Tampilkan postingan dengan label Organ Tubuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Organ Tubuh. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Agustus 2018

Fungsi Dan Testis

Testis merupakan organ kelamin laki-laki yang bentuknya oval dan berada dalam skrotum yang berjumlah sepasang. Fungsi t3st1s merupakan untuk menghasilkan sel kelamin jantan (spermatozoa) dan hormon sec testosteron. Testis berada dalam skrotum yaitu organ berugae (mempunyai lipatan kulit), dan mempunyai fungsi dalam menjaga suhu t3st1s biar spermatogenesis sanggup tetap terjadi. Jika suhu rendah (dingin) maka skrotum berkerut dan mendekat ke arah tubuh, sedangkan kalau suhu sedang tinggi, maka skrotum akan mengendur dan menjauh dari tubuh. 
Apa itu t3st1s? Testis yaitu organ sec laki-laki yang berbentuk oval yang berada di dalam skrotum atau kantong kemaluan. Testis yaitu bab penting dalam sistem reproduksi laki-laki alasannya organ inilah yang menghasilkan hormon testosteron dan sperma.

Bagian Organ Alat Reproduksi Pria & dan fungsinya| Organ reproduksi laki-laki terdiri dari organ reproduksi internal dan organ reproduksi eksternal. Organ reproduksi internal terdiri dari t3st1s, kanal pengeluaran (epididimis, vas deferens, kanal 3j4kulasi, uretra) dan kelenjar asesoris (vesikulasi seminalis, kelenjar prostat, kelenjar cowper) yang dipakai untuk mensekresikan esnesial bagi kelangungan hidup dan pergerakan sperma. Sedangkandari organ reproduksi eksternal terdiri dari p3enis dan skrotum. 
Tempat pembentukan sperma dalam t3st1s merupakan tubuhlus seminiferus. Lalu terdapat pintalan-pintalan tubuhlus seminiferus yang terdapat dalam ruang t3st1s yang disebut dengan lobulus t3st1s, satu t3st1s umumnya terdiri dari sekitar 250 lobulus t3st1s.
Testis terdiri dari tubulus seminiferus yang padat,berkelok-kelok,yang di dalamnya berlangsung spermatogenesis. Tubulus seminiferus dipenuhi oleh lapisan sel sperma yang sudah atau tengah berkembang. Diantara tubulus seminiferus, terdapat sel khusus yang disebut sel Leydig ataupun sel Interstisium. Tubula seminiferus yang tergulung melilit, tertutup oleh lapisan epitel germinal yang sanggup mengandung hingga lima lapisan sel.
Info!
Testis kiri sering tergantung lebih rendah dari t3st1s kanan. Testis terdiri dari 200-300 lobuli. Setiap lobulus mengandung beberapa tubuli seminiferus yang berkelok-kelok. Dari tubulus seminiferus melanjutkan diri ke rete t3st1s,dektus eferen, epididimis, duktus deferen.

Sumber http://kegunaanid.blogspot.com

Jumat, 17 Agustus 2018

Dan Fungsi Lengkap Jantung

Jantung (bahasa Latin: cor) merupakan sebuah rongga, rongga organ berotot yang memompa darah lewat pembuluh darah oleh kontraksi berirama yang berulang. Darah menyuplai okisgen dan nutrisi pada tubuh, juga membantu menghilangkan sisa-sisa metabolisme. 
Sel-sel otot jantung untuk kontrak untuk tujuan memompa darah yang dipicu oleh potensial agresi dan menyebar melalui membran sel otot. Ketika melaksanakan kontraksi, jantung menjadi berdetak “berirama”, ini merupakan hasil dari tindakan potensi dibawa oleh jantung sendiri.
Jantung memompa darah melewati dua sistem sirkulasi. Darah yang berasal dari sistem peredaran darah besar mengandung sedikit oksigen dan memasuki atrium kanan melalui vena kava superior dan inferior menuju ventrikel kanan. Dari sini darah dipompa menuju paru-paru, daerah darah memperoleh oksigen dan meninggalkan karbon dioksida. Darah yang sudah mengandung oksigen kembali menuju atrium kiri, melewati ventrikel kiri dan dipompa menuju seluruh tubuh melalui aorta—di mana oksigen digunakan dan melalui metabolisme menjadi karbon dioksida.

