Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pertanian. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 September 2018

Khasiat Jahe Merah : Tips Simpel Budidaya Jahe Merah

Jahe merah  merupakan jenis tumbuhan rimpang berasal dari Benua Asia Khasiat Jahe Merah : Tips Mudah Budidaya Jahe Merah
gambar budidaya jahe merah

Jahe merah  merupakan jenis tumbuhan rimpang berasal dari Benua Asia. Jenis jahe ini cukup umum, dan tetunya sering Anda jumpai di pasar, baik pasar lokal sampai pasar modern atau swalayan.


Budidaya jahe merah sudah semenjak dulu. Dan Anda harus tahu bahwa persebaran jenis jahe ini cukuplah luas yaitu, dari dataran China sampai India.


Dalam bahasa latin jahe merah dikenal dengan sebutan Reed Zingiberaceae yang termasuk species Zingiber officinale, yaitu tumbuhan mempunyai perakaran tunggang.


Sebelum membahas lebih jau wacana bagaimana cara budidaya jahe merah, berikut ini ialah khasiat jahe merah bagi kesehatan untuk Anda ketahui, mencakup :



  • Untuk pencegahan penyakit flu

  • Mencegah radang tenggorokan

  • Memperkuat sistem kekebalan tubuh

  • Mampu meredakan pegal linu dan nyeri pada syaraf

  • Mencegah kemandulan dan menfatasi enjakulasi dini

  • Sebagai antiseptik yang sanggup mencegah penuaan dini

  • Menguatkan sistem fungsi hati

  • Dapat memperkuat daya tahan seperma

  • Sebagai penambah setamina dan mengobati sakit pinggang

  • Dapat mengatasi nyeri pada lambung, nyeri ketika haid dan saraf


Luar biasa bukan? Manfaat jahe merah ini. Nah, jadi kalau Anda budidaya jahe merah tidak akan rugi, sebab tumbuhan ini sanggup Anda manfaatkan sendiri untuk keluarga. Jika akhirnya berlebih manfaat jahe merah juga sanggup untuk Anda jual dipasar.


Berikut ini tahapan-tahapan budidaya jahe merah yang paling simpel dan gampang untuk Anda pelajari.


Tahap 1 Menetukan Bibit Jahe Merah


Budidaya jahe merah haruslah Anda menentukan bibit yang memenui syarat baik dari kualitas fisik maupun mutu genetiknya. Ini  dia tips cara menentukan bibit sebelum anda budidaya jahe merah sebagai berikut :



  • Pilih bibit dari tumbuhan yang sehat, supaya bebas dari hama serta penyakit (jangan memakai bibit yang rimpanyanya lecet atau luka)

  • Bahan bibit jahe merah harus berusia renta (berkisar 9-10 bulan)

  • Ingat jangan memakai bibit dari pasar, materi bibit yang baik diambil dari kebun.

  • Sebelum budidaya jahe merah Anda jalankan maka bibit di rendam dengan fungisida 5-6 jam, kemudian di jemur sampai 4 jam, semoga bibit tidak gampang amis ketika ditamam dan sanggup tumbuh dengan baik.


Tahap 2 Persiapan Lahan Budidaya Jahe Merah


Dalam budidaya jahe merah persiapan lahan persiapan lahan bertujuan semoga proses budidaya jahe merah sanggup berlangsung secara optimal (tanaman tidak tergangu pertumbuhanya).


Kreteria lahan budidaya jahe merah yang harus Anda tahu ialah sebagai berikut:



  • Pilih lahan yang tidak terlalu asam, kalau tidak ada pilihan maka lahan budidaya jahe merah perlu dilakukan pengolahan tanah. Dengan penambahan usur basa (kapur) semoga tanah tidak asam.

  • selanjutnya lahan harus digemburkan, dengan dibajak, atau dicangkul.

  • Tambahkan pupuk sangkar secukupnya. Ini berfungsi untuk meningkatkann kesuburan tanah.

  • Buat bedengan-bendengan untuk menanam bibit jahe merah semoga menjaga tumbuhan dari genangan air, ukuran bedengan sanggup diubahsuaikan tinggi 20-30 cm lebar 60-100 cm

  • Catatan, jika lahan memeiliki Ph rendah sebaiknya berikan  kapur atau pospor, yang berfungsi menambah unsur kalium sehingga Ph tanah semaikin tinggi. Fungsi kapur juga sanggup merangsang tumbuhnya perakaran tumbuhan jahe merah dengan baik.


Tahap 3 Cara Penanaman Jahe Merah



  • Langkah budidaya jahe merah selanjutnya yaitu pertama buat lubang pada bedengan. Jangan terlalu dalam 5-10 cm.

  • Cara menanam bibit jahe merah ini cukuplah gampang yaitu dengan cara meletakan bibit rimpang kelubang yang telah di sediakan dengan berdiri, kemudian tutupi dengan tanah dan ditekan berpengaruh pada cuilan tanah samping rimpang

  • Waktu penanaman bibit paling sempurna ialah ditaman pada awal animo penghujan, sebab kebutuhan air pada tumbuhan bibit jahe akan lebih gampang untuk terpenuhi.

  • Budidaya jahe merah juga sanggup dilakukan secara tumpang sari dengan tamanan lain, sehingga tidak harus monokultur atau hanya satu tumbuhan dalam satu lahan, melainkan sanggup bebagai tanaman.


Tahap 4 Pemeliharan Tanaman Jahe Merah


Pemeliharaan tumbuhan dalam budidaya jahe merah cukup mudah, ibarat halnya jenis tumbuhan rimpang lainya, yaitu :


Penyiangan, dengan tujuan membersihkan gulma atau rumput yang tumbuh  menggagu disekitaran tanaman. Penyiangan budidaya jahe merah dilakukan pada ketika tumbuhan jahe berumur 2-4 minggu, ataupun sesuai dengan kondisi.


Saat taman jahe sudah berusia 6-7 bulan penyiangan tidak perlu dilakukan, sebab budidaya jahe merah sudah menginjak dewasa, yaitu rimpang sudah siap untuk di panen.


Penyulaman, yaitu menggati bibit jahe yang mati (rimpangnya mati) dengan bibit yang baru, penyulaman budidaya jahe merah ini dilakukan pada ahad 1-3 semoga jarak pertumbuhan bibit sulam tidak tertinggal jauh, dengan tumbuhan sebelumnya.


Penggemburan/pembubunan, perawatan budiaya jahe merah semoga tumbuh tumbuhan optimal. Penggemburan ini dilakukan  ketika rimpang mulai banyak tumbuh, kadang ada rimpang yang menjalar keluar perlu pembubuhan semoga rimpang tertutup tanah. Proses  penggemburan budidaya jahe merah ini cukup dilakukan dalam waktu 2-3 kali dalam satu periode tanam.


Pemupukan, proses pemupukan tujuannya untuk menambah unsur hara yang diharapkan tumbuhan jahe merah. Ada dua tahap dalam proses pemupukan dalam budidaya jahe merah, pertama pupuk dasar (awal penanaman) dan kedua pupuk pemanis yang diberikan pada usia tamanan 2bulan dan 4 bulan.


Pupuk yang diberikan sanggup berupa pupuk sangkar atau pupuk buatan, namun yang baik untuk produksi jahe merah ialah kombinasi pupuk sangkar dan buatan (Urea, ZK, TSP, K2O dan lainnya)


Komposisi kontribusi pupuk ke dua dalam budidaya jahe merah yaitu, 1/4 takaran NPK diberikan di awal dan 2/3 takaran sisanya diberikan pada bulan ke 2 dan bulan ke 4.


Pupuk harus di tebar secara merata semoga taman jahe tumbuh dengan baik secara merata pula. Jika pemupukan budidaya jahe merah bisa lebih optimal, Anda sanggup buat lubang disekitar tumbuhan dan dimasukan pupuk, kemudian tutup dengan tanah, kemudian disiram air, supaya lebih cepat untuk diserap tanaman


Tahap 5 Pemanenan Jahe Merah


Tapan final dari budidaya jahe merah yaitu menentukan kapan waktu panen. Sebaiknya Anda lakukan pemanenan pada ketika tumbuhan berusia 10-12 bulan. Mengingat jenis jahe merah ini banyak dipakai untuk kebutuhan obat, sehingga harus benar-benar renta semoga minyak atsiri yang dihasilkan lebih maksimal.



  • Ciri-ciri tumbuhan siap panen, yaitu Anda lihat daun taman yang mulai menguning serta batang yang mulai mongering.

  • Panen dilakukan dengan cara membongkar dapuran tumbuhan jahe. Lakukan secara hati-hati semoga rimpang jahe tidak patah.

  • Gunakan cangkul, sekop tau alat lainya supaya lebih gampang membongkaran dapuran jahe.

  • Langkah selanjutnya basuh rimpang yang sudah dipanen, jemur ditempat yang terbuka dengan waktu skitar 1-2 minggu, sehabis itu jahe merah siap dipasarkan.


