(Kode ILMU-KOM-0020) : Skripsi Tanggapan Humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat Dan Banten Pada Isi Berita Tentang Perusahaannya Dan Media Cetak Di Kota X
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Komunikasi merupakan salah satu proses sosial yang sangat fundamental dan vital dalam kehidupan manusia, fundamental sebab setiap orang dalam kehidupanya selalu berkeinginan untuk mempertahankan suatu persetujuan mengenai aneka macam hukum sosial melalui komunikasi. Komunikasi berlangsung untuk menjalin relasi antar individu, individu dengan kelompok, dan kelompok dengan kelompok.
Ketika kegiataan komunikasi dilakukan dengan publiknya yang bertujuaan untuk memperlihatkan informasi, media ialah sarana yang sangat dibutuhkan sekali semoga pencapaian komunikasi sanggup berjalan sesuai dengan yang diinginkan oleh perusahaan. Media yang dipakai bisa berupa media cetak atau bahkan media elektronik dalam menujang kegiataan komunikasinya, tetapi perusahaanpun harus bisa memilih media mana yang bisa dipakai untuk menunjangnya. “secara efisien dan efektif, adakalanya penggunaan media massa pers, radio, televisi, tidak sesuai apalagi kalau khalayak tersebut hanya terdiri dari kelompok kecil saja“ (Jefkins,1995:127).
Media lahir sebagai suatu sarana untuk menjembatani suatu pesan ketika kebutuhan akan informasi dirasakan semakin meningkat dan tidak lagi sanggup diatasi dengan komunikasi antar personal. Informasi harus hingga pada khalayak secara cepat dan menyebar seluas-luasnya, hal ini yang melahirkan konsep media massa yang mempunyai ciri-ciri komunikatornya terlembaga, bersifat satu arah, pesannya bersifat umum, menjadikan akad dari komunikan heterogen. Sejak kebutuhan itu lahir mediapun hadir dengan aneka macam jenis atas media massa elektronik dan media massa cetak.
Media cetak menampilkan berita-berita sesuai dengan tujuan penerbitnya sehingga mempunyai khalayak pada pembaca sendiri. Surat kabar merupakan salah satu dari bentuk media massa cetak. Saat ini banyak surat kabar yang mempunyai segmentasi khalayak tertentu dan diproduksi untuk tujuan komersil ataupun dibagikan secara cuma-cuma biasanya merupakan media internal pada suatu organisasi.
Kini terdapat kecenderungan bahwa perusahaan terutama pada perusahan-perusahan besar dan jumlah karyawan yang besar pula menyelenggarakan komunikasi internal melalui media penerbitan internal perusahaan. Kecenderungan ini didorong oleh semakin maraknya kajian mengenai pentingnya komunikasi di dalam organisasi, untuk menunjang pencapaiaan misi dan target organisasi atau perusahaan bersangkutan. Aspek komunikasi internal dianggap membantu administrasi dalam proses pencapaiaan tujuan organisasi, anggota organisasi disampaikan melalui mekanisme yang telah dibakukan dengan efektif dan lebih cepat dibandingkan dengan penyampaian informasi bermedia komunikasi antar personal.
Dengan demikian pentingnya penggunaan media internal dalam sebuah organisasi diperlukan bisa menjembatani komunikasi antar karyawan dengan atasan dan antar karyawan sendiri secara keseluruhan serta bisa merupakan media pemersatu seluruh karyawan. Media internal yang lajim dipergunakan untuk membantu proses ini biasanya berupa, guntingan isu atau kliping, majalah, bulletin, news latter dan lain-lain.
Media internal merupakan sebuah medium yang diperlukan bisa memperlihatkan informasi kepada khalayaknya yaitu karyawan, guntingan isu merupakan sebuah media internal yang menjembatani jalan masuk komunikasi dan informasi internal maupun eksternal PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten. Seperti halnya media internal pada organisasi-organisasi lain, guntingan isu berisikan menyebarkan informasi yang bekerjasama dengan perusahaan, mulai dari aneka macam kejadian yang bekerjasama dengan perusahan maupun kepegawaian hingga perkembangan terbaru di lingkungan internal perusahaan juga eksternal perusahaan yang sanggup mensugesti perusahaan.
