Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tokoh. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 November 2018

Biografi Johannes Kepler

Johannes Kepler, merupakan seorang ahli matematika yang mempunyai kebangsaan Jerman. Kepler dilahirkan di sebuah kota kecil berjulukan Weil der Stadt. Bagi yang kurang dekat dengan kota tersebut mungkin lebih kenal kota Stuttgart. Kota Weil der Stadt berada tidak jauh dari kota Stuttgart. Kepler yang mempunyai tanggal lahir 27 Desember 1571 dan wafat pada tanggal 15 November tahun 1630. Semasa hidupnya yang berusia 58 tahun, Kepler lebih banyak menghabiskan hidupnya di Austria. Kepler sendiri mengenyam pendidikan universitas di University of Tübingen. Tidak hanya hebat dibidang matematika saja, Kepler juga sangat berilmu di cabang ilmu astronomi, astrologi dan filsafat sains. Sebuah bab yang populer dari Kepler ialah aturan kepler, dimana beliau menyatakan ihwal gerak suatu planet dalam sistem tata surya.
Biografi Johannes Kepler

Kehidupan Johannes Kepler

Johannes Kepler, kerap disebut sebagai salah seorang “astro fisikawan teoretikal pertama”. Bahkan spesialis berjulukan Carl Sagan menjulukinya sebagai ahli astrologi terakhir. Kebiasaan masyarakat Eropa yang takjub akan komet pada kurun 16, di satu malam ketika komet diperkenalkan spesialis astronomi Denmark yang berjulukan Tycho Brahe melintas di langit. Seorang ibu Katharina Kepler memberitahu putranya Johannes Kepler yang kala itu masih berusia 6 tahun. Dari awal itulah ketertarikaan Kepler muncul akan ilmu astronomi.

Beberapa tahun kemudian, Tycho yang sejatinya ialah spesialis matematika kekaisaran wafat. Tepat pada umur 29 tahun, kaisar mengangkat Kepler menjadi pengganti Tycho. Kepler juga merangkap sebagai hebat astrologi Jendral Wallenstein. Posisi tersebut tetap kondusif menjadi milik Kepler hingga ia meninggal. Di Universitas Graz, Kepler juga dikenal sebagai seorang maha guru. Kepler sendiri hidup pada masa yang sama dengan Galileo Galilei. Karir Kepler sebelum menjadi hebat matematika kaisar, beliau menduduki posisi sebagai ajudan Tycho. Sebagaimana telah di sampaikan, Kepler tidak hanya berkecimpung di satu bidang saja. Banyak kontribusinya di banyak sekali bidang ibarat optical, astronomi, matematika yang diakui hingga dikala ini. Dengan postur tubuh yang kecil, namun kemampuan berpikir Kepler sangat luar biasa. Sebagai informasi perhiasan untuk kepercayaan Kepler, Kepler menganut agama Luther, pada dikala itu juga beliau di desak untuk pindah kepercayaan menjadi Kristen Roma. Kala itulah puncak diskriminasi yang harus dihadapi oleh sang Kepler. Baca: Biografi Archimedes.

Latar Belakang Kepler Menemukan Rahasia Tata Surya

Kepler pernah menerbitkan sebuah karyanya dengan Cosmographic Mystery(Misteri Kosmos). Ini merupakan karya pertama oleh Johannes Kepler. Ketika Tycho membaca buku pertama Kepler tersebut, sementara beliau telah melaksanakan observasi bertahun tahun pada planet, maka hasil karya Kepler mengundang decak kagun Tycho. Tycho tertarik akan fikiran dan inspirasi ide yang disampaikan oleh Kepler. Pada puncaknya Tycho meminta Kepler untu bergabun bersama Tycho.
Undangan tersebut lantas diterima Kepler dikarenakan ketidakadanya toleransi pada dikala itu di kawasan Graz. Akhirnya pada dikala Tycho wafat, Kepler diangkat untuk mendapatkan tanggung jawab Tycho sebelumnya untuk menjadi penasehat kerajan di bidang matematika. Pada zaman itu sebuah kerajaan mempunyai sebuah badan penasehat dibidang sains.

Demi mendalami lebih lanjut ihwal observasi yang telah dilakukan Tycho, maka Kepler mau tidak mau harus menguasai ilmu fisika di bidang optikal, khususnya tentang pembiasan. Penggunaan prinsip pembiasan ini dalam observasi Tycho yaitu bagaimana klarifikasi hasil pantul berupa cahaya dari suatu planet yang terbiaskan memasuki atmosfer bumi. Akhirnya Kepler bisa menjelaskan hal tersebut dalam sebuah buku yang berjudul Supplement to Witelo, Expounding the Optical Part of Astronomy. Sebenarnya buku ini lebih menekankan akan rincian hasil temuan Witelo. Witelo sendiri merupakan seorang ilmuwan yang populer dan hidup pada kurun pertengahan.

Berikutnya Kepler juga dikenal sebagai ilmuwan yang bisa menjelaskan prinsip kerja mata pada makhluk hidup. Sebenarnya, bidang yang disenangi Kepler ialah ilmu astronomi, bukan hal fisis optik. Sebelumnya hebat astronomi mengemukakan gotong royong langit ialah sebuah ruang kosong. Bintang yang berada dilangit merupakan sebuah objek yang menempel pada bab atas ruang tersebut. Ahli lain Ptolemaus menyatakan gotong royong bumi merupakan ialah sentra dari semua alam raya. Sementara itu Nicholas Coppernicus menyatakan bahwa planet beredar memutari matahari yang diam. Dari kedua opini tersebut Tycho berhipotesis bahwa planet lainnya juga beredar mengelilingi matahari. Awalnya Tycho memutuskan bahwa panet lainnya merupakan benda langit yang perfect. Karena kesempurnaan itu maka orbit planet lain tersebut akan membentuk suatu lingkaran. Agar orbit tersebut tidak bertabrakan maka kecepatan orbit setiap planet ialah konstan. Sederhananya, semua berupa satu sistem mesin yang sudah di atur sedemikian rupa. Melanjutkan kebenaran hipotesis Tycho, sehabis Tycho tiada ini Kepler kesannya ditunjuk menjalankan tugasnya sebagai hebat ilmu pengetahuan kerajaan pada dikala itu.

