Tampilkan postingan dengan label Jahe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jahe. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 September 2018

Khasiat Jahe Merah : Tips Simpel Budidaya Jahe Merah

Jahe merah  merupakan jenis tumbuhan rimpang berasal dari Benua Asia Khasiat Jahe Merah : Tips Mudah Budidaya Jahe Merah
gambar budidaya jahe merah

Jahe merah  merupakan jenis tumbuhan rimpang berasal dari Benua Asia. Jenis jahe ini cukup umum, dan tetunya sering Anda jumpai di pasar, baik pasar lokal sampai pasar modern atau swalayan.


Budidaya jahe merah sudah semenjak dulu. Dan Anda harus tahu bahwa persebaran jenis jahe ini cukuplah luas yaitu, dari dataran China sampai India.


Dalam bahasa latin jahe merah dikenal dengan sebutan Reed Zingiberaceae yang termasuk species Zingiber officinale, yaitu tumbuhan mempunyai perakaran tunggang.


Sebelum membahas lebih jau wacana bagaimana cara budidaya jahe merah, berikut ini ialah khasiat jahe merah bagi kesehatan untuk Anda ketahui, mencakup :



  • Untuk pencegahan penyakit flu

  • Mencegah radang tenggorokan

  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh

  • Mampu meredakan pegal linu dan nyeri pada syaraf

  • Mencegah kemandulan dan menfatasi enjakulasi dini

  • Sebagai antiseptik yang sanggup mencegah penuaan dini

  • Menguatkan sistem fungsi hati

  • Dapat memperkuat daya tahan seperma

  • Sebagai penambah setamina dan mengobati sakit pinggang

  • Dapat mengatasi nyeri pada lambung, nyeri ketika haid dan saraf


Luar biasa bukan? Manfaat jahe merah ini. Nah, jadi kalau Anda budidaya jahe merah tidak akan rugi, sebab tumbuhan ini sanggup Anda manfaatkan sendiri untuk keluarga. Jika akhirnya berlebih manfaat jahe merah juga sanggup untuk Anda jual dipasar.


Berikut ini tahapan-tahapan budidaya jahe merah yang paling simpel dan gampang untuk Anda pelajari.


Tahap 1 Menetukan Bibit Jahe Merah


Budidaya jahe merah haruslah Anda menentukan bibit yang memenui syarat baik dari kualitas fisik maupun mutu genetiknya. Ini  dia tips cara menentukan bibit sebelum anda budidaya jahe merah sebagai berikut :



  • Pilih bibit dari tumbuhan yang sehat, supaya bebas dari hama serta penyakit (jangan memakai bibit yang rimpanyanya lecet atau luka)

  • Bahan bibit jahe merah harus berusia renta (berkisar 9-10 bulan)

  • Ingat jangan memakai bibit dari pasar, materi bibit yang baik diambil dari kebun.

  • Sebelum budidaya jahe merah Anda jalankan maka bibit di rendam dengan fungisida 5-6 jam, kemudian di jemur sampai 4 jam, semoga bibit tidak gampang amis ketika ditamam dan sanggup tumbuh dengan baik.


Tahap 2 Persiapan Lahan Budidaya Jahe Merah


Dalam budidaya jahe merah persiapan lahan persiapan lahan bertujuan semoga proses budidaya jahe merah sanggup berlangsung secara optimal (tanaman tidak tergangu pertumbuhanya).


Kreteria lahan budidaya jahe merah yang harus Anda tahu ialah sebagai berikut:



  • Pilih lahan yang tidak terlalu asam, kalau tidak ada pilihan maka lahan budidaya jahe merah perlu dilakukan pengolahan tanah. Dengan penambahan usur basa (kapur) semoga tanah tidak asam.

  • selanjutnya lahan harus digemburkan, dengan dibajak, atau dicangkul.

  • Tambahkan pupuk sangkar secukupnya. Ini berfungsi untuk meningkatkann kesuburan tanah.