Istilah kardiak berarti bekerjasama dengan jantung, dari kata Yunani cardia untuk jantung. Jantung merupakan salah satu organ insan yang berperan dalam sistem peredaran darah, berada di rongga dada agak sebelah kiri.

Jantung berada di rongga dada. Ukuran jantung kira-kira sebesar kepalan tangan dengan berat sekitar 300 gram. jantung dalam sistem sirkulasi berguna sebagai pompa darah.

Jantung terdiri dari otot jantung (miokardium). Membran jantung luar belahan dilapisi dengan selaput jantung (pericardium). Perikardium terdiri dari 2 lapisan. Lapisan luar disebut lamina panistalis dan lapisan dalam yang melekat pada dinding jantung disebut lamina visceral. Di antara lapisan ini ada ruang perikardii rongga diisi dengan cairan perikardii. Cairan ini berguna untuk menahan gesekan. Bagian dalam dilapisi endokardium. 

Jantung memiliki empat ruang, yaitu :
  1. atrium (atrium kiri),
  2. dexter atrium (atrium kanan),
  3. ventrikel sinister (bilik kiri),
  4. ventrikel dexter (bilik kanan).
  5. Antarsisi kiri dan jantung kanan yang dipisahkan oleh septum (sekat) dalam bentuk otot padat.
Atrium jantung ruangan daerah masuknya pembuluh darah (vena). Antara atrium kiri dan ventrikel kiri merupakan katup valvula bikuspid (katup berdaun dua). Katup ini mencegah darah di ventrikel kiri yang tidak mengalir kembali ke atrium kiri ketika jantung berkontraksi.

Mempunyai otot ventrikel lebih tebal dari atrium, situasi ini menjadikan ventrikel memompa darah keluar dari fungsi jantung. Antara atrium kanan ke ventrikel kanan yang valvula katup trikuspid (katup berdaun tiga). Katup ini mencegah darah dalam ventrikel kanan yang tidak mengalir kembali ke atrium ketika jantung berkontraksi.

Terus menerus memompa darah jantung ke seluruh tubuh. Jantung memompa darah dengan cara kontrak sehingga jantung sanggup memperluas dan kontrak. Hal ini mengakibatkan kontraksi jantung berdenyut yang bisa dirasakan dalam arteri di beberapa tempat.

Ketika dikontrak, atrium dan ventrikel bergantian mengembang dan tunas. Ketika atrium mengembang, mengisap darah dari jantung ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah (vena kava superior dan inferior vena cava). Darah tersedot ke dalam darah dari atrium kanan dan vena paru kaya oksigen ke dalam atrium kiri.

Ketika atrium furl ventrikel mengembang dan darah mengalir dari atrium ke ventrikel. Fungsi ventrikel yaitu belahan dari jantung untuk memompa darah untuk meninggalkan jantung.

Ketika tunas ventrikel ventrikel kiri, darah yang kaya oksigen dipompa ke seluruh tubuh, sedangkan ventrikel kanan dalam darah yang kaya CO2 ke paru-paru memompa. Setelah memompa keluar darah, mengendur otot ventrikel dan pengalaman relaksasi maksimal sehingga tekanan jantung sangat rendah. Peristiwa ini disebut diastole.

Ketika darah ke ventrikel, melalui bundel rangsang Nya terputus dalam waktu kurang sepersepuluh detik. Situasi ini digunakan oleh otot jantung untuk beristirahat. Setelah itu, tunas otot ventrikel dan sejumlah besar darah yang dipompa dari ventrikel ke arteri pulmonalis dan aorta, situasi ini membuat tekanan ruangan untuk jantung maksimal. Peristiwa ini disebut systole. Belajar dengan hati-hati mengikuti kerja jantung dan ajaran darah di jantung.

