Tampilkan postingan dengan label Unggas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Unggas. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Maret 2018

Teknik Ternak Burung Lovebird Untuk Pemula

Ternak Lovebird – Lovebird merupakan salah satu jenis burung yang paling banyak diminati untuk dibudidayakan. Hal ini tentu saja lantaran kicaunya yang merdu dan penampilannya yang cantik. Tidak heran lovebird menjadi salah satu burung yang menjadi incaran kicau mania.


Nah, tentu ternak lovebird saja bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Kita bisa membudidayakan burung lovebird untuk bisnis atau untuk sekedar hobi saja. Secara umum burung lovebird mempunyai ukuran fisik antara tinggi 13 hingga 17 cm dan berat sekitar 40 hingga 60 gram, berekor pendek dan berparuh besar.


Sebelum kita membahas lebih rinci mengenai cara ternak lovebird, berikut ini kami sajikan daftar harga lovebird terbaru menurut jenisnya:


 Harga Lovebird Terbaru



  1. Harga Lovebird Lutino mata merah Rp: 820.000

  2. Harga Lovebird Olive masih anakan Rp: 200.000

  3. Harga Lovebird Albino Mata Hitam masih anakan Rp: 400.000

  4. Harga Lovebird Albino Mata hitam Dewasa Rp: 550.000

  5. Harga Lovebird Albino mata merah masih anakan Rp: 500.000

  6. Harga Lovebird Pastel Putih masih anakan Rp: 320.000

  7. Harga Lovebird Pastel Hitam masih anakan Rp: 320.000

  8. Harga Lovebird Pastel Kuning masih anakan Rp: 320.000

  9. Harga Lovebird kepala Mas Masih anakan Rp: 250.000

  10. Harga Lovebird  Lutino Mata hitam Rp: 400.000

  11. Harga Lovebird Lutino mata Mrah Rp: 550.000

  12. Harga Lovebird Albino mata merah remaja Rp: 700.000

  13. Harga Lovebird Hijua kepala Biu anakan muda : 200.000

  14. Harga Lovebird Hijau kepala Biru remaja Rp: 250.000

  15. Harga Lovebird Hijau kepala Marah Masih Anakan Rp: 150.000

  16. Harga Lovebird Hijau kepala Merah Dewasa Rp : 250.000


Bagiamana? Sangat tidak mengecewakan sekali bukan? Pantas saja ada banyak kicau mania yang tertarik untuk mempelajari cara ternak lovebird. Ada beberapa hal yang harus kita ketahui semoga bisa sukses dalam ternak lovebird kedepannya. Memang tidak ada standard baku, sentuhan cuek tangan seorang peternak sangat menentukan keberhasilan ternak lovebird kedepannya. Namun semua itu tentu saja melalui proses penjang dan percobaan yang tiada henti.


 Lovebird merupakan salah satu jenis burung yang paling banyak diminati untuk dibudidayaka Teknik Ternak Burung Lovebird untuk Pemula
Cara Ternak Lovebird

Cara Ternak Lovebird Step by Step


Berikut ini step by step cara ternak lovebird yang benar dan harus anda perhatikan semoga sukses dalam membudidayakan burung elok ini:


1. Persiapkan Sangkar Burung Love Bird


Setelah kita mempunyai indukan yang berusia setahun dan siap untuk diternak, maka langkah selanjutnya ialah mempersiapkan sangkar yang tepat. Untuk menempatkan sepasang lovebird, buatlah sarang seukuran 50x50x50 cm. Di sarang tersebut, jangan lua juga untuk menyediakan kawasan untuk bertelur lovebird yang terbuar dari kotak kayu ukuran 25x20x25 cm dan juga tenggeran atau kawasan bertengger. Posisi sarang harus terhindar dari sinar matahari dan hujan. Anda juga harus menyediakan rumput-rumput kering, serutan kayu, atau dahan-dahan kering untuk materi sarangnya.


Perlengkapan Saran:



  • Sediakan kawasan pakan

  • Sediakan kawasan minum

  • Sediakan karamba atau kawasan mandi

  • Sediakan tangkringan


2. Usia Lovebird


Sebelum kita membahas lebih rinci mengenai cara ternak lovebird, sebaiknya anda pilih umur lovebird yang pas untuk diternakan, tidak terlalu muda, lantaran biasnaya indukan belum siap untuk melaksanakan reproduksi, pilih indukan yang telah berusia setahun.


3. Memilih Bibit (Memilih Jantan dan Betina Burung Love Bird)


Berdasarkan jenis lovebird yang sudah disebutkan di atas, antara jantan dan betinanya sangat sulit untuk dibedakan, keduanya mempunyai kemiripan dan kesamaan, maka dari itu kita harus jeli dalam menentukan jenis kelamin jantan dan betinanya.


Setelah kita dapatkan jumlah burung yang akan kita ternak, kemudian usianya sudah setahun, langkah selanjutnya kita bedakan antara jantan dan betinanya. Jangan hingga jeruk makan jeruk. Nah, cara untuk membedakan jenis kelamin lovebird ialah dengan cara meraba tulang, dimana kalau jarak antara kedua tulang supit renggang dan terasa elastis maka lovebird tersebut biasanya berjenis kelamin betina. Dan kalau jarak antara tulang supit sempit serta terasa keras biasanya lovebird tersebut berjenis kelamin jantan.


Cara di atas tidak akurat 100%, namun relatif bisa dipakai. Untuk cara yang akuratnya ialah dengan cara tes darah. Pertama cabut sehelai bulu lovebird, nantinya di pangkal bulu lovebird tersebut terdapat sedikit darah yang menempel, selanjutnya periksa ke laboratorium yang khusus untuk meneliti jenis kelamin lovebird. Cara inilah, cara yang sangat akurat untuk menentukan jenis kelamin lovebird.


4. Penjodohan


Setelah sangkar dan indukan siap, langkah selanjutnya ialah intinya, yaitu pengawinan. Di alam, burung ini mempunyai sifat setia pada pasangannya. Cara mengawinkan lovebird ialah dengan meletakkan masing – masing jantan betina di sangkar terpisah dan dekatkan kedua sangkar tersebut.


Kalau mereka selalu berdekatan maka kemungkinan besar sudah berjodoh. Proses ini biasanya memakan waktu 3 – 7 hari. Proses penjodohan ini bisa sangat cepat bila dilakukan dikala masing – masing lovebird tersebut sudah memasuki masa berahi.


Masa berahi ini ditandai dengan sikap – sikap tertentu, ibarat sering berkicau serta melaksanakan kegiatan – kegiatan birahi, yaitu jantan berusaha mengawini benda – benda didekatnya, sedangkan merunduk sembari membuka sayap dengan ekor bergerak naik turun.


Jika jantan dan betina tersebut sudah berjodoh, kumpulkan keduanya dalam sebuah sangkar penangkaran. Ada hal yang harus diingat : kalau sesudah dikumpulkan dalam satu sangkar ternyata tidak mau kawin atau selalu kejar – kejaran maka dipastikan penjodohan ini telah gagal. Cobalah untuk mengulangi lagi proses ini dengan menukar salah satunya dengan lovebird yang lain. Ada juga insiden unik, yaitu pasangan tersebut cerai. Hal ini biasanya terjadi lantaran kondisi sangkar yang kurang nyaman, stres, maupun perebutan makanan.


Alternatif lain untuk penjodohan ialah dengan mengumpulkan banyak lovebird sekaligus disebuah sangkar yang besar. Paling tidak harus ada lima pasang lovebird dalam sangkar tersebut. Satu hal yang harus diingat pula bahwa lovebird tidak mengenal poligami atau poliandri ibarat layaknya bangsa burung yang lain. Oleh lantaran itu, jumlah lovebird yang terdapat dalam sangkar besar tersebut antara najntan dan betinna harus sama. Kalau ada sepasang lovebird yang sudah berjodoh, mereka biasanya eksklusif masuk ke glodok untuk kawin dan bertelur. Anda tinggal memindahkan sepasang lovebird tersebut ke sangkar penangkaran.