  • Buat bedengan-bendengan untuk menanam bibit jahe merah semoga menjaga tumbuhan dari genangan air, ukuran bedengan sanggup diubahsuaikan tinggi 20-30 cm lebar 60-100 cm

  • Catatan, jika lahan memeiliki Ph rendah sebaiknya berikan  kapur atau pospor, yang berfungsi menambah unsur kalium sehingga Ph tanah semaikin tinggi. Fungsi kapur juga sanggup merangsang tumbuhnya perakaran tumbuhan jahe merah dengan baik.


Tahap 3 Cara Penanaman Jahe Merah



  • Langkah budidaya jahe merah selanjutnya yaitu pertama buat lubang pada bedengan. Jangan terlalu dalam 5-10 cm.

  • Cara menanam bibit jahe merah ini cukuplah gampang yaitu dengan cara meletakan bibit rimpang kelubang yang telah di sediakan dengan berdiri, kemudian tutupi dengan tanah dan ditekan berpengaruh pada cuilan tanah samping rimpang

  • Waktu penanaman bibit paling sempurna ialah ditaman pada awal animo penghujan, sebab kebutuhan air pada tumbuhan bibit jahe akan lebih gampang untuk terpenuhi.

  • Budidaya jahe merah juga sanggup dilakukan secara tumpang sari dengan tamanan lain, sehingga tidak harus monokultur atau hanya satu tumbuhan dalam satu lahan, melainkan sanggup bebagai tanaman.


Tahap 4 Pemeliharan Tanaman Jahe Merah


Pemeliharaan tumbuhan dalam budidaya jahe merah cukup mudah, ibarat halnya jenis tumbuhan rimpang lainya, yaitu :


Penyiangan, dengan tujuan membersihkan gulma atau rumput yang tumbuh  menggagu disekitaran tanaman. Penyiangan budidaya jahe merah dilakukan pada ketika tumbuhan jahe berumur 2-4 minggu, ataupun sesuai dengan kondisi.


Saat taman jahe sudah berusia 6-7 bulan penyiangan tidak perlu dilakukan, sebab budidaya jahe merah sudah menginjak dewasa, yaitu rimpang sudah siap untuk di panen.


Penyulaman, yaitu menggati bibit jahe yang mati (rimpangnya mati) dengan bibit yang baru, penyulaman budidaya jahe merah ini dilakukan pada ahad 1-3 semoga jarak pertumbuhan bibit sulam tidak tertinggal jauh, dengan tumbuhan sebelumnya.


Penggemburan/pembubunan, perawatan budiaya jahe merah semoga tumbuh tumbuhan optimal. Penggemburan ini dilakukan  ketika rimpang mulai banyak tumbuh, kadang ada rimpang yang menjalar keluar perlu pembubuhan semoga rimpang tertutup tanah. Proses  penggemburan budidaya jahe merah ini cukup dilakukan dalam waktu 2-3 kali dalam satu periode tanam.


Pemupukan, proses pemupukan tujuannya untuk menambah unsur hara yang diharapkan tumbuhan jahe merah. Ada dua tahap dalam proses pemupukan dalam budidaya jahe merah, pertama pupuk dasar (awal penanaman) dan kedua pupuk pemanis yang diberikan pada usia tamanan 2bulan dan 4 bulan.


Pupuk yang diberikan sanggup berupa pupuk sangkar atau pupuk buatan, namun yang baik untuk produksi jahe merah ialah kombinasi pupuk sangkar dan buatan (Urea, ZK, TSP, K2O dan lainnya)


Komposisi kontribusi pupuk ke dua dalam budidaya jahe merah yaitu, 1/4 takaran NPK diberikan di awal dan 2/3 takaran sisanya diberikan pada bulan ke 2 dan bulan ke 4.


Pupuk harus di tebar secara merata semoga taman jahe tumbuh dengan baik secara merata pula. Jika pemupukan budidaya jahe merah bisa lebih optimal, Anda sanggup buat lubang disekitar tumbuhan dan dimasukan pupuk, kemudian tutup dengan tanah, kemudian disiram air, supaya lebih cepat untuk diserap tanaman


Tahap 5 Pemanenan Jahe Merah


Tapan final dari budidaya jahe merah yaitu menentukan kapan waktu panen. Sebaiknya Anda lakukan pemanenan pada ketika tumbuhan berusia 10-12 bulan. Mengingat jenis jahe merah ini banyak dipakai untuk kebutuhan obat, sehingga harus benar-benar renta semoga minyak atsiri yang dihasilkan lebih maksimal.



