Tampilkan postingan dengan label Hama dan Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hama dan Penyakit. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Juni 2018

Hama Dan Penyakit Tomat Beserta Cara Pengendalianya

Sedulurtani.com Hama dan Penyakit Tomat Beserta Cara Pengendalianya


Tomat merupakan salah satu jenis tumbuhan hortikultura yang mempunyai potensi untuk dibudidayakan di Indonesia. Tanaman tomat sanggup di usahakan di dataran tinggi maupun dataran rendah. Bagi tumbuhan tomat yang diusahakan di dataran rendah cocoknya yaitu varietas yang tahan terhadap suhu panas dan layu bakteri.


 Hama dan Penyakit Tomat Beserta Cara Pengendalianya Hama dan Penyakit Tomat Beserta Cara Pengendalianya
hama dan penyakit tomat beserta cara pengendalianya

Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam proses budidaya tomat yaitu hama dan penyakit tomat. Keberadaan hama dan penyakit yang biasa menyerang tumbuhan tomat merupakan bahaya serius bagi petani. Dimana serangan hama dan penyakit pada tomat akan mengurangi produktivitas dari panen, bahkan sanggup mengakibatkan gagal panen.


Untuk itu, penting bagi kita di dalam mengenal hama dan penyakit yang biasa menyerang tumbuhan tomat. Dengan mengenal hama dan penyakit pada tumbuhan tomat, maka kita akan sanggup mengambil tindakan untuk mengendalikan hama dan penyakit tersebut.


Dan dibutuhkan dengan mempelajari hama dan penyakit tomat beserta cara pengendalianya akan sanggup menunjang keberhasilan pada budidaya tomat.


Hama dan Penyakit Tomat Beserta Cara Pengendalianya.


1. Hama Tanaman Tomat dan Pengendalianya



  • Kutu Kebul (Bemisia tabaci Gennadius)


 Hama dan Penyakit Tomat Beserta Cara Pengendalianya Hama dan Penyakit Tomat Beserta Cara Pengendalianya
hama dan penyakit tomat beserta cara pengendalianya

Kutu kebul (Bemisia tabaci Gennadius), merupakan serangga berukuran kecil berwarna putih dan mempunyai sayap. Kutu kebul ini mempunyai siklus hidup yang sangat singkat sekitar 3-4 minggu. Siklus ini akan jauh lebih cepat kalau terjadi pada isu terkini kemarau atau pada dataran rendah dengan suhu yang tinggi.


Kutu kebul ialah hama yang menyerang tumbuhan tomat dengan cara merusak floem atau permukaan bawah daun untuk menghisap cairan berupa nutrisi di dalamnya. Hama ini merupakan vektor penyebar virus gemini dan virus mosaik.


Indikasi tumbuhan yang terjangkit kutu kebul, antara lain daun melengkung dan keriput, terdapat bintik-bintik pada daun, daun menguning layu sampai alhasil rontok, pertumbuhan tumbuhan terhambat sehingga menjadi kerdil, dan gagal berbunga.


Cara pengendalianya, yaitu penggunaan benih/bibit yang resisten terhadap kutu kebul, rotasi tanam yang bukan merupakan tumbuhan sejenis, sanitasi lingkungan dengan membersihkan tumbuhan inang atau gulma. Selain itu semprotkan pestisida insektisida, ibarat Acetamiprid, Carbosulfan, Buprofezin, Abamectin, dan Diafenthiuron.



  • Lalat buah (Bactrocera sp.)


 Hama dan Penyakit Tomat Beserta Cara Pengendalianya Hama dan Penyakit Tomat Beserta Cara Pengendalianya
hama dan penyakit tomat beserta cara pengendalianya

Lalat buah (Bactrocera sp.), merupakan hama berukuran kecil sekitar 8mm berwarna hijau kecoklatan ada hitamnya, dan mempunyai sayap yang transparan. Lalat tersebut menyerang tumbuhan tomat dengan cara menyuntik buah dan meninggalkan telur di dalam kulit buah.


Setelah itu telur tersebut akan menetas menjadi larva yang akan memakan buah tomat dari dalam, sehingga buah tomat menjadi busuk. Indikasi serangan lalat buah, yaitu buah membusuk dan terdapat ratusan larva, dimana serangan  pada umumnya terjadi pada dikala buah mau masak.


Cara pengendalian lalat buah, antara lain sanitasi lingkungan, buang dan musnahkan buah yang terjangkit hama tersebut, dan lakukan pengolah tanah disekitar tumbuhan biar pupa dalam tanah mati.


Selain itu sanggup dilakukan pengendalian dengan insektisida berbahan aktif metomil atau profenofos. Insektisida berbahan aktif metomil, ibarat lannate, metindo, dan b0ma. Sedangkan insektisida berbahan aktif profenofos, ibarat curacron, biocron, dan buzzer.



  • Ulat buah (Helicoverpa armigera Hubner)


 Hama dan Penyakit Tomat Beserta Cara Pengendalianya Hama dan Penyakit Tomat Beserta Cara Pengendalianya
hama dan penyakit tomat beserta cara pengendalianya

Ulat buah (Helicoverpa armigera Hubner), mempunyai ukuran tubuh dengan panjang sekitar 4 cm, dengan permukaan yang berkutil disertai bulu. Ulat ini mempunyai warna tubuh yang bervariasi mulai dari hijau, hijau agak kuning, coklat, maupun hitam.


Ulat ini mempunyai garis pada serpihan samping dengan warna yang lebih terang, sehingga garisnya terlihat dengan jelas. Hama ini menyerang tumbuhan tomat dengan cara melubagi buah secara berpindah-pindah. Pada lubang yang disebabkan oleh ulat tersebut akan menjadi bisul dan pada alhasil buah pun menjadi busuk.


