymotion, Vimeo, Metacafe, Break, Veoh, dan Blip.tv meskipun situs pemanis hanya tersedia dalam versi Pro.
Baca Juga
Aplikasi ini sanggup mengunduh video tunggal dan seluruh Playlist. Untuk mengunduh Playlist, cukup ambil URL-nya dan klik + PasteURL di sudut kiri atas layar.

Anda lalu akan diminta untuk menentukan format (MP4, WebM, 3GP, FLV, AVI, atau MKV) dan kualitasnya (4K, 1440P, 1080P, 720P, 480P, 480P, 360P, atau 240P). Saat Anda siap, klik Unduh. Aplikasi ini akan mengunduh sampai lima video sekaligus. Pada versi gratis aplikasi, kecepatan unduh dibatasi sampai 4Mbps.

Jika Anda mempunyai koneksi internet yang lambat tetapi ingin mengunduh Playlist yang besar, jangan khawatir. Anda sanggup membatasi kecepatan unduh sehingga tidak mengganggu kegiatan online lainnya yang sedang Anda kerjakan.

Terakhir, aplikasi ini juga menyertakan alat ekstraksi MP3; Anda sanggup menyimpan audio video tanpa perlu mengunduh seluruh file video. Sekali lagi, alat MP3 hanya tersedia dalam versi Pro.

VLC Media Player 
Tersedia Di: Windows, Mac, Linux

Tahukah Anda bahwa Anda sanggup memakai VLC Media Player untuk menyimpan video YouTube? Prosesnya tidak sesederhana memakai aplikasi pihak ketiga yang berdedikasi, tetapi kalau Anda enggan menginstal lebih banyak perangkat lunak pada mesin Anda, itu yaitu pilihan yang baik.

Untuk memulai, jalankan aplikasi dan pergi ke Media> Open Network Stream. Rekatkan URL video YouTube yang ingin Anda unduh dan tekan Mainkan. 

Setelah video dimulai, buka Alat> Codec dan salin tautan di kotak Lokasi. 

Rekatkan tautan ke browser Anda dan tekan Enter. Sekali lagi, video akan mulai diputar secara otomatis. Klik kanan pada video dan pilih Simpan Video Sebagai. 

Tersedia Di: Windows, Mac

Ini tidak semulus aplikasi lain, tetapi YouTube By Click masih merupakan cara yang cantik untuk mengunduh Playlist YouTube ke komputer Anda. 

Salah satu fitur terbaik aplikasi ini yaitu deteksi otomatisnya. Jika aplikasi berjalan di latar belakang dan Anda menyalin URL Playlist YouTube, YouTube By Click akan secara otomatis mengenalinya dan mengatakan untuk mengunduhnya.

Di sepanjang bab atas jendela aplikasi, Anda sanggup menentukan folder tujuan untuk unduhan Anda, apakah Anda ingin mengunduh video (MP4) atau hanya audio (MP3), dan kualitas video.

Ada juga versi aplikasi yang premium. Biayanya $ 9,99 untuk lisensi sekali pakai dan menambahkan fitur ibarat unduhan definisi tinggi, unduhan subtitle, opsi format video tambahan, dan pembuat nada dering.

Tubegeter 
Tubegeter yaitu pengunduh Playlist YouTube berbayar. Ini memungkinkan Anda menyimpan seluruh Playlist dan jalan masuk YouTube dalam MP4, MKV, M4A, MP3, dan 3GP. 

Karena ini yaitu aplikasi berbayar, Anda juga mendapat beberapa fitur lain yang tidak akan Anda lihat di daerah lain. Mereka termasuk cara untuk mengekstrak subtitle YouTube, unduhan 4K, unduhan video 360 derajat, alat konverter video, dan bahkan mode cerdas untuk unduhan otomatis di masa mendatang.

Tiga paket harga berbeda tersedia. Paket dasar yaitu $ 10,99 per bulan. Ini termasuk video tak terbatas per sesi, Playlist tak terbatas per sesi, dan jalan masuk tak terbatas per sesi. Rencana teratas yaitu Ultimate. Harganya $ 15,99.

Baca Juga


Sumber http://bintalahe.blogspot.com

Senin, 12 November 2018

6 Aktivitas Antivirus Linux Gratis Terbaik

Ada kesalahpahaman bahwa pengguna Linux tidak memerlukan perangkat lunak antivirus. Linux lebih kondusif daripada Windows, itu sudah pasti. Namun, antivirus sangat penting untuk komputer, Windows, Linux, atau Mac. Selain itu, dengan prevalensi malware dan ransomware, dan peningkatan malware yang menargetkan sistem Linux, penting untuk menginstal antivirus Linux.

Tidak yakin ihwal paket antivirus Linux mana yang harus dipilih? Lihatlah jadwal antivirus Linux gratis terbaik yang sanggup Anda instal sekarang.

Alat Antivirus Linux Gratis Terbaik 
Alat antivirus Linux gratis terbaik adalah:
  • Sophos Antivirus untuk Linux
  • Comodo Antivirus untuk Linux
  • Clam AV
  • F-Prot
  • Chkrootkit
  • Rootkit Hunter
Empat opsi pertama ialah suite antivirus. Dua yang terakhir ialah alat anti-rootkit tetapi sanggup membantu sistem Anda dalam keadaan tertentu.

Sophos Antivirus untuk Linux 
Sophos Antivirus untuk Linux ialah solusi antivirus gratis yang fantastis. Ini memakai deteksi berbasis heuristik yang berpengaruh untuk menemukan ancaman yang tidak terduga. Ada juga opsi pemindaian ketika diminta dan waktu nyata, sementara Sophos Live Protection memakai basis data ancaman yang sama menyerupai Windows dan macOS untuk memastikan cakupan antivirus yang sangat baik. 

Sophos Antivirus untuk Linux juga mempunyai beberapa alat mudah lainnya. Sebagai contoh, Sophos akan mencegah sistem Linux Anda dari menjadi titik distribusi untuk sistem operasi lain dengan menghapus varian malware Windows, macOS, dan Android. Sophos juga merupakan aplikasi Linux gratis yang ringan, dengan pembaruan yang kecil.

fitur 
  • Ringan
  • Bebas
  • Performa tinggi
  • Kompatibilitas platform yang luas
  • Memblokir dan menghapus malware non-Linux
Unduh: Sophos Antivirus untuk Linux (Gratis)

Comodo Antivirus untuk Linux 
Comodo menciptakan produk antivirus yang terkenal dan kondusif untuk Windows dan macOS. Comodo Antivirus untuk Linux menyediakan proteksi yang sangat baik dan tersedia untuk arsitektur 32 dan 64-bit. Comodo Antivirus untuk Linux (kadang-kadang disebut sebagai CAVL) menampilkan analisis sikap waktu-nyata, pemindai sesuai ajakan yang kuat, dan proteksi anti-phishing dan spam mail. 

fitur 
  • Bebas
  • Pemindai sesuai permintaan, penjadwal pemindaian, profil pemindaian khusus
  • Pembaruan rutin
  • Kompatibilitas platform yang luas
Unduh: Comodo Antivirus untuk Linux (Gratis)

ClamAV 
ClamAV ialah alat antivirus Linux gratis yang populer. ClamAV ialah alat baris perintah. Itu berarti Anda menjalankan pemindaian antivirus dan alat-alat lainnya eksklusif dari Terminal. Namun, ada GUI gratis, ClamTK, yang sanggup Anda instal semoga memakai ClamAV sedikit lebih mudah. ClamAV (dan GUI-nya, ClamTK) tersedia melalui repositori utama Ubuntu. 