5. Poligami Agar Ternak Lovebird Maksimal


Nah, ini beliau tips ternak lovebird yang jarang orang ketahui, dengan cara poligami, maka lovebird bisa lebih optimal dalam bertelurnya, dimana satu indukan jantan bisa mengawini 4-5 indukan betina. Berdasarkan sifat alamiahnya, burung lovebird mempunyai aksara monogami, maka dari itu kita memerlukan siasat jitu semoga si burung mau menyebarkan cintanya :D.


Berikut ini tips sukses ternak lovebird dengan poligami 3 betina:



  • Langkah awal kita sediakan sangkar yang berbeda, setiap pagi, mulai pukul 06.00 hingga 07.00, induk jantan dimasukkan ke sangkar betina dan itu dilakukan secara bergiliran.

  • Misalnya, pertama kali dimasukkan ke sangkar betina-1 mulai pukul 06.00. Namun satu jam kemudian, induk jantan diangkat dan dimasukkan lagi ke kandangnya sendiri.

  • Keesokan harinya, induk jantan kembali dimasukkan ke sangkar betina-1, dalam waktu yang sama pula (06.00 – 07.00). Setelah itu dikembalikan lagi ke kandangnya. Begitu seterusnya, sehingga induk jantan selama 4 hari berturut-turut berada di sangkar betina-1, meski hanya selama 1 jam.

  • Hari kelima, induk jantan dimasukkan ke sangkar betina-2 dalam rentang waktu pukul 06.00 hingga 07.00. Setelah itu dikembalikan ke kandangnya sendiri. Hal ini berlaku selama 4 hari berturut-turut.

  • Selanjutnya, induk jantan dimasukkan ke sangkar betina-3, dalam rentang waktu yang sama dan selama 4 hari berturut-turut pula.

  • Jadi selama 12 hari nonstop, induk jantan akan selalu mendampingi induk betina, meski satu jam saja. Ketika campur dengan induk betina, induk jantan bisa mengawini pasangannya secara sempurna.

  • Beberapa hari atau ahad sesudah kawin, masing-masing induk betina akan bertelur. Kalau telur menetas (meski hanya pada 1-2 induk betina saja), berarti perkawinan poligami sukses. Kalau tak ada satu telur pun yang menetas, ada dua kemungkinan yang terjadi: induk jantan tak pernah mengawini betinanya, atau induk jantan memang infertil.


Hmm, si jantan harus adil ya. 😀


6. Penanganan Telur


Setelah proses kawin berhasil, langkah selanjutnya ialah penanganan telur. Kandang yang sudah kita sediakan glodog sebagai kotak sarang tadi sebaiknya kita sediakan ranting-ranting kecil untuk indukan menciptakan sarang ibarat yang sudah dijelaskan pada persiapan sangkar di atas, lantaran meskipun kawasan bertelur sudah kita sediakan secara insting tetap saja burung ini akan menciptakan sarangnya sendiri untuk bertelur.


Usahakan untuk tidak menebarkan ranting atau dauan yang masih berair atau segar. Gunakan yang sudah kering saja. Bahan – materi yang masih segar sanggup membusuk di dalam glodok. Hal ini bisa mengakibatkan persoalan sendiri. Selain itu, jangan gunakan sebagai materi yang bersifat sintesis ibarat serat plastik maupun karet. Bahan – materi sintesis bisa menjadi racun apabila terpengaruhi oleh lovebird. Ummnya lovebird bertelur 4 – 6 butir.


Jangan khawatir kalau lovebird tidak eksklusif mengeram. Biasanya burung ini gres akan mengerami telurnya sesudah telur ketiga keluar. Pada dikala pengeraman, induk lovebird akan sesekali keluar dari glodok untuk makan, mandi, atau cuma sekadar merentangkan sayap.


7. Penetesan


Setelah di eramkan selama kurang lebih 21 – 23 hari, biasanya lovebird akan menetas, dalam kurun waktu hingga 24 jam dari telur retak hingga lovebird tepat menetas. Ini alamiah sehingga anda tidak perlu khawatir. Anda jangan ikut campur dalam persoalan ini lantaran kalau anda pecahkan cangkangnya justru hal ini sanggup mengakibatkan anak lovebird menjadi tumbuh tidak normal maupun cacat. Mungkin pada dikala masa pertama keluar tidak semua telur tersebut bisa menetas atau mandul. Hal ini alami dan tidak perlu terlalu mengkhawatirkan hal ini. Biasanya lovebird gres benar – benar produktif sesudah masa bertelur yang kedua dan seterusnya.


Ada beberapa penyebab lovebird mandul atau gagal menetas, bisa disebabkan oleh induk yang terlalu muda, lingkungan yang tidak sehat dan nutrisi yang tidak cukup atau gizi buruk. Misal burung lovebirdanda mengalami kemandulan atau kegagalan menetas terus menerus, maka perlu mendapat penanganan khusus,  coba buka cangkang telur yang tidak menetas tersebut dan lihatlah bagaimana perkembangan embrio lovebird. Jika embrio itu ternyata ada tetapi hanya setengah jadi, kemungkinan besar ada yang salah dengan proses pengeraman telurnya. Bisa saja telur tersebut tergelincir keluar sarang sehingga tidak tererami oleh induknya.


8. Penanganan Anakan Burung LoveBird


Untuk telur yang berhasil menetas, maka perlu penanganan khusus. Pada anakan lovebird yang sudah memasuki usia 10 – 14 hari, ambil anakan tersebut, letakkan pada sebuah kotak yang di beri bantalan kain handuk dan diberi lampu 5 watt untuk menjaga kehangatan. Hal ini juga sanggup meningkatkan produktifitas induk lovebird.


9. Makanan Indukan Lovebird


Kenapa pakan indukan terlebih dahulu? Setelah menetas induklah yang akan memperlihatkan pakan kepada bayi mungil lovebird. Induk lovebird akan melolohkan kuliner yang dikomsumsinya untuk anak-anaknya ini biasanya dilakukan oleh sang jantan, jadi jaga nutrisi pada pakan lovebird. Beberapa jenis kuliner indukan lovebird yang baik ibarat jewawut, kenari seed, biji sawi, jagung muda, sawi, toge, jangan lupa berikan Benelux Primus lovebird yang penting untuk si induk dan anakanya lantaran mengandung jenis nutrisi tepat yang di perlukan dalam menernakan lovebird.


10. Makanan Anakan Lovebird


Nah, ibarat yang sudah dijelaskan di atas pada point no 8, anakan diambil dari indukan sesudah memasuki usia 10 – 14 hari. Untuk anakan lovebird, bisa anda berikan bubur bayi instant yang banyak dijual di toko sekitar anda. Bubur bayi dicampur dengan air hangat, jangan terlalu panas dan jangan dingin, ( hangat-hangat kuku ). Untuk tahap awal, berikan campuran yang tidak terlalu kental, semakin tambah umur anak lovebird, tingkat kekentalan kuliner semakin bertambah pula.


Anda bisa memakai alat bantu berupa jarum suntik, namun pastikan kesterilan jarum suntik tersebut. Anakan diberi pakan minimal tiap 4 jam sekali, secara teratur. Anda sanggup memakai acara anda sendiri, sebagai teladan acara pertolongan makan: 06:00, 10:00, 14:00, 18:00, 23:00.


Setelah memasuki usia sekitar empat minggu, anda bisa memberi mereka kuliner di kawasan makan untuk melatih makan pada anak lovebird. Anda bisa memperlihatkan potongan-potongan kecil buah-buahan atau sayuran, telur rebus, pelet yang dicampur air hangat.


Bagaimana? Anda tertarik untuk bisnis ternak lovebird? Kalau sudah berjalan pastilah akan lebih gampang lantaran kita sudah terbiasa dengan rutinitas memilihari burung elok ini.


Demikianlah panduan cara ternak lovebird dari SentraBudidaya.com semoga bermanfaat untuk anda semua. Jangan lewatkan juga Panduan Budidaya Kenari untuk Pemula



Sumber https://sentrabudidaya.com

Kamis, 29 Maret 2018

Panduan Lengkap Budidaya Belibis Untuk Pemula

Ternak Bebek – Bebek atau itik merupakan unggas yang mempunyai nilai hemat cukup tinggi. Permintaan daging dan telur angsa setiap hari semakin meningkat, terutama pasca semakin menjamurnya pecel ‘lele’ yang hampir ada di stiap wilayah, bahkan penjajak pecel ‘lele’ berjejer saling berdekatan dan hampir semuanya ramai.