Fungsi jantung

Kerja jantung melalui prosedur berulang dan terus menerus yang juga dikenal sebagai siklus jantung sehingga secara visual melihat atau dikenal sebagai denyut jantung. Melalui prosedur berselang, jantung berkonstraksi untuk mengosongkan isi jantung dan bersantai untuk mengisi dengan darah.
Dalam siklus, melaksanakan periode jantung sistolik yaitu periode ketika kontrak dan mengosongkan isinya (darah), dan periode diastolik merupakan periode relaksasi dan pengisian darah ke jantung. Kedua melonggarkan teras dan kontrak secara bersamaan, dan kedua bilik juga mengendur dan kontrak secara bersamaan juga melaksanakan prosedur tersebut.
Insiden itu disebabkan lantaran jantung memiliki prosedur untuk membuat ajaran listrik sendiri untuk melaksanakan kontraksi atau memompa dan relaksasi. Mekanisme kerja listrik yang menjadikan dipengaruhi oleh beberapa jenis elektrolit ibarat K +, Na +, dan Ca ++. Karena itu, ketika terjadi gangguan dalam tubuh dalam kadar elektrolit akan menjadikan gangguan juga pada prosedur ajaran listrik di dalam jantung manusia.

Otot jantung menghasilkan arus listrik dan menyebar ke jaringan di sekitar jantung dan disampaikan melalui cairan yang dikandung oleh tubuh. Sehingga sebagian kecil dari kegiatan listrik ini mencapai hingga ke permukaan tubuh ibarat pada permukaan dada, punggung, lengan atas atau pergelangan tangan, dan ini sanggup dideteksi atau direkam dengan memakai alat khusus yang disebut ElectroKardioGram (EKG) .
Kaprikornus fungsi EKG merupakan untuk merekam kegiatan listrik di cairan tubuh yang dirangsang oleh arus listrik jantung yang muncul untuk mencapai permukaan tubuh. Berbagai komponen rekaman EKG sanggup dikorelasikan dengan proses tertentu di dalam jantung. EKG sanggup digunakan untuk mendiagnosa tingkat normal jantung, gangguan irama jantung, serta kerusakan pada otot jantung.

Hal ini disebabkan oleh adanya kegiatan listrik yang bisa memicu kegiatan mekanis, sehingga dalam kasus teladan listrik abnormal, biasanya juga disertai dengan adanya otot jantung mekanis atau insan normal.

Setiap darah dan darah oksigen mengandung terlalu banyak kotor (carbondiocsida), dari seluruh tubuh mengalir melalui dua vena besar menuju ventrikel kanan. Ini terjadi sesudah atrium kanan terisi dengan darah, yang pada gilirannya mendorong darah ke ventrikel kanan. Selanjutnya dipompa melalui katup pulmonalis ke arteri pulmonalis dan menuju ke paru-paru.

Paru-puru ajaran darah melalui pembuluh yang sangat kecil yang disebut kapiler, dan kantong udara di sekitarnya di paru-paru untuk menyerap oksigen dan melepaskan karbon dioksida untuk mengalirkan darah ke dalam pembuluh darah paru ke atrium kiri tongkat. Sirkulasi darah di belahan kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi paru.

Ketika darah di atrium kiri dan ventrikel kiri didorong ke arah, da selanjutnya akan memompa darah higienis ini melewati katup aorta masuk ke aurta yang yaitu arteri terbesar dalam tubuh manusia. Dalam darah yang kaya oksigen kecuali paru-paru, maka diberikan untuk kepentingan seluruh tubuh manusia.