Anda sanggup menginstal ClamAV memakai perintah berikut:
sudo apt install clamav

Jika Anda ingin menginstal GUI ClamTK sesudahnya, gunakan perintah berikut:
sudo apt install clamtk
fitur 
  • Sumber terbuka
  • Antarmuka baris perintah (atau opsi GUI)
  • Pemindai sesuai ajakan
F-Prot 
F-Prot ialah antivirus Linux gratis yang menyediakan derma rumah dan perusahaan. Pengguna rumahan sanggup memakai pemindai antivirus F-Prot yang berpengaruh untuk menjaga sistem Linux mereka bebas dari malware. F-Prot memindai dan menghapus virus sektor boot, ransomware, dan jenis malware lainnya, dengan puluhan juta tanda tangan file berbahaya individu untuk diuji. 

Baca Juga fitur 
  • Bebas
  • Kompatibel dengan arsitektur 32 dan 64-bit
  • Tidak memengaruhi kinerja sistem
  • Antarmuka baris perintah atau GUI
Unduh: F-Prot untuk Linux (Gratis)

Chkrootkit 
Chkrootkit ialah pemindai rootkit lokal untuk Linux. Chkrootkit ialah pemeriksa rootkit sumber bebas dan terbuka. Namun, ini bukan alat antivirus Linux. Itu alasannya hanya memindai dan menghapus serangkaian malware tertentu, yang dikenal sebagai rootkit.

Konon, Chkrootkit memang mempunyai beberapa fitur praktis. Sebagai contoh, ini sangat ringan. Plus, Anda sanggup mem-boot Chkrootkit eksklusif dari Linux Live CD atau Live USB. Atau, instal Chkrootkit eksklusif dari repositori Ubuntu memakai perintah berikut:
sudo apt install chkrootkit
Anda kemudian sanggup menjalankan pemindaian rootkit seluruh sistem menggunakan:
sudo chkrootkit
Chkrootkit mendapatkan pembaruan rutin. Daftar definisi juga terus mendapatkan tanda tangan baru. Pada ketika penulisan, Chkrootkit memindai lebih dari 70 rootkit, worm, dan jenis malware berbasis kernel. Jadi, meskipun ini bukan antivirus, Chkrootkit ialah alat yang ingin Anda simpan di bersahabat sini.

fitur 
  • Rootkit, worm, dan deteksi dan abolisi malware berbasis kernel
  • Sangat ringan
  • Jalankan dari Linux Live CD atau Live USB
  • Antarmuka baris perintah
Unduh: Chkrootkit untuk Linux (Gratis)

Rootkit Hunter 
Rootkit Hunter, atau rkhunter, ialah alat berburu rootkit Linux gratis yang luar biasa. Seperti Chkrootkit, rkhunter memindai sistem Linux Anda untuk rootkit, backdoors, dan eksploitasi lainnya. Rootkit Hunter memakai algoritma hashing SHA-1 untuk mendeteksi malware apa pun. 

Plus, alasannya pengembang menulis Rootkit Hunter di shell Bourne, itu sangat portabel dan kompatibel dengan sejumlah besar sistem berbasis UNIX.

Anda sanggup menginstal rkhunter dari repositori Ubuntu memakai perintah berikut:
sudo apt install rkhunter
Kemudian jalankan pemindaian rootkit seluruh sistem menggunakan:
sudo rkhunter -c
fitur 
  • Rookit, backdoor, dan exploit detection
  • Portable
  • Ringan
  • Antarmuka baris perintah
Unduh: Rootkit Hunter untuk Linux (Gratis)

Opsi Antivirus Linux Berbayar 
Daftar opsi antivirus Linux gratis tidak seluas yang Anda temukan untuk Windows. Dapat dimengerti, alasannya Windows secara signifikan lebih rentan daripada Linux. Yang mengatakan, kalau Anda bersedia berpisah dengan sedikit uang tunai, ada beberapa opsi antivirus Linux berbayar yang luar biasa.

Saya tidak akan menggali pro dan kontra dari setiap alat. Tapi di sini ada empat opsi untuk Anda pertimbangkan:

Baca Juga


Sumber http://bintalahe.blogspot.com

Jumat, 09 November 2018

Jadikan Linux Anda Ibarat Macos Dengan Tweak Ini

Jika Anda menyukai Linux tetapi menikmati estetika Mac, Anda beruntung! Anda akan mempelajari langkah-langkah sederhana yang diharapkan untuk menciptakan desktop Linux Anda berperilaku dan terlihat mirip MacOS Apple.

Mendesain ulang Linux semoga mirip macOS sangat mudah. Bagaimanapun, desktop Macintosh mempunyai dua fitur yang menentukan: aplikasi dock dan sajian bar. Panduan ini akan mencoba dan menggandakan mereka di Linux, bersama dengan hal-hal lain.

Cara Membuat Linux Terlihat Seperti macOS 
Membuat Linux mirip desktop macOS cukup mudah. Namun, itu tergantung pada lingkungan desktop mana yang Anda gunakan. Dalam panduan ini kita melihat menguliti Linux semoga terlihat mirip Mac memakai lima lingkungan desktop:
  • GNOME
  • Xfce
  • KDE Plasma
  • Desktop Cinnamon Linux Mint
  • Unity
Namun, sebelum Anda memulai, Anda perlu tiga hal untuk menciptakan Linux terlihat mirip macOS: tema, ikon yang tepat, dan dok.

Tema Dasar 
Sebelum hal lain, bila Anda ingin desktop Anda terlihat mirip Mac, Anda harus menginstal tema yang tepat. Tema Linux yang disebut macOS Sierra melaksanakan hal itu. Untuk mengunduhnya, buka terminal dan masukkan:
mkdir $ HOME / .themes
Anda mungkin sudah mempunyai folder /.themes/ (Anda akan tahu bila terminal mengeluarkan kesalahan). Jika itu masalahnya, lewati saja perintah ini. Berikutnya:
cd $ HOME / .themes
wget https://github.com/B00merang-Project/macOS-Sierra/archive/master.zip
Jika Anda tidak punya wget, cukup salin tautan ke browser Anda dan unduh secara manual. Pastikan untuk meletakkannya di folder /.themes/!

Akhirnya:
unzip master.zip
Nantinya, Anda akan sanggup menentukan tema dari tweaker penampilan distro Anda.