Demikianlah ulasan dari kami wacana khasiat jahe merah dan tips budidaya jahe merah.  Selamat mencoba!! Jika ada yang kurang dipahami tentang bubidaya jahe merah, Anda sanggup berikan komentar untuk saling menyebarkan pengetahuan wacana budidaya jahe merah.




Sumber https://www.infoagribisnis.com

Jumat, 14 September 2018

Panduan Singkat Cara Menanam Melon

Asal mula tumbuhan melon yaitu dari lembah Persia tepatnya di kawasan Medeterania perbatasan Panduan Singkat Cara Menanam Melon
gambar melon cucumis melo l

Melon Cucumis melo L adalah jenis tumbuhan semusim, yang masih keluarga Cucurbitae. Tanaman melon mempunyai ciri-ciri  batang menjalar, berdaun lebar,  dan berkulit buah keras, serta mempunyai aroma harum.


Asal mula tumbuhan melon yaitu dari lembah Persia tepatnya di kawasan Medeterania perbatasan antara Asia bab barat dengan Amerika. Di Indonesia tumbuhan melon berkembang semenjak tahun 1980an, pertama kali dikembangbiakan di kawasan jawa barat sebelum jadinya tersebar diberbagai kawasan di Indonesia.


Melon mempunyai buah dengan rasa anggun dan segar, buah melon juga kaya akan kandungan vitamin C, jadi sangat baik bila Anda sering mengkonsumsi buah ini. Untuk menikmati kelezatan buah melon, Abda bisa menyantapnya secara eksklusif ataupun di olah menjadi jus, es buah, puding, dll.


Pada kesempatan kali ini kami akan mengajak Anda untuk membuatkan pengetahuan perihal cara menanam melon. Perlu Anda tahu disini, melon yaitu buah dengan nilai komesil cukup tinggi, sehingga bila Anda sanggup membudidayakan melon maka sanggup menjadi peluang perjuangan yang cukup mengiurkan bagi Anda.


Cara menanam melon yang tepat, tentu tidak mudah. Anda membutuhkan ketrampilan dan pengetahuan bagaimana cara budidaya melon dengan baik, yang tujuanya untuk memperoleh hasil optimal. Berbagai isu dari para pelaku perjuangan pembudidaya melon telah kami rangkum disini, Anda sanggup baca selengkapnya dibawah ini.


Asal mula tumbuhan melon yaitu dari lembah Persia tepatnya di kawasan Medeterania perbatasan Panduan Singkat Cara Menanam Melon
gambar cara menanam melon

Podoman Cara menanam Melon :


 


1. Menentukan lokasi menanam melon



  • Syarat ketinggian lokasi yaitu 300 – 900 Dpl. Jika ketinggian lebih dari itu, tumbuhan tetap sanggup tumbuh namun tidak sanggup berproduksi dengan baik.

  • Suhu yang diharapkan untuk pertumbuhan yaitu 25- 30 derajat C. (Lokasi menanam meloh dilarang kurang dari 18 derajat C).

  • Lokasi yang cocok untuk menamam melon pada lahan terbuka, alasannya yaitu tumbuhan melon membutuhkan penyinaran secara penuh untuk pertumbuhanya.

  • Jenis tanah yang sempurna yaitu jenis tanah liat berpasir, dengan PH ideal pada tanah 5,8-7,2 sangat sempurna untuk pertumbuhan melon.

  • Pastikan lokasi penamanan bersahabat  dengan irigasi air.


 


2. Langkah penyemaian bibit melon


Untuk mendapat produksi yang baik, pastikan bibit melon yang Anda gunakan harus mempunyai kualitas yang baik pula. Sebaiknya benih yang anda pakai yaitu varietas unggul (benih asli) F1 hibrid. Tahapan penyemain benih melon sanggup dilihat dibawah ini:



  • Langkah pertama rendam benih dengan larutan furadan, ± 2 jam, ini bertujuan untuk menjaga kekebalan benih dan mengsortir benih yang akan digunakan.

  • Siapkan media semai, terdiri dari gabungan tanah, pasir dan pupuk sangkar (5:1:1), sanggup juga ditambahkan NPK dengan insektisida karbofuran biar menghasilkan bibit yang kekar.

  • Tancapkan benih dengan tegak dengan posisi ujung perakaran di posisi bawah, untuk merangsang perakaran. Tutup persemaian dengan kain atau daun biar kecambah berakan cepat tumbuh.

  • Pada hari ke 3-5 buka penutup, apabila perkencambahan benih sudah tumbuh, epilog sebaiknya dibuka saja yang penting berada di tempat yang tidak tercemar dengan matahari langsung.

  • Bibit melon yang sudah siap sanggup dipindahkan ke lahan, yaitu dengan ciri mempunyai 4-5 helai daun ( usia 10-12 hari).


3. Pengolahan lahan penanaman melon


Hal-hal penting dalam mempersiapkan lahan, untuk tanam melon:



  • Gunakan lahan yang memperoleh sinar matahari secara penuh. (bekas lahan sawah, atau pekarangan)

  • Lakukan pengolahan tanah dengan pembajakan atau cangkul, tujuanya yaitu untuk menciptakan tanah menjadi gembur, serta menghilangkan senyawa-senyawa beracun dalam tanah.

  • Setelah tanah dibajak atau dicangkul diamkan tanah sampai 4-5 hari, biar tanah menjadi semakin gembur dan gampang untuk dibuat bedengan.

  • buat bedengan dengan ukuran panjang 12-15 m, tinggi 30 cm, lebar 100-110 cm.

  • Buat parit atau jarak antar bedengan dengan ukuran 55-65 cm, biar memudahkan kita dalam merawat tanaman.

  • Pemasangan mulsa palstik, untuk menjaga tumbuhan dari penyakit trips atau serangan serangga lainya.

  • Setelah pemasangan mulsa, membisu selama 3-5 hari biar tanah terurai dengan baik, sehabis itu gres diberi lubang untuk penanaman.


4. Cara menanam melon



  • Pindahkan bibit dari polibek kecil ke lahan, yaitu dengan menyobek polibag, upayakan tanah masih mengupal biar perakaran tidak ada yang rusak.

  • Cara penanaman bibit melon harus hati-hati, alasannya yaitu bibit rentan patah, biar kondusif pegang pada bab gumpalan tanah.

  • Masukan bibit pada lubang yang sudah disediakan, tanam bibit melon dengan tegak, tekan tanah biar tumbuhan tegap dan tidak gampang roboh.

  • Pola tanam dilakukan secara homogeny, atau monokultur. Pemasangan  ajir atau tongkat yang berupa bilahan bambu. Berfungsi sebagai tiang penyangga dan media rambat taman melon


Asal mula tumbuhan melon yaitu dari lembah Persia tepatnya di kawasan Medeterania perbatasan Panduan Singkat Cara Menanam Melon
gambar cara menanam melon

5. Pemeliharaan tumbuhan melon


Memelihara tumbuhan melon sampai berbuah dan siap dipetik membutuhkan waktu dan perawatan yang intensif, untuk itu Anda perlu simak cara pemeliharan tanaman melon dibawah ini:



  • Lakukan penyulaman segera pada bibit melon yang mati atau layu. Penyumalan dengan cara mencabut dan digantikan dengan bibit yang baru, sehingga tidak mengurangi angka produktifitas lahan.

  • Penyiangan, untuk membersihkan gulma atau tumbuhan pengganggu yang tumbuh disekitaran tumbuhan melon. Pada sistem mulsa pencucian dilakukan pada parit dan lubang tumbuh tanaman.

  • Pemupupukan dilakukan yaitu tiga kali dalam periode tanam. Adapun waktu dukungan pupuk sebagai berikut:




  1. Pemberian pupuk pertama yaitu pupuk dasar yang terdiri dari pupuk sangkar atau pupuk kompos.

  2. Kemudian pupuk yang  kedua pada usia tumbuhan 20 hari susulan contohnya dengan dukungan pupuk urea, NPK.

  3. Pemupukan ketiga dilakukan pada usia tumbuhan usia 60 hari jenis pupuk yang diberikan yaitu TSP dan KCl sesuai dengan kebutuhan tanaman.



  • Pemangkasan pada tanaman, dengan menghilangkan tunas air tumbuh pada batang utama. Ini mempunyai kegunaan biar batang utama dapt tumbuh dengan baik, sehingga produktifitas tidak terhambat.

  • Penyiraman dan pengarian pada tumbuhan melon dilakukan dari mulai tumbuhan ditanam sampai buah mulai dipetik, hal ini alasannya yaitu tumbuhan melon sangat membutuhkan banyak air.

  • Pengarin pada lahan biasanya dilakukan ketika hari tidak hujan, namun waktu penyiraman dan pengarin yaitu sama dilakukan pada pagi sekali atau malam hari.

  • Penyemproton pestisida, hal ini dilakukan untuk menjaga taman dari serangan penyakit atau serangga (kutu aphids, thirps,lalat buah maupun jamur atau basil yang menyerang tanaman)

  • Jenis obat yang dipakai Fungisida Derasol 500 SC (carbendazim), bakterisida Agrimycin Agrept (streptomycin sulfate), dan pestisida lainya.