Ciri-ciri jantung yang tidak normal :

Jika penurunan fungsi jantung, kinerja jantung yang asing menjadikan penyakit jantung. Ada beberapa jenis penyakit jantung disebabkan fungsi jantung yang asing sebagai berikut:

1. Penyakit Jantung Koroner

Merupakan penyumbatan pada pembuluh darah yang memberi makan otot jantung (arteri koroner) lantaran timbunan lemak dan kolesterol. Jika darah tidak mengalir sama sekali lantaran arteri koroner tersumbat, pasien sanggup menderita serangan jantung fatal.

2. Penyakit Jantung Bocor

Merupakan suatu kondisi di mana ada lubang di septum jantung lantaran kelainan struktur jantung. Secara garis besar, penyakit ini yaitu penyakit bawaan. Dalam kasus jantung bocor, sirkulasi darah mengalir sirkulasi darah kotor ke net sehingga bayi menjadi biru. Jika terlalu banyak darah kotor sirkulasi darah beredar untuk membersihkan dan memasuki organ-organ vital ibarat otak, bisa ada sesak napas, disertai kejang-kejang, dan bahkan kematian.

3. Penyakit Jantung Lemah

Merupakan suatu kondisi di mana jantung tidak sanggup memompa cukup darah untuk jumlah anggota badan. Hal ini disebabkan semakin besar otot jantung sehingga kemampuannya untuk memompa akan ditolak. Ini merupakan salah satu dari banyak konsekuensi dari tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Itu merupakan beberapa jenis penyakit yang disebabkan lantaran penurunan fungsi jantung atau abnormal.

Sumber http://kegunaanid.blogspot.com

Kamis, 16 Agustus 2018

Dan Fungsi Paru - Paru Dan Strukturnya

Paru-paru (pulmo) yakni organ yang bertanggung jawab untuk proses respirasi yang terdiri dari pulmo dekstra (paru kanan) dan pulmo sinistra (paru kiri). Paru-paru sangat penting bagi tubuh manusia, alasannya salah satu fungsi paru-paru merupakan memasukkan oksigen dan mengeluarkan karbondioksida dikala tubuh menghirup udara.

Paru yakni salah satu organ pada terusan napas bawah pada system pernapasan manusia. Sebelum kita membahas secara detil perihal paru, berikut organ lain yang termasuk dalam terusan napas bawah yang nantinya berafiliasi dengan paru.
Paru-paru yakni organ pada sistem pernapasan (respirasi) dan berafiliasi dengan sistem peredaran darah (sirkulasi) vertebrata yang bernapas dengan udara. Fungsinya yakni menukar oksigen dari udara dengan karbon dioksida dari darah. Prosesnya disebut "pernapasan eksternal" atau bernapas. Paru-paru juga mempunyai fungsi nonrespirasi. Istilah kedokteran yang berafiliasi dengan paru-paru sering mulai di pulmo-, dari kata Latin pulmones untuk paru-paru. (wikipedia)

dan Fungsi Paru - paru

Fungsi utama paru-paru yaitu untuk pertukaran gas antara darah dan atmosfer. Pertukaran gas tersebut bertujuan untuk menyediakan oksigen bagi jaringan dan mengeluarkan karbon dioksida. Udara masuk ke paru-paru melalui sistem berupa pipa yang menyempit (bronchi dan bronkiolus) yang bercabang di kedua belah paru-paru utama (trachea). Pipa tersebut berakhir di gelembung-gelembung paru-paru (alveoli) yang merupakan kantong udara terakhir dimana oksigen dan karbondioksida dipindahkan dari tempat dimana darah mengalir. Untuk melakukan fungsi tersebut, pernafasan sanggup dibagi menjadi empat prosedur dasar, yaitu:
  1. Ventilasi yaitu proses masuk dan keluarnya udara/oksigen antara alveoli dan atmosfer
  2. Difusi yaitu proses perpindahan oksigen dari alveoli ke dalam pembuluh darah dan berlaku sebaliknya untuk karbondioksida
  3. Transport yaitu proses perpindahan gas dari paru ke jaringan dan dari jaringan ke paru dengan sumbangan pedoman darah
  4. Pengaturan ventilasi

