Tampilkan postingan dengan label Jurnal Pengeluaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jurnal Pengeluaran. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 Juli 2018

Pengertian Dan Cara Menyusun Jurnal Pengeluaran Kas

Jurnal Pengeluaran Kas – Kita semua tahu setiap perusahaan melaksanakan aktivitas yang menjadikan keluarnya uang contohnya pembelian barang dagang / jasa secara tunai, membayar utang, membeli sejumlah perlengkapan, membayar honor dan biaya lain-lain. Transaksi tersebut harus dicatat dalam Jurnal Pengeluaran Kas.

Pengertian Jurnal Pengeluaran Kas


Jadi Jurnal Pengeluaran Kas yaitu jurnal yang dipakai untuk mencatat transaksi-transaksi yang berafiliasi dengan pengeluaran uang tunai.

Berikut ini yaitu teladan analisis transaksi yang terdapat pada jurnal khusus pengeluaran kas.

1) Pembelian barang dagang tunai, sanggup dianalisis menjadi:

  • debet : pembelian
  • kredit : kas

2) Pembayaran utang dagang sanggup dilakukan dengan 2 cara:

a) jikalau tanpa serpihan pembelian, analisisnya menjadi:

  • debet : utang usaha
  • kredit : kas

b) Jika ada serpihan pembelian, analisisnya menjadi:

  • debet : utang usaha
  • kredit : kas
  • kredit : serpihan pembelian

Untuk transaksi yang tidak sering terjadi maka dicatat pada kolom tersendiri yaitu kedalam akun serba-serbi dan lawannya yaitu kas . Contoh transaksi ini seperti:

1) transaksi pembayaran pembelian perlengkapan, sanggup dianalisis menjadi:

  • debet : kolom serba serbi dengan nama akun perlengkapan
  • kredit : kas

2) transaksi pembayaran honor atau biaya lain-lain, sanggup dianalisis menjadi:

  • debet : kolom serba-serbi dengan mana akun biaya honor / biaya lain-lain
  • kredit : kas

Inilah teladan format kolom pada Jurnal Pengeluaran Kas:

 Kita semua tahu setiap perusahaan melaksanakan aktivitas yang menjadikan keluarnya uang mi Pengertian dan Cara Menyusun Jurnal Pengeluaran Kas

Contoh Transaksi Jurnal Pengeluaran Kas


Diketahui bahwa dalam bulan April 2014  telah terjadi beberapa transaksi pengeluaran kas dalam UD Subur Jaya  dengan data sebagai berikut:

Tanggal 7 April 2014  telah dilakukan pembelian barang dagang Kepada Toko Budi dengan tunai senilai Rp 1.500.000

Tanggal 14 April 2014  Telah diterima kembali beberapa barang dagang lantaran rusak yang sudah terjual dengan tunai pada Toko Bayu pada tanggal 5 April 2014  senilai Rp 300.000

Tanggal 16 April 2014  dilakukan pembayaran hutang pada CV Suci  Rp 1.650.000

Tanggal 20 April 2014  Telah dilakukan pembelian perlengkapan kantor dengan tunai pada Toko Sejati senilai Rp 250.000

Tanggal 30 April 2014  dilakukan pembayaran honor karyawan senilai Rp 1.300.000

 Kita semua tahu setiap perusahaan melaksanakan aktivitas yang menjadikan keluarnya uang mi Pengertian dan Cara Menyusun Jurnal Pengeluaran Kas

Tanggal 7 April 2014  adalah transaksi pembelian barang dagang tunai, transaksi ini mengakibatkan saldo kas berkurang lantaran dipakai untuk membeli barang dagangan, dan akun pembelian akan bertambah jadi posisi kas ada disebelah kredit dengan saldo sesuai yang dikeluarkan yaitu Rp 1.500.000, dan pembelian diposisi debet dengan jumlah yang sama yaitu Rp 1.500.000.