6. Pemanen buah Melon


Proses pemanenan buah melon umumnya dilakukan pada ketika tumbuhan berusia 3-4 bulan, caranya yaitu dengan memotong batang buah dengan memakai pisau maupun gunting, supaya buah tidak gampang busuk. Proses pemanenan sebaiknya Anda lakukan pada pagi hari, selain menghindari terik matahari, tumbuhan biar tidak layu akhir pemetikan.


Berikut ini ciri-ciri buah melon yang sudah masak. Ciri fisik ini bisa Anda gunakan sebagai aliran menentukan buah melon dipasar juga, simak  kulasan dibawah ini:


Asal mula tumbuhan melon yaitu dari lembah Persia tepatnya di kawasan Medeterania perbatasan Panduan Singkat Cara Menanam Melon
gambar ciri melon sudah masak


  • Lihat warna buah, buah yang masak berwarna kekuningan.

  • Warna serat atau jala keliatan terang kasap/kasar

  • Aroma buah wangi/harum

  • Pakal batang buah biasanya mulai menguning

  • Jangan menentukan buah dengan pangkal batang yang membusuk.


selamat mencoba..


Jika ada yang belum lengkap dalam kami menyajikan artikel tetang cara menanam melon, Anda sanggup berikan pendapat pada kolom komentar dibawah, thanks




Sumber https://www.infoagribisnis.com

Kamis, 13 September 2018

Teknik Budidaya Jagung Dengan Sempurna Dan Efisien

Jagung yakni tumbuhan yang mempunyai banyak sekali manfaat dalam kehidupan insan dan binatang Teknik Budidaya Jagung Dengan Tepat dan Efisien
gambar budidaya jagung

Jagung yakni tumbuhan yang mempunyai banyak sekali manfaat dalam kehidupan insan dan hewan. Selain itu jagung di Indonesia merupakan tumbuhan pangan pokok kedua sesudah padi. Di tingkat Internasional jagung menduduki peringkat ketiga sebagai masakan pokok utama sesudah gandum dan padi.


Ada beberapa tempat pusat produsen jagung di Indonesia yang perlu Anda diketahui, diantaranya : Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Yogyakarta, Suawesi Utara, Sulawesi Selatan, Nusa Ttenggara Timur dan Maluku. Daerah-daerah tersebutlah yang selama ini  mensuplay kebutuhan jagung nasional Negara kita.


Budidaya tumbuhan jagung sangatlah mudah, alasannya yakni jagung tidak memerlukan persyaratan lingkungan, artinya dalam banyak sekali macam tanah, bahkan pada lahan kering tumbuhan ini sanggup tumbuh, meskipun pertumbuhanya kurang optimal. Kami akan mengajak Anda untuk mengenal lebih jauh perihal tumbuhan jagung berikut ini.


Klasifikasi Tanaman Jagung yakni :


Species          : Zea mays L.


Genus             : Zea


Famili             : Grameneceae


Ordo               : Graminea


Kelas              : Monocotyle


Divisio           : Spermatophyta


Sub Divisio   : Angiospermae


Kingdom       : Plantae


Berdasarkan umur tumbuhan ada 3 jenis jagung, yang sanggup Anda ketahui meliputi:


1. Jagung Berumur Pendek (genjah)


Umur tumbuhan 75-90 hari, contohnya varietas Abimanyu, Arjuna, dan Genjah Warangan


2. Jagung Berumur Sedang (Tengahan)


Umur tumbuhan 90-120 hari, contohnya varietas Hibrida Pioneer 2, malin, Pandu, Metro,Hiprida Cp1-CP2 dan Hibrida C1


3. Jagung Berumur Panjang


Umur tumbuhan lebih dari 120 hari, contohnya varietas Bastar, Bima, kania putih dan varietas harapan.


Dalam tahapan budidaya jagung memang tidak memerlukan persyaratan khusus pada kondisi tanah. Namun untuk mendapat hasil produksi secara optimal, kesuburan, kandungan humus, dan keadaan tanah yang gembur, sangatlah penting. Untuk itu dibutuhkan langkah-langkah yang sempurna dalam menjalan budidaya jagung.


Berikut ini kami sajikan tahapan-tahapan penting dalam perjuangan budidaya jagung sebagai berikut :


A. Cara Pembibitan Jagung


Ada 3 langkah menentukan bibit  dalam budidaya jagung yaitu :


1. Menentukan Benih jagung


Cara gampang dalam memilih benih, yakni Anda harus memperhatikan kualitas dari segi kesehatan benih, kemurnian varietas dan daya tumbuh benih. Pada benih unggul biasanya mempunyai setifikat menyerupai benih jagung bibit unggul yang mutu produksinya tinggi.


Meskipun benih bibit unggul produksinya tinggi tetapi mempunyai kelemahan yaitu dari segi harga benih bibit unggul lebih mahal, dan maksimal hanya sanggup digunakan 2 kali keturunan. Berbeda dengan benih bersari bebas yang harganya lebih murah dan  sanggup dikembangbiakan tanpa ada batas waktu.


Ini ia bebrapa jenis jagung varietas hibrid unggulan yang sanggup Anda pilih sebagai benih budidaya jagung, yaitu : Hibrida-C1-C2, BISI-1-2, Semar 1-2,  IPB4, P-3-5, Parikesit, Nakula, Composite, Pioner-1&-2, Wiyasa, kania Putih, Permadi, Arjuna, Metro, Harapan, Kaliangga,  dan CPI-1.


2. Langkah Penyiapan Benih Jagung


Tahapan persiapan benih ini hanya dilakukan pada benih jagung varietas bersari bebas yang diambil keturunanya. Caranya sebagai berikut :



  1. Pilih jagung yang pertumbuhan tanamanya sehat

  2. Pilih jagung bertongkol besar, terisi biji penuh, barisannya lurus, dan tidak terjangkit penyakit.

  3. Jangan mememetik jagung yang belum benar-benar tua, jagung yang bau tanah sanggup dilihat dari ciri daun yang menguning dan biji mengeras

  4. Kupas tongkol dan lakukan penjemuran sampai kering

  5. Setelah kering pilih biji jagung belahan tengah untuk dijadikan benih, jagan gunakan belahan ujung atau pangkal.

  6. Pada dikala penanaman jikalau pertumbuhan benih kurang dari 90 %, maka sebaiknya Anda gunakan bibit lainya, alasannya yakni pertumbuhan tumbuhan tidak akan maksimal.


2. Persiapan Pemindahan Benih


Sebelum benih jagung ditanam, ada perlakuan yang harus Anda lakukan. Yaitu mencampur benih dengan fungisida atau isektisida, supaya terhindar dari serangan jamur, ulat agrotis dan lalat bibit. Obat yang sanggup Anda digunakan seperti, Benlate, Furadan, Vapam, Damoset dan lainya yang sanggup diperoleh dikios pertanian.


B. Cara Persiapan Lahan Jagung


Pengolahan lahan bertujuan memperbaiki struktur tanah. Caranya dengan mengolah tanah serta mengatur aerasi dan drainase pada lahan yang akan Anda gunakan. Kondisi tanah yang baik akan besar lengan berkuasa pada pertumbuhan tanaman, terutama  pada perakaran dan batang pohon jagung.


Berikut ini cara menyiapkan untuk budidaya jagung :



  • Persiapan lahan, jikalau lahan sudah Anda sediakan maka langkah selanjutnya yakni melaksanakan pengolahan dengan mencangkul semoga tanah menjadi gembur.

  • Bembentukan bedengan, dengan ukuran lebar 25-30 cm, dengan menyertakan drainase untuk mengairi tanah.

  • Tambahkan kapur pada tanah, supaya PH tanah tetap terjaga yaitu tidak terlalu asam. Karena jikalau lahan digunakan untuk menanam jagung terlalu asam, tumbuhan akan gampang mati jawaban membusuknya perakaran.

  • Pemupukan, berikut cara pinjaman pupuk per hektar bagi tumbuhan jagung :



  1. Pemupukan dasar: (dosis 1 :1/3) pupuk TSP dan Urea, berikan bersamaan tanam, padat kiri dan kanan lubang tanam, dengan kedalaman 5 cm kemudian ditutup tanah.

  2. Pupuk ke 2 berupa pupuk TSP ,urea,KCl dengan takaran (I: 1/3 : 1/3)  diberikan dikala umur tumbuhan 30 hari.

  3. Pupuk ke 3 berikan pupuk urea 1/3 belahan diberikan dikala tumbuhan berumur 45 hari.


C. Teknik menanam Jagung



  • Penentuan contoh tanam


Beberapa contoh tanam jagung yang sanggup Anda terapkan menyerupai :



  1. Tumpang sari, dalam satu lahan ditanami lebih dari satu tanaman, misalnnua jagung dengan kacang-kacangan.

  2. Tumpang gilir, contoh tanam yang dilakukan secara beruntun dalam satu lahan, tujuanya semoga lahan termanfaatkan secara maksimal. Misalnya jagung, padi, kacang tanah dan kemudian umbi atau singkong.