Dengan kelengkapan hasil tabel observasi gerak planet yang sebelumnya dibaut Tycho, Kepler mendalami pembelajaran ihwal gerakan kosmik. Akhirnya beliau menunjukkan sebuah kesimpulan, hingga terbentuk hukum Kepler (Kepler’s Law). Semangat ingn tahu serta kecerdasan yang Kepler miliki mendukung hasil kerjanya. Pembuktian ini terlihat ketika Kepler mennyelesaikan sebanyak 7200 perhitungan hasil observasi ihwal planet Mars. Mars merupakan sebuah planet pertama yang menciptakan Kepler tertarik. Setelah memahami dan mengolah data pada tabel pengamatan terhadap Mars, Kepler mengambarkan gotong royong orbital sebuah benda langit sejenis planet tidaklah berupa lingkaran. Hasil pengamata Kepler menyatakan bahwasanya orbit tersebut berbentuk elips dimana matahari menempati posisi fokus elips tersebut. Namun dibalik semua itu Kepler menyadari bahwa titik terang untuk mengungkap semua itu ialah bumi. Bukan planet mars yang sedang beliau teliti.

Seorang profesor berjulukan Max Caspar memuji akan kemampuan Kepler. Dia menyatakan gotong royong penggunaan tabel selidik tersebut merupakan sebuah terobosan yang cerdas. Namun dari pada mengunakan tabel Tycho, Kepler lebih bahagia membayangkan kalau dirina berada di Mars sedang melihat ke Bumi. Kepler menemukan rumusan bahwa kecepatan gerakan orbit berbeda beda yang berbandingterbalik dengan jarak sebuah planet dengan sentra orbital yaitu matahari.
Pada kenyataan kesannya Kepler memahami dan berkesimpulan gotong royong pusat sistem tata surya ialah matahari. Lebih dari itu matahari juga berfunsi layaknya sebuah magnit dan melaksanakan rotasi juga. Gerak ini nanti akan menghipnotis kestabilan sistem gerakan planet lainnya.

Hukum Kepler dan Hasil Karya Kepler 

Penerbitan buku New Astronomy pada tahun 1609 oleh Kepler menciptakan buku tersebut menjadi buku astronomi modern pertama. Buku ini menjadi buku wajib penting bagi yang mendalami ilmu astronomi. Isi buku tersebut ialah ihwal 2 aturan yang ditetapkan Kepler yang dikenal dengan Hukum I Kepler dan Hukum II Kepler. Selanjutnya aturan III Kepler termaktub dalam buku yang Harmonies of the World terbit tahun 1619.

Tiga aturan Kepler ini menjelaskan bagaimana dasar-dasar gerakan planet, bentuk orbital gerakan planet terhadap matahari, cepat gerak suatu planet, dan hubungan antara jarak suatu planet dari matahari dengan waktu yang diharapkan melewati suatu orbital. Semua yang telah diterbitkan Kepler ternyata ada menerima sambutan negatif. Beberapa hebat tidak percaya aka hal hal yang diungkap Kepler. Hal ini dikarenakan kurangnya pemahaman mereka akan hal yang disampaikan oleh Kepler. Kepler-pun tidak mau menyalahkan mereka yang tidak percaya, Kepler menyimpan semua hasil karyanya. Namun seiring perkembangan zaman kesannya gres lebih banyak hebat yang mendapatkan aturan Kepler alasannya ialah menemukan kebenaran yang sepadan. Bahkan Isaac Newton menjadikan karya Kepler sebagai dasar aturan gerak (Hukum Newton) dan Hukum Gravitasi.

Selanjutnya Kepler menghasilkan karya berupa buku pada tahun 1627 dengan judul Rudolphine Tables (Tabel-Tabel Rudolphine). Buku ini sepenuhnya mendapt sambutan positif di masyarakat sains. Buku tersebut dijadikan sebagai salah satu buku wajib untuk yang ingin mendalami ilmu astronomi dan navigasi.

Beberapa karya karya hasil pemikiran Kepler lainya ialah Mysterium cosmographicum dincurkan tahun 1596, Astronomiae Pars Optica diterbitkantahun 1604, De Stella nova in pede Serpentarii juga diterbitkan pada tahun yang sama. Selanjutnya lima tahun berikutnyya terbitlah buku denga judul Astronomia nova. Berselang tiga tahun Kepler menerbitkan lagi buku Dioptrice. Sementara pada selang waktu 1618 hingga 1621 diterbitkan buku Epitome astronomiae Copernicanae yang dipartisi menjadi 3 bagian. Disela buku nya yang 3 bab Kepler sempat menulis buku Harmonice Mundi pada tahun1619. Terakhir pada tahun 1627 dan 1634 secara berurutan Kepler menulis buku Tabulae Rudolphinae dan Somnium- Baca: Sejarah Matematika Cina Kuno.
Sumber http://www.marthamatika.com/

Rabu, 28 November 2018

Biografi Bertrand Arthur William Russell

Bertrand Arthur William Russell atau lebih dikenal dengan nama panggilan Russel dilahirkan pda tahun 1872. Russel sendiri lahir dari ibu yang berjulukan Katherine dan ayahnya yang berjulukan Viscount Amberley. Russel berasal dari keluarga terhormat, kakeknya dikenal sebagai perdana menteri Inggris. Lord John Russel itulah kakeknya, menjabat selama dua perioda di masa pemerintahan ratu Victoria. Meskipun begitu, kehidupan Russel memang terkesan agak pahit. Ibunya wafat pada ketika usia Russel dua tahun. Pada usia empat tahun giliran ayahnya yang meninggalkan Russel untuk selamanya.

William Russell

Kehidupan William Russell

Selang dua tahun kemudian, sekarang giliran kakek yang meninggal dunia. Di umur 6 tahun, dia telah kehilangan 3 orang penting dalam hidupnya. Akhirya, di usia enam tahun Russell hanya di asuh oleh seorang neneknya saja. Pendidikan pertama yang diterima Russel ialah dari les private. Setelah dewasa dia melanjutkan study ke Trinity College.