Isi dari guntingan isu diambil dari menyebarkan macam media cetak yang ada di X atupun di Jawa Barat kegiataan menyerupai Pikiran Rakyat, Kompas, Suara Karya, Pos Kota, Fajar Banten, Galamedia, Koran Tempo, Suara Pembaruan, Bisnis Indonesia, Metro, Rakyat Merdeka, Media Indonesia, Republika guntingan isu dilakukan oleh potongan humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten khususnya humas internal, ini dilakukan setiap hari kerja dengan subjek khusus mengenai isu atau artikel PT. PLN Group, surat pembaca dan wawancara internasional.
Adapun tujuan dari guntingan isu yang bersahabat kaitanya dengan pendokumentasian ialah merupakan sebagai alat bantu, yang mempunyai beberapa manfaat:
• Sebagai materi informasi terkini yang sanggup diedarkan kebagian lain yang dianggap mempunyai relasi atau kepentingan masing-masing
• Sebagai materi tumpuan tertentu sebagai alat atau informasi penunjang.
• Sebagai aliran atau teladan untuk mengantifikasi langkah-langkah suatu kejadian atau event tertentu yang tengah dihadapi atau di masa mendatang. Untuk perbaikan dan pengembangan dari langkah-langkah jadwal di masa-masa mendatang.
• Khusus kliping berperan sebagai sumber informasi dan data untuk memantau acara pihak pesaing (Kompetitor)
• Dapat juga kliping sebagai tolok ukur wacana sejauh mana keberhasilan perstasi dan reputasi yang dicapai, mengenai persepsi, keluhan, dan hingga perolehan gambaran di mata masyarakatnya.
• Sebagai media komunikasi internal melalui kliping dan sebagainya.
• Kemudian kliping tersebut disimpan sebagai acara dokumentasi perusahaan atau lembaga. (Ruslan, 2002:236)
Seperti pada umumnya fungsi media massa yaitu informatif dan edukatif media internal guntingan isu memuat aneka macam macam isu yang ada di dalam, hal ini humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten secara rutin pada setiap penerbitanya selalu didokumentasikan dan dibentuk ringkasaan wacana guntingan isu semoga humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten setiap dikala sanggup melihat kembali wacana isu yang ada di media cetak.
Sebagai kejadian penting yang terjadi di lingkungan PT. PLN di dokumentasikan secara khusus berbentuk buku semenarik mungkin guna mendapat respon positif dari khalayak khusunya karyawan, meskipun demikian menurut praresearch yang dilakukan melalui wawancara singkat dengan beberapa karyawan potongan humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten ada kecenderungan bahwa sebagian dari mereka beropini bahwa isu yang disajikan tersebut kebanyakan kurang up to date, dan kadang-kadang kurang lengkap atau kata-kata lain masih kurang memenuhi syarat pemberitaan baik dengan lengkap unsur-unsur isu yaitu 5W+1H : Who, What, Why, When, Where, dan How
Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul “ Tanggapan Humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten Pada Isi Berita Tentang Perusahaannya Dari Media Cetak Di X ” adapun rumusan duduk kasus dalam penelitian ini ialah “ Bagaimana Tanggapan Humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten Pada Isi Berita Tentang Perusahaannya Dari Media Cetak Di X ”
1.2 Identifikasi Masalah
1. Apa balasan humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten mengenai pemberitaan wacana perusahaannya dari media cetak di X ?
2 Apa balasan humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten mengenai penyajian isu wacana perusahaannya dari media cetak di X ?
3 Apa balasan humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten mengenai pemanfaatan guntingan isu wacana perusahaannya dari media cetak di X ?
