Minggu, 08 Oktober 2017

Prinsip Administrasi Henry Fayol

Henry Fayol yakni seorang pembisnis Perancis yang mempunyai anutan cermat dalam menganalisis wirayat kerjanya dalam bidang manajemen. Pengalamannya tersebut menciptakan ia sanggup mengemukakan prinsip administrasi yang ia tulis dalam buku yang berjudul Administration Industrielle et Generale pada tahun 1916.

Berikut ini yakni prinsip-prinsip administrasi berdasarkan Henry Fayol.

1.Pembagian Kerja
Pembagian kerja merupakan spesialisasi yang dibutuhkan semoga pengunaan tenaga kerja menjadi efisien. Contoh : ketua, sekretaris, bendahara, dan lain sebagainya.

2.Otoritas dan Tanggung Jawab
Tanggung jawab akan muncul bila ada otoritas. Tanggung jawab harus sepadan dengan otoritas. Contoh bila seorang ketua bertanggung jawab akan lancarnya suatu acara, maka ia harus mempunyai otoritas yang sepadan dengan tanggung jawab yang diemban. Contoh : ketua diberikan wewenang untuk meminta bendahara mengeluarkan banyak uang demi kelancaran acara.

3.Disiplin
Untuk mencapai suatu tujuan organisasi, maka dibutuhkan disiplin. Tidak gampang bagi seseorang untuk sanggup mempunyai perilaku disiplin. Diperlukan latihan semoga perilaku disiplin sanggup muncul. Adapun beberapa cara yang sanggup dilakukan untuk mempertahankan disiplin :

  • Adanya pengawasan disiplin di tiap tingkatan manajemen.
  • Adanya akad bentuk disiplin antara atasan dengan bawahan.
  • Adanya eksekusi bila suatu akad dilanggar.

4.Kesatuan Komando
Kesatuan komando artinya bawahan harus mendapatkan perintah dari satu atasan saja. Hal ini dilakukan semoga tidak terjadi kekacauan. Sebab, bila perintah diberikan oleh beberapa orang maka akan menyebabkan kesalahpahaman dan akan menciptakan sulit karyawan harus menuruti perintah dari atasan yang mana.

5.Kesatuan Pengarahan
Menurut prinsip ini, setiap kelompok acara dengan tujuan yang sama harus mempunyai satu kepala dan satu rencana. Perbedaanya dengan prinsip keempat yakni prinsip ini bekerjasama dengan organisasi induk, bukan bekerjasama dengan pegawai.

6.Mengutamakan Kepentingan Umum Dibandingkan Kepentingan Individu
Kepentingan bersama harus terlebih dahulu diutamakan dibandingkan kepentingan individu semoga tujuan organisasi sanggup tercapai. Sebab, bila mengutamakan kepentingan individu terlebih dahulu maka sanggup menyebabkan kekacauan. Contoh : ketua lebih mengutamakan rapat dibandingkan jalan-jalan.

7.Gaji
Pemberian honor harus adil bagi karyawan sesuai dengan kebutuhan hidup, situasi ekonomi, serta kondisi perusahaan. Metode proteksi honor juga harus dipikirkan semoga menunjukkan kepuasan semaksimal mungkin.

8.Sentralisasi dan Desentralisasi
Di organisasi skala kecil, manajer secara eksklusif menunjukkan perintah kepada bawahan, sehingga terjadi sentralisasi secara absolut. Namun, pada skala yang lebih besar, dimana ada rantai yang panjang antara manajer dan bawahan, maka perlu ada desentralisasi.

9.Rantai Saklar
Rantai saklar merupakan peringkat pangkat mulai dari yang tertinggi sampai yang paling rendah. Hal ini dihentikan dilanggar tanpa sebab, namun harus diperpendek bila birokrasi terlalu berbelit-belit.

10.Keteraturan
Keteraturan artinya yakni menempatkan seseorang yang sempurna di daerah yang tepat. Keteraturan ini sanggup tercipta melalui keseimbangan antara pengetahuan insan dan penggunaan sumber daya yang tersedia.

11.Keadilan
Keadilan sangat dibutuhkan semoga karyawan sanggup setia pada perusahaan tersebut. Karena, bila seorang manajer bersikap sewenang-wenang maka para karyawan tidak akan bertahan usang di dalam organisasi tersebut.

12.Stabilitas Masa Jabatan
Baik manajer maupun bawahan membutuhkan waktu untuk mempelajari pekerjaan mereka. Oleh lantaran itu, jangan melaksanakan pertukaran pegawai dalam waktu yang singkat. Sebab hal ini sanggup membuang waktu perusahaan lantaran harus mengajar pegawai gres kembali.

13.Inisiatif
Inisiatif merupakan anutan atau pelaksanaan suatu rencana. Agar muncul inisiatif dari bawahan, manajer harus mengurangi egonya. Selama bawahan tidak melanggar otoritas atau disiplin, dan selama perwujudan inisiatif sanggup membantu mencapai tujuan, maka inisiatif tersebut harus dibiarkan.

14.Semangat Korps
Semangat korps sangat dibutuhkan semoga suatu organisasi mencapai tujuannya. Manajer harus sanggup menjaga kelompoknya semoga tetap bersama dan tidak terpecah. Sebab bila kelompok tersebut pecah maka sanggup menggangu organisasi dalam mencapai tujuannya.

Itu tadi klarifikasi mengenai prinsip administrasi Henry Fayol. Semoga artikel ini sanggup memberi gosip mengenai prinsip administrasi berdasarkan Henry Fayol.

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, dan jangan lupa nantikan aritkel kami yang menarik dan bermanfaat selanjutnya.



Sumber http://thekingslau.blogspot.com


EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:o
:>)
(o)
:p
:-?
(p)
:-s
8-)
:-t
:-b
b-(
(y)
x-)
(h)