  • Ciri-ciri tumbuhan siap panen, yaitu Anda lihat daun taman yang mulai menguning serta batang yang mulai mongering.

  • Panen dilakukan dengan cara membongkar dapuran tumbuhan jahe. Lakukan secara hati-hati semoga rimpang jahe tidak patah.

  • Gunakan cangkul, sekop tau alat lainya supaya lebih gampang membongkaran dapuran jahe.

  • Langkah selanjutnya basuh rimpang yang sudah dipanen, jemur ditempat yang terbuka dengan waktu skitar 1-2 minggu, sehabis itu jahe merah siap dipasarkan.


Demikianlah ulasan dari kami wacana khasiat jahe merah dan tips budidaya jahe merah.  Selamat mencoba!! Jika ada yang kurang dipahami tentang bubidaya jahe merah, Anda sanggup berikan komentar untuk saling menyebarkan pengetahuan wacana budidaya jahe merah.




Sumber https://www.infoagribisnis.com

Rabu, 29 Agustus 2018

Cara Cerdas Budidaya Jahe Gajah Di Lahan Sempit

Jahe ialah salah satu jenis tumbuhan yang sangat mempunyai kegunaan bagi Kesehatan Cara Cerdas Budidaya Jahe Gajah Di Lahan Sempit
gambar budidaya jahe

Jahe ialah salah satu jenis tumbuhan yang sangat mempunyai kegunaan bagi Kesehatan. Permintaan pasar yang semakin meningkat dari tahun ke tahun menciptakan para petani tergiur untuk mencoba Budidaya Jahe.


Jenis – jenis jare yang mempunyai nilai jual tinggi diantaranya ialah Jahe Merah, Jahe Gajah, dan Jahe Emprit. Selain sangat dibutuhkan di pasar local Indonesia, Jahe juga sangat dicari untuk kepentingan ekspor ke Negara – Negara di cuilan bumi lainnya.


Sekarang Budidaya Jahe pun semakin digemari, dikarenakan modal yang dibutuhkan relative sedikit namun laba yang didapat jauh berlipat ganda.


Apalagi bila Anda mengetahui trik Budidaya Jahe dengan memanfaatkan lahan sempit dengan media tanam cukup dengan polybag ataupun karung bekas. Modal terjangkau, tidak perlu lahan yang luas,namun laba penjualan sanggup bikin dompet Anda tidak muat sebab kebanyakan isinya hehehe.


Kami kasih bocoran sedikit perihal laba Budidaya Jahe Gajah ya. Misal Anda beli Bibit Jahe Gajah 10.000 rupiah per kg, lalu Anda memakai media tanam karung bekas yang tentunya gratis, kan Anda tinggal ambil di gudang rumah atau minta sama tetangga hahaha.


Satu Kg bibit sanggup Anda pecah menjadi 15-20 bibit tanaman. Setelah 8 bulan masa tanam, hasil panen pertanaman Jahe sanggup mencapai berat 25kg / karung lho. Jika harga Jahe Gajah di pasaran 5000-6500 rupiah/kg, hitung sendiri pundi – pundi uang Anda dari Budidaya Jahe. Bisa – sanggup Anda disangka Budidaya tuyul gara – gara Anda cepat kaya dari hasil Budidaya Jahe tersebut hehehe.


Mau lebih untung lagi? Semai sendiri saja rimpang Bibit Jahenya, gampang koq. Kaprikornus Anda hanya perlu membeli beberapa bibit Jahe dan menyemaikannya sendiri.


Tentunya Rimpang Jahe yang dipakai sebagai Bibit harus sudah terpilih baik itu dari segi usia Jahe (minimal 1 tahun), maupun kualitas rimpang Jahe tersebut jangan hingga menentukan rimpang yang gembos ya.