Ikon Tema 
Tema ikon Gnome Yosemite sangat cocok dengan penampilan macOS. Seperti tema aplikasi, cara menyesuaikannya bervariasi di antara desktop. Perintah terminal di bawah ini hanya fokus untuk menginstalnya:
sudo add-apt-repository ppa: numix / ppa && sudo apt-get update
sudo apt install numix-icon-theme-circle
(Perhatikan bahwa bila Anda memakai distro berbasis Debian baru-baru ini, Anda mungkin perlu menginstal perangkat lunak-properti-umum untuk mengaktifkan perintah add-apt-repository.)

Tema ini didasarkan pada tema ikon Numix Circle, yang diinstal terlebih dahulu. Ini tidak berfungsi sebagaimana dimaksud di luar kotak, jadi Anda perlu perbaikan ini:

sudo sh -c "curl https://raw.githubusercontent.com/Foggalong/hardcode-fixer/master/fix.sh | bash"
curl https://raw.githubusercontent.com/ActusOS/GnomeYosemiteIcons/master/d0wnl0ad_from_github.sh | SH
Perintah kedua mengunduh skrip yang secara otomatis menginstal dan menetapkan Gnome Yosemite sebagai tema ikon Anda. Jika perintah tidak berfungsi, pastikan Anda telah menginstal CURL terlebih dahulu:
sudo apt install curl
Dermaga Papan 
Terlepas dari Unity, panduan lainnya akan menganggap Anda mempunyai Papan. Itu yaitu bilah kiprah yang terintegrasi dengan baik dengan tema Linux macOS. Untuk menginstalnya, masukkan perintah ini:
sudo apt install plank
Setelah ini, luncurkan dok dengan memasukkan pintasan ALT + F2, dan memasuki papan --pengaturan.

Terlepas dari desktop Anda, ini harus memulai Papan, bersama dengan jendela konfigurasinya. Di bab Tampilan, ubah Tema menjadi Gtk +. Ini akan menciptakan dok terlihat mirip yang ada di macOS sesudah Anda melaksanakan beberapa pembiasaan nanti. 

Ini terlihat bagus, tetapi Anda mungkin ingin menyembunyikan ikon jangkar itu. Ini berarti mengubah pengaturan tersembunyi:
gsettings mengatur net.launchpad.plank.dock.settings: / net / launchpad / plank / dock / dock1 / show-dock-item false
Sekarang Anda telah menciptakan Linux terlihat mirip macOS, Anda perlu melaksanakan beberapa pembiasaan lebih lanjut untuk menyelesaikannya.

Tweak GNOME untuk Membuat Ubuntu Terlihat Seperti Mac 
Ubuntu memakai lingkungan desktop GNOME, dan hanya membutuhkan beberapa pembiasaan untuk memperlihatkan tampilan MacOS.

Dermaga
Jika Anda mengikuti isyarat di awal artikel, Anda kini harus mempunyai dermaga. Namun, untuk terus menggunakannya dikala reboot, Anda harus menambahkannya ke aplikasi startup Anda. Cara termudah untuk melaksanakan ini yaitu melalui Alat Tweak GNOME. Instal dengan perintah ini:
sudo apt install gnome-tweak-tool
Buka agenda dengan mengetikkan gnome-tweak-tool ke terminal. Sebagai alternatif, Anda sanggup mencari agenda di sajian acara Anda. Arahkan ke entri Aplikasi Startup. Dari sana, tambahkan saja Papan. Jika sudah berjalan, Anda tidak perlu mencarinya itu akan tepat di atas. 

Mengubah Tema 
Di dalam Alat Tweak GNOME, buka bab Penampilan. Ubah tema GTK + menjadi MacOS-Sierra-master. Jendela aplikasi dan dock Plank Anda harus berubah tampilannya. Sebagai sentuhan akhir, ubah wallpaper Anda dengan menuju ke bab Desktop di Tweak Tool. Di sana, klik tombol Background Location.

Anda akan disajikan dengan cara menentukan wallpaper baru. Tema mirip Mac terletak dengan tema Anda (bernama Wallpaper.jpg), jadi arahkan ke / .themes / macOS-Sierra-master. Anda mungkin harus memperlihatkan file tersembunyi untuk melihat folder ini. Jika itu masalahnya, klik kanan di jendela pemilihan file, dan klik entri Tampilkan File Tersembunyi. 

Skin Xfce semoga Terlihat Seperti macOS 
Jika Anda memakai lingkungan desktop Xfce, Anda sanggup mendapatkan tampilan makro gres hanya dalam beberapa menit. Berkat tema Yosemite GTK3, kotak Linux Anda akan mirip Mac dengan upaya minimum.

Seperti yang Anda ketahui, Xfce sudah agak mirip macOS berkat dimasukkannya dock.

Mulailah dengan mengunduh tema Yosemite dari GitHub.

Unduh: Tema Yosemite untuk Xfce

Selanjutnya, unzip file ke direktori /.themes/ di folder Beranda Anda. Ikuti ini dengan membuka Pengaturan> Tampilan dan menentukan OS-X-Yosemite. 

Tema macOS gres untuk Linux akan pribadi diterapkan; klik OK untuk menerima.

Buat KDE Plasma Terlihat Seperti macOS 
Dengan rilis Plasma 5.9, menciptakan desktop khas KDE sangat mirip dengan Mac.

Penawaran KDE membanggakan kekuatan dan fleksibilitasnya. Dengan demikian, ia sanggup mencocokkan macOS dalam penampilan sedikit lebih banyak daripada yang sanggup GNOME. Namun, itu akan membutuhkan sedikit lebih banyak pekerjaan.

Bilah Menu Plasma 
Pada Plasma 5.9, Anda kini sanggup mempunyai sajian global mirip halnya macOS. Untuk memulai, klik kanan pada desktop Anda, dan pilih Tambah Panel> Bilah Menu Aplikasi. Anda akan mendapatkan panel kosong di bab atas layar Anda. Klik pada tanda ancaman di dalamnya. Ini akan membuka jendela pengaturan yang akan memungkinkan Anda mengubah cara bilah sajian aplikasi ditampilkan. 

Baca Juga Pergi ke Fine Tuning> Gaya menu> widget Menu Aplikasi. Setelah Anda menerapkan pengaturan ini, tanda ancaman akan hilang, dan sajian aplikasi akan muncul di atas. Untuk beberapa alasan, sementara bilah sajian terlihat di Firefox, itu tidak berfungsi. Jarak tempuh Anda mungkin beragam!

Setelah selesai dengan ini, isi panel dengan beberapa widget yang sesuai, dengan mengklik kanan padanya, dan menentukan opsi Tambahkan Widget. Saya sarankan memakai widget serupa ke panel bawah. Setelah semua ini, lepaskan panel bawah dengan mengklik sajian hamburger dan pilih More Settings> Remove Panel. 

Memulai Papan secara Otomatis 
Di Pengaturan Sistem Anda, pergi ke Workspace> Startup dan Shutdown> Autostart> Add Program. Anda harus sanggup menemukan Papan yang terletak di bawah Utilities. Ini menghentikan Anda dari memulai dermaga secara manual setiap kali Anda masuk ke desktop Anda.