Lalat buah tidak hanya menyerang buah saja, akan tetapi juga menyerang pucuk tumbuhan dengan cara melubangi cabang- cabang pada tanaman.


Cara pengendalian ulat  buah, antara lain membersihkan lingkungan dari rerumputan yang biasa sebagai daerah sembunyi ulat, dan petik buah yang terjangkit selanjutnya dimusnahkan.


Selain itu juga bisa mengendalikan dengan menyemprotkan insektisida, ibarat Ludo 310EC, Prevanthon 50SC, atau Diazino 60EC. Penyemprotan sebaiknya dilakukan dengan takaran yang sesuai.



  • Ulat tanah (Agrotis ipsilon Hufnagel)


 Hama dan Penyakit Tomat Beserta Cara Pengendalianya Hama dan Penyakit Tomat Beserta Cara Pengendalianya
hama dan penyakit tomat beserta cara pengendalianya

Ulat tanah (Agrotis ipsilon Hufnagel), merupakan hama yang hidup di dalam tanah. Hama ini mempunyai ukuran tubuh yang kecil dengan panjang sekitar 2cm dan berwarna coklat tua. Hama ini bersembunyi dalam tanah pada waktu siang hari, dan keluar untuk menyerang tumbuhan tomat pada waktu malam hari.


Ulat ini sering kali menyerang pada batang tumbuhan muda dan terkadang menyerang pada pangkal batang, sehingga mengakibatkan tumbuhan menjadi roboh. Selain menyerang batang ulat tanah ini juga menyerang akar dan daun.


Indikasi serangan ulat tanah, yaitu batang tumbuhan terpotong terutama batang yang muda, batang terputus dan menyisakan pangkalnya saja.


Cara pengendalianya, yaitu penggunaan mulsa plastik dimana mulsa bisa meningkatkan suhu di dalam tanah, sehingga pupa dan ulat tidak akan bisa bertahan hidup pada tanah. Lakukan pengolahan tanah dengan bagus, dan kalau perlu lakukan penyemprotan memakai insektisida.



  • Trips (Trips palmi Karny)


 Hama dan Penyakit Tomat Beserta Cara Pengendalianya Hama dan Penyakit Tomat Beserta Cara Pengendalianya
hama dan penyakit tomat beserta cara pengendalianya

Trips (Trips palmi Karny), merupakan hama jenis kutu dengan ukuran sangat kecil yaitu ( 1- 2 mm). Hama ini menyerang dengan menghisap cairan sel pada permukaan bawah daun.


Indikasi tumbuhan yang terjangkit hama trips yaitu, daun berubah warna menjadi warna keperakan atau kekuningan. Bentuk daun juga bermetamorfosis berkerut/ melinting dan kerdil serta rapuh.


Cara pengendalianya, bersihkan gulma yang terdapat disekitar lahan biar tidak dipakai hama trips untuk bersembunyi. Selain itu hama sanggup menyemprotkan insektisida berbahan aktif abamectin, ibarat domelish, bamex, atau pegasus.


2. Penyakit Tanaman Tomat dan Pengendalianya



  • Layu cendawan (Fusarium oxysporum Schlectendahl )


Layu cendawan, merupakan salah satu penyakit yang ditakuti oleh petani. Cendawan ini menyerang akar tumbuhan tomat pada serpihan pembuluh angkutnya sehingga menimbulkan warna colat.  Indikasi tumbuhan yang terjangkit layu cendawan, yaitu layu pada siang hari, dan terlihat segar pada waktu pagi dan sore. Daun- daun menguning dan rontok serta akar tumbuhan yang terinfeksi membusuk berwarna hitam kecoklatan.


Cara penegendalian penyakit layu cendawan, yaitu melaksanakan pergiliran tanaman, mencabut dan memusnahkan tumbuhan yang terserang. Selain itu kita bisa memperlihatkan fungisida berbahan aktif propamokarb hidroklarida, metalaksil, atau benomil.



  • Rebah kacambah (Rhizoctonia solani Kuhn)


Rebah kecambah (damping off), merupakan penyakit yang disebabkan oleh cendawan (Rhizoctonia solani Kuhn). Penyakit ini muncul lantaran penggunaan pupuk kompos maupun sangkar yang belum masak. Untuk itu supaya cendawan penyebab penyakit tersebut mati, maka upayakan supaya pupuk sangkar telah masak dan siap untuk digunakan.


Indikasi dari serangan cendawan tersebut, yaitu luka pada pangkal batang sehingga patah, layu, dan serpihan yang terjangkit akan gampang mati. Cara pengendalianya, yaitu buat bedengan supaya lebih tinggi dan perbaiki drainase, perlakuan benih dengan fungisida biar benih resisten terhadap cendawan penyakit.


Selanjutnya gunakan pupuk sangkar yang telah masak dan sanitasi ingkungan. Selain itu kita bisa menyemprotkan fungisida pada tumbuhan yang belum rebah. Contoh fungisida yang dipakai ibarat Delsen MX- 200 atau Altan 50 WP dengan interval 7hari sekali.



  • Layu bakteri ( Pseudomonas solanacearum E.F. Smith )


Layu basil ( Pseudomonas solanacearum E.F. Smith ), merupakan basil yang mengakibatkan kelayuan pada seluruh serpihan tanaman. Indikasi dari tumbuhan yang terjangkit layu bakteri, yaitu daun muda layu sedangkan daun renta menguning pada alhasil rontok dan mati.