  3. Tanaman bersisipan, contoh ini hampir sama dengan sistem tumpang sari namun waktu penanaman yang berbeda. Misalnya dikala tumbuhan jagung hampir panen mulai disisipi tumbuhan kacang tanah.

  4. Tanaman campuran, contoh ini mempunyai tujuan untuk efisiensi lahan, akan tetapi sanggup memunculkan hama penyakit alasannya yakni dalam satu lahan sekaligus ditanami banyak sekali macam tumbuhan yang berbeda.



  • Pembuatan lubang tanam ini harus benar-benar diperhatikan semoga tumbuhan tidak terhambat pertumbuhanya. Dalam satu lubang tanam sebaiknya hanya ada 1 benih.

  • Kedalaman lubang yaitu 3-5 cm

  • Untuk jarak antar lubang tanam itu sanggup diadaptasi dengan kondisi jenis bibit yang digunakan. Pada jenis jagung usia pendek ukuran ideal (20×50 cm), jenis sedang (25×75 cm) dan untuk jenis tumbuhan berumur panjang otomatis lahan yang digunakan semakin luas (40x100cm)

  • Dalam melaksanakan penanaman jagung sebaiknya Anda lakukan yaitu dikala demam isu penghujan atau diakhir demam isu penghujan.

  • Pembuatan lubang dan penanaman memerlukan 4 orang yang mempunyai kiprah masing-masing. 2 orang bertugas menciptakan lubang, 1 memasukkan benih, 1 lagi memperlihatkan pupuk serta menutup dengan tanah.


D. Pemeliharaan Tanaman Jagung


Pada budidaya tumbuhan jagung proses pemeliharaan tumbuhan sama halnya dengan jenis tumbuhan palawija lainya, yaitu mencakup penyulaman benih yang tidak tumbuh, penyiangan, pembubuhan pada tumbuhan semoga sanggup tumbuh kokoh dan pengairan serta pemupukan menyerupai yang sudah kami kulas diatas.


Penggunaan pestisida sanggup Anda laukan jikalau tumbuhan jagung terlihat terkena hama yang membahayakan produktifitasnya. Yang perlu anda ketahui penggunaan pestisida harus memperhatikan seberapa jauh tingkat penyerangan hama, sehingga perlakuannya sanggup optimal.


 E. Pemanenan Jagung


Budidaya tumbuhan jagung diakhiri dengan tahapan pemanenan. Jagung yang siap panen mempunyai ciri secara fisiologis dengan tumbuhan jagung muda.


Ciri-ciri jagung yang siap panen yakni :



  • Tanaman berwarna kekuningan, yang sanggup dilihat dari fisik daun, batang, dan tongkol jagung

  • Pada tongkol jagung terlihat klobot yang sudah mongering dengan ditandai pada serabut yang berwarna hitam dan kering.

  • Biji dikala ditekan keras, warna mengilat, kering dan biji terisi penuh.

  • Usia jagung siap panen yakni 86-96 hari sesudah tanam.


Panduan teknik budidaya jagung ini berlaku juga untuk banyak sekali jenis jagung, menyerupai budidaya jagung manis, jagung muda atau baby corn hal itu tergantung pada tujuan pemanenanya.


Demikian sajian goresan pena kami perihal budidaya jagung. Semoga bermanfaat, apabila ada kekurangan dalam penulisan kami mohon berikan komentar untuk saling menyebarkan pengetahuan tetang cara bercocok tanam jagung.




Sumber https://www.infoagribisnis.com

Rabu, 12 September 2018

Budidaya Semangka Yang Baik Dan Benar

 merupakan jenis tumbuhan merambat yang termasuk dalam golongan labu Budidaya Semangka Yang Baik dan Benar
gambar budidaya semangka

Semangka Citrullus vulgaris merupakan jenis tumbuhan merambat yang termasuk dalam golongan labu-labuan dengan nama latin Cucurbitaceae. Buah semangka mengandung banyak air dan  memiliki rasa yang manis sehingga banyak disukai baik insan maupun hewan.


Asal-usul buah semangka yaitu dari kawasan subtropis Afrika, yang kemudian berkembang diberbagai Negara lainya, menyerupai Indonesia, Cina, Thailand, dan Jepang. Secara manfaat bukan hanya pada daging buahnya saja semangka sanggup dikonsumsi, melainkan daun juga sanggup di masak menjadi sayur, dan pada biji sanggup diolah sebagai camilan (kuwaci).


Taukah Anda daerah-daerah di Indonesa yang menjadi pusat penghasil buah semangka? Sentra budidaya semangka di Indonesia yaitu di D.I Yogyakarta (Kulon Progo), Jawa tengah (Magelang), Jawa Timur (Malang, Banyuwangi), Jawa Barat (Karawang, Indramayu) dan lampung. Daerah tersebut dinyatakan sebagai pusat sebab produktifitas semangka yang dihasilkan rata-rata 30 ton/ha/tahunnya.


Berikut ini kami akan berikan panduan simpel bagi Anda para pemula yang ingin mencoba budidaya semangka, selamat membaca.


Pedoman Budidaya Semangka


A. Syarat dan lokasi budidaya semangka



  • Curah hujan untuk penanaman semangka ialah 40-50 mm/bulan.

  • Semangka sanggup tumbuh optimal pada ketinggian kawasan 100-300 dpl.

  • Suhu udara yang dikehendaki yaitu 25 derajat C atau dengan rata-rata ideal 20-30 mm.

  • Tingkat kelembaban udara yang paling ideal ialah rendah, artinya dalam budidaya semangka kondisi lingkungan yang kering sangat baik untuk pertumbuhan tanaman.

  • Lokasi areal lahan harus mendapat penyinaran matahari secara penuh (dari pagi hingga sore hari)

  • Menanam semangka paling cocok pada kondisi tanah yang gembur dan kaya materi organik, menyerupai pada lahan sawah atau lading

  • Tanaman semangka tidak meghendaki tanah yang keasamanya terlalu tinggi, idelanya pH antara 6-6,7, jikalau kondisi pH tanah terlalu asam maka harus dilakukan pengapuran.


B. Cara Persiapan lahan


Pada tahapan ini Anda harus menyiapakan lahan dengan membersihkan tanah dari rerumputan, bebatuan dan matrial lainya biar tidak menghambat pertumbuhan tumbuhan semangka. berikut ini tahapan-tahapan yang harus dilakukan.


Bersihkan lahan dengan mencakul biar tanah menjadi semakin gembur dan juga menhilangkan senyawa kimia berbahaya dari sisa tumbuhan sebelumnya.



  • Pada lahan sawah sebelum dicangkul, lahan dikeringkan terlebih dahulu hingga beberapa hari hingga benar-benar lahan siap untuk di lakukan pencangkulan.

  • Bentuk bedengan, sebab semangka tumbuhan ini membutuhkan kanal drainase untuk mengaliri dan membuang air.

  • Bentuk bedengan dengan ukuran 7-8 meter, tergantung pda ketebalan dan ketinggian bedengan, untuk tinggi bedengan idelanya dalah 20 cm.

  • Sebelum pinjaman pupuk, jikalau kondisi tanah terlalu asam Anda sebaiknya melaksanakan pengapuran terlebih dahulu. Caranya dengan memperlihatkan kapur karbonat/dolomit 150-200 kg/1000 m2, pada kondisi pH tanah 4-5 dan pada pH >6 dibutuhkan dolomit 50 kg/1000 m2.

  • Ada dua jenis pupuk yang sanggup Anda pakai yaitu pupuk alami berupa pupuk kandang, takaran yang diberikan ialah 2 kg/bedengan. Yang ke dua pada pupuk kimia menyerupai pupuk makro (ZA, KCl dan TSP) serta pupuk mikro (Ca, Mg, Mn, Fe, Zn, Mo, dll) caranya cukup ditaburkan pada bedengan.

  • Langkah selanjutnya ialah pinjaman mulsa, ada dua jenis mulsa yang sanggup Anda pakai dengan memakai jerami kering maupun mulsa palsik. Mulsa ini berkhasiat untuk mejaga kelembaban, menghambat pertumbuhan gulma dan untuk meletakan buah semangka biar terlindung dari penyakit.


C. Cara menanam semangka


Penanaman bibit semangka dilakukan sesudah bibit persemaian berumur  2 ahad yang ditandai daun telah tumbuh 2-3 lembar. Sambil menunggu bibit semangka siap tanam sebaiknya Anda menciptakan lubang tanam yang disiapkan 1 ahad sebelumnya. Kedalam lubang tanam ideal ialah 8-10 cm berjarak 20 cm dari tepi bedengan. Untuk jarak antar lubang ialah 80-100 cm.


Setelah itu lakukan perendaman pada bedengan supaya tanah menjadi basah, perendaman bedengan dengan mengaliri air dengan ketinggian ¾ saja, diamkan 1-2 hari supa air benar-benar meresap. Kemudan bibit barulah dipindah untuk ditanam pada lubang yang sudah disiapakan. Beberapa tahahapan penanaman semangka dibawah ini :



  • Lakukan iminisasi pada bibit dengan merendam bibit 5-10 menit. Air untuk merendam bibit sebaikanya dicampur dengan larutan Abitonik atau dekamon dengan takaran 1 sendok, bakterisida, fungisida 1 sendok teh, ini mempunyai tujuan supaya bibit menjadi kebal dari kuman dan penyakit yang sanggup menghambat pertumbuhan.