Transaksi tanggal 14 April 2014  adalah transaksi terjadinya retur penjualan atau penerimaan kembali barang dagang yang telah terjual kepada pelanggan penyebabnya menyerupai diantaranya yaitu kerusakan barang tersebut atau cacat, akhir transaksi ini maka UD Subur Jaya  harus mengeluarkan kas dan diberikan kepada Toko Bayu senilai barang yang dijual tersebut, sehingga sudah terang bahwa posisi kas ada diposisi kredit (karena saldonya telah berkurang) dan bertambahnya transaksi retur penjualan diposisi debet dengan jumlah Rp 300.000.

Tanggal 16 April 2014  adalah transaksi pembayaran atau pelunasan hutang, akhir transaksi ini maka UD Subur Jaya  mengeluarkan sejumlah uang untuk membayar hutangya sehingga saldo kas berkurang jadi posisi kas ada dikredit dengan jumlah sesuai uang yang dikeluarkan, dan lantaran hutang telah dibayar maka hutangnya berkurang sehingga posisi hutang ada di debet dengan jumlah sesuai yang dibayarkan yaitu Rp 1.650.000.

Tanggal 20 yaitu transaksi pembelian perlengkapan secara tunai, pengaruhnya saldo kas berkurang lantaran untuk membayar pembelian perlengkapan sehingga dicatat posisi kredit sebesar uang yang dikeluarkan, sebaliknya akun perlengkapan mengalami penambahan alasannya yaitu sudah dilakukan pembelian jadi posisi perlengkapan ada di debet dengan jumlah sesuai nilai perlengkapan tersebut.

Tanggal 30 yaitu transaksi pembayaran beban. Semua transaksi pembayaran beban merupakan transaksi yang akan mengurangi saldo kas menyerupai transaksi pembayaran beban gaji, akhir pembayaran honor maka akun kas dicatat pada posisi kredit dan beban honor pada posisi debet sebesar nilai uang yang dikeluarkan untuk membayar, dalam Data UD Subur Jaya  di atas yaitu Rp 1.300.000

Demikian klarifikasi ihwal pengertian dan metode jurnal pengeluaran kas biar sanggup dipahami dan bermanfaat bagi pembaca. Sekian dan Terimakasih.

Artikel Terkait Jurnal Khusus :

  1. Pengertian Jurnal Penerimaan kas dan Cara Membuatnya
  2. Pengertian dan cara menyusun jurnal pengeluaran kas
  3. Pengertian, Manfaat, Jenis Jurnal Khusus Dan Selengkapnya Disini
  4. Pengertian Dan Contoh Jurnal Pembelian Dan Jurnal Penjualan

Kunjungi Artikel Lainnya:


Sumber http://www.akuntansilengkap.com

Senin, 04 Juni 2018

Contoh Jurnal Pengeluaran Kas Perusahaan Dagang

contoh soal jurnal pengeluaran kas dan balasan Contoh Jurnal Pengeluaran Kas Perusahaan Dagang

Contoh jurnal pengeluaran kas | Akuntansilengkap.com – Jurnal khusus pengeluaran kas dipakai untuk mencatat arus kas tunai yang keluar pada suatu perusahaan. Untuk lebih jelasnya teladan soal jurnal pengeluaran kas dan jawabannya akan disajikan pada artikel ini. Semoga bermanfaat.

Pengertian Jurnal Pengeluaran Kas


Pengertian jurnal pengeluaran kas yakni mencakup pembayaran dengan uang tunai atau menyerahkan cek atau bilyet giro kepada pihak berhak yang mendapatkan pembayaran. Jurnal khusus pengeluaran kas juga disebut sebagai cash payment jurnal.

Baca Juga: Pengertian dan Cara Menyusun Jurnal Pengeluaran Kas

Contoh Jurnal Pengeluaran Kas


Perusahaan besar biasanya merupakan suatu keharusan untuk menyerahkan uang yang diterima perusahaan ke forum keuangan (bank). Pembayaran-pembayaran kepada pihak lainnya harus dilakukan dengan mengeluarkan cek/bilyet gito.