Jahe ialah salah satu jenis tumbuhan yang sangat mempunyai kegunaan bagi Kesehatan Cara Cerdas Budidaya Jahe Gajah Di Lahan Sempit
gambar budidaya jahe gajah media karung plastik

Alasan Kenapa Budidaya Jahe Sangat Menggiurkan



  • Budidaya Jahe sanggup di lakukan pada ketinggian 0 – 2100 meter diatas permukaan laut, jadi cakupan lahan Budidaya Jahe relative luas.

  • Permintaan terhadap Jahe Merah, Jahe Gajah, maupun Jahe Emprit sangat tinggi, baik untuk pasokan local maupun kepentingan Ekspor

  • Cara Budidaya Jahe gampang dan murah meriah, cukup dengan polybag besar ataupun karung bekas, sehingga tidak perlu lahan khusus yang luas dan modal yang besar

  • Harga jual Jahe berdasarkan analisa para pakar ketika ini nilai ekonomi olahan lebih tinggi daripada harga Jahe mentah

  • Masih sedikit yang melaksanakan Budidaya Jahe, sehingga pasokan masih sangat membutuhkan dan masih sedikit saingan.


Nah bila Anda tertarik untuk memulai Budidaya Jahe, langkah paling utama dan terpenting ialah proses pembibitan. Sebab bila dari bibitnya saja sudah salah, maka jangan harap balasannya akan memuaskan.


1. Pembibitan Jahe Gajah



  1. Siapkan beberapa rimpang Bibit Jahe Gajah

  2. Larutkan 1 tutup botol PHEFOC ke dalam 15 liter air, dan tambahkan 2 sendok makan gula pasir, diamkan selama 15 menit supaya larutan teremulsi sempurna

  3. Celupkan rimpang ke dalam larutan PHEFOC tadi selama 15 menit lalu keringkan

  4. Larutkan 5 tutup botol SOT BINAGRO dalam 15 liter air, dan tambahkan 3 sendok makan gula pasir, diamkan selama 15 menit supaya semuanya larut sempurna.

  5. Rendam kembali dengan zat pengatur tumbuh SOT BINAGRO yang sudah dipersiapkan tadi kurang lebih 6 jam

  6. Setelah 6 jam, angkat rimpang dan tiriskan hingga kering

  7. Bibit Jahe Gajah siap untuk disemaikan


2. Keuntungan Menggunakan SOT BINAGRO



  • Mampu memperkuat jaringan akar dan batang

  • Hasil panen meningkat hingga 80%

  • Daya tahan tumbuhan terhadap jamur dan penyakit lebih kuat

  • Mampu meningkatkan jumlah tunas hingga 200%

  • Mempercepat panen tanpa mengurangi kualitas tanaman

  • Mampu mengendalikan hama


3. Proses Penanaman Budidaya Jahe



  1. Siapkan media tanam dan juga polibag besar atau karung bekas

  2. Tanam Bibit Jahe yang tadi sudah dipersiapkan

  3. Setelah ditanam, sirami secukupnya

  4. Jangan pribadi diletakkan di kawasan terbuka sebelum usia tanam mencapai umur 2 bulan

  5. Setelah 2 bulan, tempatkan tumbuhan jahe tersebut di ruangan terbuka supaya menerima suplay sinar matahari yang cukup


Jahe ialah salah satu jenis tumbuhan yang sangat mempunyai kegunaan bagi Kesehatan Cara Cerdas Budidaya Jahe Gajah Di Lahan Sempit
gambar penanaman bibit budidaya jahe

Jahe ialah salah satu jenis tumbuhan yang sangat mempunyai kegunaan bagi Kesehatan Cara Cerdas Budidaya Jahe Gajah Di Lahan Sempit
gambar perawatan tumbuhan jahe media karung

4. Perawatan Tanaman Jahe



  1. Penyiraman dilakukan rutin setiap 2 hari sekali

  2. Pemupukan rutin dilakukan setiap 2 bulan sekali


5. Masa Panen Tanaman Jahe


Masa panen Jahe biasanya dilakukan sesudah umur tumbuhan mencapai usia tanam 8 bulan hingga 12 bulan. Proses memanen Jahe bila kita memakai media Polybg atau Karung bekas tentunya tidak perlu penanganan khusus dan jauh lebih mudah.


