Tampilkan postingan dengan label hp. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hp. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 Januari 2019

Analisa Arus Short/Konslet Nokia Bb5

Untuk ponsel bb5 yg memakai IC RF AHNE, memakai Processor RAPGSM v1.1 bukan RAP3G.
RAPGSmv1.1 ini termasuk dlm CMOS Processor (MOSFET) yg merupakan rangkaian kombinasi Field Effect Transistor Vdd(Drain) sbg teg. Positifnya dan Vss(source) sbg negatif.
Pada RAPGSM ini membutuhkan 2 jenis tegangan kerja sbb:

Tegangan Microprocessor VCore=1,4V

Tegangan Data Signal Processor VIO=1,8V
Pada RAPGSM ini terdapat 19 kaki yg memperoleh tegangan Positif Vddcore 1,4V(drain) dari TAHVO, dan 19 kaki tegangan negatif VssCore(source) ke Ground.

Serta 11 kaki yg memperoleh tegangan VddIO 1,8V.
Nah dari hampir lima puluh kaki tegangan input (Vdd/Vss) untuk RAP tsb, sering mengalami duduk kasus short pada kaki2nya. Oleh lantaran itu kemungkinan terbesar disebabkan oleh RAPGSM ini.

* Namun bila mau melaksanakan pengukuran lebih teliti short atau tidaknya pada RAPGSM ini sulit bila dilakukan dengan cara suntik tegangan dan Heat feeling (Meraba yg panas). Atau disebut inject tegangan (Memberi teg. kerja yg sesuai, eksklusif dari Power Supply, bukan lagi dari IC Regulator RETU& TAHVO tsb, dan melihat reaksi konsumsi arus pd Power Supply).
* Mengapa? Dikarenakan dalam modul IC RAPGSM pada input Vdd/Vss terdapat Protection Diode sbg Switching ketika shorting. Sehingga pada RAP yg short sendiripun tdk dirasakan panas, namun panas terjadi pada Regulator yg menunjukkan tegangan(RETU/TAHVO). Sehingga sanggup terjadi salah deteksi, panas di RETU bukan berarti RETU yg short.
* Adapun cara eliminasi untuk mengetahui komponen mana yg short sbb:

(cara Eliminasi yakni memutus tegangan terhadap salah satu komponen yg dicurigai, kemudian membandingkan arusnya kembali pada Power Supply.)
1. Eliminasi TAHVO

Cabut L2302, jikalau dicabut maka VCORE akan hilang. Cek kembali. Apakah kondisi msh sama? jikalau ya mengambarkan tdk ada duduk kasus dgn VCore utk RAP.

Jika panas sdh normal, 100% duduk kasus dari RAPGSM (bagian Microprocessor nya).

Cabut L2301&L2306, jikalau dicabut input TAHVO dari VBat akan putus, Rangkain Charging tdk bekerja. Cek kembali. Kondisi masih sama? jikalau ya mengambarkan tdk ada duduk kasus dgn TAHVO. Jika panas sdh normal, duduk kasus dari TAHVO.


Article Source: Forum Komunitas Teknisi Ponsel Indonesia Analisa arus short/konslet nokia bb5
2. Eliminasi PA

Cabut Z7520, maka teg. VBAT ke PA akan putus. Cek kembali. Jika konsumsi arus menjadi normal, maka 100% duduk kasus pada PA.
3. Eliminasi IC RF (AHNE)

Cabut L7502, teg. VBAT ke AHNE akan putus, jikalau konsumsi arus menjadi normal, maka 100% duduk kasus pada AHNE. Jika arus tetap tinggi, duduk kasus bukan pada AHNE, pasang kembali L7502.
4. Eliminasi Bluetooth IC

Cabut L6077, maka teg. VBAT ke BT IC akan putus, jikalau arus menjadi normal, maka IC BT bermasalah.
5. Eliminasi Camera IC & Regulator


Cabut L3303, jikalau arus menjadi normal, maka duduk kasus di Camera atau Camera IC(D3300),

Jika arus masih tinggi, cabut L3304, arus menjadi normal, maka 100% duduk kasus di Regulator Camera(N3300)

Article Source: Forum Komunitas Teknisi Ponsel Indonesia Analisa arus short/konslet nokia bb5

Camera IC sering pula bermasalah short.
* Untuk Bagian DSP dari RAPGSM yg mendapat teg. VIO. Cara Eliminasi dengan mengangkat RAPGSM. kemudian melihat kembali reaksi arus pd PS, atau meraba apakah RETU masih panas. Jika sdh normal, maka mengambarkan RAPGSM bermasalah. Jika RETU msh panas/PS arusnya masih tinggi, mengambarkan duduk kasus bukan dari RAPGSM.