Selain itu, seruan angsa juga meningkat lantaran restoran atau rumah makan semakin bertambah. Selain seruan rumah makan yang semakin tinggi, tingkat konsumsi masyarakat juga semakin tinggi. Hal ini tentu menimbulkan perjuangan ternak bebek menjadi peluang perjuangan yang tidak bisa diremehkan.


Perlu sama-sama kita ketahui, hasil utama dari ternak bebek ialah telurnya. Telur angsa menjadi fokus utama dari budidaya angsa yang kita lakukan. Sementara untuk dagingnya, menjadi hasil sampingan sesudah angsa atau itik sudah tidak produktif lagi.


Usia produktif angsa dari usia 20 ahad hingga satu tahun kedepannya. Nah, sesudah melewati masa bertelur selama 1 tahun, biasanya angsa tidak akan produktif lagi. Produksi telur rata-rata angsa lokal berkisar antara 200-300 butir per tahun dengan berat rata-rata 70 gram. Bahkan, angsa alabio mempunyai produktivitas tinggi di atas 250 butir per tahun dengan masa produksi telur hingga 68 minggu.


Untuk bisa memulai perjuangan ternak bebek, tidak banyak modal yang diperlukan. Namun meskipun demikian, penyediaan lokasi ternak itik menjadi syarat mutlak semoga budidaya yang kita lakukan bisa sukses dan membuahkan hasil yang maksimal.


 Bebek atau itik merupakan unggas yang mempunyai nilai hemat cukup tinggi Panduan Lengkap Budidaya Bebek untuk Pemula
Cara Ternak Bebek (Itik) Step by Step

Cara Ternak Bebek (Itik) Step by Step


Berikut ini SentraBudidaya bagikan panduan cara ternak angsa step by step sehingga gampang untuk dipahami oleh siapa saja, bahkan oleh pemula yang belum pernah berkecimpung dalam budidaya angsa sekalipun:


1. Jenis Bebek yang Diternak


Sebelum kita berbicara lebih jauh mengenia cara ternak bebek, ada baiknya bila ktia ketahui lebih dahulu jenis angsa yang bisa kita budidayakan. Karena jenis angsa akan sangat besar lengan berkuasa terhadap teknis budidaya yang akan kita lakukan. Berikut ini jenis angsa menurut tipenya, yaitu:



  • Bebek petelur menyerupai Indian Runner, Khaki Campbell, Buff (Buff Orpington) dan CV 2000-INA;

  • Bebek pedaging menyerupai Peking, Rouen, Aylesbury, Muscovy, Cayuga;

  • Bebek ornamental (itik kesayangan/hobby) menyerupai East India, Call (Grey Call), Mandariun, Blue Swedish, Crested, Wood.


Kalau di Indonesia, jenis itik atau angsa dibagi menjadi beberapa type, yaitu:



  • Itik Tegal (Tegal) – Ciri-ciri : warna bulu putih polos hingga cokelat hitam, warna paruh dan kaki kuning atau hitam.

  • Itik Mojosari (Mojosari Jawa Timur) – Ciri-ciri : warna bulu cokelat muda hingga cokelat tua, warna paruh hitam dan kaki berwarna hitam.

  • Itik Alabio (Amuntai Kalimantan Selatan) – Ciri-ciri : tubuh lebih besar dibandingkan dengan itik Tegal.

  • Itik Asahan dikembangkan di Tanjung Balai, Sumatera Utara.

  • Itik Persilangan


Untuk jenis angsa yang banyak dibudidayakan di Indonesia biasanya adalah bebek tegal, angsa khaki campbell, angsa alabio, angsa mojosari, angsa bali, angsa CV 2000-INA dan jenis-jenis angsa petelur unggul lainnya yang merupakan produk hasil pengembangan dari BPT (Balai Penelitian Ternak) Ciawi, Bogor.


2. Persiapan Lokasi Ternak Bebek


Untuk kawasan budidaya bebek, sebaiknya agak jauh dari pemukimam penduduk namun susukan jalan menuju juga gampang dijangkau dengan kendaraan beroda empat atau motor. Pastikan lokasi anda kondusif dari predator, baik itu biawak, berang-berang, ular dan binatang pemangsa lainnya. Jika disekitar lokasi ada kawasan mandi-mandi angsa akan lebih baik lagi.


3. Kandang Bebek


Berikut ini beberapa persyaratan sangkar angsa semoga produktivitas bisa optimla:



  • Penyiapan Sarana dan Peralatan

  • Persyaratan temperatur sangkar ± 39 ° C.

  • Kelembaban sangkar berkisar antara 60-65%

  • Penerangan sangkar diberikan untuk memudahkan pengaturan sangkar semoga tata sangkar sesuai dengan fungsi bagian-bagian kandang.


Untuk model sangkar sendiri, setidaknya ada 3 tipe sangkar yang bisa anda gunakan, berikut ini diantaranya:



  1. Kandang untuk anak itik (DOD) oada masa stater bisa disebut juga sangkar box, dengan ukuran 1 m 2 bisa menampung 50 ekor DOD

  2. Kandang Brower (untuk itik remaja) disebut model sangkar Ren/kandang kelompok dengan ukuran 16-100 ekor perkelompok

  3. Kandang layar ( untuk itik masa bertelur) modelnya bisa berupa sangkar baterei ( satu atau dua ekor dalam satu kotak) bisa juga berupa sangkar lokasi ( kelompok) dengan ukuran setiap meter persegi 4-5 ekor itik cukup umur ( masa bertelur atau untuk 30 ekor itik cukup umur dengan ukuran sangkar 3 x 2 meter).


Perlengkapan sangkar yang diharapkan seperti tempat makan, kawasan minum dan perelengkapan pemanis lainnya.


*Daya tampung untuk 100 ekor itik :



  • Umur 1 hari – 2 ahad 1 -2 m.

  • Umur 2 ahad 2 – 4 m.

  • Umur 2 – 4 ahad 4 – 6 m.

  • Umur 4 – 6 ahad 6 – 8 m.

  • Umur 6 – 8 ahad 8 – 10 m.

  • Itik dara hingga umur 6 bulan, 5 – 10 ekor/m.


4. Bibit Bebek


Ada 3 cara menentukan bibit angsa yang bisa kita lakukan, diantaranya:



  1. Membeli telur tetas dari induk itik yang dijamin keunggulannya

  2. Memelihara induk itik yaitu pejantan + betina unggul untuk mendapat telur tetas lalu meletakannya pada mentok, ayam atau mesin tetas

  3. Membeli DOD (Day Old Duck) dari pembibitan yang sudah dikenal mutunya maupun yang telah mendapat rekomendasi dari Dinas Peternakan setempat.


Pastikan anda benar-benar memiulih bibit yang unggul dan sudah diuji keunggulannya, semoga produksi ternak kita bisa optimal. Untuk ciri DOD yang baik ialah tidak cacat (tidak sakit) dengan warna bulu kuning mengkilap.


5. Perawatan Bibit Bebek


Setelah kita mempunyai sangkar dan bibit, maka langkah selanjutnya ialah tindakan perawatan bibit bebek. Perlu sama-sama kita ketahui, biasanya peternak menentukan bibit DOD lantaran dianggap lebih baik dan lebih terperinci kualitasnya.


a. Perawatan Bibit


Untuk bibit sebaiknya segera ditempatkan pada sangkar brooder (indukan) yang telah dipersiapkan sebelumnya. Dan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam brooder ialah temperatur brooder diusahakan yang anak itik tersebar secara merata, kapasitas sangkar brooder (box) untuk 1 m² bisa menampung 50 ekor DOD, kawasan pakan dan kawasan minum sesuai dengan ketentuan yaitu jenis pakan itik fase stater.


b. Perawatan calon Induk


Untuk calon indukan angsa sendiri terbagi menjadi 2 jenis, yaitu induk untuk produksi telur konsumsi dan induk untuk produksi telur tetas. Perawatan keduanya sama saja, perbedaannya hanya pada induk untuk produksi telur tetas harus ada pejantan dengan perbandingan 1 jantan untuk 5 – 6 ekor betina.