Menyesuaikan Penampilan 
Menariknya, Plasma menempatkan tema ikonnya di lokasi yang berbeda. Karena itu, Anda harus memindahkan folder tema ikon macOS Anda di kawasan lain. Gunakan perintah terminal ini untuk melaksanakan ini:
cd $ HOME / .icons
cp -r GnomeYosemiteIcons-master / ../.local/share/icons
Sekarang, ketika Anda membuka pengaturan sistem Anda, dan pergi ke Appearance> Icons dan pilih tema ikon Yosemite Icons.

Setelah melaksanakan ini, kembali ke sajian pengaturan, dan pergi ke Penampilan> Gaya Aplikasi> Gaya Aplikasi GNOME. Di bawah bab Tema GTK, pilih macOS-Sierra-master. Kemudian, ubah tema ikon Anda menjadi Yosemite Icons. 

Lalu, pergi ke Dekorasi Jendela, dan pilih opsi Dapatkan Dekorasi Baru. Cari tema yang disebut Breezemite dan instal. Jadikan itu sebagai tema dekorasi Anda.

Terakhir, untuk menyembunyikan kotak alat di sudut desktop Anda, klik dan pilih Configure Desktop. Di sajian Tweaks yang akan muncul, nonaktifkan opsi Tampilkan kotak alat desktop.

Cara Membuat Linux Mint Cinnamon Terlihat Seperti Mac 
Tanpa modifikasi apa pun, desktop Cinnamon lebih mirip Windows daripada macOS. Untungnya, ini sangat gampang untuk mengubah desktop Cinnamon.

Pindahkan panel bawah ke atas dengan mengklik kanan padanya, kemudian pergi ke Ubah panel> Pindahkan panel. Ini akan memberi Anda sesuatu yang sedikit lebih mirip Mac. Setelah itu, hapus ikon desktop di panel dengan mengklik kanan ikon tersebut, dan pilih opsi Hapus.

Anda juga sanggup menghapus applet daftar jendela (jika Anda lebih suka ke sajian global) dengan mengklik kanan padanya, pilih Configure the window list, kemudian klik tombol Remove. 

Secara otomatis Memulai Papan 
Jika Anda mengikuti langkah-langkah di awal artikel, Plank harus aktif di desktop Anda. Namun, itu tidak akan muncul dikala reboot. Untuk memperbaiki ini, buka sajian Aplikasi Startup di manajer pengaturan. Dari sana, cari Plank di daftar aplikasi Anda (mereka diurutkan menurut abjad).

Sekarang bila Anda memulai kembali sesi desktop Anda, Anda tidak perlu memulai dok secara manual.

Tema Cinnamon 
Desktop Cinnamon membutuhkan sedikit pembiasaan lebih dari desktop lainnya. Buka Pengaturan Sistem> Tampilan> Tema. Anda akan disajikan dengan beberapa opsi tema. Ubah semuanya kecuali entri Ikon dan Mouse Pointer ke macOS-Sierra-master. Kemudian, ubah entri Ikon untuk memakai master GnomeYosemiteIcons.

Untuk beberapa sentuhan akhir, Anda sanggup mengubah wallpaper menjadi sesuatu yang lebih mirip Mac. Buka pengaturan Backgrounds, kemudian tambahkan folder / .themes / macOS-Sierra-master sebagai direktori latar belakang baru. Anda mungkin harus memperlihatkan folder tersembunyi untuk melihatnya.

Sistem Ubuntu Lama? Jadikan Unity Terlihat Seperti macOS 
Desktop Unity ditemukan di versi Ubuntu yang lebih lama. Karena diharapkan beberapa petunjuk dari macOS, ia juga gampang diubah. 

Seperti yang Anda lihat, Unity sudah mempunyai dock dan sajian kafetaria secara default. Yang perlu Anda lakukan yaitu melaksanakan beberapa pembiasaan visual. Ini gampang dicapai dengan memakai Alat Unity Tweak, yang memungkinkan Anda untuk mengubah beberapa opsi desktop tersembunyi. Instal dengan perintah terminal ini:
sudo apt install unity-tweak-tool
Setelah menginstalnya, buka alat dengan mencarinya di sajian Unity. Lalu pergi ke Peluncur> Penampilan> Posisi. Anda akan melihat bahwa aplikasi dock mempunyai dua posisi yang sanggup diubah: satu di sebelah kiri (secara default), dan satu di bab bawah (seperti macOS). Anda akan ingin menentukan posisi Bawah. 

Sentuhan Akhir 
Di Alat Tweak Unity, kembali ke sajian Ikhtisar. Dari sana, cari Appearance> Theme dan pilih Macos-sierra-master. Aplikasi Anda kini harus mempunyai rasa yang sangat mirip Mac.

Tema ini juga dilengkapi dengan wallpaper yang bagus. Untuk hingga ke sana, pertama tekan Ctrl + L di manajer file. Ini memungkinkan Anda untuk memasukkan lokasi:
/home/USER/.themes/macOS-Sierra-master/

Temukan gambar berjulukan Wallpaper.jpg, klik kanan, dan pilih opsi Set as Wallpaper.

Secara default, bilah sajian Unity hanya menampilkan opsi ketika Anda mengarahkan mouse ke atasnya. Untuk membuatnya berperilaku mirip macOS, buka System Settings, kemudian buka Personal> Appearance> Behavior> Visibilitas menu. Pilih opsi yang selalu ditampilkan di bawahnya. 

Apa Cara Terbaik untuk Membuat Linux Terlihat Seperti macOS
Seperti yang Anda lihat, terlepas dari desktop, Anda sanggup mendapatkan asumsi erat dari desktop macOS.

GNOME 
Di sini, semuanya terlihat bagus, meskipun bilah sajian sedikit berbeda. 

Xfce
Membuat Xfce terlihat mirip macOS sanggup dibilang yaitu pilihan termudah. Hasilnya tidak sesempurna yang lain, tetapi itu akan menghemat waktu Anda. Anda mungkin mempertimbangkan untuk menambahkan paket ikon bertema macOS untuk meningkatkan hasilnya. 

Plasma 
Tema ikon di Plasma tidak cocok juga, tetapi itu menciptakan pengalaman mirip Mac yang bagus, tetap saja. 

Cinnamon  
Bisa dibilang, itu yaitu desktop Cinnamon yang paling erat dengan nuansa macOS. 

Unity
Warna dan pelurusan dermaga memperlihatkan fakta bahwa itu bukan macOS, sayangnya. Menggunakan Plank bukanlah opsi yang banyak itu akan menciptakan peluncuran agenda terlalu sulit. 

Baca Juga


Sumber http://bintalahe.blogspot.com

Cara Memasang Android Di Raspberry Pi

Meskipun ada begitu banyak sistem operasi yang tersedia untuk Raspberry Pi, Anda mungkin lebih suka memakai yang berbasis Linux. Tetapi bagaimana dengan kurangnya pinjaman layar sentuh?

Mungkin solusi terbaik yaitu menginstal Android di Raspberry Pi. Tetapi seberapa baik kerjanya, dan adakah perbedaan yang signifikan dari versi mobile-nya? Ayo cari tahu.