Apabila batang dipangkas terus dimasukan ke dalam gelas bening berisi air jernih akan terlihat mengeluarkan cairan berwarna coklat susu dan berlendir. Cara pengendalianya, yaitu penggunaan benih yang resisten terhadap cendawan tersebut, cabut dan musnahkan tumbuhan yang terjangkit penyakit tersebut.


Selanjutnya pergiliran tumbuhan yang bukan sejenis dan sanitasi lahan. Selain itu juga akan lebih efektif kalau menyemprotkan baterisida, ibarat agrimicyn, plantomycin, atau agrept.



  • Busuk daun (Phytophtora infestans (Mont.) se Bary)


Busuk daun, merupakan jenis patogen yang sering menginfeksi tumbuhan tomat. Munculnya P. Infestans sangat dipengaruhi oleh suhu, kelembaban, dan curah hujan. Penyebaran patogen ini melalui angin, air, maupun serangga. Penyakit ini akan berkembang dengan pesat pada kondisi lingkungan yang mendukung, yaitu pada suhu rendah dan kelembaban tinggi.


Indikasi tumbuhan yang terjangkit penyakit ini, yaitu daun terdapat bercak- bercak kecil berwarna hijau kelabu dan agak lembap serta lembek. Apabila cuaca sangat lembab serangan pada daun akan melebar dan warna daun bermetamorfosis coklat kemudian mati. Bercak dikelilingi spora berwarna putih. Pada umumnya tanda-tanda akan nampak pada tumbuhan yang telah berumur 1 bulan.


Untuk pengendalian tanaman, yaitu dengan melaksanakan upaya sanitasi, penggunaan bibit yang bebas dari penyakit, dan rotasi tumbuhan yang bukan sejenis. Selain itu lakukan penyemprotan fungisida antracol, score, atau starmly.



  • Bercak daun alternaria (Alternaria solani (Ellis and Martin) Jones and Grout)


Bercak daun alternaria, merupakan jenis penyakit yang biasa menyerang pada tumbuhan tomat. Penyakit ini menyerang pada serpihan daun, batang, dan buah tomat. Indkasi dari serangan, yaitu bercak berwarna coklat berbentuk lonjong atau lingkaran. Sedangkan pada buah yang terjangkit permukaanya kempot, pecah dan ukuranya membesar.


Cara pengendalianya, yaitu sanitasi lahan, pergilran tumbuhan yang bukan sejenis, dan lakukan penyemprotan dengan fungisida.


Hama dan penyakit tomat beserta cara pengendalianya


Merupakan salah satu pengetahuan yang bertujuan untuk menunjang keberhasilan petani di dalam budidaya tomat. Hama utama yang biasa menyerang tumbuhan tomat antara lain, kutu kebul, lalat buah, ulat buah, ulat tanah dan trips. Sedangkan penyakit utama yang biasa menyerang tumbuhan tomat, antara lain layu cendawan, rebah kecambah, layu bakteri, amis daun, dan bercak daun.


Demikian artikel wacana hama dan penyakit tomat beserta cara pengendalianya, semoga bermanfaat bagi anda yang sedang mencari gosip berkaitan dengan pengendalian hama dan penyakit tumbuhan tomat.


Follow juga Facebook saya di  Facebook


Baca juga :


1.  Cara Mengatasi Hama dan Penyakit Pada Budidaya Tanaman Kentang


2. Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Tomat Secara Lengkap 


3. Manfaat Tomat bagi Kesehatan Beserta Kandungan Gizinya 



Sumber https://www.sedulurtani.com

Selasa, 05 Juni 2018

Cara Budidaya Flora Mangga Dalam Pot Agar Cepat Berbuah Lebat

Sedulurtani.com Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat


Buah mangga, Mangifera indica termasuk dalam ordo sapindales dan famili Anacardiaceae. Buah ini termasuk kelompok buah kerikil yang berdaging dengan bentuk dan ukuran yang berubah- ubah sesuai dengan jenisnya.


Bentuk mulai dari yang bulat, lingkaran telur, hingga lonjong memanjang. Beberapa jenis mangga yang terkenal antara lain menyerupai gedong, manalagi, golek, gadung, dan indramayu.


 Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat
Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat

Buah ini memliki kandungan gizi yang baik bagi tubuh. Antara lain, menyerupai kalori, protein, lemak, karbohidrat, kalium, kalsium, potasium, tembaga, zat besi, antioksidan zaexanthin, serat, dan fosfat. Selain itu juga terdapat aneka macam vitamin, antara lain A, B, C, dan E.


Kandungan gizi dari buah mangga mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Antara lain, mengurangi diabetes, memperlancar pencernaan, mencegah penyakit jantung, antioksidan, pencegah kanker, menyehatkan tulang, menjaga kadar kolestrol, dan menyehatkan mata.


Pohon mangga sanggup tumbuh besar dan tinggi mencapai 40 meter apabila ditanam dilahan yang luas menyerupai kebun maupun pekarangan.


Bagi masyarakat perkotaan yang mempunyai lahan sempit tetapi berkeinginan menanam pohon mangga dipekaranganya, sanggup dilakukan dengan sistem Tabulampot ( Tanaman Buah dalam Pot).


Dengan sistem tabulampot pohon mangga akan tumbuh lebih kecil dibandingkan ditanam dilahan luas. Ada beberapa tahapan yang perlu diperhatikan terkait cara budidaya tumbuhan mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat. Berikut ini yaitu tahapan cara budidaya mangga dalam pot :


1. Media Tanam


 Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat
Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat

Pohon mangga sanggup tumbuh dengan baik pada ketinggian 0- 1200 meter diatas permukaan air bahari (mdpl).  Selain biasa ditanam di perkebunan, tumbuhan ini juga sanggup ditanam didalam pot. Untuk menciptakan tabulampot  tentunya kita perlu siapkan media utama yaitu pot berdiameter 40- 100 cm.