4 Bagaimana Tanggapan humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten pada isi isu wacana perusahaannya dari media cetak di X ?
1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian
Maksud dari penelitian ini ialah melaksanakan kajian wacana Tanggapan Humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten pada isi isu wacana perusahaannya dari media cetak di X . Tujuan dari penelitian ini ialah
1. Untuk mengetahui balasan humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten mengenai pemberitaan wacana perusahaannya dari media cetak di X
2. Untuk mengetahui balasan humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten mengenai penyajian isu wacana perusahaannya dari media cetak di X
3. Untuk mengetahui balasan humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten mengenai pemanfaatan guntingan isu wacana perusahaannya dari media cetak di X
4. Untuk mengetahui balasan humas PT. PLN (Persero) Distribusi Jawa Barat dan Banten pada isi isu wacana perusahaannya dari media cetak di X
1.4 Kegunaan Penelitian
1.4.1 Secara Teoritis
Secara teoritis hasil penelitian ini sanggup mempunyai kegunaan bagi ilmu komunikasi khususnya humas, selain itu pula sanggup menjadi teladan dan sanggup memperdalam teori-teori mengenai informasi yang bekerjasama dengan studi komunikasi.
1.4.2 Secara Praktis
1. Bagi penulis, penelitian ini sanggup menambah pengetahuan dan wawasan pada isu khususnya mengenai pengolahan Informasi.
2. Bagi perusahaan, sanggup menjadi masukan yang bermanfaat untuk terus menyempurnakan penggolahan Informasi yang menjadi kebutuhan publik internal pada isi berita.
1.5 Kerangka Pemikiran
Penelitian ini mengacu pada model teori Weick mengenai pengorganisasian yang dikemukakan oleh Dedi Mulyana dalam bukunya komunikasi organisasi. eori Weick ini tertanam dalam teori sistem tetapi itu hanya suatu aspek teoritis dalam model tersebut secara keseluruhan. Kreps (1986) mengambarkan model ini menurut teori “evolusioner sosiokultural”, teori informasi dan teori sistem, walaupun teori ini mewakili suatu teori sistem, pelaku model tersebut amat berbeda sebab proses-proses insani lebih diutamakan. Tujuan dari teori ini ialah menggambarkan aspek-aspek subjektif teori Weick ini membahas beberapa implikasi bagi komunikasi organisasi. (Mulyana,2000:78)
Rumusan Weick menyatakan bahwa struktur ditandai oleh prilaku pengorganisasian. Komunikasi tidak mencerminkan proses-proses penting tetapi komunikasinya merupakan proses penting yaitu proses penghasil struktur.
Manusia terlibat dalam suatu proses berkesinambungan antara interaksi dan pertukaran dengan konteks mereka baik itu yang menerima, menafsirkan dan bertindak menurut informasi yang di terima, dan dengan demikian membuat suatu pola yang baru. Informasi yang mensugesti perubahan-perubahan dalam bidang tersebut secara keseluruhan, relasi antara individu dan konteks secara konseptual berubah sebagai hasil pertukaran ini
Di dalam istilah informasi tersirat adanya konsep arus pesan (informasi) yang mengalir dari satu orang atau pihak (sumber) kepada orang atau pihak lain dan sebaliknya baik berupa arus yang mengalir atau beredar didalam suatu organisasi ataupun diluar organisasi yang bersangkutan. Sumber http://gudangmakalah.blogspot.com
Home
skripsi ilmu komunikasi
Skripsi Balasan Humas Pt. Pln (Persero) Distribusi Jawa Barat Dan Banten Pada Isi Gosip Perihal Perusahaannya Dan Media Cetak Di Kota X
Senin, 25 Juni 2018
Skripsi Balasan Humas Pt. Pln (Persero) Distribusi Jawa Barat Dan Banten Pada Isi Gosip Perihal Perusahaannya Dan Media Cetak Di Kota X
Diterbitkan Juni 25, 2018
Artikel Terkait
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
EmoticonEmoticon