Ketertarikan Russell mengarah pada matematika dan sains moral. Berbagai bahasa literatur dia pelajari diantaranya bahasa Prancis dan Jerman. Pada tahun 1894 kesudahannya dia sanggup lulus dari Cambridge, sebuah Unversitas terkenal dan tak aneh lagi. Pada tahun yang sama dia menikah dengan Alays Pearsal Smith, dan tak berselang usang Russel di angkat bekerja di Kedutaan Inggris di negara Perancis.

Sebuah ajaran yang populer pernah Russel ungkapkan yaitu mengenai paradoks Russell pada tahun 1901. Dua tahun kemudian diterbitkan juga sebuah karya lainnya yang berjudul Princples of Mathematics. Dalam curahan pikirannya, paradoks Russell tersebut, pembahasan yang dikemukakan ialah mengenai himpunan. Russell membagi himpunan menjadi dua, himpunan normal dan himpunan tak normal. Himpunan normal adalah himpunan yang elemennya tidak termasuk dirnya sendiri. Contohnya himpunan singa, himpunan guru. Himpunan tersebut disebut himpunan normal alasannya ialah himpunan tersebut bukanlah singa atau guru. Sementara itu untuk himpunan tak normal, misalnya himpunan bukan singa atau himpunan bukan guru.

Ketika bekerja di Prancis, Russell berdomisilidi kawasan Haslemere. Waktu yang ada dia habiskan untuk berguru filsafat. Russell sempat dindang untuk menghadiri konser matematika di Paris tahun 1900. Pada kongres tersebut dia mulai sangat tertarik dengan matematika menurut pemikiran Peano. Peano ialah seorang ahli matematika dari Italia. Dengan mempelajari semua makalah karya Peano ini, maka dia mulai merumuskan penulisan Priciples of matemathics. Hanya poplernya karya ini sehabis tahun 1908 lewat artikel yang ditulisnya dengan judul Mathematical Logic as Based on the Theory of Type. Baca :Hukum / Dalil Sinus dalam Segitiga.

Pemikiran Russell

Dalam teori teori yang ditulis Russel, dikategorikan menjadi dua, teori sederhana dan teori turunan. Sebagian hebat lainnya menyatakan teori ini terlalu lemah alasannya ialah tidak sanggup menuntaskan paradoks yang diketahui. Di sisi lain beberapa hebat memuji beliau, alasannya ialah komplektivitas teori ini sangat mendalam. Dengan alasan tersebut maka teori tersebut sulit diaplikasikan ke defenisi defenisi matematika. Bahkan teori tersebut dianggap melanggar prinsip bulat tak berujung.
Selain mendalami dilema teori sederhana dan teori turunan, Russel juga mempelajari logika.

Pendapatnya berkata bahwasanya teori matematika dapat dilokasikan menjadi kebijaksanaan dengan sistematis. Dalam logika, Russel menaplikasi langkah pengambilan keputusan dari dua proposisi/argument. Cara ini dilakukan dimana pada awalnya semua kebenaran ditetapkan sebagai logika. Setelah itu pembuktian secara matematis sanggup dikombinasikan sebagai pembuktian logis. Dalam kata sederhanannya, teorema matematika merupakan bab utuh dari logika. Ide ini dituangkan dengan mempertahankan logika, menyatakan bahwa bilangan sanggup diidentifikasi sebagai kelompok, kelompok dengan pernyataan bilangan teoritis.

Jika mengambil angka satu sebagai contoh, satu sanggup dikenali sebagai satuan kelompok, sementara itu dua dikenali dengan kelompok yang mempunyai anggota kelompok dua kelompok. Begitu seterusnya. Dalam sebuah pernyataan dimisalkan ada dua buah pulpen. Pulpen sanggup dinyatakan ini pulpen a dan ada pulpen b, dimana pulpen a dan b tidak identik.

Dilanjutkan dengan operasi bilangan secara teorits, semua itu sanggup dijelaskan dengan notasi dan istilah dalam operasi himpunan, menyerupai irisan, adonan dan lainnya. Penggunaan kebijaksanaan diupayakan dalam menjelaskan dilema masalah dasar dalam matematika. Di samping itu penggunaan kebijaksanaan juga sanggup untuk menuntaskan dilema masalah dalam filsafat.

Dalam filsafat, Russel dikenang sebagai penggagas ‘filsafat analytics’. Karyanya memakai kebijaksanaan nalar tingkat pertama. Kemudian dengan kebijaksanaan tersebut, jenis kalimat akan dipartisi menjadi prediket dan variable yang kualitatif.

Puncaknya, pada tahun 1908 Russel juga dipilih menjadi member Royal Society. Dengan teman-temannya. Alfred N Whitehead menulis buku Pricipia Mathematica yang diterbitkan dalam bentuk tiga jilid. Rincian mendalam pada buku tersebut mengenai teorema dalam himpunan, aritmatika, pengukuran dasar serta ihwal turunan. Dalam hidupnya, Russel pernah berkeinginan menulis buku tentang geometri, namun tak pernah sanggup dia menyelasaikannya.

Setelah menjabat dan bekerja di Kedutaan Inggris, Russel menentukan mengabdi pada Trinity College. Sementara itu Russel dicurigai tersangkut kegiatan anti-perang yang mana pada waktu itu terjadi perang dunia. Akhirnya Trinity College memecat Russel. Karena dicurigai sebagai anti-perang pada masa itu kesudahannya Russel ditangkap dan masuk dipenjarakan selama setengah tahun. Saat dipenjara ini Russel berkesempatan menulis buku Introduction to Mathematical Philosophy. Setelah dibebaskan dari penjara, pada tahun 1920 melaksanakan kunjungan ke beberapa wilayah asia. Russel berkunjung ke Bolshevikisme, dan dalam masa kunjungan tersebut dia sempat mengajar filsafat di Universitas Peking, Cina.