Untuk mendapatkanya kita bisa gunakan drum bekas minyak atau oli yang sudah dibersihkan dengan cara dipotong menjadi dua. Jika ingin terlihat lebih indah kita bisa membeli potnya yang berbahan dari semen maupun plastik di toko pertanian terdekat.


Selain pot media tanam yang kita gunakan yaitu tanah lempung, pasir halus, dan pupuk organik (kompos dan pupuk sangkar kering). Untuk perbandingan media kita bisa terapkan 35% : 30% : 35%. Dalam menciptakan tabulampot mangga pertama yang harus dilakukan yaitu masukan pupuk organik kedalam pot. Kemudian masukan pasir halus dan juga tanah. Siram dengan air dan kondisikan media supaya lembab, selanjutnya mediapun siap untuk ditanami bibit mangga.


2.Pemilihan Bibit


 Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat
cara budidaya tumbuhan mangga didalam pot supaya cepat berbuah lebat

Pada cara budidaya tumbuhan mangga didalam pot supaya cepat berbuah lebat juga memerlukan bibit yang berkualitas. Untuk mendapat bibit mangga kita bisa membelinya ditoko pertanian terdekat maupun secara online dengan harga Rp. 30.000,- Rp. 150.000, tergantung dari varietasnya.


Apabila kita ingin menciptakan bibit sendiri, sanggup kita lakukan melalui perbanyakan tumbuhan secara vegetatif menyerupai stek, cangkok maupun sambung. Perlu diperhatikan apabila kita ingin melaksanakan perbanyakan tumbuhan sendiri, maka supaya menentukan indukan yang berkualitas.


Indukan yang berkualitas ditandai dengan buahnya yang banyak, dan resisten terhadap hama dan penyakit. Selain perbanyakan secara vegetatif sanggup dilakukan perbanyakan secara generatif melalui biji, tetapi kualitas rasa buah belum tentu lebih banyak didominasi dengan induknya.


3.Pemeliharaan Tanaman


 Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat
cara budidaya tumbuhan mangga didalam pot supaya cepat berbuah lebat

Setiap orang niscaya menginginkan supaya tumbuhan mangganya berbuah cepat dan lebat. Pohon mangga sanggup berbuah 4-6 tahun sesudah tanam. Cepat atau lambatnya berbuah tergantung dari perawatanya. Maka dari itu  perlu perawatan ekstra supaya taman mangga yang kita tanam sanggup berbuah cepat dan lebat. Perawatanya, antara lain penyiraman, pencahayaan, pemupukan, penyiangan, pemangkasan, dan penjarangan buah kalau buah terlalu lebat serta pencegahan hama penyakit. Pemeliharaan tumbuhan tersebut merupakan cuilan penting dari cara budidaya tumbuhan mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat.


a. Penyiraman


 Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat
cara budidaya mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat

Penyiraman sangat penting untuk dilakukan, lantaran air merupakan sumber dari kehidupan. Apabila tumbuhan kekurangan air maka akan menjadi layu. Namun kalau terlalu banyak air juga berakibat tidak baik lantaran menciptakan media menjadi lembab, sehingga media asam dan  menghipnotis tanaman.


Untuk itu lakukan penyiraman secara teratur supaya kondisi kelembaban media tetap terjaga. Saat ekspresi dominan kemarau datang lakukan penyiraman dua kali sehari pada waktu pagi dan sore.


Sedangkan ketika ekspresi dominan hujan, cukup lakukan penyiraman sehari sekali pada waktu pagi atau sore hari. Akan tetapi kalau dirasa kondisi media masih lembab, maka tidak perlu dilakukan penyiraman.


b. Pencahayaan


 Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat
cara budidaya mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat

Cahaya matahari merupakan faktor yang penting dalam pertumbuhan tanaman. Pada pertumbuhan yang normal dibutuhkan intensitas cahaya yang cukup bagi tanaman.


Tanpa proteksi sinar matahari flora hijau menyerupai mangga tidak akan bisa melaksanakan fotosintesis. Selain untuk pertumbuhan tanaman, cahaya juga berperan dalam proses pembungaan, pembuahan, hingga masaknya buah.Untuk itu upayakan semoga tumbuhan mangga mendaptakan sinar matahari dengan cukup.


Karena apabila tumbuhan mangga kekurangan sinar matahari, maka akan berdampak pada penurunan produktivitas dan bahkan tidak akan berbuah apabila ternaungi


c. Pemupukan


 Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat
cara budidaya mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat

Pemupukan memegang peranan penting terhadap cara budidaya mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat. Pemupukan harus dilakukan secara bijak, sempurna jenis dan sempurna takaran serta dilakukan secara teratur. Dengan memeperhatikan hal tersebut, maka tumbuhan akan tumbuh dengan optimal dan cepat berbuah.


Pemupukan susulan dilakukan satu tahun sesudah tanam.Pemupukan kimia dilakukan tiga kali dalam 1 tahun, pupuk yang dipakai NPK atau Urea secukupnya. Cara pemupukan yaitu dengan melubangi tanah disekitar tumbuhan memakai sabit.


Kemudian masukan pupuk secukupnya dan kembali tutup dengan tanah. Setelah itu gres siram dengan air supaya pupuk sanggup diserap dengan baik oleh tanaman.