* Sedangkan short pada RAPGSM ada dua kemungkinan sanggup dari kaki2 BGAnya yg menyebabkan short, sanggup pula dari modul RAPGSM itu sendiri.

Jika kaki2 BGA yg bermasalah, sanggup diangkat cetak (Reball)

Namun jikalau sesudah diReball, arus kembali melonjak, RETU Panas. Maka mengambarkan RAPGSM sdh rusak.
* Sedangkan Shorting pada ponsel, ada 3 kategori:


1. Langsung short begitu pasang Batt/PS. (Arus pada PS eksklusif melonjak)

2. Short sesudah menekan Switch on/off. (arus PS naik sesudah menekan on/off)

3. Short ketika melaksanakan panggilan/Transmit. (ARus naik tinggi ketika melaksanakan calling)
Kondisi 1, paling gampang menebaknya. Periksa & Eliminasi komponen yg eksklusif mendapat tegangan dari VBatt. Spt PA, RETU, TAHVO, RF IC, BT IC, dsb..

Kondisi 2. Agak sulit pendeteksiannya. Periksa & Eliminasi komponen yg mendapat tegangan dari Regulator(RETU,TAHVO,Camera Regulator,LED Regulator, dll)

Kondisi 3. Umumnya kerusakan dari PA.. Karena PA bekerja ketika Call in/Out.
Sumber http://www.arjunservice.net

Analisa Arus Short/Konslet Nokia Bb5.

Untuk ponsel bb5 yg memakai IC RF AHNE, memakai Processor RAPGSM v1.1 bukan RAP3G.
RAPGSmv1.1 ini termasuk dlm CMOS Processor (MOSFET) yg merupakan rangkaian kombinasi Field Effect Transistor Vdd(Drain) sbg teg. Positifnya dan Vss(source) sbg negatif.
Pada RAPGSM ini membutuhkan 2 jenis tegangan kerja sbb:

Tegangan Microprocessor VCore=1,4V

Tegangan Data Signal Processor VIO=1,8V
Pada RAPGSM ini terdapat 19 kaki yg memperoleh tegangan Positif Vddcore 1,4V(drain) dari TAHVO, dan 19 kaki tegangan negatif VssCore(source) ke Ground.

Serta 11 kaki yg memperoleh tegangan VddIO 1,8V.
Nah dari hampir lima puluh kaki tegangan input (Vdd/Vss) untuk RAP tsb, sering mengalami dilema short pada kaki2nya. Oleh lantaran itu kemungkinan terbesar disebabkan oleh RAPGSM ini.
Namun bila mau melaksanakan pengukuran lebih teliti short atau tidaknya pada RAPGSM ini sulit bila dilakukan dengan cara suntik tegangan dan Heat feeling (Meraba yg panas). Atau disebut inject tegangan (Memberi teg. kerja yg sesuai, pribadi dari Power Supply, bukan lagi dari IC Regulator RETU& TAHVO tsb, dan melihat reaksi konsumsi arus pd Power Supply).
Mengapa? Dikarenakan dalam modul IC RAPGSM pada input Vdd/Vss terdapat Protection Diode sbg Switching ketika shorting. Sehingga pada RAP yg short sendiripun tdk dirasakan panas, namun panas terjadi pada Regulator yg menunjukkan tegangan(RETU/TAHVO). Sehingga sanggup terjadi salah deteksi, panas di RETU bukan berarti RETU yg short.
Adapun cara eliminasi untuk mengetahui komponen mana yg short sbb:

(cara Eliminasi yaitu memutus tegangan terhadap salah satu komponen yg dicurigai, kemudian membandingkan arusnya kembali pada Power Supply.)
1. Eliminasi TAHVO
Cabut L2302, kalau dicabut maka VCORE akan hilang. Cek kembali. Apakah kondisi msh sama? kalau ya menandakan tdk ada dilema dgn VCore utk RAP.