Kisah asmara pertamany dengan Alys juga berakhir kurang baik, ijab kabul mereka berujung cerai. Kemudian dia melanjutkan hidupnya di Chelsea yang mana sebelumnya dia menikah dengan Dora Black. Di Chelsea hidupnya dilanjutkan pada bidang pendidikan, Russel mendirikan sebuah sekolah untuk belum dewasa di sana. Prestasinya, kemudia dihadiahi medali de Morgan oleh London Mathematics Society. Pernikahan ke dua yang dia jalani juga mengalami kegagalan. Pada tahun 1935 dia bercerai dengan Dora kemudia menikah untuk kali ketiga dengan Patricia Helle Spence.

Perjalanan hidupnya berlanjut ke Amerika. Russel mengajar di College of New York City. Namun alasannya ialah tersangkut dilema hukum, kesudahannya Russel juga dipecat. Permasalahan yang dianggap melanggar aturan hanya mengenai pandangan sosial yang berbeda ketika mengajar di college tersebut. Pada kesudahannya Russel menerima ajuan mengajar dari Albert Barnes untuk mengajar di Yayasan Barnes. Prestasi terbesar hidupnya, Russel pernah dianugrahi medali Sylvester dari Royal Society, kemudian makalahnya yang berjudul Logical Atomism diberi penghargaan sebagai peraih nobel pada tahun 1950.

Pada masa tersebut, barulah Russel sangat diidolakan sebagai penggerak anti perang. Russel juga mengeluarkan manifesto pelucutan senjata nuklir sehingga dia dianggap sebagai musuh pemerintah. Akhirnya dia ditangkap lagi dan dipenjarakan. Semasa hidupnya dia selalu aktif megkampanyekan anti perperangan dan anti nuklir. Akhitnya pada tahun 1970 di umurnya 97 tahun, Russel sang figur public cinta tenang menghembuskan nafas akhirnya. Baca: Biografi Omar Khayyam.
Sumber http://www.marthamatika.com/

Senin, 26 November 2018

Matematikawan: Democritus, Archytas Dan Hippias

Perkembangan peradaban insan dari setiap perioda selau akan menghasilkan beberapa tokoh yang dikenal sepanjang masa. Tokoh tokoh tersebut dapat berupa dari kalangan pemerintahan , dapat berupa dari sebuah pemberontakan dikala itu dan dapat juga berupa orang orang kuat serta pengaruhnya tersebut terasa hingga hingga dikala kini ini. Contoh sebuah peradaban pada masa Yunani kuno. Ada banyak bahu-membahu tokoh yang kuat dan dikenal namanya hingga dikala kini ini, untuk itu mari kita lihat tokoh tokoh yang kuat dalam ilmu pengetahuan di zaman Yunani kuno.
Salah satu Bentuk Membagi Sudut dari Hippias

Hippias

Hippias diperkirakan lahir pada periode ke lima sebelum masehi. Pada awalnya di Yunani telah muncul golongan golongan pengajar di sana. Biasanya antara golongan tersebut akan mempunyai sifat unik tersendiri. Contohnya salah satu adala golongan Sephist. Kelompok Sephistini memperlihatkan pengetahuan tidak hanya berupa ilmu kecerdasan murni saja. Mereka juga menanamkan bagaimana untu mebuat hal hal yang kurang baik menjadi hal yang lebih bermanfaat.

Salah satu pengikut kelompok ini yaitu Hippias. Pria yang dilahirkan di kota Ellis ini banyak menulis teks teks perihal matematika. Tidak hanya matematika saja, konon Hippias juga menulis beberap pidato dan ceramah ceramah umum. Namun secara otentik, berhubung sudah usang sekali bukti goresan pena tersebut tidak lai ditemukan. Berkemungkinan telah hancur sebab lapuk dan penyebab lainnya.

Dalam ilmu matematika Hippias dikenal sebagai orang yang mengenalkan bentuk kurva yang lain dari grafik garis lurus dan lingkaran. Bentuk tersebut dikenal dengan triseotrix dan quadratix Hippias. Penggunaan grafik triseotrix ini alah membagi sebuah sudut menjadi tiga pecahan yang sama besar. Berikutnya dikenal quadratrix, bentuk kurva yang ditemukan Hippias ini dipakai untuk menguadratkan sebuah lingkaran. Secara pastinya memang tidak diketahui Hippias sadar atau tidak tentang penggunaan quadratrix ini, namun diperkirakan bahwa Hippias telah memakai cara quadratu ini sebelumnya.

Archytas

Archytas dikenal sebaga serang ilmuwan matematika yang berasal dari Torentum. Diperkirakan da lahir pada tahun 428 sebelum masehi. Archytas dikenal sebagai seorang pengikut Phytagoras (Phytagorean). Profesinya diketahui sebagai seorang jendral dan hebat dalam pengurusan negara. Aliran Phythaoras dinyatakan sebagai anutan ang menempatkan bilangan yaitu segala galanya, bahkan alam semesta ini terbentuk dari bilangan. Dalam artian enyimpulan dapat dikatakan Phytagoras lebih mengutamakan aritmatika dari pada geometri. Archytas mengklasifikaskan matematika menjadi empat cabang, yaitu aritmatika, geometri, musik dan astronomi. Ini berkemungkinan sebab sang gurunya (Phytagoras) yaitu spesialis musik juga sebab itu beliau mungkin beropini bahwa semua yang di bawa Phytagoras yaitu matematika. Empat cabang matematika tersebut akan bereaksi dengan ilmu ilmu tata bahasa (grammar), berbicara (rhetoric), dialektika (dialetics membentuk budaya pengetahuan yang diaajarkan sebagai pedoman pendidikan di sekolah sekolah Yunani kuno waktu itu.

Sebuah karya Archytas yang terkenal dalam matematika yaitu solusi Delian. Masalah bangun tiga dimensi tersebut berkaitan dengan kerucut dan tabung. Ini merupakan pecahan dari ilmu geometri analitik. Hasil raihan Archytas ini sangat mengesankan, penyelesaian problem ini dilakukan secara sintetik, tanpa memakai koordinat. Dalam sejarah juga tercatat hal ksatria yang Archytas lakukan ketika menyelamatkn Plato dari tekanan kaisar Dionysius yang berkuasa waktu itu.
Penemuan berikutnya dari Archytas ini yaitu perihal incommensurability. Problem ini berkaitan erat dengan penggunaan dalil Phytagoras dalam sebuah segi tiga siku siku sama kaki. Namun dalam perkembangannya Aristoteles yang dapat menandakan konsep ini dalam sebuah diagonal persegi. Baca: Biografi Phytagoras.