6. Pemberian Pakan


Untuk pemberian pakan sendiri kita sesuaikan dengan usia itik. Pada fase bertelur itik membu tuhkan pakan dengan kandungan protein 17% – 20% dan energi sebesar 2.700kkal – 2.88kkal. Bahan pokok pakan sumber karbohidrat antara lain dedak, jagung,karak atau aking (nasi yang dikeringkan) serta menir.



Sedangan sumber protein hewani (segar): ikan rucah, kerang, remis, kulit udang, diberikan oleh peter nak di akrab pantai. Bekicot dan keong sawah diberikan oleh peternak di areal pertanian dan rawa. Untuk mengantisipasi kurangnya ikan segar bisa dikeringkan dan dibentuk tepung.


Junkah pakan yang diberikan juga bervariasi. Patokannya seekor itik membutuhkan 155 g/hari (kering). Pada kadar air 15% – 20% bobotnya kurang lebih 220 g. Ada peternak membi pakan 20kg/100 ekor/ hari. Peternak lain memberi 7 kg aking, 5 kg katul, 15 kg ikan segar atau 5 kg tepung ikan. Atau 25 kg – 27 kg per hari.


Berikut ini teknis pembagian pakan sesuai dengan usia bebek:



  1. Umur 0-16 hari diberikan pada kawasan pakan datar (tray feeder)

  2. Umur 16-21 hari diberikan dengan tray feeder dan sebaran dilantai

  3. Umur 21 hari samapai 18 ahad disebar dilantai.

  4. Umur 18 minggu–72 minggu, ada dua cara yaitu : 7 hari pertama secara pakan peralihan dengan memperhatikan permulaan produksi bertelur hingga produksi mencapai 5%. Setelah itu pemberian pakan itik secara ad libitum (terus menerus).


Sebagian peternak member pakan di dalam ruang istirahat. Sebaiknya pakan jangan kepanasan. Pemberian pakan dua kali (pukul 07.00 dan 17.00) atau tiga kali (plus pukul 12.00) sehari, tergantung kebiasaannya. Di antara jam pakan dua kali, biasanya diselingi dengan kudapan protein hewani.


Jangan mengganti jenis pakan, petugas pakan dan jadwal pakan tiba-tba, lantaran ini bisa menciptakan itik stress. Hindari pemberian pakan di luar jadwal dan memaksa itik berhenti makan. Pemberian pakan sebaiknya diberikan ketika semua itik dalam keadaan terjaga.


7. Pengendalian Penyakit


Pada ketika itik atau angsa sakit, biasanya akan menampakkan ciri-ciri menyerupai nafus makan hilang, tidak bersuara, gerakannya lamban atau pasif. Berikut ini beberapa penyakit yang mungkin saja bisa muncul dan penanganan yang bisa anda lakukan:


a. Penyakit Berak Kapur


Penyebab : Bakteri Salmonella Pullorum. Tanda-tanda : Berak putih, lengket menyerupai pasta.


Pencegahan: Kebersihan kandang, makanan, minuman, vaksinasi, dan itik yang sakit dipisahkan.


b. Penyakit Cacing


Penyebab : Berbagai jenis cacing.


Tanda-tanda : Nafsu makan kurang, adakala mencret, bulu kusam, kurus, dan produksi telur menurun. Pencegahan: Kandang harus bersih, kering tidak lembab, kuliner dan minuman harus higienis dan sanitasi kandang.


c. Lumpuh


Penyebab : Kekurangan vitamin B.


Tanda-tanda : Kaki infeksi dibagian persendian, jalan pincang dan lumpuh, kelihatan ngantuk, adakala keluar air mata berlebihan.


Pencegahan : Pemberian sayuran / hijauan dalam bentuk segar setiap hari.


8. Perkawinan


Setelah memasuki usia 20 minggu, biasanya angsa akan siap untuk dikawinkan. Sistem perkawinan dikenal ada dua macam yaitu itik hand mating/perkawinan itik dengan tunjangan tangan insan dan nature mating (perkawinan itik secara alami).


9. Panen


Setelah proses itik betina dibuahi maka itik akan bertelur. Itik bisa bertelur 200-250 butir pertahun. Waktu memanen yang tepata ialah pada pukul 06.00 – 07.00. Wadah telur berupa keranjang atau wadah lain yang cekung. Hendaknya telur segera dipasarkan. Unuk meningkatkan nilai tambah, telur bisa diasinkan terlebih dahulu untuk dijual sebagai telur asin. Telur dihentikan disimpan lebih dari lima hari.


10. Pasca Panen


Hasil tamat dari ternak angsa bisa berupa:



  • Telur bebek

  • Telur asin, telur pindang, dll.

  • Daging bebek

  • Bebek sanggup diolah menjadi angsa panggang dll

  • Bulu sanggup diolah menjadi kerajinan tangan

  • Tinja/kotoran itik sanggup menjadi pupuk.



11. Tips Pasca Pemanenan Bebek


Untuk menjaga semoga telur angsa bisa tahan lama, lantaran biasanya telur yang tidak diberi perlakuan khusus hanya bisa bertahan 2 ahad saja. Maka dari itu telur harus ‘diawetkan’, yaitu dengan cara:



  1. Cara pertama dengan mengguanakan air hangat. Pengawetan dengan air hangat merupakan pengawetan telur itik yang paling sederhana. Dengan cara ini telur sanggup bertahan selama 20 hari.

  2. Selain dengan air hangat juga bisa dengan memakai daun jambu biji. Perendaman telur dengan daun jambu biji sanggup mempertahankan mutu telur selama kurang lebih 1 bulan. Telur yang telah direndam akan berubah warna menjadi kecoklatan menyerupai telur pindang.

  3. Minyak kelapa kelapa juga bisa kita gunakan untuk mengawetkan telur. Pengawetan ini merupakan pengawetan yang praktis. Dengan cara ini warna kulit telur dan rasanya tidak berubah.

  4. Pengawetan telur angsa selanjutnya ialah dengan memakai natrium silikat. Bahan pengawetan natrium silikat merupkan cairan kental, tidak berwarna, jernih, dan tidak berbau. Natirum silikat sanggup menutupi pori kulit telur sehingga telur baka dan tahan usang hingga 1,5 bulan. Adapun caranya ialah dengan merendam telur dalam larutan natrium silikat10% selama satu bulan.

  5. Cara mengawetkan yang juga bisa anda lakukan ialah dengan bentuan garam dapur. Garam direndam dalam larutan garam dapur (NaCl) dengan konsentrasi 25-40% selama 3 minggu.


Bagaimana, anda tertarik untuk membudidayakan bebek? Hasil yang kita dapatkan jugacukup lumayan. Apalagi bila ktia kombinasikan dengan membuka bisnis kuliner, niscaya akan lebih jos hasilnya. Demikianlah panduan cara ternak angsa dari kami, semoga bermanfaat untuk ktia semua. Jangan lupa juga untuk membagikan artikel ini kepada yang lainnya semoga yang lian juga tahu bagaimana cara budidaya angsa yang benar.


Baca juga Panduan Budidaya Kelinci



Sumber https://sentrabudidaya.com

Rabu, 28 Maret 2018

Panduan Cara Budidaya Kacer Untuk Pemula

Ternak Kacer – Dari sekian banyak burung kicau yang ada, burung kacer merupakan salah satu yang cukup tinggi peminatnya. Dengan kicauan yang merdu serta rupanya yang cantik, menciptakan burung ini digemari sebagai peliharaan juga untuk burung kontes.


Karena permintaa burung kacer cukup tinggi, maka ini sanggup menjadi ladang bisnis tersendiri untuk peternak kacer. Selain sebagai hobi, anda sekarang sanggup mengais rupiah dari hobi anda ternak kacer. Siapa yang tidak mau hobinya dibayar?


Di Negara kita sendiri, ada 2 jenis kacer yang sedang naik daun dan boombing serta banyak dibudidayakan yaitu jenis kacer hitam yang sering disebut kacer jawa (Copsychus sechellarum) dan kacer poci (Copsychus saulari) atau kacer sekoci yang sering disebut kacer sumatra.