Sedangkan untuk pupuk daun dan batang sebaiknya gunakan pupuk organik. Pupuk diberikan sesudah bibit berumur 2 tahun lebih dengan pengaplikasiaan secara disemprotkan. Pemupukan tersebut bertujuan untuk mempercepat dan meningkatkan produksi buah.


d. Penyiangan


 Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat
cara budidaya mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat

Tanaman mangga merupakan tumbuhan tahunan, sehingga tak heran apabila disekitar media tumbuh terdapat flora pengganggu menyerupai gulma atau rumput. Untuk itu perlu dilakukan penyingan dengan cara mencabut flora liar lain ataupun gulma sesering mungkin. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan supaya pertumbuhan tumbuhan tidak terhambat oleh flora liar. Karena flora liar dan gulma juga menyerap nutrisi dalam media, sehingga terjadi kompetisi antara tumbuhan liar dengan tumbuhan utama.


e. Pemangkasan



 Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat

cara budidaya mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat

Pemangkasan dilakukan supaya tumbuhan menjadi rindang, percabanganya banyak, tidak terlalu tinggi dan berbuah lebat. Selain itu juga akan terlihat lebih indah dan menarik. Pemangkasan dilakukan sesudah tumbuhan mangga sudah tumbuh tunas gres sebagai cabang sekunder. Dalam pemangkasan disarankan memakai pola 1:3:9 dengan keinginan calon bakal buah akan lebih banyak. Caranya yaitu ketika batang utama sudah tumbuh cabang primer pangkas dengan menyisakan tiga buah cabang  primer. Selanjutnya sesudah cabang primer sudah tumbuh cabang baru, yaitu cabang sekunder pangkas cabang sekunder dengan menyisakan tiga buah cabang sekunder.


Selain pemangkasan batang sebaiknya juga dilakukan pemangkasan pada daun. Karena mengingat bahwa pohon mangga mempunyai daun yang lebat, sehingga daun sanggup terkendali dan juga secara estestika akan terlihat indah.


f. Penjarangan buah


 Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat
cara budidaya mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat

Penjarangan buah sanggup dilakukan apabila tumbuhan mangga berbuah dengan lebat. Penjarangan tersebut apabila dilakukan memang terasa berat hati, akan tetapi harus dilakukan.


Penjarangan ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapat hasil yang baik secara fisik maupun rasa. Apabila penjarangan tidak dilakukan maka buah tidak akan  mendapat nutrisi secara cukup. Dimana nutrisi harus dibagi-bagi pada buah yang jumlahnya begitu banyak. Penjarangan buah dilakukan dengan menentukan bentuk maupun kondisi buah yang kurang manis untuk dibuang.


4. Penanggulangan Hama dan Penyakit


Selain perawatan tumbuhan juga dibutuhkan pengendalian hama dan penyakit supaya mendapat hasil yang maksimal. Cara budidaya tumbuhan mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat juga dibutuhkan penanggulangan hama dan penyakit secara tepat.


Hama dan penyakit merupakan kendala yang besar dalam budidaya tanaman, untuk itu perlu penanggulangan yang sempurna supaya budidaya berhasil. Berikut ini yaitu pola hama dan penyakit yang sering menyerang tumbuhan mangga beserta cara mengatasinya :


a. Hama


Lalat buah


 Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat

cara budidaya mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat

Lalat buah merupakan serangga yang suka hinggap dan bertelur pada buah mangga, jambu air, nangka, jeruk, dan cabai.Buah yang diteluri oleh lalat buah akan menjadi rusak. Untuk itu perlu penanganan dini supaya sanggup mengurangi kerugian yang disebabkan oleh lalat buah. Indikasi dari serangan lalat buah, yaitu terdapat lubang kecil pada buah dan apabila buah dibuka maka terdapat belatung kecil didalamnya.


Pengendalian : membungkus buah mulai dari muda hingga renta dengan rapat. Petik dan musnahkan buah yang terjangkit lalat buah, dan juga gunakan insektisida untuk disemprotkan.



  • Kelelawar


 Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat

cara budidaya mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat

Kelelawar juga sangat merugikan lantaran selain memakan buah yang sudah masak, juga sanggup merontokan buah lainya yang masih muda. Untuk itu perlu  penanaganan semenjak dini supaya sanggup mengurangi kerugian akhir kelelawar.


Pengendalian: Ketika tumbuhan mulai berbuah brongsong dengan bungkus yang terbuat dari materi yang kuat, sehingga kelelawar tidak bisa untuk merusaknya. Kita bisa memakai bungkus dari anyaman bambu maupun sabut kelapa.



  • Ulat


 Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat

cara budidaya mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat

Hama ini menyerang segala jenis daun yang menimbulkan proses fotosintesis terganggu, sehingga menghipnotis pertumbuhan tanaman. Selain menyerang daun, apabila tumbuhan sudah berbuah juga akan menyerang buahnya.


Indikasi tumbuhan yang terjangkit ulat, yaitu daunya berlubang- lubang bahkan hingga habis dimakanya.


Pengendalian: Petik daun yang terjangkit ulat dan semprot dengan insektisida Curacron 500ec.



  • Bisul Daun


 Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat

cara budidaya mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat

Bisul daun merupakan kendala yang sering dialami terhadap cara budidaya tumbuhan mangga dalam pot. Bisul pada daun mangga disebabkan oleh larva Procontarinia mattelana yang memakan daun mangga. Serangan ini menimbulkan lubang-lubang dan menyembul menyerupai bisul.