Democritus

Diperkirakan terlahirnya Democritus pada periode ke 5 sebelum masehi. Berasal dari kota Ablura. Democritus dikenal sebagai penganut aliran Doctrin Materialistic. Dalam mencar ilmu Democritus dikahabarkn pernah melaksanakan perjalanan ke negeri tetangga ibarat Babilonia dan Mesir.
Dalam bidang matematika memang Democritus tidak telalu populer. Namun beberapa karya nya perihal matematika bahu-membahu berarti penting seperti, On Numbers, On Geometry, On Mapping, dan On Irasional. Democritus juga banyak menulis karangan karangan perihal kimia.
Salah satu pembuktian yang dilakukan Democritus yaitu tentangl volume limas. Meskipun beliau menemukan pendekatan rumus volume piramida (limas) yaitu sepertiga luas ganjal kali tinggi namun pembuktiaanya waktu itu dianggap masih terlalu lemah. Kemudian diperkirakan juga bahwa volume kerucut yaitu sepertiga dari volume sebuah tabung, dengan syarat jari jari dan tinggi mereka sama.

Sumber http://www.marthamatika.com/

Minggu, 18 November 2018

Biografi Dattaraya Ramchandra Kaprekar

 Beliau ialah seorah andal matematika yang berasal dari India Biografi Dattaraya Ramchandra Kaprekar
Beliau ialah seorah andal matematika yang berasal dari India. Salah satu hasil karya dia yang dikenal ialah konstanta dan bilangan Kaprekar. Walaupun tidak menempuh pendidikan formal tinggi (Pasca Sarjana) namun hanya sebagai seoran guru matematika, namun dia banyak menunjukkan donasi yang besar, khususnya pada perkembangan teori bilangan.

Di lahirkan pada tanggal 17 Januari 1905, lalu menempuh pendidikan di sebuah sekolah menengah Theane. Pendidikan Sarjana dia tempuh di Fergusson College, Pune.

Tepatnya diusia 25 tahun, dia sempat memenangkan Wrangler RPParajpe Matematika, alasannya ialah memberika sebuah karya yang cukup baik ketika itu. Akhirnya di taun 1929, dia meraih gelar sarjana dari Universitas Mumbai. Berikutnya dia menjadi guru di Nashik,Maharashtra India.

Waluapun tanpa pendidikan Pasca Sarjana, namun dia sangat aktif menulis. Salah satunya perihal Desimal berulang, kotak absurd dan bilangan Bulat dengan sifat Khusus.

Telah disebutkan dia banyak mendalami dan menulis perihal sifat bilangan. Memang awalnya karya karya dia perihal ‘Permainan’ angka tidak begitu menarik perhatian. Namun seorang Amerika, Martin Gardner yang menulis ulang ide-ide Kaprekar, sejak inilah nama dia begitu diperhitungkan dan karya dia menjadi sentra perhatian. Selanjutnya: Konstanta Kaprekar.
Sumber http://www.marthamatika.com/

Senin, 05 November 2018

Biografi Zu Chongzhi

Antara masa ke- dan ke-6 merupakan bab penting dalam sejarah Cina. Padaselang waktu tersebut ilmu pengetahuan di Cina berkembang dengan biak, sejarah, astronomi, matematika dan lainnya. Berbagai produk menyerupai kalender dan manufaktur menjadi hasil peradaban yang megah itu. Salah satu hebat yang menjadi perlambang kemajuan peradaban Cina ketika itu di kenal dengan nama Zu Chongzi.

Zu Chongzi

Kehidupan Zu Chongzi

Zu Chongzi dilahirkan pada tahun 429 M di kota Jian Kang (Sekarang Nanking : ibukota provinsi Jiangsu, provinsi kedua terbesar dibawah Shanghai). Kota Nanking ketika itu merupakan salah satu dari 4 ibukota Cina kuno. Pada masa ersebut juag dikenal pemerintahan yang terdiri dari 10 dinasti. Kota Nanjing kuno ini dikenal dengan kota surga, alasannya yakni kiprahnya menjadi sentra perpolitikan dan perekonomian di sekitaran sungai Yang Tze. Keturunan Zu Chongzi memang dari orang ternama, Zu Chang sang kakek dikenal sebagai pejabat pemerintahan yang bertanggung jawab akan pembangunan dinasti.

Sementara sang ayah Zu Shuo diketahui juga berperan penting dalam kepemerintahan.
Tradisi kelurga besar Zu Chongzi untuk melayani kaisar diteruskan, dengan aktif berguru ilmu matematika, astronomi pada ayahnya. Di samping itu dia juga belajar dari Liu Hiu, yang dikenal juga sebagai spesialis matematika kala itu.

Karena kecerdasan yang dia miliki, kaisar yang memerintah ketika itu mengirim Zu Chongzi diutus untuk belajar di Akademi Hualin Xuensheng. Pendidikannya dilanjutkan dengn berguru di Imperial Nanjing University. Setelah lulus Zu Chongzi diangkat menjadi staf perwira untuk tempat Yang Chou. Peningkatan karirnya hingga diangkat menjadi perwira militer di tempat Nanking. Dalam masa tersebut, Zu Chongzi tidak berkeinginan berkarir menyerupai ayah dan kakeknya, menjadi pejabat kekaisaran. Dia berncana ingin melanjutkan dedikasi di bidang ilmu pengetahuan. Baca: Perkembangan Matematika di Cina.

Prestasi Zu Chongzi

Karya karya Zu Chongzi mempunyai arti penting dalam dunia matematika. Salah satu karya dia yakni perbandingan keliling sebuah bulat dan diameter. Pada masa tersebut orang Cina sudah menemukan bahwa perbandingan diameter suatu bulat dengan kelilingnya yakni 1:3. Namun dengan perhitungan yang akurat Zu Chongzi menghitung nilai perbandingan tersebut lebih rinci hingga 7 angka desimal Sebelumnya perhitungan yang lebih teliti dilakukan oleh gurunya sendiri Liu Hiu hanya hingga 4 angka desimal.