Dari dunia jenis burung ini, perbedaan yang paling mencolok terdapat pada warna bulu hitam-putih. Copsychus sechellarum atau kacer jawa berbulu hitam semua di bab dada hingga bersahabat kloaka, sementara Copsychus saularis ataui kacer poci warna hitam hanya hingga dada dan ke bawah hingga kloaka berwarna putih. Sementara itu burung yang sangat ibarat dengan kacer poci atau kacer sumatra ialah kacer madagaskar (Copsychus albospecularis).


 Dari sekian banyak burung kicau yang ada Panduan Cara Budidaya Kacer untuk Pemula
Cara Ternak Kacer

Nah, kalau anda sendiri, kira-kira tertarik untuk ternak kacer jenis apa? Atau anda sudah ternak kacer jawa di rumah?


Cara Ternak Kacer untuk Pemula


Kali ini SentraBudidaya akan mengajak anda untuk membahas cara ternak kacer di rumah sebagai ladang bisnis yang menjanjikan kedepannya. Berikut ini beberapa hal yang harus anda perhatikan:


1. Membuat kandang


Hal pertama yang perlu kita lakukan ialah menciptakan sarang kacer. Sarang burung kacer sebaik anda buat lebih luas semoga pergerakan burung sanggup bebas tanpa hambatan. Seperti biasanya, lengkapi sarang burung anda dengan aneka macam perlengkapan mulai dari tempat minum, daerah mandi, tangkringan, daerah pakan. Anda juga sanggup menambahkan tulang sotong dan tumbuh-tumbuhan.


Sebaiknya, untuk menghemat daerah anda menciptakan sangkar gantung. Karena lebih hemat dan banyak laba lain yang anda peroleh dengan memakai sangkar gantung. Pada dasarnya, sarang burung kacer sama ibarat sarang burung lainnya pada umumnya. Untuk dimensi ukurannya sanggup mulai ukuran 50 x 50 x 50 cm3, 2 buah sarang masing-masing ditempati calon induk jantan dan betina.


Memilih induk kacer


Setelah kita mempunyai sarang burung, langkah selanjutnya ialah menyeleksi indukan jantan dan betina. Ada beberapa kriteria yang sanggup perlu anda perhatikan dalam seleksi indukan kacer, diantarnaya adalah:


Seleksi induk jantan


Induk jantan yang baik dan produktif sebaiknya:



  1. Rajin berkicau

  2. Usia sekitar 10 bulan, usia lebih dari 10 bulan biasanya siap dikawinkan

  3. Tidak cacat secara fisik

  4. Lincah dalam gerakan


Seleksi induk betina


Untuk indukan betina, ada beberapa kriteria yang harus anda perhatikan yaitu:



  1. Hasil penangkaran dan jinak

  2. Usia lebih dari 1 tahun

  3. Tidak cacat fisik


Selain kriteria di atas, lebih baik Anda menemukan induk betina dan jantan yang harmonis fisiknya, cari yang besar dan panjang.


Proses Penjodohan Kacer


Setelah melalui perawatan dan kira-kira burung sudah siap ‘tempur’. Maka selanjutnya yang harus kita lakukan ialah menjodohkan dua sejoli ini. Berikut ini metode atau cara menjodohkan burung kacer yang sanggup anda lakukan:



  1. Masukkan induk jantan terlebih dulu ke dalam kandang

  2. Kemudian masukkan induk betina ke dalam kandang

  3. Lihat apakah induk saling rukun dan tertarik

  4. Hal ini ditandai dengan jantan yang bergairah dan betina yang berkicau (merespons)

  5. Sebaliknya, bila betina hambar dan menghindar, berarti belum ada respons konkret dari induk betina


Setelah proses perkawinan usia, maka biasanya betina akan mengandung dan bertelur. Biasanya kacer akan bertelur sebanyak 2-3 butir, janganlah lupa senantiasa sediakan tulang sotong sepanjang sistem penjodohan dikarenakan tulang sotong amat menolong didalam sistem pembuatan cangkang telur semoga kuat.


Mengerami Telur


Setelah induk betina bertelur, langkah selanjutnya ialah pengeraman telur oleh induk betina. Proses pengeraman ini biasanya dilakukan selama 2 Minggu. Bisa lebih tergantung dari induk betina yang mengerami dan kondisi lingkungan di sekitar lokasi. Jangan lupa untuk menghindarkan daerah pengeraman dari gangguan dari hewan lain ibarat kecoa, anjing, semut, hingga tikus dan kucing atau benalu lainnya.


Pakan Anak kacer dan cara menyapihnya


Pada tahap awal burung kacer yang masih berusia di bawah 5 – 10 hari, biasnaya akan diberi makan oleh induknya. Setelah melewati usia tersebut anda sanggup mulai menyapihnya dan menawarkan pakan berupa kroto, jadi sebaiknya, 2 hari sebelum menetas, Anda menyiapkan kroto untuk pakan mereka. Jika usianya sudah di atas 7 hari, Anda sanggup mencampurkan kroto dengan voor.


Bagaimana? Anda tertarik untuk ternak kacer di rumah? Prosperk bnisnis kacer kedepannya masih sangat terbuka lebar, apalaki kita membudidayakan kacer merupakan bab dari hobi, niscaya tidak ada ruginya. Baca juga Cara Ternak Burung Lovebird untuk Pemula



Sumber https://sentrabudidaya.com

Panduan Budidaya Entok Untuk Pemula

Ternak Entok – Budiaya entok mungkin tidak sepopuler ayam atau bebek, alasannya ialah memang dari segi pemasaran entok lebih sulit ketimbang unggas-unggas lainnya. Namun, meskipun demikian tidak menutup kemungkinan juga sehabis kita menemukan pasa potensial, beternak entog justru lebih menguntungkan ketimbang ternak ayam, atau ternak bebek.


Alasan Ternak Entok


Ada beberapa alasan kenana kita ternak entok, beberapa diantaranya adakah karena:



  1. ‘Kebal’: Alasan pertama kenapa ternak entok ialah alasannya ialah unggas yang satu ini tidak gampang terjangkit penyakit dan tahan terhadap perubahan suhu dan cuaca yang ekstrim sekalipun.


  2. Harga tinggi: Karena sanggup dibilang cukup sedikit orang yang terjun dalam budidaya entok, maka binatang yang gemar bermain di air ini mempunyai harga yang tidak mengecewakan tinggi. Untuk di jawa timur pejantan yang sudah besar sanggup mencapai harga 100ribu, dan bila di jawa tengah harga entok cenderung lebih mahal.

  3. Rakus: Nah ini lagi salah satu kelebihan entok, di sangat rakus makan sehingga relatif cepat besar. Namun tentu saja konsekuensinya kita harus stok pakan yang lebih banyak lagi. Selain rakus makan entok juga mau dan sanggup memakan apa saja yang ditemuinya. Berikan kuliner yang berprotein tinggi biar entok cepat besar.



 Budiaya entok mungkin tidak sepopuler ayam atau angsa Panduan Budidaya Entok untuk Pemula
Ternak entok

Cara Ternak Entok Step by Step


Untuk sukses ternak entok, maka kita harus benar-benar memperhatikan beberapa hal, mulai dari lokasi budidaya, pakan hingga perawatan harian.


1. Persiapan kandang


Seperti yang sudah disebutkan di atas, entok sangat suka bermain air, maka dari itu kita harus menyediakan daerah untuk berendam entok. Carilah lokasi yang bersahabat dengan air atau kubangan.


Buatlah sangkar yang dilengkapi dengan tempat makan di dalamnya dengan ketinggian sangkar yang cukup tinggi dan dibentuk dari jaring dipadukan dengan bambu. Ketinggian sangkar ini dimaksudkan biar angsa tidak terbang dan lari dari kandang. Kemudian, sangkar yang terbaik untuk anak entok ialah sangkar battery. Selain daerah makan, sediakan juga daerah mengeram di dalam kandang.


2. Pemilihan Indukan


Hal yang dihentikan lupt ialah pemilihan indukan biar telur atau daging yang dihasilkan elok serta sanggup cepat. Jika anda ingin melaksanakan budidaya entok secara modern sebaiknya beli indukan daripada anakan atau biasa dikenal DOE, apabila anda mempunyai indukan 20 dan semuanya rata rata bertelur 10 maka anda dalam waktu 40 haru sudah mempunya 200 DOE, simple bukan.