hasil yang didapat pun jauh lebih besar daripada Anda menanam Jahe di lahan biasa. Sebagai perbandingan, bila Anda menanam Jahe di kebun, untuk satu rumpun Jahe biasanya menghasilkan 1 – 5 kg Jahe siap panen. Sedangkan dengan media karung bekas maupun polybag, hasil yang didapat bahkan sanggup mencapai 10 – 25 kg setiap rumpunnya.


Jahe ialah salah satu jenis tumbuhan yang sangat mempunyai kegunaan bagi Kesehatan Cara Cerdas Budidaya Jahe Gajah Di Lahan Sempit
gambar hasil panen budidaya jahe gajah

Keuntungan lain dari Budidaya Jahe memakai polybag atau karung bekas ialah waktu tanam yang relative singkat yaitu hanya 8 – 10 bulan saja Jahe sudah siap panen.Bandingkan bila Anda Budidaya Jahe dengan media lahan kebun yang harus memerlukan waktu tanam minimal 12 bulan.


Nah bagaimana berdasarkan Anda, menggiurkan sekali bukan Budidaya Jahe dengan media Polibag maupun Karung Bekas? Kalo sudah tau begitu, tunggu apalagi ? ayo kumpulin Karung Bekas milik tetangga – tetangga bersahabat rumah Anda, syukur dikasih cuma-Cuma, untung banyak kaan. Semoga menjadi Inspirasi dalam bertani….




Sumber https://www.infoagribisnis.com

Sabtu, 11 Agustus 2018

Cara Menanam Jahe Merah : Metode Vertikultur Polybag

 umumnya di lakukan pada lahan kebun atau tegalan Cara Menanam Jahe Merah :  Metode Vertikultur  Polybag
gambar cara menanam jahe merah

Cara menanam jahe merah umumnya di lakukan pada lahan kebun atau tegalan. Kali ini kami akan mengupas cara menanam jahe merah dengan media media karung, polybag,  dengan mengabungkan teknik vertikultur.


Hal ini cukup selaras dengan keadaan para petani ketika ini, yang memang tidak mempunyai lahan yang cukup luas untuk menanam jahe merah di lahan. Cara menanam jahe merah yang efisien, praktis, dan ekonomis tempat.


Cara menanam jahe merah dengan cara vertikultur harus diawali dengan pembuatan rak bertingkat untuk menyusun media tanam, supaya tidak memakan banyak tempat. Kemudian Anda juga harus menyiapkan media lainnya menyerupai karung bekas atau polibag, fungsinya sebagai media tanam. Cara menanam jahe merah dengan media karung/polybag mempunyai banyak sekali laba diantaranya :



  • Penggunaan lahan dan juga air jauh lebih ekonomis daripada bertani konvensional.

  • Media tanam sanggup diadaptasi dengan barang yang ada, diantaranya karung bekas, pot, bahkan polybag.

  • Lebih gampang dalam pemeliharaan.

  • Hasil panen lebih banyak, bahkan jikalau lebih rajin dan tekun, efiensi hasil panen sanggup mecapai 80% dibandingkan cara konvensional.


Untuk mengetahui lebih lanjut ihwal cara menanam jahe merah, kami akan membagikan ilmunya dalam cara budidaya jahe merah memakai media polybag atau karung sebagai berikut :


1. Persiapan Media tanam


Langkah pertama yang harus dilakukan dalam cara menanam jahe merah ialah memilih media apa yang akan Anda pakai. Cara menanam jahe merah sanggup dengan polybag, namun hal ini tergantung dari ketersediaan barang yang Anda punya, untuk lebih mengefisiensi biaya budidaya. Anda juga sanggup memanfaatkan karung bekas yang banyak terdapat di sekitar Anda.


Setelah itu, barulah langkah selanjutnya ialah mengisi polybag atau karung tersebut dengan media tanam yang terdiri dari tanah, pasir dan juga pupuk organik dengan komposisi 1 : 1 : 1.