Pengendalian: pangkas daun yang terjangkit nanah dan musnahkan dengan cara dibakar. Semprotkan insektisida pada daun, menyerupai Ripcord, Cymbuth/ Phosdrin 3x seminggu. Selain itu juga perbaiki aerasi pada media dan usahakan supaya media gembur.



  • Thrips


 Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat

cara budidaya mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat

Hama trips menyerang pada cuilan daun, terutama pada daun yang masih muda menyerupai pucuk daun. Hama tersebut menyerang dengan cara menghisap cairan daun, sehingga daun terlihat layu dan kering.


Pengendalian :  penyemprotan dengan Insektisida, seperti: Decis 2,5 ec, atau  perfthin 400 ec. Lakukan penyemprotan dengan takaran yang sesuai.



  • Kutu


 Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat

cara budidaya mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat

Kutu menyerang hampir semua cuilan dari tumbuhan menyerupai ranting, daun, dan batang. Indikasinya hampir semua cuilan tumbuhan mulai dari daun,batang, ranting, dan buah layu maupun rusak.


Pengendalian: semprot dengan insektisida, menyerupai Decis2,5 ec, ataupun Perfecthin 400 ec.


b. Penyakit



  • Penyakit kudis buah mangga


Penyakit kudis buah mangga disebabkan oleh cendawan Elsinoe mangifera. Selain menyerang buah, penyakit ini juga menyerang bunga, daun, tangkai dan ranting. Indikasi tumbuhan yang terjangkit kudis, yaitu terdapat bercak warna kuning hingga coklat. Ketika daun bertambah renta bercak semakin besar, dan bentuk bercak ada yang bulat, memanjang, dan tak teratur.



  • Penyakit mati pucuk


Mati pucuk disebabkan oleh jamur Gloeosporium mangifera. Penyakit ini menimbulkan daun layu, buah menjadi anyir dan daun terdapat bintik- bintik hitam dan melinting.


Pengendalian : Pemangkasan pada cuilan yang terserang, dan semprotkan fungisida bubur bordeoux.



  • Busuk daun


Penyakit ini disebabkan oleh jamur Phytopythora infestans yang menyerang cuilan pangkal buah dan juga daun. Indikasinya terdapat bercak hitam pada pangkal buah , daun, hingga pangkal daun.


Pengendalian : semprot dengan fungisida atau cabut tumbuhan yang terjangkit dan musnahkan dengan cara dibakar.



  • Black spot


Bintik- bintik hitam pada permukaan daun yang menimbulkan daun menguning dan rontok. Bintik disebabkan oleh cendawan yang diawali dengan munculnya bintik pada permukaan daun yang berbentuk bulatan kecil dan tepi bergerigi.


Pengendalian : semprot dengan fungisida yang berbahan aktif bitertanol, benomil, heksakonazol, dan difenoconazol.



  • Kapang daun


Penyakit ini disebabkan jamur Cladosporium fulvus Cke yang menyerang cuilan daun. Indikasinya pada permukaan daun terdapat spora berwarna coklat.


Pengendalianya : lakukan penyemprotan dengan fungisida.



  • Layu


Penyakit layu biasanya terjadi secara mendadak dan menimbulkan kematian. Layu ini disebabkan oleh jamur yang menyerang sistem perakaran. Ciri- ciri tumbuhan yang terjangkit yaitu layu pada siang hari, terutama ketika terkena  sinar matahari.


Pengendalian : cabut dan musnahkan dengan cara dibakar supaya tidak menular, setalah itu ganti dengan bibit yang baru.


5. Pemanenan



  • Pemanenan dilakukan sesudah buah mangga benar- benar renta ditandai dengan warna maupun tekstur buah. Biasanya buah mangga yang sudah renta mempunyai warna mengkilat.

  • Lakukan pemanenan pada waktu pagi atau sore hari untuk menghindari sinar matahari secara langsung. Hal ini bertujuan supaya tumbuhan tidak gampang anyir dan rusak.

  • Usahakan supaya buah mangga tidak terkena getah dengan cara memotong tangkai dan pribadi menghadapkanya ke bawah, lantaran getah sanggup menimbulkan warna buah menjadi hitam dan gampang busuk.


Cara Budidaya Tanaman Mangga Dalam Pot Supaya Cepat Berbuah Lebat


Sekian artikel perihal cara budidaya tumbuhan mangga dalam pot supaya cepat berbuah lebat, semoga bermanfaat bagi anda yang mencari tumpuan terkait tabulampot tumbuhan mangga.


Kunjungi juga Facebook saya di Facebook.


Baca juga artikel :





Sumber https://www.sedulurtani.com

Minggu, 03 Juni 2018

10 Jenis Hama Dan Penyakit Utama Cabe Beserta Cara Pengendalianya

Sedulurtani.com 10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya


Cabai merupakan komoditas sayuran yang mempunyai potensi tinggi untuk dibudidayakan. Pasalnya seiring bertambahnya penduduk ajakan akan cabe terus meningkat. Bukan hanya di pasar lokal, di kalangan internasional pun ajakan akan cabe tetap meningkat, sehingga tak heran apabila harga cabe begitu mahal.


Harga jual cabai yang tinggi menciptakan banyak petani ingin membudidayakan cabai. Akan tetapi, dalam budidaya cabe ada hal penting yang perlu diperhatikan biar tidak terjadi kegagalan dalam budidaya.


Hal penting tersebut, yaitu kita harus tahu 10 jenis hama penyakit utama cabe beserta cara pengendalianya. Hadirnya hama dan penyakit pada tumbuhan cabe menjadi bahaya serius bagi petani. Pasalnya banyak petani cabe yang merugi lantaran serangan hama dan penyakit yang sulit diatasi.