3. Pakan


Dalam sangkar battery, daerah meri bersama dengan induknya selama 1 hingga 2 hari. Tujuannya ialah biar meri sanggup beradaptasi dengan cara memakan pakan yang Anda siapkan. Induknya akan secara alami mengajari anaknya. Jangan lupa untuk melengkapi sangkar battery dengan lampu yang mempunyai daya 5 hingga 10 watt. Kemudian di dalam sangkar tersebut masukkan juga wadah minum alasannya ialah mereka bahagia dengan nyosor atau makan. Soal pakan, angsa entok bahagia sekali dengan makanan. Bahkan, induk entok sanggup makan setengah kilogram dedak.


Cara ternak entok ini sanggup dikatakan gampang alasannya ialah entok tidak banyak pilihan dalam pakanannya. Sangat gampang mencari pakan untuk angsa satu ini. Seperti dedak, bekatul, dan yang lainnya. Bahkan entok juga mau memakan sayuran, jagung, dan yang lainnya.


4. Perawatan



  1. Usia 1 hingga 2 ahad dikasih makan konsentrat starter dan minuman berupa air higienis yang sanggup dicampur dengan vitamin.


  2. Campurkan konsentrat starter dengan pakan induk untuk Minggu selanjutnya

  3. Usia 1 bulan anak-anak entok ini telah sanggup dilepas bermain di pekarangan dan di bak budidaya entok. Pada dikala ini walau entok telah lebih berpengaruh namun udara hirau taacuh sanggup menciptakan perut mereka kembung dan pencernaannya terganggu. Untuk itu pastikan perut mereka telah terisi sebelum malam hari dan jikalau angin bertiup kencang dan pada malam hari suhu udara menjadi lebih hirau taacuh tutup dinding sangkar dengan terpal untuk menjaga kehangatan di dalam kandang.

  4. Induk entok bertelur sehabis 1 bulan dipisahkan dari anaknya (disapih).



  5. Ketika berumur 2,5 bulan entok telah mencapai bobot 2,5 kilogram. Saat itu badan entok telah ditumbuhi oleh bulu berwarna putih, bulu ekor telah memanjang, dan bulu-bulu di bab sayap mulai tumbuh. Pada periode ini entok semakin lahap menyantap pakan.



  6. Entok sendiri sanggup bertelur sehabis masa pengeraman 35 hari dan 2 atau 3 minggu


Agar nafsu makan entok stabil, dalam perjuangan rumahan cara ternak entok yang baik Anda disarankan untuk menyediakan pakan tanpa air.


Pelaku budidaya entok telah sanggup memanen entok atau menunggunya beberapa ahad lagi. Jika pelaku budidaya entok berniat mempersiapkan peliharaannya sebagai indukan maka masa pemeliharaan masih akan terus berlangsung hingga usia 6 bulan. Pelaku budidaya entok tentunya harus sanggup memilah tujuan pemeliharaan ternak unggasnya sehingga memperoleh laba yang maksimal.





5. Vaksinasi


Meskipun entok kebal terhadap penyakit, tapi bukan berarti tidak sanggup terjangkit penyakit sama sekali. Maka dari itu perlu juga dilakukan vaksinasi. Karena satu-satunya virus yang gampang terjangkit ialah virus flu dan pilek, vaksin Vitachicks sanggup jadi pilihan.


Demikianlah panduan cara ternak entok untuk pemula dari kami, semoga bermanfaat. Baca juga Panduan Cara Budidaya Kacer untuk Pemula






Sumber https://sentrabudidaya.com

Senin, 26 Maret 2018

Usaha Ternak Ayam Potong Skala Kecil

Ternak Ayam Potong – Ayam potong merupakan salah satu komoditas pangan yang tinggi peminatnya. Selain alasannya gampang didapat, ayam potong harganya relatif terjangkau dibandingkan dengan ayam kampung atau daging sapi yang harganya kita naik.


Ayam potong menjadi salah satu pilihan konsumen ketika ini. Permintaannya pun terus meningkat. Sehingga terkadang stok di pasar menjadi kendala. Usaha ternak ayam potong sanggup menjadi salah satu peluang perjuangan menjanjikan yang sanggup anda jalankan.


Ternak ayam potong untuk skala menengah memang membutuhkan modal yang cukup besar. Salah satu modal besarnya yaitu penyedian kawasan dan pangan serta perawatan. Lokasi ternak ayam potong tidak sanggup di perumahan atau berdekatan denga keramaian alasannya pastinya ayam akan stress, mati dan warga juga akan terganggun dengan kedaluwarsa serta lalau yang berterbangan.


 Ayam potong merupakan salah satu komoditas pangan yang tinggi peminatnya Usaha Ternak Ayam Potong Skala Kecil
Ternak Ayak Potong

Panduan Ternak Ayam Potong untuk Pemula


Kali ini SentraBudidaya akan membuatkan tips ternak ayam potong khusus untuk pemula, silahkan simak step by step berikut ini:



  • Tips yang pertama yaitu kawasan untuk ternak. Buatlah kandayng yang ideal sanggup menyeuaikan pencahayaan matahari masuk dan kebutuhan angin ayam potong. Serta juga harus juga dijaga suhu runagan ayam semoga selalu tetap hangat, suhu berperan penting semoga ayam potong sanggup bertahan hidup.

  • Jangan hingga terlewatkan sumberdaya listrik dan sumber airnya.

  • Setelah kira-kria sangkar ready, pasang peralatan untuk menyambut DOC ayam potong, yang utama ibarat penghangat, sekat dan litter. Siapkan juga peralatan makan dan minumnya.

  • Dalam waktu 14 hari pertama anda harus menawarkan perhatian ekstra intensif pada ayam-ayam tersebut, alasannya masa ini sangat penting untuk kesuksesan perjuangan anda. Perhatikan juga suhu ruangan dalam waktu 14 hari pertama ini, jikalau anak ayam banyak yang bergerombol itu berarti suhu ruangan kurang hangat, tapi jikalau sudah mulai menyebar berarti suhunya pas namun juga jangan hingga terlalu panas.

  • Usahakan untuk vaksinasi ayam potong sempurna pada hari ke-7, ke-14 dan ke-21.

  • Setelah melewati masa 14 hari pertama maka selanjutnya akan lebih gampang alasannya kita hanya perlu mengontrolnya sehari 2 kali saja untuk melihat kebutuhan pakannya saja, hal ini terus dilakukan hingga masa panen tiba.

  • Pemberian antibiotik dan vitamin pada minuman ayam diberikan mulai hari ke-5 hingga hari ke-10 sebelum masa panen. Khusus vitamin sanggup diberi hingga masa panen.


Analisa Usaha Ternak Ayam Potong


Berikut ini analisa sederhana ternak ayam potong dalam skala kecil yang sanggup anda jadikan sebagai tumpuan sebelum memulaui perjuangan ternak ayam potong sendiri:


 Ayam potong merupakan salah satu komoditas pangan yang tinggi peminatnya Usaha Ternak Ayam Potong Skala Kecil
Analisa Usaha Ternak Ayam Potong

Bagaimana? Anda tertarik untuk memulai perjuangan ternak ayam potong sendiri? Memang, analisa di atas merupakan analisa untuk perjuangan kecil yang tidak membutuhkan banyak modal, jikalau anda mempunyai cukup modal dan pengalaman tidak ada salahnya untuk memelihara ayam potong dalam jumlah yang lebih besar lagi.

Kedepannya, perjuangan ayam potong akan semakin berkembang, alasannya angka permintaanya semakin meningkat, apalagi ditengah tingginya harga daging sapi ibarat kini ini. Baca juga Ternak Lele Kolam Terpal untuk Pemula


Sumber https://sentrabudidaya.com

Minggu, 25 Maret 2018

5 Jenis Dan Kisaran Harga Burung Alap Alap Di Pasaran Terbaru

harga burung alap alap – Burung alap-alap menjadi salah satu burung favorit untuk dipelihara. Salah satunya ialah alasannya kenampakan burung ini sangat gagah dan jantan. 