  • Pindahkan bibit dari polibak ke lahan secara hati-hati, jangan hingga ada perakaran yang rusak.

  • Masukan bibit kelubang tanam bersama dengan tanah yang masih mengepal pada perakaran

  • Tutup celah lubang penanaman dengan tanah, tekan tanah secara besar lengan berkuasa biar bibit tidak gampang roboh.

  • Siram bibit dengan air secukupnya.

  • Berikan ajir pada disamping tumbuhan sebagai media rampat tanaman.


 merupakan jenis tumbuhan merambat yang termasuk dalam golongan labu Budidaya Semangka Yang Baik dan Benar
gamabar budidaya semangka

D. Cara pemeliharaan


Setelah bibit ditanam lakukan pengecekan pertumbahan bibit secara rutin. Jika ada bibit yang mati segera secepatnya dilakukan penyulaman dengan menggati bibit yang baru. Namun jikalau kondisinnya dalam waktu 3-7 hari tumbuhan terlalu lebat pertumbuhanya maka dibutuhkan penjarangan/pemangkasan pada daun dan batang yang tidak diperlukan.


Dalam budidaya semangka tahapan pemeliharaaan tumbuhan tergolong mudah, sebab tidak jauh beda dengan tumbuhan lainya, menyerupai penyiangan, pembubuhan, penjarangan pada tunas tunas muda yang tidak berguna, pengairan dan pemupukan.


Langkah pengarian jangan dilakukan terlalu sering, pada ekspresi dominan kemarau cukup 4-6 hari yang volume air tidak berlebihan. Cara penyiraman dilakukan dengan mengaliri air pada kanal drainase antar bedengan saja. Sedangkan tahapan pemupukan itu harus diubahsuaikan pada tingkat pertumbuhan tanaman.


Meskipun pada awal sudah diberikan pupuk, namun yang perlu diketahui bahwa tidak semua akan diserap oleh tanaman. Makara pinjaman pupuk suplemen harus dilakukan. Berikut tahapanya pemupukan dan penyemprotan pestisida :



  1. Fase pertama, pinjaman pupuk pertumbuhan (topsil A). Berupa pupuk daun (KCl, Za, TSP) dilakukan secara rutin pada ketika tumbuhan berumur 7-14-21-28-35 hari.

  2. Fase kedua, pemeberian pupuk buah dan pemasakan ( topsil B) pupuk ini diberikan pada ketika tumbuhan menginjak usia 45-55 hari

  3. Pupuk suplemen yaitu NPK dan ZA (1:1) diberikan ketika tumbuhan berusia 21-25-55 dengan takaran 300:400:400 ml

  4. Penyemprotan fugisida dan insetisida sebaiknya dicampur dengan obat perangsang pertumbuhan (ZPT), dilaukan pada ketika tumbuhan berumur kurang dari 20 hari.


Proses pinjaman pupuk maupun penyemprotan pestisida sebaiknya Anda lakukan diwaktu pagi hari dan siang hari tergantung kondisi cuaca, jangan dilakukan ketika hujan sebab pupuk akan terbuang sia-sia dan tidak sanggup diserap tumbuhan secara maksimal.


E. Cara Pemanenan


Tahapan pemanenan buah semangka sanggup Anda lakukan sesudah tumbuhan berumur 80-100 hari sesudah tanam. Secara fisik buah semangka yang siap panen mempunyai ciri dari warna buah terlihat semakin mengkilap dan batang yang mulai mengecil. Waktu pemetikan sebaiknya ketika cuaca cerah biar buah mempunyai daya tahan yang manis ketika penyimpanan.


Budidaya semangka dilakukan secara monokultur sebab tumbuhan ini ialah jenis tumbuhan semusim yang membutuhkan perawatan dan pemeliharan secara intensif dalam satu periode tamam. Semoga panduan cara budidaya semangka ini sanggup bermanfaat bagi Anda. Selamat mencoba.




Sumber https://www.infoagribisnis.com

Selasa, 11 September 2018

Ini Ia Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan

Sebelum kami mengulas tetang manfaat temulawak Ini Dia Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan
gambar temulawak

Sebelum kami mengulas tetang manfaat temulawak, perlu Anda tahu terlebih dahulu tetang jenis tumbuhan ini. Temulawak (Curcuma xanthorrhiza ROXB) yaitu jenis tumbuhan berakar semu yang sejenis dengan taman temu-temuan lainya menyerupai jahe (Zingiberaceae), temu hitam (Currcuma aeruginosa), kunyit (Curcuma domstica), lengkuas (Languas galaanga) dan lainya.


Pada umumnya tumbuhan ini sering dijumpai di tempat dataran sedang, hingga dataran tinggi. Biasa tumbuhan temulawak banyak dijumpai di lahan yang terlindung dari sinar matahari. Berikut ini penjabaran tumbuhan temulawak :


Species          : Curcuma xanthorhiza ROXB (temulawak)


Genus             : Curcuma


Ordo               : Zingiberales


Famili             : Zingiberaceae


Kelas              : Monocotyledonae


Divisi              : Spermatopyta


Sub Divisi      : Angiospermae


Secara morfologi tumbuhan temulawak mempunyai ciri menyerupai dibawah ini.



  • Tanaman sanggup tumbuh hingga 1 meter.

  • Memiliki batang berwarna hijau atau kecoklatan pada kulit batang.

  • Daun berbentuk bulat sedikit memanjang, dengan warna daun hijau kecoklatan atau hijau keunguan. Lebar 10-20 cm dan panjang 30-80 cm, biasanya pertumbuhan daun temulawak yaitu antara 2 hingga 9 helai dalam satu batang tanaman.

  • Tanaman temulawak mempunyai pembungaan lateral, berbentuk memanjang berwarna putih kemerahan pada ujung bunga.

  • Perakaran berbentuk rimpang tepat yang tersusun atas Induk rimpang dan rimpang cabang. Secara fisik kulit rimpang berwarna kuning kecoklatan atau coklat kemerahan, isi daging ripang berwana kuning jingga.


Sebelum kami mengulas tetang manfaat temulawak Ini Dia Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan
gambar tumbuhan temulawak

Dari sisi tingkat persebarannya tumbuhan temulawak mempunyai persebaran yang cukup luas, bukan hanya di Indonesia saja namun hampir di seluruh penjuru dunia tumbuhan ini sanggup berkembangbiak. Persebaran tumbuhan ini disebabkan adanya perdagangan rempah-rempah yang terjadi dari Negara-negara asia ke eropa.


Temulawak yaitu salah satu jenis tumbuhan obat yang kaya akan kandungan zat kimia alami. Perlu Anda tahu manfaat temulawak bagi tubuh sangatlah banyak, lantaran pada rimpang tumbuhan ini terkandung zat kimia menyerupai seolah-olah turmerol dan fellandrean atau sering disebut sebagai minyak atsiri.


Berdasarkan uji Balai Penelitian Tanaman berikut zat-zat yang terkandung dalam rimpang temulawak :



  • Air (19,98%)

  • Pati (41,45%)

  • Abu (4,62%)

  • Sari alkohol 9,48%

  • Sari air (10,96%)

  • Serat 12,62%,

  • Minyak Atsiri (3,81%),

  • Kurkumin (2,29%)


Selain kandungan diatas, ada zat lainya yang  terdapat pada rimpang temulawak menyerupai saponin, flavonoid, fenolik, triterpennoid, glikosida tannin, zingeberol, artmeron, isofuranogermakren, d-kamfer, sikloisoren, sineol, zingiberen, alkaloid, steroid, mirsen, metilkarbinol, falandren, tumerol, xanthorrhizol, germakron,p-toluil, metikarbinol dan atlantone.


Manfaat temulawak sebagai jamu yang mujarab sudah dari dulu dikenal oleh masyarakat  hingga dikala ini. Umumnya rimpang temulawak diolah terlebih dahulu dan kemudian barulah sanggup dimanfaatkan untuk mengatasi banyak sekali macam penyakit.


Adapun banyak sekali manfaat temulawak yang sanggup Anda peroleh menyerupai untuk mengatasi rematik, wasir, pengal linu, diare, jerawat, penyakit kuning, sembelit, radang tenggorokan, kurang darah, kurang napsu makan, kangker, disentri, nanah pencernaan, meringankan osteoporosis, dan juga kejang-kejang atau ayan.


Dari hasil kajian beberapa penelitian dari Badan Kesehatan, kandungan minyak atsiri yang terdapat pada rimpang temulawak sanggup berfungsi mencegah pertumbuhan kuman atau sejenis jamur Salmonella sp. Selain itu kandungan zat kimia flavonida juga berkahisat untuk menyembuhkan banyak sekali peradangan dalam tubuh.