Pencegahan hama dan penyakit akan lebih baik untuk diterapkan, lantaran penanganan yang terlamabat akan menciptakan hama dan penyakit sulit diatasi.


Jenis hama dan penyakit pada tanaman cabai yang begitu kompleks mengharuskan petani banyak mencar ilmu di dalam pengendalian hama dan penyakit. Dengan kita banyak mencar ilmu terkait hal tersebut, maka kita sanggup menekan kehilangan hasil jawaban serangan hama dan penyakit.


Berikut ini yaitu 10 jenis hama penyakit utama cabe beserta cara pengendalianya.


1. Hama


a. Trips (Trips parvispinus Karny)


Trips merupakan jenis hama yang menyerang tumbuhan cabe dengan cara menghisap permukaan bawah daun, terutama pada daun yang masih muda. Indikasi serangan hama ini, yaitu warna daun yang terjangkit berkembang menjadi coklat tembaga. Selain itu daun pun juga mengeriting dan pada risikonya mati.


 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya 10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya
10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya

Pada tumbuhan yang terjangkit secara berat, yaitu daun-daun, pucuk, dan tunas menggulung ke dalam. Hal tersebut menakibatkan pertumbuhan tumbuhan menjadi terhambat dan kerdil serta pada risikonya akan mati.


Cara pengendalianya, yaitu kita bisa memanfaatkan musuh alami ibarat kumbang dan kepik, rotasi tanam, sanitasi lingkungan, dan penggunaan mulsa plastik. Selain itu kita juga bisa semprotkan insektisida berbahan aktif fipronil dan lakukan pada sore hari.


b. Ulat grayak (Spodoptera litura F.)


Ulat yang sering menyerang tumbuhan cabai, yaitu ulat grayak. Hama ini berwarna hijau dan menyerang pada kepingan daun, tunas, maupun buah. Indikasi serangan pada buah ditandai terdapatnya lubang-lubang kecil secara tidak beraturan pada permukaan buah. Sementara pada kepingan daun dimakan dan bahkan tingkat serangan parah hanya menyisakan tulang daun saja.


 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya 10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya
10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya

Cara pengendalianya, yaitu menjaga kebersihan lahan dengan cara menyiangi gulma di areal pertanaman. Selain itu semprotkan insektisida, Curacron, Regent, Prevathon atau Matador.


c. Kutu kebul (Bemisia tabaci Genn)


Serangga kutu kebul merupakan hama berukuran kecil berwarna putih. Dinamakan kutu kebul lantaran ditemukan pada daun secara berkelompok. Apabila serangga ini disentuh maka akan berterbangan dan terlihat ibarat kabut (kebul).


 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya 10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya
10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya

Hama ini menyerang pertanaman cabe terutama pada kepingan daun. Gejala secara langsung, yaitu daun berkembang menjadi keriting dan menguning serta belang, sehingga menjadikan tumbuhan menjadi kerdil dan tidak produktif.


Sementara tanda-tanda tidak langsung, yaitu kutu kebul menjadi vektor penyebar virus kuning (gemini virus). Sekali kutu kebul memakan tumbuhan yang terkena virus kuning, maka selamanya kutu kebul tersebut akan menularkan virus kuning.


Cara pengendaliannya, yaitu penyemprotan dengan larutan cabe yang dicampur dengan bawang putih. Caranya siapkan 8 buah cabe dan beberapa bawang putih kemudian di haluskan dengan cara diblender. Setelah itu campurkan dengan satu liter air.


Jika cara tersebut masih tidak mempan, maka semprotkan insektisida berbahan aktif abamektin, karbosulfan, fipronil, imidakloprid. 


4. Lalat buah (Bactrocera sp.)


Lalat buah merupakan hama yang menyerang buah cabe dengan cara menciptakan lubang pada pangkal buah. Disitulah para lalat buah betina meletakan telurnya.


 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya 10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya
10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya

Telur-telur lalat buah tersebut menetas dan larva berkembang dalam buah sambil memakan dan menghisap kepingan daging buah.


Indikasi serangan lalat buah, yaitu buah yang terjangkit menjadi amis dan gugur sebelum larva menjadi pupa. Selain itu kalau buah dibelah, maka akan terdapat banyak larva lalat.


Cara pengendalianya, yaitu pungut dan kumpulkan buah cabe yang rontok kemudian musnahkan dengan cara dibakar. Hal tersebut bertujuan biar larva yang berada  dalam buah tidak menjadi pupa.


Selain itu bisa menciptakan perangkap lalat buah, dan bisa menyemprotkan insektisida Curacron, Regent, Santoat, atau Matador ketika masih pagi. Dimana pada waktu pagi daun masih berembun dan lalat belum berkeliaran.


5. Tungau kuning (Polyphagotarsonemus latus Banks.)


Hama ini menyerang tumbuhan cabe dengan cara menghisap cairan tanaman, sehingga menimbulkan pertumbuhan yang tidak normal.


 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya 10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya
10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya

Indikasi serangan, yaitu daun tampak menebal, melintir, menyusut, dan keriting, serta warnaya menjadi kecoklatan. Pada tingkat serangan yang parah daun menjadi rontok.


Cara pengendalianya, yaitu rotasi tumbuhan dan sanitasi lahan. Menyemprotkan insektisida nabati dari ekstrak tembakau yang dicampur bawng putih dan sedikit detergen. dengan interval penyemprotan 2 hari sekali waktu pagi atau sore.


Selain itu bisa menyemprotkan 3hari sekali dengan racun tungau (Akarisida) contohnya Agrimec, Demolish, Pegasus, Bamex, Omite, Mitac atau  Samite.