Perhitungan ini dilakukan dengan cara mengambil sebuah bulat dengan diameter 10000000. Dari bulat tersebut ditemukan keliling bulat tersebut antara 31425927 hingga 31425926. Ini artinya pendekatan yang dilakukan lebih erat dalam bentuk penggalan 355/133. Kelak nilai ini yang di sederhanakan menjadi 22/7.

Nilai tersebut dipakai selama bertahun tahun oleh matematika di seluruh dunia. Namun berjalannya waktu, pembuktian inovasi bilangan tersebut hilang, hingga ditemukan lagi pembuktian dengan leih teliti oleh matematkawan arab, Al Kashi pada masa ke-15. Sejarawan matematika, menamakan perbandingan keliling dan diameter lingkarantersebut dengan nilai Zu
Hal berikutya yang ditemukan oleh Zu Chongzi yakni cara menghitung volume bola. Pada ketika Zu telah menemukan rumus volume bola sebagai hasil perkalian antara perbandingan keliling dan diameter dengan pangkat 3 diameternya yang dibagi 3. Atau ditulis 1/3 x pi x (d pangkat 3). Nilai tersebut, setara dengan 4/3xpixr (pangkat 3). Namun lalu bangsa eropa lebih mengenal rumus ini dengan rumus Cavalieri alasannya yakni pada masa modern dibuktikan kembali oleh Cavalieri.

Dibidang astronomi Zu menemukn sistem kalender Daming (Tam Ing Calender). Perhitung kalender ini telah mempertimbangkan perbedaan waktu tahunan. Dari perbedaan tersebut terdapat perbedaan waktu revolusi bumi 50,2 detik. Meskipun wacana hal ini bukan diperkenalkan Zu pertama kali,namun yag menuliskannya dalam bentuk kalender Zu lah orangnya yang pertama kali melakukanya.

Dengan penanggalan ini bisa diprediksi kapan terjadinya gerhana matahari dan gerhana bulan. Dalam hal ini Zu Chongzi mendapat jawaban negatif dari TaiFaxin. Faxin menyatakan bahwa Zu dengan kalendernya telah menyalahi kebenaran dari nirwana dan melanggar pedoman kuno yang suci. Namun denga santai Zu Chongzi menjawab sesungguhnya perhitungan tersebut buka dari roh jahat ataupun iblis, melainkan dari pengamatan dan perhitungan matematis yang logis. Akhirnya dengan mengatakan bukti dan fakta yang ada kalender Daming resmi dipakai oleh kaisar.

Berdasarkan perhitungan kalender tersebut Zu Chongzi bisa menghitung hari dalam satu tahun adalah 365,24281481. Meskipun pada ketika kini telah diperbaharui dengan pembuktian sesungguhnya itu 365.241219878, setidaknya inovasi Zu Chongzi pada masa tersebut dengan melaksanakan perhitungan matematis dan peralatan sederhana sudah mendekati. Di samping itu waktu tumpang tindih matahari dan bulan yang kini dikenal 27,2122, Zu Chongzi telah mendapat angka 27,21223 sebelumnya. Dengan perhitungan menyerupai itulah Zu Chongzi bisa meramalkan gerhana akan terjadi selama empat kali dalam kurun waktu 23 tahun sekali.

Selain dibidang matematika dan astronomi Zu Chongzi dikenal juga sebagai hebat dalam membuat mesin. Kemampuanya yakni menciptakan meisn penggilingan bergerak dengan dorongan tenaga air. Disamping itu untuk bidang sastra, Zu Chongzi berhasil menciptakan sebuah novel dengan judul Shu Yiji. Novel ini banyak menjadi kutipan dalam karya sastra cina kuno lainnya. Semua teks pembuktian wacana temuan temuan Zu Chongzi tidak ditemukan sebenarnya, dikarenakan telah hilang pada zaman dinasti Song. Baca : Sejarah Matematika Cina Kuno.

Sumber http://www.marthamatika.com/

Rabu, 31 Oktober 2018

Biografi Simeon Denis Poisson

Poisson dilahirkan dari orang renta biasa saja dan bukan dari keluarga berjouis di Perancis waktu itu, tanggal 21 Juni 1781 di Pithiers . Meski sehabis terjadinya revolusi di Perancis, namun sistem kasta masih tampak terperinci waktu itu di Perancis. Ayahnya hanya sebagai prajurit pemerintahan. Namun alasannya posisi prajurit dinilai terlalu berat, ayahnya pindah bekerja pada cuilan administrasi. Poisson hanya anak tunggal alasannya saudaranya telah meninggal. Poisson banyak belajar membaca dan menulis dari ayahnya sebelum bersekolah.

Pendidikan Poisson

Ketika berumur delapan tahun, di Paris terjadi revolusi Perancis pada tanggal 14 Juli 1789. Hasil revolusi tersebut berimbas pada pekerjaan ayahnya, dimana ayahnya kini mendapat pekerjaan yang lebih baik. Dengan pekerjaan tersebut ayahnya berharap Poisson menjadi dokter bedah. Hal ini alasannya ayahnya melihat kehidupan paman Poisson lebih baik alasannya menjadi dokter bedah. Namun sehabis mencoba magang dengan pamannya, Poisson ternyata kurang bisa menekuni profesi ini.

Akhirnya pada tahun 1796 Poisson dikirim ayahnya ke Ecole Centrale untuk mencar ilmu di sana. Di sekolah baru tersebut ternyata Poisson meraih prestasi. Kesuksesan pun diraihnya. Hanya saja Poisson mempunyai kekkurangan alasannya lemahnya koordinasi tangan. Ini membuatnya mengalami kesulitan ketika menggambar grafik dan kurva dalam matematika. Laplace dan Langrange yang ketika itu melihat kemampuan matematika Poisson. Bahkan spesialis Legendre terkesima melihat hasil paper Poisson yang ketika itu berusia 18 tahun. Makalah Poisson membahas wacana geometri deskriptif. Hanya waktu, kemampuan Poisson ternyata dikalahkan Gaspard Monge (Baca : Biografi Gaspard Monge) karena Poisson tidak bsia menggambar diagram. Karena tahu akan keterbatasannya Poisson karenanya menulis teori teori persamaan teorema Bezout. Prestasinya dikala itu, beliau lulus tanpa harus menjalani ujian simpulan dan diangkat menjadi tangan kanan pengajar di Ecole atas rekomendasi Laplace.