Sistem Pernapasan

Sistem pernapasan atau sistem respirasi merupakan sistem organ yang dipakai untuk pertukaran gas. Pada binatang berkaki empat, sistem pernapasan umumnya termasuk terusan yang dipakai untuk membawa udara ke dalam paru-paru di mana terjadi pertukaran gas. Diafragma menarik udara masuk dan juga mengeluarkannya. Berbagai variasi sistem pernapasan ditemukan pada aneka macam jenis makhluk hidup. Bahkan pohon pun mempunyai sistem pernapasan.

dan Fungsi Struktur Organ Paru - paru

1. Trakea

Merupakan terusan napas bawah lanjutan dari laring, yang menghantarkan udara menuju ke pulmo untuk mengalami proses difusi. Terletak di mediastinum (daerah kompartemen yang berada ditengah diantara dua rongga paru di regio thoraks) bab superior dan terdiri dari tracheal ring yang dibuat oleh kartilago (tulang rawan) dan menempati bab tengah leher. Trakheal ring ini berbentuk cincin yang tidak tepat ibarat aksara C dimana bab ujung-ujung yang terbuka dibagian belakang dihubungkan oleh otot polos (musculus trachealis) serta terletak di bab anterior (depan) dari esophagus (saluran makanan).

2. Bronkus

Adalah lanjutan dari trakea berupa terusan konduksi udara dan juga sebagai tempat difusi oksigen-karbon dioksida di ujung terminal dibagian yang berkaitan eksklusif dengan alveolus.

Bronkus principalis (bronkus primer) terdiri dari bronkus principalis dekstra (yang akan menuju ke pulmo dekstra) dan bronkus principalis sinistra (yang akan menuju ke pulmo sinistra). Perbedan bronkus principalis yaitu :
bronkus principalis dekstra à diameter lebih lebar, ukuran lebih pendek, berjalan lebih vertical
bronkus principalis sinistra à diameter lebih kecil, ukuran lebih panjang, berjalan agak horizontal

Setelah menjadi bronkus principalis dan memasuki pulmo melalui hilus, kemudian bronkus principalis menjadi 5 bronkus lobaris (bronkus sekunder) yang memasuki lobus pulmo. Pada lobus pulmo dekstra terdapat 3 lobus yaitu lobus superior, lobus medius dan lobus inferior. Sedangkan pada pulmo sinistra terdapat 2 lobus yaitu lobus superior dan lobus inferior.

Masing-masing bronkus lobaris akan bercabang menjadi bronkus segmentalis (bronkus tersier) yang akan memasuki segmen bronkopulmonal yang dimiliki oleh lobus paru.

Selanjutnya terdapat 20-25 kali kelipatan percabangan dari bronkus segmental hingga karenanya menjadi bronkus terminalis yang selanjutnya bercabang menjadi bronkus respiratorius yang berkaitan eksklusif dengan 5-6 saccus alveolaris yang dilapisi oleh alveoli (tempat terjadinya difusi oksigen-karbon dioksida).

3. Alveolus

Unit fungsional paru-paru merupakan kantung udara kecil yang muncul dari bronkiolus yang disebut alveoli. Ada sekitar 300-400.000.000 alveoli dalam paru-paru orang dewasa. Diameter rata-rata dari alveolus merupakan sekitar 200 hingga 300 mikron.
Fungsi dasar dari alveoli merupakan pertukaran gas. Struktur alveoli merupakan tempat di mana pertukaran gas selama respirasi berlangsung. Struktur ini dikelilingi oleh kapiler yang membawa darah. Pertukaran karbon dioksida dalam darah dari kapiler ini terjadi melalui dinding alveolus. 
Alveoli mulai mempunyai kegunaan dikala kita menghirup udara melalui lubang hidung kita. Udara melewati rute yang panjang yang terdiri dari aneka macam organ pada sistem pernapasan. Organ-organ ini termasuk terusan hidung, faring, laring, trakea, bronkus utama, terusan bronkial kecil, bronkiolus dan karenanya mencapai alveolus melalui kantung udara kecil. Udara mengandung oksigen yang diserap oleh darah mengalir melalui kapiler. Oksigen ini kemudian diteruskan ke sistem peredaran darah, sehingga menuntaskan siklus pertukaran gas.
Paru-paru berada di dalam rongga dada bab atas, di bab samping dibatasi oleh otot dan rusuk dan di bab bawah dibatasi oleh diafragma yang berotot kuat.
Paru pada orang yang sehat berupa organ yang ringan, kenyal, dan mirip spon (karena terisi oleh udara). Paru kanan dan paru kiri menempati cavum thoraks (rongga dada) yang diantaranya dipisahkan oleh ruang yang disebut mediastinum.