Untuk pupuk sendiri sebaiknya gunakan pupuk organik yaitu pupuk sangkar yang sudah difermentasikan semoga lebih gampang terserap oleh media tanam di dalam karung, dan sebagai pemenuhan kandungan unsur hara yang diharapkan benih jahe merah nantinya.


Seperti halnya budidaya jahe gajah yang sudah kami bahas pada Artikel sebelumnya, jikalau lahan terlalu asam. Maka sebaiknya di tambahkan kapur pertanian, supaya PH tanah menjadi netral. Selengkapnya disini


2. Bibit Jahe Merah


Setelah media tanam siap, langkah berikutnya dalam cara menanam jahe merah ialah mencari bibit unggulan semoga hasil panen nantinya jauh lebih maksimal. Ciri – ciri bibit yang baik ialah berumur tua, bebas dari banyak sekali macam penyakit, berwarna cerah serta tidak ada luka.


Setelah bibit ungguan jahe merah didapat, selanjutnya ialah merendam bibit jahe merah tersebut di dalam larutan fungisida selama 15 menit. Hal ini bertujuan semoga bibit jahe merah Anda terbebas dari banyak sekali penyakit akhir jamur maupun gangguan basil jahat lainnya penyebab kebusukan.


Cara menanam jahe merah selanjutnya ialah menyemai bibit tersebut di tempat yang lembab serta dijauhkan dari sinar matahari langsung. Anda sanggup menaruhnya didalam gudang dengan diberi ganjal jerami. Letakkan bibit jahe merah di atas jerami tersebut kemudian tutup kembali dengan jerami ataupun alang – alang.


Pada ketika tahap penyemaian, bibit perlu dikontrol setiap hari semoga kelembaban bibit jahe merah tetap terjaga. Atau jikalau bibit terlalu kering, Anda sanggup menyiraminya bertahap sampai kembali lembab. Biasanyanya tunas gres akan tumbuh sehabis usia semai mencapai umur 2 minggu, dan sehabis tunas keluar, menandakan bibit jahe merah sudah siap untuk dipindahkan.


3. Teknik Cara Menanam jahe Merah


Cara menanam jahe merah setelah bibit mengeluarkan tunasnya, Anda sanggup eksklusif memindahkannya kedalam media tanam yang sudah Anda persiapkan tadi.


Kemudian tancapkan 3 hingga 5 rimpang pada media tanam karung. Cara menanam jahe merah yang memperhatikan posisi tunas. Dimana cara menanam jahe merah ini diletakan dalam posisi berdiri, dengan mata tunas diatas. Setelah itu uruk dengan tanah sedikit saja (3-5 cm) atau tutup dengan media jerami kering dengan ketebalan yang sama.


Siramilah bibit tersebut dengan air secukupnya, dan tempatkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung, sampai tunas mulai tumbuh menjadi daun,  karena tunas muda sanggup menguning, akhir paparan sinar matahari.


Di bawah ini gambar cara menanam jahe merah dengan media karung dan polybag


 umumnya di lakukan pada lahan kebun atau tegalan Cara Menanam Jahe Merah :  Metode Vertikultur  Polybag
gambar cara menanam jahe merah media polybag

 umumnya di lakukan pada lahan kebun atau tegalan Cara Menanam Jahe Merah :  Metode Vertikultur  Polybag
gambar cara menanam jahe merah media karung

4. Pemeliharaan Jahe Merah


Cara menanam jahe merah juga tidak lepas dari tahap pemeliharaan. Diantaranya ialah rutin menyirami bibit jahe yang masih gres tersebut setiap hari ( terlebih jikalau ekspresi dominan kemarau ) untuk menjaga kelembaban flora jahe merah tersebut. Penyiraman rutin setiap sore hari Anda lakukan sampai usia flora mencapai  0 – 3 bulan.


Penyiangan juga penting dilakukan terlebih sebelum flora jahe merah menginjak usia 4 bulan. Penyiangan bertujuan untuk menghilangkan gulma pengganggu yang sanggup menyedot kandungan unsure hara tanah yang seharusnya hanya untuk flora jahe merah Anda.