Manfaat temulawak juga dibuktikan dari hasil penelitan yang dilakukan oleh beberapa univesitas. Hasilnya diperoleh rimpang tumbuhan ini berkasiat sebagai antioksidan,anti plak untuk menjaga daya tahan gigi, antistruke, antiplasmamodial yang sanggup mengatasi banyak sekali maslah pencernaan.


5 Manfaat Temulawak dan Cara Pengolahannya


Tentunya Anda sudah tahu tetang manfaat temulawak, namun untuk mengolahnya biar sanggup dikonsumsi belum tentu Anda bisa. Berikut ini kami akan berikan 5 tips sederhana cara mengolah temulawak biar sanggup dikonsumsi untuk mengobati penyakit :


1. Mengobati penyakit Asma


Langkah yang Anda harus lakukan yaitu siapkan materi berupa rimpang temulawak sebanyak 11/2 dan gula aren 1 potong. Langkah berikutnya bersihkan rimpang dari kotoran, basuh bersih, iris rimpang tipis-tipis kemudian jemur 2-3 hari hingga  kering.  Selanjutnya rebus rimpang  tambahkan gula aren.


Saat merebus gunakan dosis 5 gelas air, kemudian tunggu hingga air mendidih dan volume air berkurang menjadi 2-3 gelas. Setelah itu saring air rebusan, diamkan hingga cuek dan sanggup diminum. Sehari cukup 1 kali dengan dosis 1 gelas, untuk sanggup meringankan penyakit asma.


2. Mengobati sakit dikala haid


Siapkan materi berupa 1 temulawak, asam jawa 3 mata, garam secukupnya dan 1 potong gula aren. Untuk cara pembuatanya basuh rimpang temulawak kemudian parut, sesudah itu rebus dengan mencampurkan materi lainya.


Gunakan dosis air 4 gelas, sesudah itu tunggu hingga mendidih hingga air susut menjadi  2 gelas. Lakukan penyaring rebusan untuk memisahkan ampas dengan air jamu. Diminum sehari 2 kali pada pagi dan sore


3. Mengobati penyakit ginjal


Untuk mengolah temulawak menjadi jamu untuk mengobati penyakit ginjal maka ada beberapa materi pelengkap yang harus Anda gunakan bukan hanya rimpang temulawak saja. Yang mencakup rimpang temutemulawak 2 pangkal, daun kumis kucing satu gengam, dan daun kaca kaca satu gengam juga.


Proses pembuatannya iris rimpang secara tipis, jemur hingga benar-benar kering. Selanjutnya rebus bahan-bahan dengan 1 liter air, tunggu hingga mendiding dan air mulai surut. Setelah itu dinginkan dan barulah sanggup diminum. Cara mengunakanya yaitu diminum sehari 2 kali, hingga  3 hari berturut. Rasa sakit dalam ginjal anda akan mulai berkurang.


4. Meningkatkan daya tahan tubuh


Manfaat temulawak untuk kesehatan tubuh sanggup Anda dapatakan, ini ia cara yang harus dilakukan. Langkah pertama siapkan bahan-bahan yang diharapkan berupa rimpang temulawak dua jengkal, tambah seperempat potong lengkuas dan 10 helai daun meniran.


Cara pembuatanya biasa, yaitu sebelumnya materi dicuci higienis sesudah itu tumbuk rimpang dan juga rimpang lengkuas, tidak perlu hingga halus, sesudah itu rebus dengan air 3 gelas, tunggu hingga mendidih.  Sebelum diminum tuangkan kedalam gelas dengan disaring terlebih dahulu.  Untuk menjaga kesehatan sehari cukup dikonsumsi 2 kali pagi dan sore dengan dosis setegah gelas.


5. Mengobati sakit kepala dan masuk angin


Sakit kepala dan masuk angin niscaya sering Anda alami, namun perlu diketahui bahwa khasiat temulawak juga sanggup mengatasi sakit tersebut. Caranya cukup mudah, Anda siapkan rimpang temulawak yang sudah ditumbuk halus, biasanya sudah tersedia dipasar, kemudian rebus dengan air sekurang-kurangnya 4-5 gelas sesudah itu rebus.


Tunggu hingga air menyusut kurang lebih 3 gelas, kemudian Anda saring dan tuangkan dalam gelas. Untuk meminumnya Anda sanggup eksklusif minum saja, cukup satu gelas jangan banyak-banyak, stelah beberapa jam niscaya rasa sakit kepala Anda akan berkurang dan tubuh fit kembali. selamat mencoba.


Manfaat temulawak bagi kesehatan tubuh sangatlah banyak, perlu anda ketahui dalam pembuatan jamu maupun ramuan obat lainya materi utama yang banyak dipakai yaitu temulawak. Semoga menu artikel kami sanggup menabah wawasan serta bermanfaat bagi  Anda.




Sumber https://www.infoagribisnis.com

Senin, 10 September 2018

Panduan Simpel Cara Menanam Tomat

Tomat atau dalam bahasa latin Lycopersicon esculentum L adalah  tumbuhan yang berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan. Tanaman tomat  ini ideal ditanam pada suhu sekitar 20-27oC dengan curah hujan sekitar 750-1250 mg per tahun. Secara umum tumbuhan tomat sanggup tumbuh dan berkembang dengan baik pada ketinggian 0-1500 m dpl.


Pada dikala ini terdapat lebih dari 400 yang ditanam secara umum. Ada jenis yang cocok di tanam di dataran tinggi dan cocok di dataran rendah. Jenis tomat yang cocok di tanam di dataran tinggi yaitu berlian, mutiara dan kada. Sementara yang cocok di tanam di dataran rendah yaitu varietas intan, ratna dan CLN. Selain itu, ada juga jenis tomat yang sanggup ditanam baik di dataran tinggi maupun rendah, misalnya yaitu GH2 dan GH4.


Dalam cara menanam tomat ada beberapa tahap yang harus di lakukan. Cara menanam tomat yang baik dan benar akan mempengaruhi terhadap produksi dan hasil budidaya tomat sehingga akan mendatangkan laba yang banyak. Tahap-tahap atau cara bertanam tomat mencakup memilih benih tomat,penyemaian benih tomat,pengolahan tanah,penanamanbenih tomat,pemeliharaan dan perawatan,pengendalian penyakit dan pemanenan budidaya tomat.



  1. Memilih benih tomat


Cara menanam tomat di awali dengan menentukan jenis benih tomat. Sebelum kita menentukan jenis tomat,kita harus tahu dulu lokasi yang akan dipakai untuk menanam. Apakah dataran tinggi,rendah atau tergolong dalam kawasan yang datar. Karena jenis-jenis tumbuhan tomatnya akan berbeda-beda. Pilihlan jenis benih tomat sesuai dengan lokasi penanaman.


Benih tomat secara gampang dan sederhana sanggup di peroleh di took-toko pertanian atau toko sarana produksi pertanian. Terkadang petani di daerah-daerah tertentu sulit mendapat benih di took pertanian,atau jikalau ada pun harganya mahal. Maka ada cara untuk menciptakan benih sendiri.


Cara menanam tomat dengan menciptakan benih sendiri yaitu dengan menyeleksi buah tomat yang paling baik dari segi bentuk (tidak cacat) dan ukuran (besar).


Tahapnya sebagai berikut, pilih buah tomat yang paling baik tadi untuk dijadikan benih. Setelah dipilih biarkan buah tomat tersebut menjadi renta di pohon. Apabila sudah cukup renta ambil bijinya dan bersihkan dengan air. Setelah dibersihkan rendam dalam air.


Ketika direndam akan ada biji yang mengapung dan tenggelam. Maka pilih biji yang tenggelam. Setelah dipilih lakukan seleksi sekali lagi terhadap biji tomat, pilih yang bentuknya tepat (tidak cacat atau keriput). Tahap terakhir yaitu keringkan dengan dijemur dan simpan dalam suatu tempat yang kering dan higienis atau steril



  1. Penyemaian benih tomat


Setelah kita dapatkan benih tomat yang bagus, selanjutnya benih-benih tersebut disemaikan terlebih dahulu sebelum ditanam secara luas. Benih tomat yang disemai itu kita tunggu hingga mempunyai daun dan batang yang cukup kuat. Penyemaian sebaiknya dilakukan di tempat atau media yang terpisah dengan penanaman secara massal.


Cara menanam tomat secara pesemaian terlebih dahulu sanggup di lakukan di media polybag. Pesemaian di polybag ini dimaksudkan untuk resiko ketika tumbuhan akan di pindahkan. Akan tetapi persemaian polybag ini mempunyai konsekuensi biaya lebih mahal. Apabila tidak melalu persemaian di polybag maka persemaian sanggup di lakukan dengan system bedeng. Yang perlu diperhatikan pada persemaian bedeng ini yaitu harus hati-hati ketika mencabut dan memindahkan bibit tomat. Waktu yang dibutuhkan dari penyemaian hingga tumbuhan siap dipindahkan kurang lebih 35-40 hari.