Mengapa Menginstal Android di Raspberry Pi
Linux tersedia secara luas untuk Raspberry Pi. Dari distribusi Raspbian Stretch yang dirilis oleh Raspberry Pi Foundation, ke Arch Linux, versi Ubuntu, dan banyak lagi, itu yaitu pilihan utama. Sistem operasi Raspberry Pi yang ringan (biasanya dipakai ketika Anda membutuhkan pendekatan barebones) juga berbasis Linux.

Makara mengapa menentukan Android untuk Raspberry Pi Anda? Ya, ada faktor layar sentuh, sebagai permulaan. Tidak satu pun dari sistem operasi Raspberry Pi lain yang mempunyai ini, kecuali yang menjalankan perangkat lunak lain di atas, menyerupai Kodi.

Lalu ada pilihan aplikasi. Meskipun Android untuk Raspberry Pi tidak 100 persen stabil, namun ia bisa memperlihatkan banyak pilihan aplikasi dan game untuk Anda gunakan dan mainkan. RPG online, utilitas praktis, alat kantor (Microsoft Office, misalnya), dan banyak lagi tersedia.

Yang Anda Butuhkan 
Untuk menginstal Android di Raspberry Pi, Anda perlu:
  • Model Raspberry Pi 3 atau 3B + Android tidak akan sanggup mengemban amanah pada model dengan spesifikasi lebih rendah
  • Catu daya yang jago dan cocok
  • Kartu microSD berkualitas tinggi dengan setidaknya 16GB
  • Display (Layar 7-inci Raspberry Pi resmi merupakan pilihan yang baik)
  • Mouse dan / atau keyboard jikalau Anda tidak memakai tampilan layar sentuh
Anda juga harus mengunduh gambar Android untuk Raspberry Pi 3. Akhirnya, Anda akan memerlukan perangkat lunak Etcher, yang dipakai untuk menulis gambar diska ke penyimpanan flash. Ini tersedia untuk Windows, macOS, dan Linux dalam versi 32-bit dan 64-bit.

Mari kita mulai.

Unduh: Android untuk Raspberry Pi 3 (Ini yaitu versi yang kami sukai, meskipun menyerupai yang akan Anda lihat di bawah, proyek lain tersedia.)

Unduh: Etcher

1: Flash Android ke Kartu microSD 
Dengan semua file Anda diunduh, mulailah dengan menginstal Etcher di komputer Anda. Selanjutnya, masukkan kartu microSD ke pembaca kartu Anda. Juga, pastikan Anda membuka ritsleting file gambar Android dan siap menggunakannya.

Luncurkan Etcher. Jika Anda belum pernah memakai alat ini sebelumnya, Anda akan melihatnya jauh lebih sederhana daripada alternatif apa pun. Etcher mempunyai proses tiga langkah:
  • Klik Pilih gambar
  • Jelajahi perangkat Anda untuk menentukan file ISO
  • Klik OK 
Sesederhana itu. Etcher juga akan memformat ulang kartu SD Anda, jadi tidak perlu khawatir melaksanakan ini terlebih dahulu. Aplikasi harus mendeteksi kartu microSD Anda secara otomatis. Jika tidak, klik Pilih Drive (atau Ubah jikalau perangkat yang salah dipilih) dan browse ke sana.

Terakhir, klik Flash untuk mulai menulis ke kartu microSD Anda. Tunggu sementara proses selesai, kemudian tutup Etcher dan lepaskan kartu microSD dengan aman. Anda kemudian sanggup memasukkan kartu ke dalam Raspberry Pi Anda yang dimatikan 3. Hubungkan layar dan perangkat input (keyboard, mouse, touchpad, atau layar sentuh), kemudian booting.

2: Instal Android di Raspberry Pi 
Saat Anda mengaktifkan Raspberry Pi Anda, Android akan boot. Pengalaman itu mungkin agak lambat pada awalnya; Anda sanggup mengharapkan boot pada awalnya lambat ketika sistem mengkonfigurasi. Namun, sehabis beberapa menit (kami membutuhkan waktu 90 detik), Anda akan melihat kinerja normal.

Dari sini, Anda sanggup mengakses aplikasi Android standar yang biasa dan online menyerupai biasa melalui sajian pull-down. Jika Raspberry Pi 3 Anda terhubung ke jaringan Anda melalui Ethernet, ini sudah dilakukan; jikalau tidak, gunakan Wi-Fi.
Baca Juga
Pada titik ini, sistem operasi sudah aktif, berjalan, dan sanggup digunakan. Dalam banyak skenario ini mungkin cukup. Tetapi bagaimana jikalau Anda ingin menginstal aplikasi? Satu-satunya pilihan yaitu melaksanakan sideload, mengimpor file Android APK dari penyimpanan eksternal atau drive cloud.

Namun, untuk melaksanakan ini, Anda harus terlebih dahulu mengaktifkan Sumber Tidak Dikenal di sajian Pengaturan> Keamanan. Temukan Pengaturan dengan menggerakkan mouse Anda ke sudut kanan atas desktop.

Jika Anda ingin menginstal file APK dari penyimpanan cloud Anda, buka penyimpanan di browser dan unduh file APK. Setelah diunduh, seret bilah pemberitahuan ke bawah dari atas layar, dan pilih file APK untuk menginstalnya.

Periksa izinnya, kemudian instal. Ini tidak sesederhana mempunyai jalan masuk ke Google Play, tetapi cukup baik. Jika Anda ingin jalan masuk ke lingkungan toko, gunakan alternatif Google Play.

Proyek Android lainnya untuk Raspberry Pi 

Meskipun kami telah melihat sebuah proyek yang memakai Android 7.1 build spesifik, yang lain tersedia. Ini termasuk:


  • emteria.OS: Mungkin implementasi Android yang paling populer di Raspberry Pi, emteria.OS tersedia gratis atau sebagai produk premium (sekitar $ 21). Opsi gratis berhenti bekerja setiap delapan jam dan menampilkan tanda air.
  • LineageOS 15.1 (berdasarkan Android 8.1): Jika Anda tidak menyukai batasan emteria.OS, versi Android ini yaitu alternatif yang kuat.
  • Android Things: Versi ini yaitu internet yang mempunyai kegunaan dari platform Things yang berjalan di Raspberry Pi 3 dan yang lebih baru. Meskipun ideal untuk proyek IoT, itu kurang cocok untuk menjalankan game dan aplikasi.

Memilih versi Android yang sempurna untuk keperluan Anda akan memberi Anda hasil terbaik. Luangkan waktu untuk mencoba semua versi yang tersedia untuk membantu menciptakan keputusan menurut informasi.

Pertimbangkan Papan yang Berbeda 

Jika Raspberry Pi tidak berfungsi untuk Anda sebagai perangkat Android, ingatlah bahwa itu bukan satu-satunya komputer papan tunggal yang tersedia. Sejak Pi diluncurkan pada 2012, banyak perangkat pesaing telah hadir, semua memperlihatkan komputasi yang kompak dengan daya yang cukup untuk menjalankan desktop dasar atau memutar film HD.