Selanjutnya cara menanam jahe merah juga perlu dilakukan pemupukan susulan semoga kandungan unsure hara dalam tanah tetap terjaga. Berikan pupuk susulan dengan memakai pupuk organik pada usia tanam 2 bulan dengan takaran kurang lebih 1/5 dari kapasitas media tanam karung tersebut. Untuk hasil terbaik, lakukan pemupukan sebanyak 3 kali sampai sebelum panen tiba.


5. Cara Panen Jahe Merah


Setelah masa tanam berumur 10 – 12 bulan, biasanya jahe merah sudah sanggup dipanen. Namun untuk hasil terbaik, tunggulah sampai flora jahe merah berumur genap satu tahun, semoga flora jahe merah Anda ketika di panen dalam keadaan benar – benar sudah tua, dan tentu saja semoga rimpang jahe merah bertambah berat.


Cara panen jahe merah dengan media polybag/karung sangatlah mudah, Anda tinggal menyobek polybag/karung tersebut, ambil rimpang jahe merah tersebut kemudian dibilas dengan air sampai bersih. Setelah itu di angin-anginkan atau dijemur dan siap untuk dipasarkan atau dikonsumsi.


Demikianlah beberapa tips ihwal cara menanam jahe merah dengan media karung atau polybag yang sangat praktis. Cara menanam jahe merah dengan cara ini, umumnya hasil panen satu  karung, sanggup me hasilkan rimpang jahe merah sampai 2- 5 kg. Wah tentunya itu hasil panen yang sangat menggiurkan.


Bagaimana ? Anda tertarik untuk mencobanya ???


Untuk tahu lebih jelasnya jikalau ada yang kurang dipahami ihwal cara menanam jahe merah, silahkan berikan komentar Anda. Terima Kasih


Sumber gambar : jaheasa.com




Sumber https://www.infoagribisnis.com

Rabu, 18 Juli 2018

Tanaman Jahe Berkualitas | 7 Alasan Penting Pengunaan Mulsa

Tanaman jahe yaitu salah satu tumbuhan rempah Tanaman Jahe Berkualitas | 7  Alasan Penting Pengunaan Mulsa
gambar tumbuhan jahe

Tanaman jahe yaitu salah satu tumbuhan rempah-rempah yang paling potensial dikembangkan di Indonesia. Kondisi tanah yang subur serta cuaca iklim yang cocok untuk pengembangan tumbuhan jahe, menyebabkan Indonesian sebagai salah satu peng ekspor rimpang jahe keberbagai Negara.


Pada kenyataanya dalam menghasilkan rimpang jahe yang berkualitas ternyata tidak mudah. Meskipun tanah subur dan cocok untuk budidaya tumbuhan jahe, belum tentu kualitas dan kuantitas jahe yang dihasilkan ketika panen, sanggup menembus pasar ekspor (pasar luar negri).


Pada ketika ini belum banyak masyarakat yang memahami bagaimana sistem cara tanam jahe yang sempurna di abad ketika ini, yaitu dengan cara tanam jahe sempurna antara input dan output.


Untuk menghasilkan rimpang berkulitas makan tumbuhan jahe membutuhkan perawatan yang ketat, mulai dari pemilihan bibit jahe, penentuan lahan, penanaman, pemeliharaan, panen, pasca panen dan manejemen analisis perjuangan sebelum Anda menjalakan bisnis budidaya jahe. 


Pada pembahasan tumbuhan jahe kali ini, kami akan membahas perihal  pengunaan mulsa pada tumbuhan jahe. Apa itu mulsa? Seberapa penting bagi tumbuhan jahe? Dan Bagaimana cara pengunaanya?


Pemberian mulsa cukup penting dilakukan, Sebab mulsa mempunyai imbas terhadap pertumbuhan tanaman, serta panen jahe yang dihasilkan. Pemberian mulsa atau mulsing sebagai suatu cara mengubah kondisi iklim mikro yang sanggup mensugesti perubahan fisik sifat tanah sekaligus membantu untuk mempermudah perembesan tanaman, biar sanggup badan dengan optimal (Syukur,2006:41).