2. Penyakit


a. Layu Fusarium (Fusarium oxysporum Schlecht)


Serangan cendawan ini dicirikan dengan kelayuan mulai dari bawah tumbuhan menjalar ke atas hingga keranting muda. Warna jaringan xylem pada batang dan akar akan menjadi coklat, serta luka abuh yang terjadi akan tertutup hifa berwarna putih.


 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya 10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya
10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya

Yang merupakan tumbuhan inang lain bagi cendawan ini ialah, kacang panjang, timun, kobis, dan bawang merah.


Cara pengendalianya, yaitu dengan cara mencabut dan memusnahkan tumbuhan yang terserang. Penggunaan musuh alami Trichoderma sp. dan Gliocladium spp. yang sanggup diaplikasikan ketika pemupukan dasar.


Gunakan benih berkualitas yang resisten terhadap fusarium oxysporum. Atur jarak tanam jangan terlalu dekat, sanitasi lahan, kurangi penggunaan pupuk N, dan gunakan mulsa plastik.


Dan selanjutnya ketika ekspresi dominan hujan buat bedengan lebih tinggi biar tidak tergenang air yang akan mengakibatkan tanah menjadi lembab.


b. Penyakit layu basil ( Ralstonia solanaceaerum )


Serangan basil ini dicirikan oleh kelayuan secara tiba-tiba yang terjadi dari daun-daun muda dan menjalar ke daun-daun tua. lama-lama pada kepingan bawah hingga dengan seluruh daun layu dan risikonya tumbuhan akan mati.


 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya 10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya
10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya

Jaringan pembuluh angkut (xylem) pada batang kepingan bawah dan akar berwarna kecoklatan. Jika pada kepingan buah yang terjangkit maka akan berwarna kekuningan dan busuk.


Apabila kepingan dari tumbuhan dipotong dan kemudian dicelupkan pada air bersih, maka akan keluar cairan keruh dari potongan tersebut yang merupakan basil R. solanaceaerum.


Cara pengendalianya, yaitu cabut dan musnahkan tumbuhan yang terserang, lakukan rotasi tanam, gunakan antagonis richoderma sp. Dan Gliocladium spp. Jika perlu lakukan penyemprotan fungisida dengan takaran yang sesuai.


c. Bercak daun (Cercospora capsici )


Penyakit bercak daun merupakan penyakit yang menimbulkan kerusakan pada daun, batang, dan akar. Tanaman yang terserang, yaitu terdapat bercak-bercak kecil, bulat,  dan kering, dengan diameter 0,5cm pada permukaan daun yang terserang.


 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya 10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya
10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya

Pada kepingan tengah bercak berwarna putih dan tepinya lebih tua. Penyakit ini cenderung menyerang daun yang lebih tua, akan tetapi tidak menutup kemungkinan menyerang daun yang muda.


Jika tingkat serangan parah, maka tumbuhan akan kehilangan daun dan mempengaruhi tumbuhan dalam memproduksi buah. Selain pada daun bercak juga sering dijumpai pada tangkai daun dan batang.


Cara penghendalianya, yaitu cabut dan musnahkan tumbuhan yang terserang, rotasi tumbuhan yang bukan dari famili solanaceae. Menanam bibit yang bebas penyakit pada lahan yang tidak tercemar penyakit dan perbaiki draenase.


Semprotkan fungisida, seperti Kasumin 2 cc/lt, Difolatan 4 cc/lt, Phycozan, Dithane M-45, Daconil, Topsin, Antracol dan Delsen.


d. Busuk buah (Antraknosa)


Penyakit ini disebabkan oleh cendawan (Colletptrictum (syd)), C. gloesporiodes, dan Gloeosporium piperatum. Serangan dari ketiga cendawan tersebut, yaitu muncul bercak coklat kehitaman pada permukaan buah.


 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya 10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya
10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya

Buah-buah yang terjangkit akan lunak dan amis serta pada kepingan tengah terdapat bercak hitam yang merupakan kelompok setae. Pada tingkat serangan yang parah buah akan keriput dan kering dan pada khirnya rontok.


Cara pengendalinya, yaitu gunakan fungisida berbahan aktif propineb, ibarat Antracol.


e. Kuning (Gemini virus)


Tanaman cabe yang terjangkit virus ini ditandai dengan daun yang mengecil, menggulung dan berwarna kuning. Cabai yang terjangkit virus ini daunya terdapat bercak kuning yang lama-lama akan melebar dan menyebar keseluruh permukaan daun.


 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya 10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya
10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya

Bentuk daun akan mengecil dan kaku, hingga pada risikonya akan rontok. Tanaman cabe yang terjangkit virus ini, produksinya akan menurun bahkan tidak akan bisa berproduksi.


Virus ini ditularkan oleh kutu kebul Bemisia tabaci atau Bemisia argentifolia. Cara pengendalianya, yaitu memanfaatkan musuh alami Menochilus secmaculus atau jamur patogen serangga seperti Beauveria bassiana atau Verticillium lecani. 


Gunakan varietas yang resisten terhadap virus kuning, dan tambah pemupukan biar tumbuhan tetap bisa berproduksi.


10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya


Sekian artikel tentang 10 Jenis Hama dan Penyakit Utama Cabai Beserta Cara Pengendalianya. Semoga bermanfaat bagi anda yang sedang mencari rujukan terkait pengendalian hama dan penyakit cabai.


Follow juga Facebook saya di  Facebook


Baca juga :




Sumber https://www.sedulurtani.com