Pada sisi negatifnya, solusi ini tidak terjangkau menyerupai Raspberry Pi. Murahnya yang menempel menjadikannya solusi untuk banyak proyek. Lagipula, Raspberry Pi Zero hanya berharga beberapa dolar!

Baca Juga


Sumber http://bintalahe.blogspot.com

Kamis, 01 November 2018

7 Cara Untuk Mematikan Kegiatan Tidak Responsif Di Linux

Perangkat lunak Linux cukup besar lengan berkuasa untuk bekerja tanpa mengakibatkan masalah, tetapi kadang kala bahkan aplikasi terbaik mungkin hang. Daripada menunggu hingga crash, Anda sanggup mematikan program-program yang tidak responsif ini. Faktanya, ada begitu banyak cara untuk mematikan aktivitas Linux sehingga Anda mungkin menemukan Anda dimanja oleh pilihan!

Jika Anda mengalami problem dengan aplikasi di Linux, berikut yaitu beberapa cara untuk mematikan aktivitas di Linux.

Matikan Program Linux dengan Mengklik "X" 
Anda mungkin sudah mencoba berjalan pergi dan menciptakan minuman panas. Jika Anda kembali ke PC untuk mengetahui bahwa aplikasi masih menggantung, mungkin sudah cukup waktu untuk mulai bekerja lagi. Aplikasi tidak responsif biasanya mempunyai tombol berwarna abu-abu, atau opsi yang tampaknya tidak berfungsi. Anda juga mungkin tidak sanggup memindahkan jendela aplikasi di sekitar layar. 

Jadi, apa solusinya? Klik tombol X di sudut atas (kiri atau kanan, tergantung pada sistem operasi Linux Anda). Ini harus menghentikan aktivitas mati di jalurnya. Anda mungkin melihat kotak dialog, meminta Anda untuk Tunggu atau Berhenti dengan paksa untuk mengakhirinya sekarang.

Jika semua berjalan sesuai rencana, beberapa distro akan meminta Anda untuk mengirim laporan kesalahan.

Gunakan Monitor Sistem untuk Mematikan Proses Linux 
Opsi selanjutnya yaitu membuka utilitas System Monitor sistem operasi Linux Anda. Ini biasanya ditemukan di sajian System Tools dan menampilkan daftar proses yang berjalan di bawah tab Processes. 

Untuk menutup aplikasi yang tidak responsif di sini, cukup pilih dan klik kanan. Anda kemudian mempunyai tiga opsi:
  • Stop Proses: Ini menjeda proses, membiarkan Anda melanjutkannya nanti. Ini tidak akan berfungsi dalam banyak kasus.
  • And Proses: Cara yang benar untuk menutup suatu proses, ini akan menghentikan aplikasi dengan aman, membersihkan file sementara di jalan.
  • Kill Process: Ini yaitu opsi ekstrem dan hanya dipakai bila End Process gagal.
Yang terbaik yaitu memakai ini secara berurutan. Namun, bila aplikasi itu salah satu yang hang secara teratur, Anda mungkin lebih suka memakai perintah yang Anda tahu berfungsi.

Paksa Matikan Proses Linux Dengan "xkill" 
Opsi lain yang sanggup Anda gunakan yaitu xkill. Ini yaitu alat force kill yang sudah diinstal di Ubuntu, tetapi Anda sanggup menginstalnya melalui Terminal pada distribusi lain bila perlu. Saat dipanggil, xkill akan memungkinkan Anda untuk menutup proses desktop apa pun. Instal dengan perintah berikut:
sudo apt install xorg-xkill
Setelah ini selesai, jalankan xkill hanya dengan mengetik
xkill
Pointer mouse Anda kemudian akan menampilkan tanda silang (atau tengkorak). Klik kiri pada aplikasi yang menyinggung untuk menutupnya

Jika mustahil untuk menutup aplikasi Anda yang tidak responsif dengan salah satu metode yang berfokus pada desktop ini, solusinya mungkin yaitu baris perintah ...

Gunakan Perintah "kill" 
Jika aplikasi Anda tidak responsif dan saran di atas tidak berfungsi (GUI mungkin tidak merespons), tekan Ctrl + Alt + T untuk membuka Terminal.

Beberapa opsi baris perintah tersedia untuk membantu Anda menutup aplikasi. Lebih baik lagi, ini sanggup dipakai di komputer Anda atau dengan menghubungkan melalui SSH dari perangkat lain.

Perintah kill sanggup dipakai di sini, tetapi pertama-tama membutuhkan ID proses. Anda sanggup menemukannya dengan menjalankan perintah menginterogasi aplikasi untuk ID prosesnya:
ps aux | grep [nama proses]
Hasilnya akan menampilkan ID proses. Ini kemudian sanggup dipakai sebagai berikut:
kill [ID proses]
Perhatikan bahwa Anda mungkin perlu menambahkan perintah dengan sudo. 

Baca Juga Gunakan "pgrep" dan "pkill" 
Bagaimana bila Anda tidak tahu, atau tidak sanggup menemukan, ID proses? Di sinilah perintah pkill masuk. Daripada ID proses, cukup gunakan pkill bersama dengan nama proses:
pkill [nama proses]
Atau, Anda sanggup memakai perintah pgrep untuk menemukan ID proses:
pgrep [nama proses]
... dan sesudah ini, gunakan pkill dengan ID proses.
pkill [ID proses]
Seperti halnya dengan perintah kill, ini harus menutup proses dalam waktu sekitar 5 detik.

Matikan Semua Contoh Dengan "killall" 
Tidak beruntung dengan membunuh atau membunuh? Saatnya untuk memakai opsi nuklir: killall.

Untungnya, ini tidak begitu menghancurkan. Perintah killall akan mengakhiri semua instance dari aktivitas yang ditentukan. Jadi, alih-alih membunuh satu jendela Firefox, perintah berikut akan mengakhiri semuanya:
killall firefox
Yang Anda butuhkan hanyalah nama proses dan perintah killall (mungkin dengan sudo bila diminta oleh pengaturan Anda).
killall [nama proses]
Secara alami, Anda hanya harus memakai perintah ini ketika dibutuhkan. Itu tidak cocok untuk situasi aktivitas yang paling tidak responsif.

Buat Pintasan Keyboard Force-Kill 
Ingin menghemat waktu untuk menutup perangkat lunak yang tidak responsif? Opsi terbaik yaitu menciptakan pintasan keyboard. Ini akan memberi Anda opsi eksklusif untuk menutup aplikasi, tetapi ini membutuhkan xkill biar sanggup berfungsi.

Di Ubuntu, buka Pengaturan> Keyboard dan klik Pintasan. Pilih Custom Shortcuts, kemudian + untuk menciptakan pintasan baru. Masukkan "xkill" untuk Nama dan Perintah, kemudian Terapkan. Ini akan mengembalikan Anda ke daftar pintasan pilih pintasan, kemudian tekan kombinasi keyboard yang diharapkan yang akan Anda gunakan untuk memanggilnya. 

