Selasa, 17 Januari 2017

✔ Ini Ia Penyebab Korslet Pada Ecu Mobil

Electronik Control Unit (ECU)

Disaat animo hujan datang kerap sekali terjadinya banjir di ruas - ruas jalan di Jakarta, kadang-kadang para pemilik kendaraan suka memaksakan diri untuk menerjang banjir tersebut, ya tentu tujuanya semoga sanggup segera hingga ke daerah tujuan, tanpa memperhitungkan resiko yang akan terjadi pada kendaraanya terutama yang berpotensi sanggup merusak mesin kendaraan. Pada kendaraan kendaraan beroda empat khususnya komponen mesin yang bekerja menurut adanya fatwa listrik, yang sangat rentan sekali terkena air ketika menerjang banjir yaitu Electronic Control Unit (ECU).
 Disaat animo hujan datang kerap sekali terjadinya banjir di ruas  ✔ INI DIA PENYEBAB KORSLET PADA ECU MOBIL

Karena ECU merupakan " Otak " dari system kerja mesin mobil,yang bertugas me-manage mesin secara keseluruhan, baik itu mengatur pasokan materi bakar , udara , pengapian dll. Dampak kerusakan yang tejadi pada komponen kendaraan beroda empat menyerupai ECU, anda sanggup mengeluarkan dana yang cukup tebal. Berikut ini tips yang sanggup diterapkan untuk meminimalisir kerusakan Jika kendaraan beroda empat anda sudah terlanjur masuk dan terjebak ditengah banjir.

Apabila kendaraan beroda empat anda sudah terlanjur terkena banjir, sebaiknya kendaraan beroda empat pribadi ditarik atau didorong ke daerah yang kering. Untuk selanjutnya anda harus cari letak posisi ECU, Jika memang posisi ECU ternyata sudah dimasuki air, lepas komponen komputer tersebut, kemudian keringkan dan bersihkan dengan cairan Trichloroethylene. Hal ini dilakukan semoga ECU terjaga dari timbulnya konsleting pada mobil. Sebagai contoh, posisi ECU Toyota Fortuner, Innova, Avanza dan Rush ada di dalam kabin. Sedangkan Toyota Altis, Vios dan Yaris terdapar di ruang mesin. Ketinggian posisi ECU juga bervariasi antara 40-80 cm.
 Disaat animo hujan datang kerap sekali terjadinya banjir di ruas  ✔ INI DIA PENYEBAB KORSLET PADA ECU MOBIL
posisi ECU Toyota Fortuner

Untuk mengetahui apakah ECU sudah kemasukan air atau belum sanggup dikenali dari ciri berikut ini, yaitu dimana kendaraan beroda empat masih mau menyala, akan tetapi sesudah 2-3 hari, ketika distarter kembali mulai terasa susah. Pasca terendam banjir sebaiknya mesin kendaraan beroda empat jangan pribadi dinyalakan alasannya yaitu sangat berbahaya, berpotensi terjadi konslet pada ECU yang menyebabkan kendaraan beroda empat terbakar.

Untuk pencegahan lain,yang sanggup diambil yaitu dengan menghindari dan melewati genangan air menyerupai banjir dengan kecepatan tinggi, untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya cipratan. Bila memungkinkan, buatlah pelindung ECU. terutama di bab soket, semoga lebih tahan kalau terkena air.

Semoga sanggup bermanfaat, khususnya bagi para pemilik kendaraan mobil.
Sumber http://viarohidinthea.blogspot.com


EmoticonEmoticon