Pada tahun 1817 Poisson menikahi Nacy de Bardi. Dalam karirnya memang tidak ada teori gres yang ditemukan selama itu, namun beliau banyak memperlihatkan terobosan terhadap aplikasi teori teori yang telah ada. Diantaranya potensi daya-tarik dalam molekul, hasilnya karenanya adalah aplikasi elektrostatis. Disusul dengan penelitian dalam bidang elektromagnetik. Membuat penelitian wacana kecepatan suara dalam medium gas, medium penghantar kalor, getaran-getaran elastik. 
Poisson

Perselisihan dengan Fourier

Selama berkarya memang tidak mulus. Sebuah karya Poisson wacana kalor pernah mendapat saingan dari Fourier, Poisson dituduh melaksanakan penjiplakan karya Fourier pada tahun 1820. Namun, Poisson memaklumi hal ini alasannya Fourier memang lebih dahulu menemukan wacana kalor. Karya Poisson wacana kalor tersebut ternyata dilanjutkan dan memberi ide pada Carnot (terkenal dengan Mesin Carnot).

Karya lain dari Poisson dikenal dengan judul Recherches sur la probabilite des jugements en matiere criminelle et matiere civile, yang dipublikasikan pada tahun 1837. Poisson membahas teori probabilitas, Di sinilah Poisson menemukan sebuh hal gres yang kini dikenal dengan distribusi Poisson. Distribusi Poisson menandakan probabilitas terhadap persitiwa acak (random) yang akan terjadi pada selang (interval) waktu atau ruang dengan kondisi probabilitas sangat kecil, walaupun dilkukn percobaan berulang kali besar tetapi hasilnya tidak signifikan.

Ide-ide Poisson yang bermacam-macam menciptakan namanya diabadikan dalam istilah matematika sebagai contoh: integral Poisson, perbandingan (ratio) Poisson dalam elastisitas, dan konstanta Poisson dalam elektrik.Karyanya dalam matematika murni yang paling populer yaitu integral tertentu dan penerapan deret Fourier pada persoalan fisika. Namanya banyak diharapkan pada banyak sekali bidang , contohnya integral Poisson, persamaan Poisson dalam teori potensial, tanda kurung Poisson dalam persamaan Differensial, Distribusi Poisson, rasio Poisson dalam elastisitas, dan konstanta Poisson dalam elastisitas. Poisson meninggal di Paris pada tanggal 25 April 1840. Baca :Distribusi Poisson.

Sumber http://www.marthamatika.com/

Jumat, 26 Oktober 2018

Biografi Abul Wafa Al Buzjani

Jika anda pernah belajar matematika tentu pernah mengenal istilah secan dan cosecant. Ternyata Abul Wafa  yang pertama kali memperkenalkan istilah matematika yang sangat penting itu. Ahli matematika dari negeri Arab bukan hanya Al khawarizmi. Pada periode ke-10 M, dunia juga mempunyai spesialis matematika yang tak kalah hebat dibandingkan Khawarizmi. Mungkin ini mahir Matematika yang namanya terbilang kurang dekat terdengar itu berjulukan Abul Wafa al Buzjani.
Abu Wafa

Riwayat Abu Wafa

“Ia ialah salah satu mahir matematika terhebat yang dimiliki peradaban islam,” papar bapak sejarah sains, George Sarton dalam bukunya bertajuk Introduction to the History of Science. Abul Wafa ialah seorang saintis serba bisa. Selain beremampuan di bidang matematika, ia pun populer sebagai astronom populer ada zamannya. Kiprah dan pemikirannya di bidang sains diakui peradaban barat. Sebagai bentuk ratifikasi dunia atas jasanya membuatkan astronomi, organisasi astronomi dunia mengabadikannya menjadi nama salah satu kawah bulan. Dalam bidang matematika Abul Wafa pun banyak menawarkan dukungan yang sangat penting bagi pengembangan ilmu berhitung itu.
“Abul Wafa ialah mahir matematika terbesar di periode ke-10 masehi,” ungkap Kattani.

Betapa tidak. Sepanjang hidupnya, sang ilmuan telah berjasa melahirkan sederet penemuan penting bagi ilmu matematika. Ia tercatat menulis kritik atas hasil karya Euclid, Diophantos dan al Khawarizmi sayang goresan pena tersebut telah hilang. Sang ilmuan pun mewariskan kitab al-Kami (buku lengkap) yang membahas ihwal ilmu hitung (aritmatika) praktis. Kontribusi lainnya yang tak kalah penting dalam ilmu matematika ialah kitab al-Handasa yang mengkaji penerapan geometri. Ia juga berjasa besar dalam mengembangkan trigonometri.

Abul Wafa tercatat sebagai mahir matematika pertama yang mencetuskan rumus umum sinus. Selain itu, sang mahir matematika pun mencetuskan metode gres dlam table sinus. Ia juga memperbaharui nilai sinus 30 derajat sampai delapan angka di belakang koma. Yang lebih mengagumkan lagi, Abul Wafa menciptakan studi kasus ihwal tangent serta menghitung sebuah table tangen.

Abul Wafa pertama kali memperkenalkan istilah matematika secan dan cosecan. Abul Wafa dikenal sangat jenius dalam bidang geometri. Ia bisa menuntaskan masalah-masalah geometri dengan sangat tangkas. Buah pemikirannya dalam matematika sangat besar lengan berkuasa di dunia barat. Pada periode ke-19, Baron Carra de Vaux mengambil konsep secan yang dicetuskan Abul Wafa. Sayangnya, di dunia islam justru namanya sangat jarang terdengar. Nyaris tak pernah, pelajaran sejarah peradaban islam yang diajarkan di tanah air mengulas dan memperkenalkan sosok dan buah pikir Abul Wafa. Sungguh ironis.  Baca :Hasil Karya Al Khawarizmi.