Jika panas sdh normal, 100% dilema dari RAPGSM (bagian Microprocessor nya).
Cabut L2301&L2306, kalau dicabut input TAHVO dari VBat akan putus, Rangkain Charging tdk bekerja. Cek kembali. Kondisi masih sama? kalau ya menandakan tdk ada dilema dgn TAHVO. Jika panas sdh normal, dilema dari TAHVO.
2. Eliminasi PA
Cabut Z7520, maka teg. VBAT ke PA akan putus. Cek kembali. Jika konsumsi arus menjadi normal, maka 100% dilema pada PA.
3. Eliminasi IC RF (AHNE)

Cabut L7502, teg. VBAT ke AHNE akan putus, kalau konsumsi arus menjadi normal, maka 100% dilema pada AHNE. Jika arus tetap tinggi, dilema bukan pada AHNE, pasang kembali L7502.
4. Eliminasi Bluetooth IC
Cabut L6077, maka teg. VBAT ke BT IC akan putus, kalau arus menjadi normal, maka IC BT bermasalah.
5. Eliminasi Camera IC & Regulator
Cabut L3303, kalau arus menjadi normal, maka dilema di Camera atau Camera IC(D3300),


Jika arus masih tinggi, cabut L3304, arus menjadi normal, maka 100% dilema di Regulator Camera(N3300)

Camera IC sering pula bermasalah short.
Untuk Bagian DSP dari RAPGSM yg mendapat teg. VIO. Cara Eliminasi dengan mengangkat RAPGSM. kemudian melihat kembali reaksi arus pd PS, atau meraba apakah RETU masih panas. Jika sdh normal, maka menandakan RAPGSM bermasalah. Jika RETU msh panas/PS arusnya masih tinggi, menandakan dilema bukan dari RAPGSM.
Sedangkan short pada RAPGSM ada dua kemungkinan sanggup dari kaki2 BGAnya yg menimbulkan short, sanggup pula dari modul RAPGSM itu sendiri.
Jika kaki2 BGA yg bermasalah, sanggup diangkat cetak (Reball)

Namun kalau sehabis diReball, arus kembali melonjak, RETU Panas. Maka menandakan RAPGSM sdh rusak.
Sedangkan Shorting pada ponsel, ada 3 kategori:
1. Langsung short begitu pasang Batt/PS. (Arus pada PS pribadi melonjak)

2. Short sehabis menekan Switch on/off. (arus PS naik sehabis menekan on/off)


3. Short ketika melaksanakan panggilan/Transmit. (ARus naik tinggi ketika melaksanakan calling)
Kondisi 1, paling gampang menebaknya. Periksa & Eliminasi komponen yg pribadi mendapat tegangan dari VBatt. Spt PA, RETU, TAHVO, RF IC, BT IC, dsb..
Kondisi 2. Agak sulit pendeteksiannya. Periksa & Eliminasi komponen yg mendapat tegangan dari Regulator(RETU,TAHVO,Camera Regulator,LED Regulator, dll)
Kondisi 3. Umumnya kerusakan dari PA.. Karena PA bekerja ketika Call in/Out.
Sumber http://www.arjunservice.net

Senin, 17 Desember 2018

Hp N70 Layar Putih Keluar Bintik Coklat

Nokia N70 layar putih Bintik Coklat yang masuk ruang icu beberapa hari yang kemudian langkah yang sudah menjadi kebiasaan sebelum melaksanakan pengecekan komponen buka cassingnya dulu dan baut  langkah selanjutnya pemBloweran  Rambut pcb hp sesudah pembloweran selesai lakukan percobaan jreng... hp tetep saja ibarat biasa  layar putih bintik hitam usut punya usut melaksanakan pengecekan pada bab Driver Lcd pencongkelan ic dengan sangat Kejam  hati hati sesudah tercopot lakukan pergantian ic driver lcd yang banyak beredar di pasaran sesudah pemasangan yang extra hati hati pun selesai. nah ini waktu yang sangat di nanti2 telah datang pecobaan pemain gres buz buz.. jreng!!! keluar tuh logo nokia syukurlah hp mau hidup dengan Tenang Normal tinggal di bungkus rapi dan langkah terakhir hp Di Flash
Sumber http://www.arjunservice.net

Rabu, 12 Desember 2018

Trik Jumper Nokia 3200

Trik jumper nokia 3200











Sumber http://www.arjunservice.net

Trik Jumper Nokia 3210

Trik jumper nokia 3210













Sumber http://www.arjunservice.net

Selasa, 11 Desember 2018

Trik Jumper Nokia 3220

Trik jumper nokia 3220






















Sumber http://www.arjunservice.net

Trik Jumper Nokia 3230

Trik jumper nokia 3230














Sumber http://www.arjunservice.net