Burung alap-alap ini mempunyai kesamaan dengan rajawali juga burung elang. Bentuk tubuh, sayap dan paruhnya sangat menyerupai namun dengan ukuran yang lebih kecil dari burung rajawali atau elang.


Burung alap-alap bersayap lebih sempit serta runcing, paruhnya sedikit lebih pendek dan melengkung, kepalanya sedikit membulat, iris matanya gelap serta gaya terbangnya lebih cepat dan terhitung akrobatis. 


Tahukah anda, burung ala-alap ini memiliki daya penglihatan lebih tajam dengan akurasi 2,6 kali pada kita manusia. 


Burung ini juga sangat membantu petani sawah, alasannya menjadi salah satu predator tikus sawah. Tidak heran kenapa dahulu banyak petani yang menjadi burung alap-alap sebagai peliharaan mereka.


Makanan utama burung ini ialah serangga, dengan tempat hidup di sekitar hutan dataran rendah dan kebun campuran. Tubuhnya berukuran tidak mengecewakan kecil sekitar 25 cm dengan warna kerat dan hitam dan sayap yang panjang.


 Burung alap-alap ini di bagian kepala dan badan atasnya berwarna abu-abu gelap dengan sedikit corak kebiruan, sedangkan badan bab bawahnya cokelat berangan. Burung ini lebih sering beristirahat di pohon daripada di watu cadas, sarangnya biasanya terletak di pohon besar atau sarang bekas burung yang lain.

Burung alap-alap ini mempunyai telur berwarna krem berbintik hijau dan coklat serta pada umumnya berjumlah 4 butir saja. Burung alap-alap macan sanggup kau jumpai di daerah Asia tropis, Indonesia (Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Sulawesi, Maluku, Papua), lalu kepulauan Solomon.


Nah, kali ini Sentrabudidaya ingin membuatkan gosip harga burung alap alap kepada anda. Namun ada baiknya anda mengenal terlebih dahulu jenis-jenis dari burung alap-alap ini. 


Jenis Burung Alap-Alap


Berikut ini beberapa jenis burung alap-alap yang harus anda ketahui:


1. Burung Alap-Alap Coklat


Jenis burung alap-alap yang pertama ialah alap-alap coklat. Burung ini jenis pemakan mamalia kecil, serangga, reptil dan burung-burung kecil lainnya. Tubuh burung ini lebih besar hampir dua kali lipatnya besar burung alap-alap macan, dengan ukuran sekitar 41 cm sampai 53 cm.


alap menjadi salah satu burung favorit untuk dipelihara 5 Jenis dan Kisaran Harga Burung Alap Alap di Pasaran Terbaru
Burung Alap-Alap Coklat

Untuk kenampakannya, terdapat totol coklat pada badan bab atas dan bab bawah, bulu tenguknya sama menyerupai jenis alap-alap yang lain, untuk tungkainya berwarna kehijauan. Burung alap-alap jenis yang satu ini mempunyai kebiasaan bertengger di cabang terbuka yang menjuntai ke padang rumput.


Burung alap-alap jenis ini biasanya ada di Australia, Papua Nugini dan Tasmania. Untuk perilakunya, burung alap-alap coklat ini biasanya memangsa buruannya pribadi di atas tanah, sikap lebih menyerupai elang rawa. 


Simak juga: Panduan Cara Budidaya Kacer untuk Pemula


2. Burung Alap-Alap Sapi


Jenis burung alap-alap yang kedua adalah alap-alap sapi. Jenis ini mempunyai ukuran sedang sekitar 30 cm dengan warna khas coklat. Burung alap-alap dengan mahkota coklat kekuning-kuningan, bergaris dan berbintik hitam tebal biasanya ialah ciri alap-alap jantan. Tubuh bab bawahnya kuning suram dengan sedikit corak hitam tebal.


alap menjadi salah satu burung favorit untuk dipelihara 5 Jenis dan Kisaran Harga Burung Alap Alap di Pasaran Terbaru
Burung Alap-Alap Sapi

Burung jenis ini biasanya gampang ditemukan di sekitar Jawa, Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara. Burung ini biasanya memangsa mamalia kecil, burung, kadal dan serangga.


3. Burung Alap-Alap Capung


Jenis yang ketiga yaitu burung alap-alap capung. Dari namanya, alasannya capung berukuran kecil mungkin dinamai alap-alap capung. Burung alap-alap jenis ini mempunyai ukuran yang kecil, bahkan yang paling kecil ketimbang jenis alap-alap yang lainnya, hanya sekitar 15 cm dengan warna hitam dan putih.


alap menjadi salah satu burung favorit untuk dipelihara 5 Jenis dan Kisaran Harga Burung Alap Alap di Pasaran Terbaru
Burung Alap-Alap Capung

Kenampakkan badan bab atasnya berwarna hitam dengan bab bawahnya putih kemerah-merahan. Burung alap-alap capung ini sanggup dijumpai di sekitar wilayah Sunda, Malaya, Kalimantan, Sumatera, Jawa dan Bali. Biasanya burung jenis ini berkembang biak pada bulan November dan Desember.


4. Burung Alap-Alap Kawah


Ada juga jenis burung alap-alap kawah, burung alap-alap jenis ini berukuran lebih besar daripada alap-alap coklat yakni sekitar 45 cm dengan warna gelap. Untuk alap-alap dewasa, bab atas tubuhnya berwarna abu-abu gelap, berbintik serta sedikit garis hitam. Bagian bawah tubuhnya berwarna putih dengan corak hitam pada bab dadanya.


alap menjadi salah satu burung favorit untuk dipelihara 5 Jenis dan Kisaran Harga Burung Alap Alap di Pasaran Terbaru
Burung Alap-Alap Kawah

Untuk jenis burung ini sanggup anda jumpai di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Untuk wilayah Jawa dan Bali terdapat banyak jenisnya dan kebanyakan tersebar luas sepanjang daerah pantai berbatu dan lereng gunung dengan ketinggian sekitar 3000 meter.


5. Burung Alap-Alap Walet


Untuk jenis alap-alap yang terakhir ialah alap-alap Walet yang mempunyai ukuran badan sekitar 30 cm. Bagian atas berwarna hitam dengan dada berwarna putih susu dengan pemanis bercak hitam serta bab perut berwarna merah agak coklat. Burung alap-alap jenis ini biasanya biasanya ditemukan di daerah benua Afrika, Eurasia dan China, biasanya ketika isu terkini hambar datang burung alap-alap jenis ini bergerombol untuk bermigrasi ke selatan.


alap menjadi salah satu burung favorit untuk dipelihara 5 Jenis dan Kisaran Harga Burung Alap Alap di Pasaran Terbaru
Burung Alap-Alap Walet

Mangsa dari burung alap-alap ini ialah serangga yang biasanya ditangkap dikala terbang, adakala juga memangsa burung yang berukuran kecil. Di pasaran, burung alap-alap ialah termasuk dalam jenis burung yang banyak diminati oleh para pecinta burung, mulai dari suaranya yang merdu sampai jenis burung ini yang memang gampang dijinakkan.


Harga burung alap alap


Nah, kira-kira jenis mana yang akan anda pelihara? atau anda ingin bisnis jual beli burung alap-alap? Atau sekedar untuk menyalurkan hobi memelihara burung?


Nah, untuk harga burung alap alap sendiri dibanderol dengan harga sekitar 50.000 rupiah sampai 1 juta rupiah per ekornya. Harga yang ditawarkan bermacam-macam sesuai dengan kualitas bunyi dan jenis alap-alap yang ditawarkan. Demikian artikel mengenai jenis dan kisaran harga burung alap alap di pasaran. Simak juga Burung Harga 1 Milyar? Simak Tips Perawatan dari Pemiliknya



Sumber https://sentrabudidaya.com

Daftar Harga Burung Betet Terbaru

Harga Burung Betet – Halo, selamat tiba kicau mania ke blog sederhana yang membahas seputar dunia budidaya binatang dan flora ini.


Selain membahas seputar tips ternak dan budidaya, web ini juga akan membahas seputar harga ternak, flora dan pakan.