Lain kali Anda harus menutup aplikasi, cukup gunakan pintasan keyboard. Pointer mouse akan menjadi X, dan Anda sanggup mengklik di mana saja pada aplikasi yang ingin Anda tutup.

Baca Juga


Sumber http://bintalahe.blogspot.com

Minggu, 28 Oktober 2018

Cara Menjalankan Chrome Os Dari Drive Usb

Anda tidak perlu membeli Chromebook untuk menikmati fitur sistem operasi desktop Google (OS). Padahal, yang Anda butuhkan hanyalah komputer yang berfungsi dan USB Drive.

Google tidak secara resmi memperlihatkan cara untuk mencobanya, tetapi pengembang telah menemukan cara bagi Anda untuk bereksperimen dengan OS open-source. Metode ini berfungsi baik Anda menjalankan Windows, macOS, atau Linux. Dan tidak, Anda tidak akan menimpa OS yang ada.

Inilah yang perlu Anda ketahui.

Menjalankan Chrome OS Dari Drive USB 
Kami akan menciptakan drive USB yang sanggup di-boot, dimuat dengan gambar disk Chromium OS. Tetapi Anda perlu beberapa hal sebelum memulai.
Catatan: Drive USB akan terhapus sepenuhnya dalam proses instalasi. Jika Anda mempunyai data berharga di drive, harap simpan di kawasan lain.

Unduh gambar Chromium OS Terbaru 
Google tidak mempunyai build Chromium OS resmi yang sanggup Anda unduh. Sumber alternatif terbaik ialah Arnold The Bat.

Unduh: Build harian Chromium OS terbaru

Ekstrak Image Zip 
 
Anda kini akan mempunyai file 7-Zip di hard drive Anda. Ekstrak file ini memakai salah satu aplikasi 7-Zip yang disebutkan di atas.

Format Drive USB 

Tancapkan USB drive ke port dan memformatnya sebagai FAT32. Prosesnya paling sederhana di Windows, tetapi macOS dan Linux juga tidak sulit.

Untuk pengguna macOS, Utilitas Disk bawaan sanggup memformatnya sebagai FAT32. Jika Anda melihatnya diberi label "MS-DOS FAT", jangan khawatir, itu hal yang sama. 

Baca Juga Jika metode Windows atau Mac membingungkan atau membingungkan Anda, maka Anda juga sanggup memakai aplikasi Formatter kartu resmi SD Association.

Unduh: SD Card Formatter untuk Windows | macOS (Gratis)

Untuk pengguna Linux, kami sarankan untuk memakai GParted untuk format cepat.

Unduh: GParted untuk Linux (Gratis)

Untuk menambah kenyamanan, ketika diminta memberi nama drive baru, beri nama "Chrome."

Jalankan Etcher dan Instal Image

Sekarang, Anda harus mempunyai drive USB yang sepenuhnya diformat, berjulukan "Chrome", dicolokkan ke satu port komputer (seperti ditunjukkan pada langkah tiga). Anda juga akan mempunyai file gambar yang tidak di-zip dari Chromium OS terbaru (seperti yang ditunjukkan pada langkah satu dan dua). Dan Anda telah menginstal Etcher di komputer Anda. Mulai Etcher.
  • Klik Pilih Gambar dan telusuri ke kawasan file gambar Chromium OS. Tambahkan di Etcher.
  • Klik Pilih Drive dan pilih Chrome USB Drive yang telah Anda buat.
  • Klik Flash untuk memulai proses menginstal gambar dan memvalidasi instalasi.
Etcher memvalidasi proses pembakaran yaitu sesudah jawaban menciptakan gambar pada drive USB, itu akan memverifikasi bahwa semuanya sudah benar. Pastikan Anda menunggu hingga tertulis 100%. Setelah Etcher selesai, ini akan menjadi drive USB yang sanggup di-boot dengan Chromium OS.

Boot Ulang Komputer Anda dan Masukkan Opsi Boot 
"Boot" ialah proses menentukan OS. Setiap komputer memungkinkan Anda menentukan dari drive mana dia harus boot OS, apakah itu hard drive, drive USB, atau bahkan drive DVD. Anda harus masuk Boot dan menentukan drive USB yang gres saja Anda buat. 

Untuk PC Windows atau Linux: Komputer yang berbeda mempunyai pengaturan BIOS yang berbeda. Biasanya, sajian Boot Options mempunyai pintasan keyboard F5, F8, atau F12. 

Untuk Mac: Segera sesudah Mac dimatikan dan restart, tekan dan tahan tombol Option. Anda akan melaksanakan ini ketika layar hitam, tapi tidak apa-apa. Terus tahan hingga Anda melihat sajian boot, yang memungkinkan Anda menentukan antara hard drive Macintosh atau USB drive yang Anda pasang (biasanya dilambangkan sebagai "EFI").

Boot ke Chrome OS 


Pilih drive USB di sajian boot, tekan enter, dan komputer akan boot dari drive. Anda kini mengalami semua kejayaan Chrome OS, tanpa memengaruhi hard drive dan OS utama Anda.

Anda harus menyiapkan Chrome OS ketika pertama kali menggunakannya, idealnya dengan akun Google yang ada. Jangan khawatir, pengaturan ini hanya selama pertama kali Anda boot. Setiap kali Anda menjalankannya di masa depan, itu akan eksklusif menuju layar login.

Sekarang Anda telah menjalankan Chrome OS pada drive USB, lakukan perputaran. Anda akan terkejut dengan betapa miripnya dengan sistem operasi desktop lengkap ibarat Windows, macOS, dan Linux. Anda bahkan sanggup menginstal beberapa kegiatan Linux dan beberapa perangkat lunak Windows juga.

Jika Anda menyukai apa yang Anda lihat dan siap untuk beralih ke Chrome OS, Anda tidak perlu membeli perangkat keras baru. Anda sanggup mengubah PC atau laptop apa pun menjadi Chromebox atau Chromebook dengan perangkat lunak yang gampang dipakai berjulukan CloudReady. Prosedur instalasi bekerjsama lebih sederhana daripada metode di atas.

Baca Juga


Sumber http://bintalahe.blogspot.com

Centos Vs Ubuntu: Manakah Os Server Hosting Web Terbaik

Dengan begitu banyak distribusi Linux yang tersedia, menentukan satu untuk komputer di rumah Anda tidak mudah. Memilih distribusi Linux untuk server bahkan lebih sulit. Server berjalan 24 jam sehari, sering kali melaksanakan kiprah yang rumit, jadi menentukan distribusi yang sanggup Anda percayai yaitu kuncinya.

Ubuntu yaitu salah satu opsi yang lebih terkenal alasannya keberadaannya yang unik, tetapi jauh dari satu-satunya pilihan. CentOS yaitu pilihan lain berkat reputasinya yang solid dan stabil.

Ubuntu yaitu pilihan terbaik bagi kebanyakan orang, tetapi ada beberapa masalah di mana Anda ingin mempertimbangkan CentOS.