4. Paru kanan

mempunyai 3 lobus (belahan paru) yaitu lobus superior (atas), lobus medius (tengah), dan lobus inferior (bawah). Pada lobus inferior dipisahkan oleh 2 fissura yaitu fissure horizontal dan fissure oblique.

5. Paru kiri

Memiliki 2 lobus yaitu lobus superior dan lobus inferior yang dipisahkan oleh 1 fissura yaitu fissure oblique.
Ukuran paru kanan lebih besar dan berat dibandingkan dengan paru kiri, sedangkan paru kanan lebih pendek dan lebar dikarenakan kubah diafragma sisi kanan yang lebih tinggi dibandingkan sisi kiri.
Paru-paru dibungkus oleh selaput tipis yaitu pleura. Pleura terbagi menjadi pleura viseralis dan pleura pariental dimana diantara kedua pleura ini terdapat rongga yang disebut kavum pleura. Pleura viseralis yaitu selaput yang eksklusif membungkus paru sedangkan pleura parietal yaitu selaput yang melekat pada rongga dada. Pada keadaan normal kavum pleura ini vakum/hampa udara sehingga paru-paru sanggup berkembang kempis. Antara selaput luar dan selaput dalam terdapat rongga berisi cairan pleura yang berfungsi sebagai pelumas paru-paru sehingga menghindarkan ukiran antara paru-paru dan dinding dada dimana sewaktu bernafas bergerak.

Salah satu fungsi paru yakni untuk memasukkan O2 ke dalam tubuh dan mengeluarkan CO2 keluar tubuh maka tubuh membutuhkan proses mencakup inspirasi dan ekspirasi. Inspirasi yakni pergerakan dari atmosfer ke dalam paru, sedangkan ekspirasi yakni pergerakan dari dalam paru ke atmosfer. Agar proses ventilasi sanggup berjalan lancar diharapkan fungsi yang baik pada otot pernafasan dan elastisitas jaringan paru. Otot-otot untuk proses pernafasan dibagi menjadi dua yaitu :
  • Otot inspirasi (Otot Saat Menarik Napas) terdiri atas, otot interkostalis eksterna, sternokleidomastoideus, skalenus dan diafragma.
  • Otot-otot ekspirasi (Otot Saat Menghembuskan Napas) terdiri atas rektus abdominis dan interkostalis internus
Faktor-faktor yang sanggup mempengaruhi dan Fungsi Paru - paru :
1. Usia - Kekuatan otot maksimal pada usia 20-40 tahun dan sanggup berkurang sebanyak 20% sehabis usia 40 tahun. Selama proses penuaan terjadi penurunan elastisitas alveoli, penebalan kelenjar bronkial, penurunan kapasitas paru

2. Jenis kelamin - Fungsi ventilasi pada pria lebih tinggi 20-25% dari pada wanita, lantaran ukuran anatomi paru pria lebih besar dibandingkan wanita. Selain itu, acara pria lebih tinggi sehingga recoil dan compliance paru sudah terlatih.

3. Tinggi tubuh dan berat tubuh - Seorang yang mempunyai tubuh tinggi dan besar, fungsi ventilasi parunya lebih tinggi daripada orang yang bertubuh kecil pendek

Sumber http://kegunaanid.blogspot.com