Tujuannya yakni untuk kepentingan akomodasi dalam pengawasan kas. Jurnal pengeluaran kas disusun dalam bentuk atau lajur-lajur (kolom). Berikut ini yakni teladan transaksi beserta penyelesaiannya di jurnal pengeluaran kas.

Tanggal

Transaksi

1

Telah dikeluarkan cek no.C085 sebesar Rp 2.800.000 untuk bayar honor karyawan.

2

Dibayar secara tunai sebesar Rp 90.000 untuk premi asuransi untuk masa 1 tahun.

5

Dibeli barang dagang seharga Rp 1.200.000 dibayar dengan cek no. C086.

7

Dibeli tunai perlengkapan kantor seharga Rp 100.000

12

Bayar rekening listrik dan telepon sebesar Rp 120.000

15

Bayar iklan dengan tanda dikeluarkan cek no. C087 sebesar Rp 200.000

17

Telah dikeluarkan cek no C088 untuk pembelian barang dagang seharga Rp 1.000.000 ditambah biaya biaya angkutan sebesar Rp 25.000.

20

Dibayar kepada UD. MEKAR berupa faktur No.025 sebesar Rp 2.000.000. dikurangi dengan pot pembelian 2% (Rp. 40.000). Kemudian dibayar dengan cek no. C089 sebesar Rp 1.960.000.

22

Pembayaran beban-beban sebesar Rp 250.000 dengan cek no. C090.

24

Dikeluarkan cek no. C091 sebesar Rp 800.000 untuk pembelian barang dagang.

27

Dibayar kepada UD LAKSANA sebesar Rp 600.000 (faktur L015). Diserahkan dengan cek no. C092.

30

Dibayar kepada UD MELATI, tanggal 22 Juli (faktur No. M35) dengan rincian:
1. Jumlah faktur ……………..………..….. Rp 2.300.000
2. Potongan 2% …………………………….. Rp 46.000
3. Diserahkan cek no C 093 sebesar ……Rp 2.254.000

31

Dikeluarkan cek no. C094, untuk keperluan langsung Tn. Yusuf sebagai pemilik perusahaan.

Dari transaksi diatas, terlihat bahwa transaksi pembelian barang dagang dan pembayaran hutang lebih sering terjadi dibandingkan dengan transaksi lainnya. Oleh alasannya yakni itu perusahaan mencatat dalam jurnal pengeluaran sebagai berikut.

UD. CAHAYA
Jurnal Pengeluaran Kas
Bulan Juli
contoh soal jurnal pengeluaran kas dan balasan Contoh Jurnal Pengeluaran Kas Perusahaan Dagang

Dari kolom akun jurnal pengeluaran kas yang ada di debet dan di kredit menawarkan bahwa akun asumsi yang harus di debet dan di kredit yakni sebagai berikut :

Akun Yang Harus Di Debet

Asuransi dibayar dimuka

90.000

Beban gaji

2.800.000

Perlengkapan kantor

 100.000

Beban listrik dan telepon

 120.000

Beban iklan

 200.000

Beban angkut masuk

 25.000

Beban lain-lain

250.000

Prive Yusuf

500.000

Pembelian

3.000.000

Hutang dagang

4.900.000

Jumlah Debet

11.985.000

Akun Yang Harus Di Kredit

Potongan pembelian

86.000

Kas/Bank

11.899.000

Jumlah Kredit 11.985.000

Demikianlah pembahasan Contoh Jurnal Khusus Perusahaan. Semoga sanggup membantu pembaca sekalian.

Jangan Lupa Berbagi

Kunjungi Juga Artikel Lainnya:

  1. Pengertian Dan Contoh Jurnal Pembelian Dan Jurnal Penjualan
  2. Inilah Pengertian, Fungsi, Bentuk dan Contoh Buku Besar Akuntansi
  3. Contoh Buku Besar Pembantu Piutang Perusahaan Dagang
  4. Contoh Buku Besar Pembantu Utang Perusahaan Dagang
  5. 10 Siklus Akuntansi Perusahaan Jasa Dan Tahapan Lengkap
  6. 11 Tahap Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang Beserta Contoh

Sumber http://www.akuntansilengkap.com