Karya dan Kehidupan Abu Wafa

Sejatinya, ilmuan serba bisa itu berjulukan Abu al-Wafa Muhammad ibn Muhammad ibn Yahya ibn Ismail ibn Abbas al Buzjani. Ia terlahir di Buzjan, Khurasan (Iran) pada tanggal 10 Juni 940/328 h. ia mencar ilmu matematika dari pamannya berjulukan Abu Umar al-Maghazli dan Abu Abdullah Muhammad ibn Ataba. Sedangkan ilmu geometri dikenalnya dari Abu Yahya al-Marudi dan Abu al-Ala’ ibn Karnib.

Abul Wafa tumbuh besar di era bangkitnya sebuah dinasti islam gres yang berkuasa di wilayah iran. Dinasti yang berjulukan buwaih itu berkuasa di wilayah Persia-Iran dan Irak dan ada tahun 945 sampai 1055 M. kesultanan Buwaih menancapkan benderanya di atas periode peralihan kekuasaan dari Arab - Turki. Dinasti yang berasal dari suku turki itu bisa menggulingkan kekuasaan dinasti Abbasiyah yang berpusat di Baghdad padea masa kepemimpinan Ahmad Buyeh.

Dinasti Buwaih memindahkan ibu kota pemerintahannya ke Baghdad ketika Adud Dawlah sangat mendukung dan memfasilitasi para ilmuan dan seniman.Dukungan itulah yang menciptakan Abul Wafa memutuskan hijrah dari kampung halamannya ke Baghdad. Sang ilmuan dari Khurasan ini kemudian memutuskan untuk mendedikasikan dirinya bagi ilmu pengetahuan di istana Adud ad-Dawlah pada tahun 959 M. Abul Wafa bukanlah satu-satunya mahir matematika yang mengabdikan dirinya bagi ilmu pengetahuan di istana itu.

Ahli matematika lainnya yang juga bekerja di istana Adud Dawlah antara lain al-Quhi dan Sijzi. Pada tahun983 M, pergantian kepemimpinan terjadi di dinasti Buwaih. Adyd Dawlah digantikan putranya berjulukan Sharaf Dawlah. Sama menyerupai ssang ayah, sultan gres itu juga sangat mendukung perkembangan matematika dan astronomi. Abul Wafa pun makin betah kerja di istana.
Kecintaan sang sultan pada astronomi makin memuncak ketika dirinya ingin membangun sebuah observarium. Abul Wafa dan temannya al Quhi pun mewujudkan ambisi sang sultan. Observatorium astronomi itu dibangundi taman istana sultan di kota Baghdad. Kerja keras abul wafa pun berhasil. Observatorium itu secara resmi dibuka pada bulan Juni 988 M.

Untuk memantau bintang dari observatorium itu, secara khusus Abul Wafa membangun kuadran dinding. Sayang, observatorium tidak bertahan lama.begitu sultan Sharaf ad-Dawlah wafat, observatorium itu pun ditutup. Sederet karya besar telah dihasilkan Abul Wafa selama mendedikasikan dirinya di istana sultan Buwaih.

Beberapa kitab bernilai yang ditulisnya antara lain : kitab Fima Yahtaju Ilaihi al-Kutab Wa al-Ummal Min ‘Ilm al-Hisab sebuah buku ihwal matematika. Dua salinan kitab itu sayangnya tak lengka, sekarang berada di perpustakaan Leiden, Belanda serta Kairo Mesir. Ia juga menulis “kitab al-Kamil”.  Dalam geometri, ia menulis “Kitab Fima Yahtaj Ilaih as-Suna’ Fi ‘Amal al-Handasa”. Buku itu ditulisnya atas pemintaan khusus dari khalifah Baha’ ad-Dawlah. Salinannya berada di perpustakaan mesjid Aya Sofya, Istambul.

Kitab al-Majesti ialah buku karya Abul Wafa yang paling populer dari semua buku yang ditulisnya. Salinannya yang juga sudah tak lengkap sekarang tersimpan di perpustakaan nasional Paris, Perancis. Sayangnya risalah yang dibuatnya ihwal kritik terhadap pemikiran Euclid, Diophantus Khawarizmi sudah musnah dan hilang. Hasil penelitian dan karya-karya yang ditorehkan dalam sederet kitab memberi efek yang sangat signifikan bagi pengembangan ilmu pengetahuan, terutama geometri dan astronomi. Sang mahir matematika terhebat di periode ke-10 itu tutup usia pada 15 Juli 998 di kota Baghda, Irak.

Untuk menghormati pengabdian dan dedikasinya dalam membuatkan astronomi namanya pun diabadikan di kawah bulan. Di antara sederet ulama dan ilmuan muslim yang dimiliki peradaban islam, hanya 24 tokoh saja yang diabadikan di kawah bulan dan telah menerima ratifikasi dari Organisasi Astronomi Internasional (IAU). Ke-24 tokoh muslim itu resmi diakui IAU sebagai nama kawah bulan secara sedikit demi sedikit pada periode ke-20 M, antara tahun 1935, 1961, 1970, dan 1976, salah satunya Abul Wafa. Kebanyakan, ilmuan muslim diabadikan di kawah bulan dengan nama panggilan barat. Abul Wafa ialah salah satu ilmuan yang diabadikan di kawah bulan dengan nama asli. Kawah bulan Abul Wafa terletak di koordinat 1.00 timur,116.60 timur. Diameter kawah bulan Abul Wafa mencapai 55 km. kedalaman kawah bulan itu mencapai 2,8 km.

Lokasi kawah bulan Abul Wafa terletak di ekuator bulan. Letaknya berdekatan dengan sepasang kawah ctesibius dan heron di sebelah timur. Di sebelah baratdaya kawah bulan abul wafa terdapat kawah Vesalius dan di arah timur maritim terdaat kawah bulan yang lebih besar berjulukan King. Begitulah dunia astronomi modern mengakui jasa dan kontribusinya sebagai seorang astronom di periode X. Baca :Biografi Ibnu Shuja.

Sumber http://www.marthamatika.com/