  1. Pengolahan tanah


Cara menanam tomat yang baik dan benar menjadi rujukan para petani tomat biar alhasil sanggup menguntungkan. Tahap selanjutnya dalam menanam tomat yaitu pengolahan tanah. Tanaman tomat akan sanggup tumbuh baik pada tanah dengan tingkat keasaman pH5,5-7. Apabila tanah untuk media tanam terlalu asam (<5,5) akan kurang anggun bagi tanaman. Maka sanggup dilakukan dengan cara menambahkan dolomite atau kapur pertanian. Penambahan dolomite ini bertujuan untuk menaikkan pH tanah sekaligus memperbaiki struktur tanah.


Untuk media tanam tomat buatlah bedengan dengan cara membajak atau mencangkul tanah hingga gembur untuk selanjutnya di uat bedengan. Bedengan biasanya mempunyai tinggi 30 cm an lebar 1 meter serta untuk panjang mengikuti kontur lahan yang ada.


Setelah bedengan jadi selanjutnya dilakukan pemupukan awal. Pemupukan sanggup secara kimiawi atau organic tergantung dari model budidaya yang akan dilakukan. Setelah diberi pupuk sesuai dengan takaran selanjutnya bedengan diberi mulsa plastik.


Pemasangan mulsa ini bertujuan untuk mempertahankan kelembaban tanah, mengendalikan gulma serta supaya buah tomat higienis tidak menyentuh tanah. Setelah selesai semua biarkan tanah selama 1 mingu sebelum ditanami.



  1. Penanaman bibit tomat


Cara menanam tomat berikutnya yaitu penanaman bibit tomat. Langkah pertama yang dilakukan yaitu menciptakan lubang pada mulasa dengan diameter 5-7 cm. Atur kedalaman lubang,jarak tanam dan kerapian lajur. Idealnya kedalaman luban 5-7 cm, jarak antar lajur 70-80 cm dan jarak antar lubang dalam satu lajur 40-50 cm.


Setelah selesai pembuatan lubang tanam, selanjutnya bibit tomat yang sudah disemai di polybag dilepas dari wadahnya untuk selanjutnya dimasukkan ke dalam lubang tanam. Setelah dimasukkan kemudian di timbun tanah,diratakan dan disiram dengan air untuk menjaga kelembaban.



  1. Pemeliharaan dan perawatan


Tanaman tomat membutuhkan perawatan yang intensif. Tanaman ini tergolong tumbuhan yang cukup sensitive. Tanaman tomat cukup rentan terhadap hama dan penyakit, terutama yang ditanam di dataran rendah. Selain resiko pada dikala budidaya,tanaman tomat juga mempunyai resiko dikala pemanenan. Beberapa hal terkait pemeliharaan dan perawatan dalam cara menanam tomat yang baik dan benar yaitu : penyulaman,penyiangan,pemangkasan,pemupukan tambahan,penyiraman dan pengairan,pemasangan lanjaran.



  • Penyulaman, aktivitas ini dimakasudkan untuk mengganti tanaman-tanaman tomat yang rusak atau sakit. Diganti dengan tumbuhan yang baik dan sehat

  • Penyiangan, penyiangan ini dilakukan untuk mengangkat gulma yang tumbuh dan menggangu tumbuhan tomat. Gulma yang tidak dicabut akan menjadi pesaing bagi tumbuhan tomat dalam mendapat nutrisi makanan di tanah. Penyiangan dalam budidaya tomat biasanya dilakukan 3-4 kali selama masa tanam.

  • Pemangkasan, pemangkasan dilakukan untuk mengatur pertumbuhan tanaman. Untuk mengatur daun dan batang sehingga ideal dan menjadikan pertumbuhan buah tomatnya maksimal. Daun-daun atau batang yang berlebihan sebaiknya di potong. Pemotongan ujung tumbuhan sanggup dilakukan untuk mengatur tinggi tumbuhan tomat.

  • Pemupukan tambahan,cara menanam tomat dengan konsep organik ataupun non organik akan melalui tahap pemupukan tambahan. Yang membedakan yaitu formula pupuk dari dua konsep tersebut. Dalam budidaya tomat organic, perlu disemprotkan pupuk organik cair dengan kandungan kalium tinggi pada dikala tumbuhan tomat berbunga dan berbuah. Penyemproan sanggup dilakukan setiap hari. Selain itu sanggup ditambahkan pupuk sangkar atau kompos sehabis umur tumbuhan 2-3 ahad dengan takaran satu genggam tangan setiap tanaman. Cara menanam tomat non organik pun demikian. Perlu penambahan pupuk pada usia 1 minggu. Berikan pupuk KCl dan adonan urea dengan perbandingan 1:1 sebanyak 1-2 gram setiap tanaman. Siklus pemupukan selanjutnya yaitu tumbuhan berumur lebih dari 4 ahad apabila tumbuhan tomat terlihat kurang gizi. Untuk hal tersebut sanggup diberikan urea dan KCl sebanyak 7 gram setiap tanaman.

  • Penyiraman dan pengairan,cara menanam tomat yang baik harus paham terhadap jenis tumbuhan yang sedang dibudidayakan. Tanaman tomat tergolong tumbuhan yang tidak terlalu banyak membutuhkan air,tapi jangan hingga kekurangan air. Apabila tumbuhan tomat kelebihan air maka tumbuhan akan subur tetapi menghambat fase generative. Sebaliknya apabila tumbuhan tomat kekurangan air maka akan menimbulkan buah tomat yang pecah-pecah pada kulitnya. Penyiraman tumbuhan tomat harus diadaptasi dengan cuaca. Kalau curah hujan tinggi penyiraman relative tidak perlu lagi. Apabila kondisi kering harus dijaga persoalan penyiraman alasannya kondisi kekeringan akan menimbulkan bunga pada tumbuhan tomat rontok atau gugur. Yang tidak kalah pentingya dalam penyiraman dan pengairan yaitu pengaturan kanal air atau drainase sehingga air tidak tergenang.

  • Pemasangan lanjaran,lanjaran atau ajir yaitu penopang tumbuhan tomat biar tidak roboh. Cara menanam tomat yang baik dan benar niscaya akan menghasilkan tumbuhan dan buah tomat yang maksimal. Tanaman dan buah yang banyak tentunya akan memperberat tanaman. Aga tidak roboh maka di butuhkan penopang pohon yang sebut lanjaran. Lanjaran ditancapkan didekat pohon,untuk selanjutnya tumbuhan tomat diikat dengan lanjaran tersebut. Lanjaran dipasang ketika tumbuhan tomat mempunyai tinggi 10-15 cm.



  1. Pengendalian hama dan penyakit


Pengendalian hama dan penyakit menjadi salah satu tahap yang dilakukan untuk menjaga kualitas dan kuntitas tomat yang akan dihasilkan. Tanaman tomat kerap diserang beberapa penyakit diantaranya lalat putih,lalat buah,ulat buah,kutu daun,bercak daun,penyakit layu,busuk daun,busuk buah. Pengendalian hama dan penyakit harus dilihat dari dampak penyakit atau hama tersebut. Apabila serangan hama dan penyakit maka diharapkan penanganan yang serius mulai dari penyemprotan pestisida hingga dengan mematikan tumbuhan tertentu biar penakit tidak menular.



  1. Pemanenan budidaya tomat


Cara menanam tomat dengan tahap-tahap yang baik dan benar dri awal hingga final maka akan menjadikan kesenangan tersendiri ketika tiba waktu panen tomat. Budidaya tomat gres sanggup di panen biasanya ketika tumbuhan berumur 60-100 hari sehabis ditanam. Cara panen yang lebih efektif yaitu dengan pengamatan fisik terhadap buah tomat bukan atas dasar hitung usia tanam. Tanaman atau buah tomat yang sudah siap panen mempunyai cirri-ciri kulit buah berubah dari hijau menjadi kekuning-kuningan, penggalan batang mongering dan penggalan tepi daun menuning.


Waktu pemetikan tomat yang baik yaitu pada pagi atau sore hari. Apabila dilakukan pada siang hari maka tomat akan cepat layu. Hal ini alasannya pada siang hari tumbuhan tomat sedang melaksanakan fotosintesis.  Pada dikala fotosintesis ini penguapan sedang tinggi. Sehingga apabila tomat dipetik maka buah tomat akan cepat layu. Pemanenan tomat ini sanggup dilakukan 2-3 kali setiap hari. Sekedar komplemen isu rata-rata produksi tomat di Indonesia mencapai 15,84 ton per hektar. Untuk jenis tomat tertentu dan di kawasan tertentu produksi tomat sanggup mencapai 25-30 ton per hektar. Selamat mencoba budidaya tomat dengan cara menanam tomat yang baik dan benar. Salam sukses..


 


 




Sumber https://www.infoagribisnis.com

Menanam Buah Naga

Sekilas mendengar nama buah naga yang terlintas dalam benak kita yaitu sesuatu yang angker atau menakutkan. Ternyata sehabis melihat wujud dari buah naga tersebut ternyata sangat menarik dari segi bentuk dan warnanya. Aslinya buah naga ini berasal dari Meksiko, Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Buah naga ini dikenal luas di Indonesia sekitar tahun 2000. Pada awalnya ketika buah naga ini dibawa oleh bangsa Perancis ke Vietnam sebagai tumbuhan hias pada ahun 1870. Tetapi ketika tumbuhan ini mengelurakan buah yang warnaya menarik dan rasanya manis maka mulai ketika itu buah naga mulai dikonsumsi meluas di Vietnam dan Cina. Sejak itulah mulai banyak petani agribisnis yang menanam buah naga.