Apa itu CentOS
Jika Anda pernah membaca perihal Linux, Anda mungkin tahu sedikit perihal Ubuntu. Ini yaitu distribusi yang gampang dipakai menurut Debian dan itu yaitu salah satu versi Linux yang lebih banyak dipakai di luar sana. 

CentOS, di sisi lain, mungkin lebih merupakan misteri. Distribusi ini didasarkan pada Red Hat Enterprise Linux, yang merupakan produk berbayar. CentOS tersedia secara bebas dan open source tetapi memanfaatkan pekerjaan yang masuk ke Red Hat Enterprise Linux.

Anda tidak mendapatkan derma yang sama dengan yang Anda dapatkan dengan penawaran Red Hat alasannya Anda tidak membayar untuk dukungan. Konon, CentOS didukung komunitas, jadi Anda tidak sendirian kalau mengalami masalah.

CentOS vs. Ubuntu Server 
Selain versi desktop Ubuntu yang banyak digunakan, ada versi lain yang dimaksudkan untuk dipakai di server. Distribusi ini dinamai Server Ubuntu. Salah satu perbedaan utama antara kedua versi yaitu bahwa Ubuntu Server tidak mempunyai antarmuka pengguna grafis secara default. 

Karena penggunaan sumber hulu yang luas, Red Hat Enterprise Linux, CentOS telah mengembangkan reputasi untuk menjadi kondusif dan stabil. Kedua hal ini yaitu faktor utama dalam menentukan distribusi untuk server Anda. CentOS juga sangat sanggup disesuaikan, yang mempunyai kegunaan untuk menghapus layanan yang tidak Anda butuhkan.

Ubuntu mendapatkan pembaruan lebih sering daripada CentOS dan umumnya mempunyai paket yang lebih baru. Ini baik dan buruk. Itu berarti Ubuntu akan mendapatkan fitur-fitur gres lebih cepat, tetapi mungkin juga melihat bug gres diperkenalkan. Siklus pembaruan yang lebih lambat yang dipakai oleh CentOS membantu menjaga stabilitas tetapi sanggup berarti Anda tidak akan mendapatkan pembaruan keamanan yang kritis secepat ini.

Pemenang: CentOS menang atas Ubuntu hanya dengan berkat stabilitasnya yang kokoh.

CentOS vs Ubuntu: Instalasi dan Konfigurasi 
Baik CentOS dan Ubuntu memperlihatkan proses instalasi yang efisien, tetapi masing-masing mempunyai kekuatan yang berbeda. Dengan Ubuntu Server, Anda tidak mendapatkan antarmuka grafis, tetapi masih gampang bagi hampir semua orang. Walaupun penginstal Ubuntu bertujuan biar gampang bagi siapa saja, CentOS bertujuan untuk menciptakan prosesnya cepat dan gampang bagi eksekutif sistem. 

Baca Juga Jika Anda memakai versi desktop Ubuntu untuk server Anda, konfigurasi cukup mudah. Menginstal perangkat lunak, mengubah pengaturan, dan mengaktifkan dan menonaktifkan layanan relatif mudah. CentOS juga menyediakan serangkaian opsi konfigurasi yang kuat, meskipun memakai beberapa aplikasi berbeda di bab belakang.

Mengkonfigurasi CentOS atau Ubuntu melalui baris perintah berbeda. Anda akan menemukan beberapa file konfigurasi di daerah yang berbeda, perbedaan besar yaitu manajer paket yang dipakai oleh setiap distribusi. Ubuntu memakai Apt sedangkan CentOS memakai Yum. Menggunakan masing-masing cukup mudah, tetapi ada beberapa perbedaan utama antara keduanya.

Pemenang: Ubuntu menang di sini berkat fasilitas penggunaannya dan jumlah dokumentasi yang akan Anda temukan secara online.

CentOS vs Ubuntu: Kinerja 
Jika Anda menjalankan aplikasi atau layanan yang intensif sumber daya di server Anda, kinerja sistem operasi penting. Walaupun distribusi Linux kira-kira mempunyai kinerja yang hampir sama dibandingkan dengan sistem operasi lain, beberapa masih mempunyai kelebihan.

Server Ubuntu lebih ramping secara default, yang menyampaikan keuntungan. Yang mengatakan, Anda sanggup men-tweak CentOS untuk memeras lebih banyak kinerja dari itu kalau Anda mau atau perlu. Melihat laporan dari Phoronix, Ubuntu terkadang memimpin CentOS, sementara di lain waktu itu sebaliknya.

Pemenang: Yang ini yaitu Seri. Kategori ini terlalu bersahabat untuk dipanggil.

CentOS vs Ubuntu: Penggunaan Laptop 
Sementara tujuan utama dari artikel ini yaitu menyelidiki CentOS vs Ubuntu untuk penggunaan server, keduanya juga merupakan sistem operasi desktop. Jika Anda sering memakai salah satu dari ini di server atau server, Anda mungkin lebih nyaman menjalankannya di laptop Anda juga.

Di sinilah Anda akan melihat beberapa perbedaan yang lebih dramatis antara keduanya. CentOS 7 memakai kernel Linux 3.10, sedangkan Ubuntu 18.04 memakai kernel Linux 4.18. Kernel yang lebih gres membawa derma untuk perangkat keras yang lebih baru. 

Jika Anda memakai laptop yang relatif baru, Anda mungkin menemukan CentOS tidak mengenali perangkat keras tertentu. Dalam beberapa kasus, Anda sanggup menemukan dan menginstal driver untuk perangkat keras itu sendiri, tetapi ini sanggup rumit. Ubuntu akan mempunyai derma yang lebih baik untuk laptop gres secara umum.

Di sisi lain, kalau Anda menginstalnya di ThinkPad yang berusia beberapa tahun, CentOS mungkin berfungsi dengan baik. Peluangnya elok kalau pada awalnya berfungsi dengan baik, ia akan terus berfungsi dengan baik bahkan sehabis pembaruan. Ini yaitu salah satu area di mana stabilitas CentOS menyampaikan sangat berguna.

Pemenang: Ubuntu memenangkan kategori ini berkat banyaknya perangkat keras yang didukungnya.

Aspek Lain yang Perlu Dipertimbangkan 
Jika Anda memakai Virtual Private Server dari perusahaan menyerupai Linode atau DigitalOcean, pemasangan semudah menyiapkan server baru. Anda tidak perlu khawatir perihal proses instalasi sama sekali, Anda juga tidak perlu khawatir apakah perangkat keras tertentu didukung.

Ukuran komunitas di sekitar masing-masing distribusi juga sesuatu yang perlu diingat. Karena popularitasnya, Ubuntu mempunyai lebih banyak repositori komunitas yang tersedia. Itu juga mempunyai lebih banyak pengguna yang mungkin mengalami persoalan yang Anda miliki yang sanggup menyebarkan bagaimana mereka mengatasi persoalan itu.

CentOS mempunyai pangsa pasar lebih sedikit daripada Ubuntu, tetapi dokumentasi yang disediakan oleh Red Hat Enterprise Linux sanggup membantu di sini.

Baca Juga


Sumber http://bintalahe.blogspot.com