Tanaman jahe yaitu salah satu tumbuhan rempah Tanaman Jahe Berkualitas | 7  Alasan Penting Pengunaan Mulsa
gambar pemeliharaan jahe

Tanaman jahe yaitu salah satu tumbuhan rempah Tanaman Jahe Berkualitas | 7  Alasan Penting Pengunaan Mulsa
gambar pengaturan mulsa jahe

Berikut ini 7 Alasan penting pengunaan mulsa pada tumbuhan jahe, meliputi:



  1. Meminimalisir pertumbuhan gulma maupun rumput liar yang sanggup mengganggu pertumbuhan tumbuhan jahe.

  2. Mencegah berkurangnya pupuk maupun tanah (erosi) akhir air hujan.

  3. Menyeimbangkan suhu tanah yang berubah-ubah.

  4. Memperkaya kandungan unsur hara dan menjaga kegemburan tanah alasannya yaitu proses pembusukan mulsa.

  5. Melindungi tumbuhan jahe dari serangan hama dan penyakit.

  6. Mengurangi terjadinya penguapan air di siang hari terutama pada ketika ekspresi dominan kemarau

  7. Memberikan hasil panen yang maksimal (ukuran, berat, kualitas fisik rimpang lebih optimal).


Secara umum sanggup Anda ketahui bahwa pengunaan mulsa cukup penting untuk menjaga dan mendorong pertumbuhan tumbuhan jahe baik pada media lahan tegalan maupun polybag. Akan tetapi tidak sembarang mulsa sanggup Anda gunakan.


Meskipun diera pertanian modern ketika ini mengenal yang namanya mulsa plastik (mulsa plastik perak hitam), namun penggunaan mulsa plastik tidaklah dianjurkan di dalam budidaya tumbuhan jahe. Ingin tahu alasannya


Alasan penggunaan mulsa plastik tidak dianjurkan :



  • Karakteristik tumbuhan jahe yang ditanam di dalam tanah, akan menyulitkan pertumbuhan tumbuhan jahe alasannya yaitu materi mulsa plastik tidak sanggup tertembus.

  • Meskipun mulsa plastik dilubangi sesuai dengan lubang tanam, namun pertumbuhan tunas gres yang tidak pas di lubang tersebut akan tumbuh menyebar kesegala arah dibawah mulsa yang tidak sanggup tertembus.

  • Bahan plastik tidak sanggup membusuk sehingga tidak menambah kesubuhan tanah bila dibandingkan dengan mulsa organik yang sanggup berfungsi pula sebagai pupuk kompos organik.

  • Harga mulsa plastik yang jauh lebih mahal bila dibandingkan dengan mulsa organik lainnya.


Bahan mulsa yang biasa dipakai di dalam budidaya jahe antara lain jerami kering, sekam, daun kelapa, daun dan pelepah pisang, maupun materi lainnya.


Pemakaian ibarat mulsa jerami atau sekam dalam satu kali ekspresi dominan tanam jahe sebaiknya dilakukan 2 kali, hal ini alasannya yaitu mulsa pertolongan pertama tentu akan terurai menjadi materi organik dan diserap oleh tanaman.


Cara penggunaannya mulsa pada lahan dengan membuatkan mulsa diatas permukaan bedengan yang telah ditanami bibit jahe setebal 3–5 cm. Pemberian mulsa yang terlalu tebal dikhawatirkan akan menghambat pertumbuhan tunas dari tumbuhan jahe tersebut.


Tanaman jahe yaitu salah satu tumbuhan rempah Tanaman Jahe Berkualitas | 7  Alasan Penting Pengunaan Mulsa
gambar panen jahe muda

Pemberian mulsa ke dua sanggup Anda lakukan sehabis tumbuhan jahe menginjak usia 2 bulan sehabis tanam, atau disesuikan dengan kondisi lahan. Terkait panduan lengkap budidaya tumbuhan jahe merah, jahe gajah, jahe emprit Baca Selengkapnya.




Sumber https://www.infoagribisnis.com