Menanam buah naga sebagai buah konsumsi semakin meluas sehabis diketahi buah ini memiliki rasa yang enak,manis,asam, sedikit gurih danmenyegarkan. Buah naga sanggup dimakan dalam sela-sela waktu atau waktu sarapan. Selain rasa tersebut,ternyata buah naga mengandung khasiat untuk obat.


Beberapa jenis buah naga yang popular dan banyak dibudidayakan yaitu :



  • Buah naga yangkulitnya merah dengan daging buah putih : Hylocereus undatus

  • Buah naga yangkulitnya merah dengan daging buah merah : Hylocereus polyrhisus

  • Buah naga yangkulitnya merah, daging buah merah pekat agak keunguan : Hylocereus costaricensis

  • Buah naga yang kulitnya berwarna kuning dengan daging buah putih  Hylocereus megelanthus


Menanam buah naga sangat cocok dengan kondisi alam dan iklim Indonesia. Tanaman buah naga akan tumbuh dengan baik/optimal pada ketinggian 0-350 meter dpl dengan curah hujan sekitar 720 mm per tahun. Suhu udara yang manis bagi pertumbuhan buah naga berkisar sekitar 26-36 derajat celcius.


Menanam buah naga sanggup dilakukan dengan beberapa cara diantaranya yaitu menanam di kebun dan menanam di pot.



  1. Menanam buah naga di kebun


Menanam buah naga untuk tujuan bisnis dan sanggup menghasilkan biasanya dilakukan di kebun. Ada beberapa tahap yang harus dilakukan supaya dala menanam buah naga pada alhasil mendapat hasil yang maksimal. Langkah-langkah dalam menanam buah naga diantaranya yaitu pengelolaan tanah,system pengairan,penanaman,pemanenan.



  • Pengelolaan tanah


Tanah yang manis untuk menanam buah naga yaitu tanah yang gembur. Cara menggemburkan tanah sangat mudah. Kenapa harus dengan tanah yang gembur? Hal ini dikarenakan tumbuhan buah naga memiliki akar yang merayap diatas permukaan tanah. Apabila tanah keras atau tidak gembur maka akar tidak sanggup perpegangan dekat denga tanah. Hal yang penting juga sebelum digemburkan yaitu membersihkan tanah dari gulma dan rumput-rumput. Media tanam yang higienis dari gulma dan rumput yang mengganggu akan menghindarkan tumbuhan dari penyakit. Setelah bersih, tanah yang digemburkan tadi dibolak-balik untuk lalu dibentuk lubang tanam.



  • Sistem pengairan


Menanam buah naga yang baik harus mempertimbangkan sisem pengairan atau drainase dengan baik juga. Sistem pengairan ke tanaman-tanaman sanggup dipakai banyak sekali macam cara diubahsuaikan dengan kondisi lahan yang ada. Ada 2 sistem pengairan yang sanggup dilakukan. Yang pertama system leb atau menggenangkan air pada drainase-drainase yang berupa parit-parit kecil disekita tumbuhan buah naga. Yang kedua yaitu dengan system pipa yang disalurkan ke masing-masing tumbuhan buah naga tersebut.



  • Penanaman


Sesudah pengelolaan lahan dan lubang tanam siap, maka langkah selanjutnya yaitu menanam buah naga tersebut. Bibit buah naga yang sudah disiapkan segera ditanam di lubang tanam yang telah disediakan. Dalam menanam buah naga ada 2 sistem yaitu system tunggal dan system kelompok.


Menanam buah naga dengan system tunggal menggunakan tiang panjatan yang berjumlah satu. Di satu tiang panjatan dalam ditanam 2-4 bibit buah naga. Bibit buah naga yang ditanam harus merapat ke tiang panjatan sedalam 5-7 cm. Agar bibit tidak roboh maka sehabis ditanam bibit diikat dengan tiang panjatan.


Menanam buah naga dengan system kelompok yaitu menanam dengan menggunakan 2 atau lebih tiang panjatan. Tiang panjatan yang panjang sanggup ditanami 20-26 buah naga. Apabila sudah ditanam maka tumbuhan buah naga di tiang panjatan ini menyerupai dengan jemuran. Rata-rata jarak tanam antar baris 30 cm. Setelah ditanam, bibit diikat pada tiang panjatan supaya tidak roboh.



  • Pemanenan


Menanam buah naga ini merupakan investasi jangka panjang. Hal ini disebabkan lantaran tumbuhan buah naga ini berumur panjang. Siklus produksi tumbuhan buah naga ini sanggup mencapai 15-20 tahun. Menanam buah naga akan memperlihatkan hasil pertama kali pada usia tanam pada bulan ke 10 atau 12 sehabis masa tanam. Hal ini tergantung pada ukuran bibit tumbuhan yang ditanam. Kalau bibit tumbuhan yang ditanam kecil maka waktu panen pertama sanggup 1,5-2 tahun sehabis penanaman.


Satu tumbuhan buah naga sanggup menghasilkan 1 kg buah naga. Dalam satu tiang panjat rata-rata terdapat 4 tanaman. Apabila dikalkulasi dengan jumlah tiang 1600 dalam satu hektar maka akan dihasilkan 6-7 ton buah naga sekali demam isu panen. Parameter perjuangan buah naga dikatakan berhasil atau sukses apabila sanggup menghasilkan lebih dari 50 ton buah per hektar per tahun.


Ciri-ciri buah naga yan sudah siap dipanen yaitu warna kulit merah mengkilap,jumbai berwarna kemerahan,warna hijau mulai berkurang. Ukuran buah membulat dengan berat sekitar 400-600 gram. Mahkota bunga mengecil dan pangkal buah menguncup atau keriput.


2. Menanam Buah Naga di Pot


Menanam buah naga yang ditanam di pot biasaya dipakai sebagai tumbuhan hias untuk memperindah halaman rumah sekaligus sanggup dinikmati buahnya. Menanam  buah naga di pot mempunyi kelebihan yaitu sanggup dipindahkan dan diatur letak tanamannya sesuai kesukaan. Langkah-langkah menanam buah naga di pot yaitu penyediaan pot,penyediaan tiang panjatan,penyediaan media tanam,penanaman bibit.



  • Penyediaan Pot


Pot yang dipakai untuk menanam buah  dapat terbuat dari tanah liat,bahan semen, plastik atau drum bekas yang dipotong. Dari semua jenis pot yang ada,pot dari materi tanah liat yaitu yang paling ideal lantaran tumbuhan buah naga membutuhkan perubahan suhu yang drastis dari siang ke malam dalam proses pembungaan. Pot yang dipakai untuk menanam semakin besar semakin baik, minimal berdiameter sekitar 40 cm.



  •  Penyediaan Tiang Panjatan


Menanam buah naga tentunya tidak akan lupa dengan tiang panajatan. Tiang panjatan yang dipakai sanggup terbuat dari besi atau kayu. Tiang panjatan yang terbuat dari besi beton berdiameter 8-10 cm. Sementara jikalau menggunakan balok kayu harus yang berpengaruh dan tahan usang lantaran usia buah naga yang sanggup mencapai puluhan tahun. Tinggi tiang panjatan sekitar 150-200 cm diubahsuaikan dengan besarnya pot. Pada potongan bawah tiang diberi kaki-kaki penguat supaya nantinya sanggup berpengaruh dan tidak gampang goyah. Untuk menghindari karat tiang panjatan dari besi ujungnya sanggup diberi aspal. Untuk potongan atas tiang diberi piringan yang berbentuk menyerupai setir kendaraan beroda empat yang berfungsi untuk menyangga cabang-cabang produksi yang banyak.



  • Penyediaan Media Tanam


Bahan-bahan media tanam yang dipakai dalam menana buah naga yaitu tanah, pasir, pupuk kandang, dan kompos dengan perbandingan 1 : 2 : 3 : 1. Untuk menambah supaya media tanam lebih manis sanggup juga ditambahkan bubuk kerikil bata merah secukupnya dan dolomit sebanyak 100 g dicampur rata dengan bahan-bahan tersebut. Kemudian media tanam disiram dengan air sampai kondisi lembab dan dibiarkan selama sehari semalam.



  • Penanaman Bibit


Dalam menanam buah naga, bibit yang dipilih yaitu bibit yang besar dari batang bau tanah yang berwarna hijau bau tanah keabuan dan bebas dari penyakit. Ukuran besar bibit minimal 30 cm. Bibit buah naga ditanam di sekitar tiang panjatan dengan kedalaman sekitar 10 cm. Sesudah ditanam, media tanam ditekan-tekan supaya bibit tidak gampang roboh. Selanjutnya media tanam disiram dengan air dan diletakkan di daerah terbuka yang tidak ternaungi sehingga terkena sinar matahari secara maksimal.




Sumber https://www.infoagribisnis.com