Nah, kali ini Sentrabudidaya akan membuatkan info seputar harga burung betet terbaru.


Burung betet merupakan salah satu jenis unggas yang digemari banyak orang. Ada banyak sekali peminat burung betet ini, sehingga menciptakan harganya di pasaran cukup tinggi. 


Burung betet mempunyai rupa yang indah dan juga mempunyai kecerdasan di atas burung pada umumnya. Bentuknya yang sangat indah niscaya menciptakan siapa saja yang melihat burung ini ingin segera memilikinya.


Namun, sekali lagi lantaran jumlahnya yang terbatas serta harga yang cukup tinggi tentu membuat tidak semua orang bisa mempunyai burung betet ini. 


Burung betet sendiri mempunyai kelebihan berupa bunyi yang merdu, gampang di didik dan gampang menyesuaikan diri dengan pemiliknya. Anda bisa melatih burung betet ini untuk banyak sekali keperluan seperti pertunjukan ataupun melatih suaranya biar semakin merdu, banyak pecinta burung yang tertarik untuk melatih betet miliknya biar tidak ibarat burung pada umumnya.


 selamat tiba kicau mania ke blog sederhana yang membahas seputar dunia budidaya binatang d Daftar Harga Burung Betet Terbaru
Burung Betet


Burung yang mempunyai paruh menukik ini dihargai sekitar Rp 400.000 untuk anakan. Sementara untuk yang sudah cukup umur dan terlatih tentu saja harganya lebih tinggi, tergantung dari kualitas burung tersebut. 


Makanan Burung Betet


Burung yang berparuh bengkok ini masakan utamanya adalah biji-bijian, serangga kecil dan lain sebagainya. Saat ini populasi burung betet masih cukup kondusif sehingga tidak tergolong sebagai binatang yang hampir punah, kendati demikian peminat yang cukup tinggi juga harus memperhatikan beberapa aspek biar populasi dari burung betet tidak habis di alam liarnya.


Jenis Burung Betet


Perlu sama-sama kita ketahui bahwa burung betet ini sendiri memiliki 328 spesies burung betet di seluruh dunia ada 78 spesies yang tersebar di Indonesia terutama potongan timur ibarat Sulawesi, Nusa Tenggara, Papua dan Halmahera. Yang paling banyak diminati yaitu burung betet jawa, burung betet kalimantan, burung betet sumatra dan burung betet sulawesi.


Asal Muasal Burung Betet atau Psittacula alexandri


Meskipun burung ini banyak tersebar di wilayah Indonesia, namun burung betet ini konon berasal dari Tiongkok Selatan lalu populasinya terus bertambah dan balasannya menyebar ke seluruh Asia, jadi tidak mengherankan kalau di Indonesia dan beberapa negara tetangga lain burung betet bisa anda jumpai dengan cukup mudah.


Walaupun bukan tergolong sebagai binatang yang hampir punah namun burung betet menjadi salah satu binatang yang dilindungi di Indonesia sehingga sangat dihentikan sekali memperjualbelikan burung ini tanpa izin, sedangkan habitat utama dari burung betet yaitu hutan belantara, hutan mangrove, hutan hujan tropis, hutan dengan pohon-pohon tinggi, perkebunan dan hutan sekunder. 


Populasi Burung Betet Paruh Bengkok


Karena jumlah semakin hari semakin berkurang, burung betet termasuk dalam jenis burung yang dilindungi. Penurunan populasi ini disebabkan lantaran habitatnya yang terus berkurang bahkan hilang. Serta banyaknya perburuan liar bahkan burung betet yang seharusnya dilindungi menjadi burung yang diperjual belikan tanpa izin.  


Burung bêtet jenis paruh bengkok mempunyai beberapa jenis spesies di antaranya yaitu, Nuri Bayan atau Eclectus roratus, Serindit Sulawesi atau Loriculus stigmata, Derindit Sangihe atau Psittirichas fulgidus, serindit paruh merah atau L. exili, dan Betet berkepala punggung biru atau Tanygnatus Sumateranus.


Burung Betet Ekor Panjang


Burung betet ekor panjang ini juga dinamai burung betet pipi merah. Adapun nama ilmiah burung ini yaitu Psittacula longicauda yang merupakan salah satu dari 85 jenis burung paruh bengkok. Betet ekor panjang mempunyai ukuran 40 cm, mempunyai warna dada hijau, dan ekor panjang bertahap. Pada jantan mempunyai mahkota berwarna hijau, sisi-sisi kepala merah dan ada garis hitam tebal ibarat kumis, ekor berujung kuning dan mempunyai sayap kebiruan.


Sedang pada burung betina mempunyai bulu badan yang lebih buram, kumis kehijauan. Saat burung betina ini terbang akan terlihat sayap bawah yang kuning, pada badan potongan bawah berwarna hijau, dan pada sisi-sisi kepala berwarna merah, kaki berwarna abu-abu, dan paruh identik dengan warna merah.


Habitat Burung Betet Ekor Panjang


Untuk habitat burung ini sendiri biasanya dijumpai di tempat pesisir dan dataran rendah, terutama pada hutan terbuka, hutan mangrove, perkebunan, hutan hujan tropis, pohon-pohon tinggi, dan hutan sekunder. 


Perilaku Burung Betet Ekor Panjang


Kita perlu mengetahui sikap burung betet ini. Perilaku burung ini seperti berkemampuan terbang yang cukup cepat dalam kelompok besar yang beranggotakan sekitar 20 ekor, hidup secara nomaden atau berpindah, melaksanakan migrasi musiman.


Mereka bisa bergerak cepat dari cabang pohon satu ke pohon yang lain. Aktivitas mencari makan dilakukan sesudah matahari terbit. Mereka sanggup ditemui di siang hari pada pohon-pohon tinggi, sedang pada sore hari dihabiskan untuk mencari makan sebelum kembali ke sangkar.


Musim Kawin Betet Ekor Panjang


Perlu juga diketahui bahwa burung betet mempunyai masa kawin pada waktu-waktu tertentu seperti pada bulan februari hingga juni. Sarang-sarang mereka terdapat pada cabang –cabang pohon berlubang atau pohon-pohon mati, hanya adakala saja menciptakan kandang di pohon hidup. Sarang dipenuhi makanan, dan kadang mengunyah kulit kayu. Saat masa kawin, burung ini hanya bisa bertelur antara 2 hingga 3 butir dengan masa inkubasi 23 hari.


Anatomi Betet Paruh Bengkok


Secara fisik burung ini mempunyai badan yang panjang dari kepala hingga ekor sekitar 34 cm. Paruh bengkok dengan ukuran kepala yang besar, mempunyai bulu yang lebat, warna bulu cerah dan mempunyai kaki yang kecil. Memiliki pengecap yang sama ibarat burung kakak tua, namun lebih berpengaruh dari burung Nuri. Sedangkan perbedaan antara burung betet dengan kakak renta yaitu tidak adanya jambul yang bisa ditegakkan di potongan kepala.


Daftar Harga Burung Betet Terbaru


 selamat tiba kicau mania ke blog sederhana yang membahas seputar dunia budidaya binatang d Daftar Harga Burung Betet Terbaru
Harga Burung Betet

Berikut ini daftar burung betet menurut jenis dan usianya yang bisa anda jadikan patokan sebelum membeli burung betet dari penangkaran atau penjualnya:


1. Harga Betet Anakan Rp. 400.000

2. Harga Betet Lulut Rp. 500.000

3. Harga Betet Lolohan Sepasang Rp. 250.000

4. Harga Betet Jawa Jinak Rp. 600.000

5. Harga Betet Ternate Rp. 700.000

6. Harga Betet Usia Remaja Rp. 900.000


*Harga bisa saja berbeda setiap daerahnya


Bagaimana? Anda sudah tidak sabar lagi ingin mempunyai satu saja dari burung ini? Tunggu apa lagi jangan ragu-ragu lagi kalau ada yang ingin melepasnya, pribadi sambar saja. Demikian saja info seputar harga burung betet yang bisa kami bagikan kepada anda. Semoga bermanfaat.


 


Simak juga 5 Jenis dan Kisaran Harga Burung Alap Alap di Pasaran Terbaru



Sumber https://sentrabudidaya.com